Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 54


__ADS_3

Cinta bukan seberapa lama dia mengenalnya tapi tentang seseorang yang bisa membuat mu tersenyum untuk pertama kali bertemu.


" yank aku besok berangkat yah."


" Kemana?" tanya.aku


" Aku berangkat lomba besok yank. ke Jakarta." jawab dia dengan semangat nya.


" Alhamdulilah yank, akhirnya." kata ku dengan senang sekali


" Tapi mungkin masih agak lama yank, soalnya kan ada karantina ini dan itu jadi butuh waktu lama."


" Itu bagiku ngga Masalah yang penting dirimu sudah ada di Indonesia pasti kita bakalan ketemu walaupun hanya 1 menit dan ini nyata". jawab ku


" Ya yank, insyaallah pasti kita akan bertemu yank. tunggu aku."


" Pasti yank setelah puluhan tahun akhirnya kita akan bertemu yank."


Terima kasih ya Allah akhirnya aku diberi waktu untuk bertemu dengan Boy. Betapa besar kasih sayangmu kepada ku ya Allah. Semua karena engkau untuk ku dan ku pasrahkan kembali pada engkau yang terbaik bagi kami berdua.. aminn.


Rasa campur aduk begitu membuat aku seakan tak sabar menunggu hari itu tiba. Padahal masih lama waktu itu karena persyaratan yang rumit yang harus dijalankan oleh dia. Namun aku tetap sabar menunggu walaupun sempat aku mengakui aku kalah dan akan menyerah.Lelah itu wajar kesal itu biasa dan menangis itu manusiawi tapi jangan hilang kesabaran walaupun tak enak hati tetap berjuang untuk memenangkan hati kita.


" Mah , si Boy mau balik kampung !" kataku ke mamahku


" ooh kapan ?" jawab mamahku


" ini lagi dijakarat mah lagi lomba kalau dah selesai dia baru mampir kesini."


" oh ha sukurlah akhirnya bisa ketemu juga ."

__ADS_1


" Iya mah setelah sekian lama." kata ku


" Tapi ingat Peh, kamu tidak lagi sendirian tapi kamu adalah istri orang jadi jaga diri dan jangan sampai melakukan hal yang membuat rugi diri kamu sendiri. Mamah hanya bisa menasehati dirimu saja kamu sudah dewasa bahkan sudah harus berpikiran lebih ke depan janah menuruti ego dan nafsu saja." kata mamahku


"iya mah insyallah aku akan selalu ingat yang mamah katakan."jawab ku


" Emang kalau kesini mau nemuin kamu ?" ledek mamahku


" ya paling tidak mampirlah mah, masa iya ngga kan tiap hari aja telpon telponan masa iya dah di indonesia ngga pingin ketemu."


" Bisa juga mantan yang lain ?" ledek mamahku


" iya yah , ya ngga apa lah mah palingan nanti aku lempar batu kalau lewat ngga mampir kan impas dendam ku."


Kami bercanda membahas bila ketemu Boy. mamahku paham yang aku rasakan. Hanya orang tua tempat paling nyaman untuk bertukar pikiran. Tak pernah mem buli walaupun itu salah.


Terima kasih ya Allah engkau memberikan kami orang tua yang baik.


" Ra" panggil aku


" ya mba "


" Kalau itu perlombaan Dekat kita nonton yah Ra?"


" Ayuh mba berangkat." kata Safira


" hm ngarang banget dijakarat ra kalau aku belum punya suami aku dah nyusul." kataku


" ha...ngga perlu nanya ke aku dah berangkat sendiri ya mba?"

__ADS_1


" iyalah malahan ngga ngajak dirimu Takut ganggu ha..." jawab aku


" Jahat banget koh mba Ipeh. masa ku ngga diajak?"


" lah y ngga lah masa ada orang mau pacaran ma kangen kangen nan ada orang lain, nanti ku jadi gapura ha....


" iya iya lah aku paham mba , ya moga cepet karantina nya dan cepet main ke sini."


" Rasanya gimana mba kamu ketemu?" tanya Safira


" Yang jelas ngga tenang."


" lho kok bisa mba?"


" kan lama puluhan tahun ngga ketemu jadi serba salah akhirnya yang dipikiran hanya lihat dia aja. ngga punya pikiran yang lain."


" iya yah mba beda sama aku yang sudah sering ketemu."


" Tapi kan aku ma dia sebenernya bukan orang baru ya palingan justru bercandaan yang utama." kata aku


" aku juga pingin lah ketemu kan aku kenal lewat hp dan belum pernah temu di darat."


" Insyaallah Ra pasti nanti kalau aku ketemu aku kenalin ke kamu."


" Rasanya pasti bahagia banget yah mba ,.ngga bisa dikatakan dengan kata kata." kata Safira


" Ya begitulah Ra hingga waktu yang aku rasakan terasa lama sekali.jawab aku


Aku menunggu hari itu tiba namun semakin ditunggu terasa hari itu sangat lah lama. jarum jam seakan tak berjalan. Namun dalam hati aku ada rasa khawatir sedikit, aku takut dia kecewa dengan keadaan ku. Aku lah yang sekarang dengan keadaaan aku begini

__ADS_1


__ADS_2