
Aku ingin sekali bertemu namun apa daya aku. Hanya pasrah dan iklas menunggu. Bayangkan seorang mantan mampu masuk kedalam lingkup keluarga sebegitu dalam Sampai tahu Maslah dalam dan mengenal sosok ibunya seperti ibunya sendiri
Sakit ya sakit jelas, terkadang dalam hati bertanya" kenapa bukan aku?" kenapa harus dia , kenapa.akunyang dulu tersakiti sekarang justru tertawa, bercerita , dan bahkan bercanda bersamanya. Begitu.sayangnga Allah kepada ku sehingga dia memberikan aku kesempatan bahagia bersama dia walaupun tak dapat disisinya.
" yank maaf jika aku hadir kembali." kata dia
" Nggalah yank, aku bahagia dan juga nyaman bisa bertemu dengan dirimu lagi." jawab aku
" Namun kita dipertemukan sudah sama sama mempunyai jodoh, dan kita tidak bisa melawan nya. walaupun rasa itu masih ada ."
" Ya yankk, andaikan aku boleh minta aku pingin bertemu bercanda dan ingin melepas rindu dengan dirimu." jawab aku lirih
" Sabar yah yankk, aku percaya suatu saat pasti kita akan bertemu.Entah kapan waktunya itu namun aku yakin pasti kita bisa." jawab nya
" Amin. ya yankk semoga aja kita bisa walaupun sabar yang tak berujung untuk menanti jawaban itu."
" terima kasih yank berkat dirimu ku bisa tau keadaan saudaraku lagi, aku bisa berkomunikasi lagi dengan mereka." katanya
" Nggalah yankk, kan cuma kasih kabar aja."
" tapi setidaknya aku tau kesusahan yang dialami saudaraku." jawab dia
" Ya mungkin ini lah jalan diberi Allah buat kita dimana semua yang ada di dekatku ternyata juga adalah orang terdekat dirimu, cuma.rasanya sesak yankk."
" Kenapa yank? tanya dia
" Seorang mantan yang seharusnya jauh jauh dari dirimu justru masuk terlalu dalam kehidupan dirimu bahkan juga saudara mu." kata aku
" Namun aku kagum yank dirimu bisa, dirimu mampu." kata dia menyemangati aku
__ADS_1
Ketika.aku sedang call dengan dia, aku juga ngobrol dengan ibu nya. Nyama, baik dan juga keibuan dia dalam merangkul aku yang bukan siapa siapa beliau. Nangis batin ini seandainya dia mertua ku betapa bahagianya aku karena aku dan suami jauh dari ibu mertua. Aku dan Boy memang jauh namun terasa dekat karena rasa nyaman dan komunikasi kami ini yang selalu kami lakukan .
" ipeh Gimana kabar ibumu ?" kata ibunya
" Alhamdulilah Bu sehat, Giman kabar ibu?" jawab ku
" Alhamdulilah aku juga sehat, lagi ngapa mamahmu Peh ?"
" Biasa Bu lagi istirahat sambil nonton film India." jawab aku
" Biarlah istirahat sudah tua tenaga juga sudah beda." kata beliau
" Ibu juga selalu sehat yah Bu, jaga kesehatan selalu." kataku
" ya ,dirimu dan keluarga juga sehat sehat yah " kata beliau
Senyum senyum Boy dibelakang sang ibu. yah itulah hubungan kami yang tidak pernah kami tutupi hanya kepada istri dia dan suami ku saja kami bersembunyi. Mengalir mengikuti alur air entah akan bermuara kemana.
" he....ku sambil.mengangguk.
" Kalau dah ngobrol ngga ada hentinya. Kapan waktu buat kita." kata dia
" Lah kan kan pingin aja yankk kan aku juga pingin ngrasa kalau aku seperti anak bahkan seperti menantu beliau." jawab aku
" Ya ya ya besok lagi ya..ngobrol ma ibu. sekarang giliran aku dong ." canda dia
" ya lah aku juga kan kangen yah yankk, dirimu kangen ngga yank?" tanyaku
"mulai mulai apa perlu dikatakan lagi? kalau ngga kangen mana aku layan dirimu yank!" kayanya
__ADS_1
" yalah cuma tanya ko yank, meyakinkan hati aja ."
" ya yankk aku tau dirimu masih ragu tapi aku bukan yang dulu yank, kalau dirimu masih ngga percaya tadi kan ibu dah ngmng." dia menjelaskan
" Ya maaf yankk aku masih ada keraguan bahwa aku yang dulu tak pernah dirimu anggap sekarang bersama lagi."
" ya ya ya aku paham yank. sekarang semua berlalu kita jalani mengalir saja moga apa yang kita harapkan semua dapat tercapai." kata nya
" amin." jwab aku
Saat saat asik kami mengobrol tiba tiba bunyi motor suamiku pulang.
" yank aku matiin dulu yah hpne." kata aku
" kenapa yank? kat dia
" bojo dah pulang kat aku ."
" ya udah lah sambung besok ." kata nya
" ya udah yah Miss youu,love youu muachhh." kataku
" Miss you love youu muachhhhh ". jawab nya
Aku berlari langsung membuka pintu rumah, ku sambut suamiku dengan senyuman.
Namun berjalannya waktu dia sudah paham, jika aku matikan hp tiba tiba pasti suami ku pulang.
Dia pernah bilang paling ngga suka, cemburu saat suami pulang. Mesti aku berkata
__ADS_1
" suamiku pulang , suamiku pulang." kata aku ambil mematikan telpon
ya ibarat anak kecil sedang asik bersama sang ibu lalu dengan tiba tiba sang ibu pergi dengan terburu buru Namun terima kasih untuk kesabaran yang dia miliki buat aku. Dan maaf untuk teman temanku yang setia memberikan nasehat buat aku karena aku belum mampu tanpa dia dan terlalu sayangku kepadanya.