Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 69


__ADS_3

Sebenarnya aku naik pesawat punya rasa takut namun keren keterpaksaan aku hilangkan rasa itu. Dulu aku pernah saat liburan ke Bali bersama keluarga dan rekan rekan kantor itu juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan saat naik pesawat.Membayangkan jika jatuh? dan hal-hal yang sebenarnya tak perlu dipikirkan.


Alhamdulilah aku dan teman teman sudah sampai di bandara Malaysia. saat kakiku aku tapak kan serasa ada yang aneh mungkin karena bukan tanah air kita atau sesuatu yang baru. Kami berjalan mengikuti arahan agen kami.Aku fokus dengan pandangan ke depan namun disudut pandangan mataku ada seseorang yang tak asing bagi diriku. Yah dia Boy. Namun dia tak melihat aku sedang melihat sekitar mungkin mencari aku.Akhirnya aku minta ijin ke agen ku untuk menemuinya


"Maaf ma saya mau minta ijin ada teman aku menjemput ingin bertemu sebentar."kata Aku


" Oh ya silahkan mba ngga apa tapi jangan memisahkan diri terlalu jauh ya mba kami menunggu di kantin." kata agen kami


" Terima.kasih banyak mba."


"Ya silakan."


Aku bejalan cepat menghampiri Boy yang tak sadar ketika aku menghampirinya.


" yank." kata aku lirih dekat telinga dia


Dia menoleh tanpa menjawab karena mungkin memastikan dulu siap suara itu. Dia menatapku dan akhirnya dia menyadari itu aku dan dia sambil tersenyum menarik tangan aku dan dipeluknya.


" Akhirnya dirimu ada di negara ini yank." kata dia sambil memeluk aku.


Aku tak menjawab namun aku kencangkan pelukan aku di tubuh dia. Seakan tak mau aku ikut agen ku dan ingin aku bersama dia.


" Aku disini yank." kata aku setelah lepas pelukan itu


" Aku bahagia yankk seperti mimpi akhirnya aku dan kamu bisa sedekat ini." kata dia


ya Allah sebahagia ini kah yang aku rasakan walaupun itu sebentar. Namun paling tidak aku nyata bisa memeluk dia dengan senyuman penuh luka.


Aku tak mau pisah darinya, aku ingin menghentikan waktu ini.

__ADS_1


" yank aku pergi dulu."


" Tunggu bentar yank aku belum selesai." kata dia


" Ngga enak sama agen yang nunggu."


" Aku lupa daerah tempat dirimu kerja yank kan kemaren belum ngomong."


" Oh ya yank di daerah Shah alam. Nanti lengkapnya aku kabari lewat call." kata aku


" ya yank , dirimu baik baik yah sellau hubungi aku insyaallah aku akan selalu ada buat dirimu."


" Makasih sayang, aku pergi dulu yah ati ati dijalan yah." sambil aku lepas tangan dia berlahan


Senyum yang aku lihat begitu tulus. inikah sosok satu orang dua karakter. Dimasa lalu engkau begitu menyakitkan namun dimasa kini engkau terlalu menyayangiku .Aku melambaikan tangan dan aku membalikan badan melangkahkan kaki aku dengan meneteskan air mata. Aku ternyata lemah dan kalah ....


Seharusnya aku tak membuka hati aku walaupun masih ada sayang untuknya.


Setelah perjalanan lumayan kami sudah Sampai dimana kami akan bekerja. Namun kami dibawa ke mes dulu untuk beristirahat dan besok baru kami diperkenalkan ke pabrik dimana kami bekerja.


" Assalualaikum wrwb.."


" wa alaikum salam wrwb ."


"Ibu gimana kabarnya?" tanya aku ke ibu Boy


" alhamdulilah sehat Peh, Gimana kabar dirimu ?" jawab ibunya Boy


" Sama Bu alhamdulilah saya juga sehat dan saya sudah Sampai di negara ibu dengan selamat."

__ADS_1


" Lho maksudnya dirimu kamu sekarang ada di malaysia?" dengan nada kaget


" iya Bu saya sudah di sini dan besok saya sudah mulai perkenalan kerja."


" Lho kok si boy ngga cerita yah ?"


" Ya Bu kan dulu pas saya cerita ke ibu belum yakin jadi mendingan say dan Boy belum cerita ma ibu dulu."


" Lah sekarang ada diman dirimu?"


" Saya sekarng di daerah Shah alam Bu dipabrik ."


" Oh ya sukurlah ngga jauh banget dari kota ibu tinggal. kapan kapan kalau ada waktu kita bisa bertemu."


" Ya Bu insyallah kalau say libur pasti saya akan main kerumah ibu, boleh kan Bu?"


" Ya boleh lah kn dah ibu tawari." kata ibu Boy


" Ya Bu makasih banyak."


" ya dan kamu hati hati yah jaga kesehatan."


" ya Bu, ya sudah ya Bu saya mau beres beresin barang saya."


" ya Peh istirahat dulu."


" ya Bu ."


Andaikan itu adalah ibu mertuaku nyata. Bahagianya aku pasti akan aku manja , menjadi teman aku curhat. Aku bahagia namun juga sedih karena walaupun kita dekat namun ada batas yang memisahkan kedekatan kita.

__ADS_1


Senja yang bergeser mengingatkan kita bahwa waktu begitu cepat berlalu. Pertama kali aku melaksanakan dan mendengar adzan Maghrib di negeri orang. Hati terasa trenyuh meresapi bahwa aku disini tanpa kelurga dan aku hanya seorang diri dengan modal bismilah, yakin,iklas,


dan aku pasti bisa karena aku berpegang pada Allah yang selalu ada buat aku. Ya walaupun ada Boy namun dia tidak seutuh nya milik aku. Sadarlah Peh kalau dirimu hanya bayangan yang akan selalu berada dibelakang dan juga tidak selalu ada di setiap waktu.


__ADS_2