COUPLE UNIK

COUPLE UNIK
Siaran Langsung Couple BB


__ADS_3

Setelah beberapa hari berlalu, dan sekarang hari sabtu. Pasangan muda yang sedang menikmati hari-hari mereka di rumah.


Dalam beberapa hari ini, mereka juga malas pergi ke kampus. Suami istri yang belajar menangani sebuah masalah. Olivia dan Zenno gagal menyakinkan Dinda serta keluarga Amarta. Terutama sang Oma. Keluarga Amarta tampak sangat marah, apalagi jelas terpampang foto Olivia di sosial media, dan hal itu telah dianggap mencoreng nama baik keluarga Amarta.


"Bee, kita harus gimana?" Olivia yang tampak cemberut.


"Ya sudah, kita ikuti saja maunya Kak Dinda, Oma dan Mama." Jawab Zenno dan kepala Olivia tampak berbaring di atas pangkuan Zenno. Merek begitu menikmati kebersamaan.


Mama Virda juga melakukan hal yang sama. Bahkan, sehari setelah kejadian itu. Mama Virda kembali ke kampus dan meminta pertanggung jawaban pihak kampus. Yang telah lalai, memantau forum media kampus.


Zenno mengelus rambut Olivia dan mereka menyaksikan tayangan talkshow di televisi.


Olivia menatapnya dan memegang dagu Zenno dengan manja, lalu berkata "Bee, apa kita bikin siaran langsung aja. Buat klarifikasi tentang kita."


"Baby, aku malas menjadi tontonan orang."


"Bee, kita belum kasih penjelasan sama semua orang dan juga penggemar kamu."


"Buat apa dijelasin ke mereka. Lagian aku bukan aktor atau orang penting."


"Tapi di grup kamu gimana? Kamu tidak memikirkan Tim FGFC. Apalagi ada kontrak kerja dengan Tech Media. Kak Erick bisa menutupi kamu, karena kita Adiknya. Tapi petinggi lainnya. Apa kamu tidak memikirkan Vino dan yang lainnya?"


Olivia bangkit dari posisi tidurnya dan memeluk Zenno. Olivia mencium pipi Zenno dengan gemas "Ayolah, kita harus kasih penjelasan ke mereka semua."


Walaupun semua orang mengerti, dan Olivia hanya dijadikan imbas dari orang tidak bermoral. Tetapi beberapa orang masih berfikir yang tidak-tidak soal Olivia dan Zenno.


Zenno mencubit kedua pipi Olivia dengan gemas. Lalu dia bangkit dari sofa dan beranjak ke ruang pribadi.


Zenno mengambil peralatan untuk live streaming. Dari tripod, lighting, microphone dan ponsel. Melihat itu, Olivia tersenyum manis.


"Bee..." Olivia gemas dan memeluknya dari belakang.


"Demi kamu." Ucapnya dengan manis.


Mereka berdua mulai bersiap untuk live di sebuah aplikasi dan disitu akun FGFC sudah tampak tercetang biru. Biasanya yang suka live adalah trio jomblo, atau waktu mereka duel game. Tapi kali ini, pasangan muda ini, yang akan melakukan siaran langsung.


Awalnya Zenno lebih dulu di depan layar, dan sudah ada yang menonton siaran itu.


Zenno masih memastikan jaringannya agar tetap stabil dan kamera ponselnya tidak goyang.


"Bee.. Apa sudah mulai?"


Zenno mengangguk dan menarik tangan Olivia agar duduk disampingnya. Sekitar 500an penonton sudah mulai melihat mereka dan Olivia tampak tersenyum manis.


Akhirnya mencapai 1000 penoton dan Tim FGFC juga melihatnya, awalnya tampak sibuk di ruang kerja, lalu Vasya memperlihatkan siaran itu.


Loudy juga menghubungi Sherryl agar melihat siaran itu. Erick yang kebetulan sedang di Hi Tech, tidak sengaja ikut bergabung mereka untuk melihat Adik iparnya dan Erick tidak lupa memberi tahu Dinda serta Oma agar melihat siaran itu.

__ADS_1


"Hai, selamat siang semuanya." Sapa Zenno lebih dulu, karena sang pemilik akun FGFC real adalah Zenno serta Tim FGFC.


Banyak komentar dan pertanyaan. Sudah lebih dari 200ribu penonton.


"Hai semua, gue Zenno"


"Kalian biasa panggil gue Master Zen-zen."


Hampir semua gadis yang melihat itu tampak histeris, terlihat dari komentar dan ribuan love merah sudah didapat saat siaran itu berlangsung.


"Gue Zen-zen, disini gue mau ngobrol sama kalian semua dan gue juga mau memperkenalkan seseorang yang gue cintai, yaitu istri gue."


"Istri gue sudah ada disini. Di samping gue. Kalian juga bisa kasih pertanyaan untuk kita berdua."


"Ini, istri gue. Namanya Olivia Sada Amarta."


Tangan Zenno dari tadi sudah menggenggamnya, tapi Olivia juga berdebar dan bingung mau bicara apa. Tadi dia begitu bersemangat, setelah di depan kamera itu, Olivia hanya tersenyum.


"Hai semua, perkenalkan nama gue Olivia Sada Amarta, gue istrinya Zenno." Ucap Olivia dan tampak gerogi.


Mereka berdua berusaha untuk rileks dan mulai membaca beberapa komentar dan pertanyaan dari para penonton yang sekarang mencapai 1juta penonton.


"Soal pernikahan? Oke kita akan jawab." Ucap Zenno.


"Gue menikah dengan Olivia tanggal 7 Oktober 2020. Ya sekitar beberapa hari lalu, dan tempatnya di Hotel Megan jam 10 pagi. Itu hanya dihadiri oleh keluarga inti, karena kita tidak ada perayaan apapun. Jadi hanya keluarga Zenno dan keluarga Olivia yang menjadi saksi."


Olivia menjawab, "Mungkin lebih tepatnya karena kita di jodohin dan orang tua kita ingin agar kita segera menikah. Untuk lamaran dan tunangan sudah satu tahun yang lalu. Jadi ya begini, menikah muda."


Mereka saling menatap, lanjutnya "Kita menikah bukan karena kita kecelakaan itu, bukan begitu. Bahkan, kita berdua baru mulai dekat satu sama lain. Ya seperti layaknya pasangan baru, yang baru mulai membawa perasaan."


Zenno tersenyum dan mengecup gemas pipi Olivia. Membuat Olivia malu-malu dan akhirnya love merah berterbangan.


"Apa panggilan sayang kalian berdua?" Olivia yang membaca itu dan Zenno mengelus rambut Olivia, hal itu juga membuat baper para penonton.


"Panggilan sayang kita...." Keduanya saling menatap dan Olivia kembali menghadap kamera, lalu berkata "Awalnya beberapa bulan lalu, kita hanya chat biasa. Terus Zenno biasa panggil gue tikus kecil, terus gue panggil dia kucing nakal. Tapi, setelah kita menikah. Gue panggil dia Bee, Zenno panggil gue apa, biar dia yang ngomong sendiri." Olivia dengan tatapan nakal, sampai Zenno berdebar kencang.


"Gue panggil istri gue, Baby." Zenno dengan gemas nyosor lagi. Tapi kali bagian kening dan begitu baper.


"Terus, ini soal Olivia."


"Olivia sebenarnya, di kampus bukan ingin cari sensasi. Niat awal memang ingin fokus sama kuliah dan berteman dengan siapa saja. Karena Olivia dari kecil, hidup serba diatur oleh keluarga besar Olivia dan seperti tuan putri. Di sekolah ya hanya sekolah, tidak berteman. Ke sekolah diantar, pulang dijemput. Semua kegiatan sudah diatur dan memang begitu, tapi Olivia senang kala itu masih ada Mama. Tapi saat tidak ada Mama, rasanya juga bosan dan ingin melihat dunia luar. Makanya itu, Olivia di kampus ingin jadi Olivia yang biasa saja, bebas berpenampilan, bebas bergaul tanpa memandang golongan. Ternyata, ini tidak mudah."


Zenno merangkul Olivia dan Olivia mulai menceritakan tentang dirinya semasa tinggal di keluarga Amarta. Lalu dia juga bercerita tentang awal bertemu Zenno di rumah ini. Bahkan, Olivia juga cerita kalau keluarga Zenno begitu mencintai dia. Apalagi Mama Virda dan Papa Benny, yang lebih mengutamakan Olivia dibanding Zenno yang putra kandungnya.


Mereka berdua menceritakan, awal mereka berdebar dan sampai keduanya jatuh cinta.


Penoton mengharu biru, dan Olivia yang polos, dari tatapan serta interaksi ke penonton dia begitu natural tanpa dibuat gimmick atau apapun itu.

__ADS_1


Ternyata para penonton mendukung mereka berdua. Ada pula yang meminta agar mereka bedua punya akun couple. Jadi tidak membawa nama Tim FGFC, Olivia juga akan mencoba hal itu dan Zenno tampaknya juga setuju.


Ternyata ada juga yang menjuluki mereka couple BB, maksudnya Baby Bee yang buat gemas penggemarnya.


Setelah siaran ditutup dan Olivia bersandar di dada Zenno.


Zenno memelukanya dan berkata "Baby, aku sayang kamu."


"Aku juga sayang kamu." Balasnya dengan posisi wenak.


Erick dan Tim FGFC juga ikutan baper. Bahkan saat Olivia bercerita tentang dirinya dan keluarga, semua jadi ikut merasakan hal itu.


"Olivia, terus Kakak harus gimana? Maafin mereka gitu aja?" Dinda yang mengunyah kacang almond dan gemas melihat Adiknya bercerita ini itu.


Bahkan Direktur Dion dan Pak Roni yang di luar kota melihat siaran itu, mereka juga sempat menangis. Saat Olivia bercerita semasa tinggal di rumah sang Oma setelah Mamanya meninggal.


Oma yang tadi melihat itu dan Julia berkata "Mama masih ingin menuntut mereka? Olivia saja keberatan. Olivia sepertinya sudah terlihat bahagia bersama Zenno."


"Tapi itu foto cucuku. Mereka semua membiarkan cucuku dihina dan dibuat bahan lelucon. Aku masih tidak bisa memaafkan mereka semua." Oma yang masih mengusap air matanya dengan tisue.


Julia yang ada di dekatnya "Ya sudah, terserah Mama. Julia akan dukung Mama."


Oma Sellia kembali tersenyum dan dia menghubungi pengacaranya.


Oma Sellia, juga orang terpandang. Dia juga memiliki sebuah resort dan restaurant di kawasan puncak. Julia yang mengurus resort dan restaurant itu. Oma hanya menikmati masa senja, dan ingin melihat anak cucunya bahagia. Oma juga tidak sabar ingin segera memiliki buyut. Bahkan, setiap hari menghubungi Dinda, agar segera mendapatkan buyut.


Kembali ke Zenno dan Olivia. Mereka berdua masih berada di sofa dan Olivia memang tampak bermanja dalam pangkuan Zenno.


"Bee... Kamu pergilah ke Hi Tech, aku baik-baik saja."


"Emh, besok saja. Aku masih ingin menemani kamu."


"Lagian aku di rumah, nggak akan ada yang ngejar aku seperti waktu itu."


Sehari setelah kejadian artikel sampah, Olivia yang sedang mencari buku untuk tugas kampusnya, dia sempat di kejar-kejar oleh para fans Zenno, mereka begitu banyak dan menanyakan tentang artikel itu. Olivia sampai susah menjelaskan, akhirnya Zenno datang menjemputnya dan sampai sekarang mereka belum kemana-mana.


"Baby, aku malas keluar rumah."


Olivia merasakan belaian lembut Zenno, sampai dia tertidur, membuat Zenno semakin gemas dibuatnya.


"Tikus kecilku. Aku akan menjaga kamu."


Zenno masih memandangi Olivia yang terlelap dalam pangkuannya. Zenno semakin mengenal Olivia dan rasa sayangnya semakin bertambah.



Sepertinya sudah mau End.

__ADS_1


Terima kasih, atas like dan komentarnya.


__ADS_2