
Kami makan dengan obrolan apa yang baru saja kami kerjakan. Walaupun makana kami sangat sederhana hanya makan ayam dan nasi namun ini sudah membuat aku bahagia. Tawa ringan dan bahkan sesekali ejekan dari mulut dia keluar namun itu hanya bahan yang membuat kami tertawa. Serasa kami tak ada penghalang walaupun dinding kami begitu tebalnya membatasi kami. Tak pernah aku bayangkan jika aku akan duduk berdua berhadapan dengan dia sesering ini. Terima kasih ya Allah begitu sayang nya dirimu hingga engkau memberikan hamba mahluk yang indah ini.
" yank ....jangan bengong kenapa ?" tanya dia
" ngga bengong kok. cuma lagi lihat dirimu makan aja yank emang ngga boleh?" tanya aku
" Boleh banget lah he...cuma masa iya aku ada didepan dirimu masih aja kaya lihat setan."
" Ngga lah cuma kaya ngimpi yang dulu ibarat pingin vc aja susah harus marah marah ngomel eh sekarang duduk didepan aku."
"Ya yank, aku bahagia akhirnya dirimu bisa ada disini."
"oh yah yank dah malam ngga enaklah blm balik ke mes." kata aku sambil lihat jam
" ok ok ayo kita pulang."
" makasih ya sayank." sambil mengandeng tangan
Didalam mobil kami masih berbincang. Dan dia sengaja melaju kan mobil dengan lambat.
" yank ini aku punya usul yah ?"
" ya usul apa ?" tanya aku
" gimana kalau dirimu ngga usah di mes cari yang lebih nyaman nanti kos aku yang bayar." kaya dia
" hmm ."jawab aku singkat
" jangan berpikiran porno dulu yank maksud aku pingin kalau dirimu bisaa masak dan aku bisa merasakan makan bareng dirimu. aku kangen masakan kampung kalau masakan ibu dah lama disini kan dah beda juga."
" ya ok nanti aku Sampai mes aku pikirkan."
" jangan mikir yang ngga ngga yank?" kata dia
" ha..aku tertawa sambil melirik dia."
" Kalau pun libur kan bisa jalan jalan atau main di kos dirimu yank. jadi pikirkan yank."
__ADS_1
" iya iya nanti aku pikirkan di mes tapi aku kalau kosnya jauh ya susah juga yank tranportasi nya."
" Nanti aku carikan yang Deket sini yank biar kalau ngga naik sepeda ya jalan kaki masih terjangkau."
" Mahal lah yank."
" Dah lah ngga usah mikir jauh insyallah aku bisa demi dirimu."
" Ya ya ya makasih sayang ." sambil aku mencubit pipi gembul nya.
kami seakan sudah seperti lama menjalin hubungan. Mungkin karena sebelum hubungan ini kita juga pernah punya rasa jadi rasa canggung sudah tak ada lagi. Seperti kita sudah menyatu namun terpisahkan.
kami sudah Sampai didepan pabrik. walaupun bagiku sudah malam namun disini masih rame. Banyak pejalan kaki dan banyak penjual yang masih buka.
Setelah mobil berhenti aku langsung membuka pintu namun terdengar ada suara batuk dan aku menoleh.
" kenapa yank kok batuk tadi kan ngga apa apa?" kata aku heran
" hm masa mau turun ngga pamitan main keluar aja." kata dia
Aku mencium tangan dia dan berkata
" Makasih ya sayang dah ajak aku keluar dan jaga kesehatan jangan sakit dan banyak istirahat ya ." aku mencium pipi dia
" ya sayang, langsung tidur yah istirahat besok kalau ada waktu pasti aku datang buat kamu." kata dia
" ya hati hati dijalan yah , bye ." kata aku
" bye "
sambil melambaikan tangan dan menutup pintu mobil."
Aku berjalan lalu aku menoleh ke belakang
dan dia beli pergi dari parkiran mungkin menunggu aku hilang dibalik tembok ini.
Aku bersih bersih badan dan mandi. Walaupun lelah namun entahlah aku bahagia. Serasa aku tak sendirian di negri orang ini. Disela sela waktu aku mau tidur aku teringat suamiku dan aku iseng telpon dia.
__ADS_1
" beh..."
" ya mah ?"
" Dah tidur beh ?"
" ngantuk mah cape banget."
" tadi jalan mana?" tanya aku
"Tadi jalan luar kota mah, hujan besar dijalan." e
" Anak anak dan Mbah sehat kan beh?"
" alhamdulilah mah sehat, ko mamah jam segini belum tidur?"
" baru mandi tadi lembur beh."
" ooh. jaga kesehatan yah mah banyak istirahat jangan sakit karena ngga ada keluarga disana."
" iya beh doakan mamah selalu sehat dan rejeki selalu mengikuti mamah. amin ." kata aku
" iya mah, bapak selalu berdoa terbaik buat mamah."
"oh ya beh coba mamah pingin lihat Dede lagi tidur."
Kamera di sorot kan kearah anak ku.
aku tersenyum melihat wajah anaku tidur. Aku teringat saat menidurkan anak kecilku ini. kangen si krinting. Namun aku harus bisa demi cita cita ini.
" ya udah yah beh udah malam mamah mau.istirahat dulu."
" ya mah, jaga kesehtan yah mah."
" ya beh. Jaga kesehatan bapak dan keluarga yah beh." kata aku
Ya Allah sejahat ini aku.Mambagi antara yang disini dan yang disana. Kedua duanya tak bisa aku lepaskan karena keduanya orang yang ku sayangi dan orang yang baik.
__ADS_1