Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 70


__ADS_3

Waktu terus berjalan hingga waktunya subuh telah tiba namun aku kaget karena jam kami berbeda satu jam dari waktu Indonesia. Mungkin aku yang belum terbiasa jadi aku masih merasa kikuk. Arah kiblat pun aku bingung namun karena aku belum tau aku menggunakan keyakinan aku dan dengan berjalannya waktu pasti semua akan seperti yang aku alami di negaraku. Rombongan kami berangkat menuju ke pabrik untuk mulai bekerja namun khusus hari ini hanya perkenalan saja. Kami mulai bekerja dari jam 08.00 Sampai 16.00 itu sama dengan jam kerja di Indonesia namun boleh juga ikut lembur jika pas ada jam lembur. Mulai aktif kerja kami adalah besok dan kami sudah lepas dari agen dan harus sudah mandiri. Jarak mes dan pabrik sangat dekat namun karena pabrik yang begitu besar membuat terlihat jauh untuk berjalan kaki. Alhamdulilah hari ini cukup singkat perkenalan kami tentang bagian pabrik, cara kerja, peraturan kerja dan lain lain. Tak Samapi pukul 13.00 kami sudah boleh pulang ke mes dan boleh juga untuk berjalan jalan untuk pengenalan daerah dan untuk mencari keperluan yang kurang. Bagiku ini kesempatan bagiku untuk bertemu dengan dia namun mungkin tidak sekarang karena dia masih bekerja.


" yank" panggil aku


Agak lama pesan aku tak dibalas. Disini aku dan dia sudah tak ada basa basi dalam memanggil nama kami saat awal akan chat wa. karena disini aku tak ada suami jadi tak perlu aku basa basi. Lumayan aku menunggu jawaban dia hampir satu jam dan akhirnya dia membalas


" ya yank, maaf tadi hp di tas dan di titipin loker jadi aku ngga tau kalau ada pesen dari dirimu." kata dia


" ngga apa.aku cuma mau bilang hari ini aku separo hari karena cuma perkenalan aja." Bisa ngga kita ketemuan kalau disini sudah free." kata Aku


" ok yank tapi aku minta waktu sebentar yah aku beres dan selesai kan dulu sisa kerja aku. "


" Ya udah yank makasih ya aku tunggu."


" ya sayang tunggu ya nanti aku kabari kalau aku dah dijalan ".


" ya yank."


Aku kembali ke mes sembari menunggu Boy bertemu dengan aku. Dikesempatan ini aku akhirnya call keluarga aku.


" Assalamualaikum wr wb."


" wa alaikum salam wrwb. Mamah yah?" kata anakku dengan girang


" iya Dede ini mamah, dede lagi ngapain?" kataku dengan menahan tangis

__ADS_1


" lagi hpan mah." Mamah kapan pulang ?" pertanyaan yang sudah aku tebak


" Sabar de kan mamah baru sampai belum juga kerja, nanti kalau sudah banyak uang dan buat sekolah aa dan buat jualan mamah nanti pulang yah." kata aku


" Tapi kan Dede kangen mah, harusnya mamah kerja tapi pulang kaya dulu."


" Lah kan biar bisa nabung dan buat sekolah Dede besok katanya pingin mondok?"


" Ya mamah pulang dulu ya nanti kalau Dede mondok mamah nengok sama bapak ."


" iya iya , aa lagi ngapain de? Masih nakal ngga ?"


" lagi tidur ma, aa ya masih jail lah."


" Mbah ma bapak sehat kan de"


padahal aku juga Selalu kirim pesan ke suamiku pira pura aja aku tanya ke anak.


" ya udah ya de mamah kerja dulu,.sekolah yang pinter dan ngaji jangan lupa yah."


" ya mah, cepet pulang yah mah."


" iya . Assalamualaikum."


" wa alaikum salam." jawab anak ku

__ADS_1


Terasa sekali bahwa anakku tak bisa jauh dari aku. Karena aku adalah orang tua yang tak pernah jauh dari anak dan keluarga. Maaf kan mamah de. Mamah egois namun bukan cuma egois nya mamah saja namun ini juga buat Vita cita kalian semua.


Menunggu adalah hal yang membosankan sekali.Hampir satu jam aku menunggu tapi belum juga ada kabar dari Boy jika dia sudah otw ketempat tinggal aku. Disaat itu ada teman kerja aku yang ternyata ingin ngobrol ma aku yang bernama Sri dia orang Semarang.


" mba Ipeh boleh aku main ke mes mba Ipeh ?" kata Sri. kami sudah bertukar nomor saat kami di penampungan bareng


" Ya main aja kesini Sri."


" ya mba aku kesitu."


pintu kamar aku berbunyi dan aku langsung membuka pintu itu tenyata benar Sri yang tadi bilang mau main.


" Ayo masuk sri."


" ya makasih mba. ngga tidur mba?"tanya sri


" nggalah Sri panas juga mungkin masih belum terbiasa jadi masih kikuk aja. "


" iya mba aku aja bingung mau ngapa mungkin kalau dah kerja dan waktu seminggu aja mungkin dah terbiasa." kata Sri


" Ya semua karena belum terbiasa Sri nanti juga akan terbiasa dengan berjalannya waktu."


" iya mba tadi aku sempatkan buat telpon keluarga di Jawa."


" aku aja iya Sri daripada bengong ya ngobrol ma keluarga jadi hiburan."

__ADS_1


kami ngobrol padahal baru berapa hari kami bertemu namun sepertinya Sri bisa menjadi teman yang baik. Umur Sri jauh dari umurku dia baru berumur 31 tahun dan sudah berkeluarga dan mempunyai anak 1.


Akhirnya aku Sampai lupa bahwa aku sedang menunggu Boy ...sudahlah mungkin dia sibuk, dan aku paham bahwa aku bukan siapa siapa dia.


__ADS_2