DIA BIANCAKU

DIA BIANCAKU
BAB 16. SEHELAI HANDUK


__ADS_3

Melihat Bia yang begitu takut, Will mencoba menenangkannya. Ia memegang dagu Bia secara perlahan mendorongnya ke atas lalu memiringkan kepalanya mendekat ke wajah Bia. Nafas Will membuat Bia semakin takut, jantungnya berdetak lebih cepat.


Bia berusaha untuk menggerakkan badannya, namun entah kenapa menjadi kaku tidak bisa di gerakkan sama sekali. Bia memejamkan matanya, ia seperti pasrah. Kemudian bibir Will menyentuh bibirnya, Bia terhanyut dengan ciuman itu. Ia bahkan merespon dengan baik setiap lum*t*n dari lidah Will. Mereka saling berbagi nafas, tanpa Bia sadari handuk yang menutupi tubuhnya hampir terlepas. Will dengan cekatan Langsung memegang bagian handuk di belakang tubuh Bia. Akhirnya tubuhnya di rangkul oleh Will.


Ciuman hangat itu berlangsung cukup lama, perlahan Will ingin melepaskan bibirnya namun Bia malah semakin menginginkannya. Ia merasakan ciuman yang begitu hangat. Saat mereka masih menikmatinya, tiba-tiba pintu kamar di ketuk oleh bibi Wiwi. Dengan spontan mereka melepaskan ciuman hangat itu. Terlihat memerah di wajah Bia, ia tersenyum dengan senyuman yang malu. Lalu mendorong Will untuk menggeserkan badan dan bersembunyi di dekat lemari pakaiannya. Karena ia tidak ingin bibi Wiwi melihat Will di kamarnya.


TOKK.. TOOOKKK TOOOK.... suara ketukan pintu


"Non, sudah bangun belum ??? Hari ini ada janji non, ada jadwal pertemuan non" ucap bibi Wiwi perlahan yang masih terkejut dengan apa yang ia lihat di kamar Bia.


"Oya bik, aku akan segera turun. Aku sedang bersiap-siap" jawab Bia sambil melihat Will yang selalu memandang ke arahnya.


"Iyaa non, bibi juga sudah siapkan sarapan untuk non Bia dan pacar non" mendengar ucapan bibi, Bia langsung memasang wajah malu dan kesal kepada Will. Namun di balas senyuman manis olehnya.


Bia kemudian memastikan bibi Wiwi sudah tidak ada di depan pintu kamarnya lagi, ia langsung mendorong Will untuk segera keluar dari kamarnya.


"Aku mohon jangan membuat aku marah, aku ingin memakai pakaian. Jadi turunlah lebih dulu" Bia mengemis memohon kepada Will.


"Oke, aku akan ke bawah. Dandan yang cantik, aku menunggumu" ucapan Will membuat ia kembali bergetar. Setelah menutup pintu kamar, ia tersenyum sendiri mengingat kata2 yang Will lontarkan untuknya.


"Yaa tuhan, ada apa denganku ??? Kenapa dia begitu manis, apa aku jatuh cinta kepadanya" ia berbicara sendiri sambil memegang bibirnya yang telah bersentuhan dengan Will.

__ADS_1


Tak lama kemudian Bia turun dari kamar, ia memakai kemeja berwarna hitam. Warna yang serupa dengan kemeja yang Will gunakan. Rambutnya di gelung, terlihat sangat cantik. Will menatapnya penuh cinta, lalu di balas dengan senyuman malu oleh Bia.


Bia langsung berjalan ke dapur menghampiri bibi Wiwi, Will yang melihat ekspresi Bia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Bik, jam berapa tamu kiriman mama datang ???" Tanyanya, mengagetkan bibi Wiwi.


"Iihhh non, buat kaget bibi saja. Kata nyonya, jam 8 non. Oya non, si cowok ganteng itu pacar non yaa ??? Kok bibi senang yaa melihat dia jadi pasangan non" tanyanya.


"Hahaaa, apaan sih bik. Bukan..." jawab Bia bingung.


"Non, jangan di lepasin kalau non sayang sama si ganteng. Nanti nyesel loh.. bibi yakin dia itu orang hebat, lihat saja badannya bagus gitu non. Wajahnya ganteng lagi non, nanti kalau di ambil sama cewek lain non Bia nangis. Bibi gak mau non Bia sedih" jelas bibi Wiwi memasang wajah sedih.


"Iyaa bibiku sayang, nanti kalau aku sudah membuka hati untuk orang lain. Aku pasti akan bercerita dengan bibi, hanya bibi yang selalu ada buat aku" Bia memeluk bibi dengan erat.


Ternyata Will menguping pembicaraan mereka berdua, Will ikut terharu dengan keadaan yang Bia hadapi selama ini. Ia semakin yakin untuk mempertahankan Bia di kehidupan barunya, walaupun nantinya akan banyak masalah yang membuat dia menjadi lebih nekat.


Kemudian Bia mengajak Will untuk sarapan bersama, mereka kembali membisu suasana menjadi hening. Bia bingung bagaimana cara untuk menyuruh Will pulang, karena yang ia lihat Will begitu betah di rumahnya. Ia mencoba memulai pembicaraan, untuk bisa membuat Will pulang dari rumahnya.


"emmm Will, apa kau tidak ada pekerjaan hari ini ???" tanyanya.


"Ada, tapi tidak terlalu sibuk. Apa kau ingin mengusirku" Will sudah bisa menebak dari wajah Bia yang terlihat cemas.

__ADS_1


"Bukan begitu, ada tamu yang akan berkunjung. Aku merasa canggung jika kau ada disini" jelasnya.


"Aku akan menunggu di kamarmu saja, jika kau merasa terganggu" ucap Will malah membuat Bia semakin kesal.


"Kau bukan siapa-siapaku, teman pun bukan. Kenapa kau selalu ada di sekitarku. Aku juga punya privasi tuan Willy San" ucapan Bia malah di abaikan oleh Will, ia tetap berjalan menuju kamar Bia.


"Benar-benar menyebalkan orang ini, aku baru menjauh dari Joe lalu datang dia. Jangan sampai Bryan juga ikut merepotkan diriku" keluh Bia.


Sekitar jam 08.30 tamu pun datang, dia adalah Keysa model cantik dan terkenal di dunia permodelan yang juga mantan kencan Willy San.


Bia tidak mengetahui bahwa Key adalah mantan kencan Will, ia mendapat kabar dari mamanya bahwa ia akan bekerja sama di perusahaan Keysa untuk menjadi salah satu model di perusahaannya.


"Selamat pagi nona Keysa, silahkan masuk" sambutnya.


"Selamat pagi" jawab Key.


"Suatu kehormatan bagiku, bisa di kunjungi oleh model terkenal. Apa yang membawa anda datang kemari ???" Tanyanya.


"Aku dengar dari mamamu kalau kau juga seorang model, aku ingin mengajak secara langsung bergabung di perusahaanku sebagai model ambassador" ucapnya.


"Apa aku tidak salah dengar ???" Jawab Bia terkejut.

__ADS_1


"Jika kau ingin menerima pekerjaan ini, besok pagi bisa menemuiku di kantor untuk membicarakan kontrak kerja" jelasnya dengan nada angkuh tapi tidak mengurangi kecantikan yang di miliki Keysa. Keysa memang terkenal sebagai model dan CEO yang memiliki karakter angkuh, di situlah nilai jual baginya.


JANGAN LUPA COMMENTNYA, MASUKANMU BISA MEMBANTU ENDING CERITA DENGAN CEPAT. KASIH VOTENYA DONG UNTUK "DIA BIANCAKU" ADA BANYAK PEMERAN YANG BAKAL BUAT KAMU JATUH CINTA DI CERITA INI. PELUK SAYANG DARI AKU UNTUK KAMU DISANA YANG SEDANG MEMBACA 😘


__ADS_2