Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 56


__ADS_3

Mentari sudah kembali ke ufuk barat namun belum ada kabar sama sekali.Memang disaat dia berlomba fokus bahkan komunikasi pun tak ada. Hanya panggilan mendesak saja yang dia terima.Bahkan selesai lomba Sampai tengah malam dan itupun pagi baru memberikan hasil lomba. Dia takut kalau wa malam suamiku curiga.


" mbak.." panggil kode ku


" Ya boss."


" Alhamdulilah aku dapat urutan ke 2 ."


" Alhamdulilah yank." kata aku


" Maaf aku semalam mau kasih kabar takut suami yang buka wa jadi aku diam."


" ya aku paham yank, ngga apa."


" yank, maaf yah aku hari ini miting jadi aku belum bisa main kerumah mu. Mungkin besok aku usahakan bisa main dan ketemu dirimu .


" Ya yank ngga apa apa, ikut jadwal dirimu aja yang bebas aku nunggu setia nunggu dirimu ko." jawab aku walaupun dengan ada rasa kecewa dihati namun tak bisa berbuat apa apa dan masih menunjukan senyum di wajah.


Karena rasa kecewa karena berharap bertemu dengan Boy dan akhirnya gagal aku hanya bete dirumah. Seperti tak punya tenaga, apa apa malas bahkan makan pun tak nafsu. Hingga saat aku sedang tiduran aku mendengar suara diketuk dari luar namun karena seringnya anak ku putra mengerjai aku dan faiha jadi aku kira itu putra yang sedang main main. Agak lama aku biarkan namun akhirnya aku beranjak membukakan pintu padahal aku berharap hari ini tidak ada yang menganggu ku .


Saat aku membuka pintu betapa kagetnya aku melihat sosok yang gendut, dengan wajah tak asing , hidung mancung, dan Pipi yang cabi Dan itu ternyata Boyy.....

__ADS_1


Aku berdiri tanpa berkata kata, mata berkaca kaca, bibir tak bisa berucap, namun aku langsung lari tanpa sadar dan memeluknya.


Aku membenamkan wajahku ke dada dia, aku menangis tanpa suara. Apakah ini mimpi?


ya Allah terima kasih engkau menghadirkan sosok nyata dihadapan ku,orang yang benar benar aku impikan setelah berpuluh tahun lamanya. Sekarang berdiri dengan senyuman khas ada di hadapanku.


" udah yank jangan nangis!" kata Boy sambil.menvelus rambutku


" Aku kangen dan katamu kamu ngga bisa kesini."


" Ya yank hari ini aku libur dan aku sengaja bilang ada miting aku pingin mengejutkan dirimu. Aku juga sudah tak tahan melepaskan kangen dirimu." sambil mengecup kening ku


Aku melepaskan tanganku setelah melingkar di badan dia. Aku menatap.dia lagi sambil berkata dalam hati " Ini nyata dan yang berdiri di depan ku adalah Boy.Aku bukan mimpi."


" Auw...sakit yank" kata aku


" Nah kan berarti nyata kan." senyum dia


" iya yank, aku senang dirimu nyata berdiri didepan aku. Alhamdulilah yank akhirnya aku bisa ketemu dirimu, walaupun perjuangan aku sungguh sulit dan penuh dengan kesabaran namun akhirnya itu membuahkan hasil."


" Maaf kan aku yank, jika kamu harus menderita lagi oleh aku."

__ADS_1


" Ngga yank, aku iklas sabar menunggu dirimu walaupun aku kadangan lelah." kata aku


Saat ngobrol tak lepas pandangan aku dan dia saling menatap. Andaikan aku masih sendiri mungkin aku bebas untuk melepas kangen namun ada jarak yang membatasi kami.


Ya Allah mengapa engkau hadirkan laki laki yang aku sayangi didepan mataku tapi aku masih harus menjaga jarak? Kenapa ya Allah ? Aku tau engkau tak akan memberikan cobaan diatas kemampuan hambanya namun karena percaya aku kuat menghadapi ini semua. Aku pasrah kan semua ke Engkau ya Allah. Kami selalu beradu pandangan. Senang sedih gembira semua bercampur aduk. aku terlalu sayang.


" Apa kabar ipeh ku ?" dia bertanya dengan memanggil namaku karena takut ada anaku mendengar


" Y boy , he..aku baik.baik saja. Gimana kabarmu dan kabar keluargamu disana ?jawab aku dengan agak kaget karena melamun


" Dia tertawa tipis seakan paham apa yang sedang dia pikirkan.


" Berapa.anakmu sekarang Peh?" kata Boy


Dalam hati ku, hmm tanya anak padahal tiap hari sering tanyakan anak di telpon he...


" Anaku ada 4 tapi yang 2 menjadi penghuni surga."jawab aku


" aku kangen yank."tiba tiba dia ngomong seperti itu , setelah tau anakku pergi main.


" Aku juga yank, setiap hari tidak tanpa doa yang bisa.aku lakukan hingga lahirnya kota bisa.bertemu."

__ADS_1


Boy meraih tanganku, di genggam tanganku dengan erat dengan pandangan yang penuh dengan sayang. Aku hanya mampu meneteskan air mata dengan hati berdebar kencang. Boy memberi kecupan kening lagi. Aku meriah dan memeluknya lagi untuk kedua kalinya. pelukan kamu begitu erat sampai tak ingin aku lepas. Kehangatan sayang kami terbuat oleh rasa rindu yang terobati saat ini. Aku berterima kasih kepada Allah karena berkat tangan Engkau akhirnya aku dapat berjumpa dengan nya. Ya Allah jika boleh meminta aku ingin Engkau menghentikan waktu agar kami tak terpisahkan lagi.


Berikan kami waktu yang lama dan jika ini adalah dosa inilah dosa terindah yang pernah aku lakukan. Maaf kan suami ku dan maafkan wanita yang ada disana aku telah melukai perasaan kalian semua.


__ADS_2