Crazy Rich

Crazy Rich
Keterbukaan Pasangan


__ADS_3

Crazy Rich Bagian 75


Oleh Sept


Tanpa persiapan sebelumnya, Gadhi membawa Hanum pergi begitu saja. Mereka pergi dengan penjagaan yang tidak maksimal. Karena fokus para bodyguard terpecah.


Sebagian masih memgawal press conference, sebagian lagi melakukan pengaman untuk si kembar. Dan hanya satu mobil yang mengikuti Gadhi serta Hanum dari belakang. Tanpa mereka ketahui, sebuah mobil kecil warna hitam juga mengikuti dari jarak jauh.


***


Di dalam mobil, Gadhi fokus mengemudi dengan wajah dingin.


"Kamu pasti sudah tahu sejak lama, bukan?" tanya Gadhi tanpa melihat Hanum. Ia tetap fokus pada jalan di depan depannya.


"Jangan salah paham, Gad! Aku gak nyangka kakek akan mengatakan semuanya di press conference. Aku gak mau ini terjadi!"


"Kenapa tidak menceritakan semuanya sejak awal?"


"Aku ... a-ku ... aku hanya ingin Kita baik-baik saja!" jawab Hanum jujur.

__ADS_1


"Baik-baik saja tapi palsu. Ayolah, Hanum. Kita sudah menikah, harusnya tidak ada rahasia di antara Kita berdua. Aku kecewa, bukan karena fakta kau cucu kandung Kakek, bukan! Aku kecewa karena kamu menyembunyikan semua ini dariku."


Hanum mengusap wajahnya, kemudian melepaskan sabuk pengaman, ia kemudian duduk menatap Gadhi.


"Gad! Aku nggak mau kamu berubah hanya tahu kalau aku cucu Kakek. Aku ingin semua seperti awal. Dan inilah yang aku takutin. Kamu tahu kan, Gad? Aku gak ingin sama sekali harta kakek. Itu semua nggak penting bagiku ... kalian, kalian lah yang sangat bearti bagiku. Aku nggak mau membuka ini semua karena takut kehilangan kamu. Gad ... kamu tahu kan, Gad, aku gak ingin itu semua. Aku cuma mau kamu dan anak-anak," ucap Hanum emosional.


Sementara itu, Gadhi melepaskan tangan satunya. Memegang kepalanya yang pusing, apalagi ia juga masih mual.


"Gad ...!" panggil Hanum saat melihat suaminya hanya diam.


Hanum pikir Gadhi diam saja karena marah, padahal pria itu sedang menahan untuk tidak muntah. Hingga sampai di persimpangan jalan, tiba-tiba Gadhi menginjak pedal rem. Pria itu langsung membuka pintu dan keluar.


Hanum akan ikut keluar, tapi tiba-tiba sebuah mobil melaju sangat cepat dan langsung menabrak mobil di depannya.


Setelah itu mobil warna hitam kecil itu langsung melesat, saat akan dikejar oleh pengawal, tapi urung dilakukan. Karena mereka harus fokus pada nona dan tuan mudanya.


Bagaimana dengan Gadhi?


Ia yang masih ada di tepi jalan dan begitu shock ketika mendengar suara tabrakan cukup keras, hingga tidak mampu berjalan dengan benar. Dilihatnya mobil bagian belakang yang ringsek dengan tatapan nanar.

__ADS_1


'Hanum ... kau baik-baik saja, kan? Hanum ... kau harus baik-baik saja! Kau tidak boleh terluka tanpa seijinku! Hanum ... Hanum!'


Gadhi terjatuh, ketika salah satu pengawal mengeluarkan tubuh Hanum. Ia berusaha mendekat dengan tubuh yang gemetar.


"Hanum ... Bangun Hanum. HANUMMM!" teriak Gadhi yang melihat Hanum pingsan dengan dress yang sudah berwarna merah di bagian bawahnya.


Tubuh pria itu bergetar sembari memeluk tubuh istrinya yang terkulai lemas. Gadhi yang kalut sudah tidak bisa berpikir jernih lagi. Ia bahkan tidak ingat bagaimana ambulance datang dan membawa mereka ke rumah sakit.


***


"Cari sampai ketemu pengemudi mobil itu! Jangan biarkan dia lolos!" perintah kakek Mahindra yang mendengar kabar cucu kesayangan mengalami kecelakaan.


Usai dari press conference, pria tua tersebut langsung menuju rumah sakit. Ia yakin ini murni bukan kecelakaan. Tidak mau kejadian Prakash terulang, kakek Mahindra pun meminta pelaku dan dalangnya segera ditangkap.


Di rumah sakit


Gadhi terduduk lemas di depan pintu ruang operasi dan bersambung.


Info GA dm IG Sept

__ADS_1


IG Sept_September2020


__ADS_2