Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 8


__ADS_3

Berjalan nya waktu aku dan Eka sering bersama karena tuntutan kerjaan, sampai suamiku pun memberikan nasehat.


" Mah." panggilan suamiku ke aku


" iya beh." jawab aku dengan sebutan kesayanganku ke suami ku.


" Mendingan mamah bawa motor sendiri aja kalau pas lagi ndata lansia, ngga enak kan sama Eka masa bujang kemana selalu bareng emak emak " canda suami ku


" Lah mana ada yang ngomong beh, kan aku ma Eka ketimbang repot bawa motor sendiri sendiri kan lebih praktis bawa motor satu. udah lah jangn berfikir yang ngga ngga." jawabku


Selama aku bareng partner bersama Eka tak pernah aku punya pikiran ini itu terhadap Eka namun Eka justru sering curhat ke aku. Dulu yang sebelum aku dekat anak yang cuek paling ketemu cuma senyum namun ternyata dia ramah juga.


Setiap kali ada acara aku selalu bareng bersama Eka karena rumah kami bersebelahan. Malahan di balai desa Eka dijuluki mempunyai bini 4 karena dari berlima dia laku sendiri dan aku adalah bini yang ke 2 sedangkan Safira bini ke 3.


Tapi Eka hanya tersenyum bila bercanda.


Itu ketika aku belum bertemu kembali dengan Boy di FB.


Setelah pertemuan kami di fb komunikasi kami alhamdulilah lancar sampai saat ini. Hampir setiap hari kami vidio call atau hanya sekedar wa an.

__ADS_1


Selesai rapat dia telpon di balai desa dia telpon, aku perkenalkan dia ke Safira dan aku crita semua ke Safira dan tak lupa aku tunjukan di ke Eka dan terkejut si Eka karena lama tak berkomunikasi dengannya.


" Eka , ada yang cari kamu?"


"Siapa mba Ipeh ?" jawab Eka


Aku sodorkan Hpku ke Eka dan dia melihat mungkin dia melihat dengan heran dan masih mengingatnya siapa dia? Akhirnya dia ingat


" Boy? " katanya


" Gimana kabarnya , pangling aku tambah gemuk aja jadi aku pangling." jawab Eka


" Hai ka , wah tambah cakep aja kamu masa pangling ma aku ? " iya nih aku makmur jadi badanku melebar kesamping " jawab Boy


Setelah mereka selesai aku ngobrol sebentar dengan Boy menyambung obrolan yang tadi terputus . Kami tak lama mengobrol dengan Boy karena tak enak dengan yang lain namun aku tak sengaja menangkap tatapan Eka yang ternyata sedang melihat kearah ku. Nun aku dalam hati juga tak berpikir aneh karena bagiku berpikir mungkin ada pertanyaan dalam hati Eka kenapa aku bisa berhubungan dengan Boy.


Ketika itu juga ternyata sepupu Boy juga lama tak ada kabar dari situ akhirnya bisa berkomunikasi lagi.


Mas tri nama keponakan Boy yang tak ku sangka adalah orang dekat Boy.

__ADS_1


Begitu kecil duniaku Dimata Boy karena semua orang orang yang dia kenal juga berada di sekitarku.


Dalam perjalanan pulang Eka bertanya


" Mba Ipeh."


" Ya ada apa ?" jawab aku


" boleh aku tanya ngga ?"


" ngomong lah?" jawab aku


" Kok mba Ipeh kenal dan tau kontaknya Boy padahal aku dan teman teman tak tau kontaknya ?"


" Aku dulu pernah punya cerita ma Boy alias dia mantanku !" dan aku baru ketemu ya sekarang ini dengan dia." jawabku


" Lho aku malahan ngga tau kalau mba Ipeh pernah pacaran sama Boy yang aku tau dengan mantan yang lain." jawab Eka dengan nada agak heran


" Ya mana kamu tau aku dulu aja pacaran masih SMP dan kamu belum tau apa apa." jawabku

__ADS_1


" Oh , lah sekarang ko bisa nyambung lagi komunikasi nya mba?"


" ya ngga tau juga namanya jodoh Ka. kita ngga tau rahasia Allah ."jawabku


__ADS_2