Derana Istri Yang Terbuang

Derana Istri Yang Terbuang
DERANA BAB 63


__ADS_3


Happy reading 😘😘😘


"Tamatlah riwayatku. Bisa-bisanya aku gegeden rumangsa. Haduchhh, piye iki?" gumam Derana sembari menunduk dalam dan memilin ujung bajunya.


Randy tersenyum simpul dan menarik tubuhnya. Tanpa membalas rangkaian kata yang digumamkan oleh Derana, pria berparas ganteng itu lantas membuka pintu mobil dan bersiap menjejakkan kaki di hamparan pasir putih.


"Tu-tuan, Tuan mau ke mana?" tanya yang terlontar dari bibir Derana setelah ia sadar jika sang tuan sudah beranjak dari posisi duduk.


"Ke surga dunia," jawab Randy ambigu.


"Surga dunia? Di mana tempat itu berada, Tuan?"


"Di ujung sana, Dera!" Randy menunjuk tempat yang ia maksud dengan gerakan dagunya.


"Jauh ndak, Tuan?"

__ADS_1


"Nggak. Hanya lima puluh langkah dari area parkir."


"Dekat banget. Tapi --"


"Tapi apa, Dera?"


"Tiba-tiba, saya kepikiran Non Malikha, Tuan. Kira-kira, Non Malikha sedang apa sekarang? Non Malikha sudah makan atau belum? Dari kemarin, kita meninggalkan Non Malikha dan menitipkannya pada Bu Karti. Bu Karti sudah sepuh, Tuan. Pasti beliau kuwalahan merawat Non Malikha seorang diri. Apa ndak sebaiknya, kita langsung pulang saja, Tuan?"


Randy sesaat terdiam dan tampak berpikir sebelum kembali berlisan.


"Kau benar, Dera. Tapi, aku sudah berjanji akan membawamu ke tempat yang indah. Salah satu surga dunia di kota ini. Bagaimana, kalau kita ke tempat itu sebentar? Setelah kau puas menikmati pemandangan indah yang tersaji di sana, kita langsung pulang ke rumah. Kau setuju, 'kan?"


Randy menerbitkan senyum kala mendengar rangkaian kata yang terlontar dari bibir Derana. Dan kata-kata itu menumbuhkan kekaguman di dalam benak.


"Terima kasih, Dera," ucapnya tanpa memudar senyum.


"Terima kasih untuk apa, Tuan?"

__ADS_1


"Terima kasih untuk perhatianmu pada putriku. Mbok Karti nggak salah telah merekomendasikanmu untuk bekerja sebagai baby sitter Malikha. Kau seorang wanita yang memiliki jiwa keibuan, amanah, sangat perhatian, dan penuh kasih sayang. Jika Malikha memiliki ibu sambung sepertimu, aku yakin ... putriku itu akan sangat senang dan hidupnya dinaungi oleh kebahagiaan," tutur Randy seraya membalas tanya.


Lagi-lagi ucapan yang terlisan dari bibir Randy sukses membuat jantung Derana berdentum dan bunga-bunga di taman hatinya bermekaran.


Namun Derana segera menguasai perasaan. Ia tidak ingin tenggelam dalam rasa yang tak semestinya.


Derana mengira, jika ucapan yang dilisankan oleh Randy hanyalah candaan. Bukan ungkapan dari lubuk hati.


Tanpa ia sadari, Randy memang mengaguminya dan berharap ... kelak Malikha akan memiliki seorang ibu sambung berkepribadian seperti dirinya. Seorang wanita yang penuh kasih sayang, keibuan, amanah, dan tentunya perhatian.


Tidak seperti Amel--sang mantan istri yang tega mencurangi dan meninggalkannya demi pria lain tanpa memperdulikan tumbuh kembang dan masa depan Malikha--buah hati mereka ....


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


Mohon maaf, UP nya pendek dulu ya Kakak-kakak. Othornya sedang kurang enak body. Insya Allah lanjut nanti atau besok. 🙏

__ADS_1


Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak dukungan 😉🙏


Terima kasih dan banyak cinta teruntuk Kakak-kakak terlove yang telah berkenan mengawal kisah Derana 😘😘😘🙏


__ADS_2