Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 99


__ADS_3

Semakin hari semakin gelisah yang ada. Setengah hati rasa ini untuk meninggalkan tempat ini dan kembali ke negaraku. Mereka juga menginginkan aku tetap tinggal namun aku juga punya keluarga yang membutuhkan aku. Rasa yang aku rasakan saat ini benar benar membuat aku bingung. Benar benar aku memakan buah simalakama karena membuat racun pada diri aku sendiri namun aku tak langsung mati.


Jujur menyiksa sekali batin ini. Berlari pun sudah tak mampu dan melepaskan pun tak iklas.


aku bahagia namun aku juga menderita. Permainan yang aku mainkan sebenarnya sungguh sungguh pengecut. Kenapa aku tak sekalian ambil langkah nyata dan berani mengambil resiko memilih salah satu. Tahu sebenarnya yang akan aku lakukan sakit dan menyiksa namun kenapa aku serang? itulah begonya aku, hanya mengandalkan emosi dan egoisnya aku saja.


" Kenapa sih yank, kamu melamun setiap hari?"


" ngga apa yank."


" Jangan bohong yank, aku tau kalau kamu punya pikiran , kalau boleh berbagi dengan aku supaya sedikit beban kamu teratasi."


" Aku takut yank."


" Takut kenapa ?"


" Takut dengan semuanya .....dengan apa yang akan terjadi besok."


" Jangan berpikiran pesimis yank. Kalaupun aku boleh meminta aku ingin kamu tinggal disini yank, bersama sama dengan aku membesarkan junior." kata Boy


" ya aku tahu yank, tapi coba berpikir yank kamu saja belum bisa memberikan kejelasan kepada istri kamu perihal hubungan aku dan junior! dan aku harus bertahan. Bagaiman dengan keluargaku ?"


" Ok yank, aku juga bingung . Bagaimana aku mampu melangkah sedangkan dirimu saja belum menyelesaikan masalah keluarga kamu? Kamu belum bebas yank! Kalau dirimu dah bebas aku akan melangkah lebih maju dan mengesahkan dirimu." kata boy


" Maka dari itu aku ngga mungkin melepaskan keluargaku disaat Deni egois nya aku .Tapi aku juga ngga rela meninggalkan yang disini. Apalagi sudah ada junior.Aku bingung yank .....aku harus bagaiman? "

__ADS_1


" ya aku tau yank memang berat, aku juga turut serta dalam masalah ini. Sejujurnya aku juga berat yank kalau kamu pulang . Namun junior tak mungkin dirimu bawa pulang. Walaupun berat namun itu jalan satu satunya dan kamu percaya dia anak aku dan keluarga disini dia tak akan kurang kasih sayank."


Pecah tangis aku , bagaiman tidak ? Semua orang yang aku sayangi...semua sudah menjadi keluarga aku. sedangkan junior adalah buah kasih kami bersama Boy .....melihat imutnya dia , gemesnya dia saat tersenyum dan gerak dan tumbuh kembangnya dia. Jika aku pulang aku tak bisa melihat tumbuh kembang dia lagi. Memutuskan disaat lagi sayang sayangnya. Kuat kuatkan aku Ya Allah karena engkau lah yang mampu kekuatan bagi aku untuk tetap bertahan disaat aku rapuh.


" Ada apa Peh ? spontan ibu masuk.kamar."


" ngga apa Bu....hanya sedang sedih ingat kampung saja " kata Boy menenangkan ibu


" Ibu gendong Junior yah takut Junior nanti kaget."


ibu mengendong dan membawa junior keluar dari kamar itu dan aku tau pasti ibu tahu yang tengah kami hadapi. Sebentar waktu yang aku miliki di tempat ini sebelum aku harus kembali ke kampung.


" Udah yank, tenang dulu nanti kita pikirkan solusinya lagi dan jangan membuat tambah bingung." Boy sambil membenamkan wajahku ke dada dia


" dengar yank, kamu percaya kami kan ?"


" Ya yank.


" Nah. aku percaya nanti akan ada jalan dimana semua masalah ada jalannya dan junior tak akan kurang kasih sayang dari keluarga disini."


" Ya yank aku percaya tapi aku yang ngga bisa meninggalkan."


" Kalau begitu tinggal disini lebih lama lagi dan itu yang aku harapkan."


Aku melepaskan pelukan dia dan memandang wajah dia dan berkata

__ADS_1


" Ngga segampang itu yank! jawab aku dengan nada marah


" Lah itu juga yang ada dibenak aku yank walaupun aku tau jawaban nya."


" Jika aku bebas dan bisa bersanding dengan kamu itu adalah impian aku selama ini dari Dulu. Andaikan jalan kita diberi kemulusan tak akan seperti ini."


" ok ok yank, kita ngga akan MB ketemu solusinya kalau kita terus berdebat seperti ini. Kita makan dulu dan ibu dah menunggu sambil.kita pikirkan lagi semua jika dipaksakan bukan solusi namun marah dan emosi yang kita dapatkan."


" Aku ngga ingin makan."


" ayo yank, jangan menambah panas suasana. kalau dirimu tak makan dirimu tak kasihan junior karena Asi tidak ada vitamin nya yank!"


" ya ya ya ."


" nah gitu dong, senyum lah nanti aku kasih bonus ciuman dari aku he..." ledek Boy


"Ngga mau , aku sebel ma kamu."


" Beneran nanti kalau sebel ada junior satu lagi ."


" ngga mau junior masih kecil "


" haa....nah kan senyum jadinya ."


Akhirnya kami tertawa dan keluar dari kamar buat makan siang. Diluar ibu sedang bersama junior dengan mengajak ngobrol. hati siapa yang tak hancur melihat pemandangan seperti itu. Terima kasih ya Allah.

__ADS_1


__ADS_2