DIA BIANCAKU

DIA BIANCAKU
BAB 36. SYOKKK


__ADS_3

"Keysa... Dimana Keysa" Bryan masuk ke kantor Key dalam keadaan emosi yang begitu tinggi.


Bryan langsung masuk ke ruang kerja Keysa.


"Mana janjimu, ini sudah 4 hari Key. Aku tidak bisa membiarkan Bia bersama Will lebih lama lagi" Bryan tidak bisa menahan rindunya.


"Bersabarlah Bryan, aku sudah mengurus semuanya" jawab Key berusaha tenang.


"Jika Bia tidak cepat kembali, maka jangan salahkan aku jika perusahaanmu hancur seperti kerupuk dan di pungut oleh para investor" Bryan mengancam Keysa.


"Oke baiklah, beri aku waktu 3 hari lagi" Keysa mulai panik.


"Oke, aku akan lihat 3 hari kedepan. Jika kau gagal, maka tamatlah perusahaan iklanmu ini" ujar Bryan.


Perusahaan Zigaz milik Keysa dan Darren adalah perusahaan iklan yang selalu membutuhkan perusahaan besar seperti perusahaan Bryan dan Will. Jika mereka memutus kontrak sepihak, maka semua investor yang berada di naungan perusahaan Will ataupun Bryan akan ikut menarik saham mereka di perusahaan Zigaz.


Bryan pun pulang dengan membawa hasil nihil, ia akan menunggu 3 hari yang di janjikan Key.


Keysa begitu kesal mendengar ucapan Bryan, ia tidak menyangka jika ny.Farida begitu lambat dalam menangani Bianca. Lalu ia mengirim pesan kepadanya Jika tante tidak membuat Bianca cepat kembali, maka aku akan membocorkan rahasiamu kepada suami tercintamu.


---------------------------------------"-------"------------------------


"Sayang, mana Sarah ?? Mengapa ia lama sekali" ucap Leo yang sudah menjalin hubungan bersama Dona.


"Itu diaa" jawabnya, melihat Sarah sedang berjalan menghampiri mereka.


"Maaf aku telat, bagaimana kabar Bia ?? apa kau sudah mengetahui keberadaan mereka" tanyanya kepada Leo.


"Bia baik-baik saja, Will akan menikahinya" ucap Leo.


"HAH, ARE YOU SURE ???" Sarah terkejut.


"Iyaa Sarah, aku juga terkejut mendengar berita itu" sahut Dona.


"Rencana aku dan Dona akan menyusul mereka ke Turki" Leo sambil memegang tangan Dona.


"HEYYY APA-APAAN INI ???" Sarah menunjuk ke arah tangan mereka.


"APA KALIAN PACARAN??? MENGAPA AKU BARU TAHU..." Sarah kesal.


"Hey baby, calm down..."


"Sepertinya kau sedang kedatangan tamu tak di undang, emosional sekali" Ucap Dona yang bisa menebak bahwa Sarah sedang haid.


Mendengar itu Sarah merasa malu, ia langsung tidak banyak bicara lagi.


Leo hanya tertawa melihat ekspresi wajah Sarah.


"Sayaang, kapan kita akan menyusul Will dan Bia ???" tanya Dona.


"Sayaaang, hueeekk" Sarah rusuh kembali mengejek panggilan mesra Dona dan Leo.

__ADS_1


"Saraaaaah" Dona mulai kesal.


"Sudah-sudah" Leo merasa terhibur dengan kelakuan Dona dan Sarah.


"Sarah, bagaimana jika kau aku jodohkan dengan Zen. Menurutku dia cukup tampan dan aku yakin dia juga setia" Ucap Leo.


"Juga Setia ??? memangnya kau setia" sahut Sarah yang benar-benar menyebalkan.


"Sarah ada apa denganmu, hari ini kau sangat menyebalkan" Dona protes dengan sikap Sarah.


"Aku hanya ingin melindungimu, apa kau sudah yakin dengan Leo bukankah dia sama seperti Os" ujar Sarah.


"OOOH kau begini karena Os, apa kau kesal karena Os bersama wanita lain dan muncul di hadapanmu tempo lalu" Dona menjadi paham.


"HAHAHA SARAH, Os memang begitu. Dia terkenal penjahat kelamin, apa kau menyukai pria seperti itu ??" Ucapan Leo menohok.


"Sudahlah, aku akan menjodohkanmu dengan Zen. Dia pria baik dan setia. Jika dia tampan itu adalah bonus untukmu" Leo tertawa sambil menutupi mulutnya.


"Sialan kalian, kau kira aku tidak bisa mencarinya sendiri" jawab Sarah.


Tiba-tiba Zen datang, menghampiri mereka.


"Haaaiiiii Zennnn...." Leo langsung melambaikan tangannya memanggil Zen.


"Brengsek kau Leo !!!" Sarah mengomelinya dan Leo kembali tertawa.


"Panjang umur kau Zen, kami sedang membahasmu bersama Sarah. Bukan begitu Sarah ???" ucap Leo, Sarah melototi Leo dan menendan kakinya.


Dona dan Leo tertawa terbahak-bahak melihat kekonyolan yang di lakukan Sarah. Kemudian mereka fokus membicarakan Will dan Bia.


"Leo, aku mendapatkan info tentang Keysa. Dia si rubah licik, Joe dan Bryan memberikan saham besar untuknya" ucap Zen serius.


"Maksudmu aku tidak mengerti ??" tanya Sarah.


"Joe dan Bryan memberikan saham itu untuk meminta bantuan kepada Key. Agar Bia secepatnya bisa kembali ke Indonesia" jelasnya.


"Lalu apa hubungannya dengan Keysa ???" tanya Dona.


"Keysa punya kunci tentang kehidupan Bia, Ny.Farida adalah mama nya Bia bukan ???" tanya Zen balik.


"IYAAA" jawab Sarah dan Dona.


"Keysa memberikan hutang kepada Ny.Farida jumlahnya sangat besar, dan Ny.Farida memberikan Bianca sebagai jaminannya" jelas Zen lagi.


"What ??? apa itu benar ???" Leo syok, Mereka tidak abis pikir, mamanya bisa melakukan perbuatan seperti itu. Namun Sarah dan Dona sudah mengetahui tentang masalah hutang piutang Ny.Farida dari Bia.


"Inilah yang di namakan durhaka kepada anak" jawab Leo.


"Apa ada yang seperti itu, setahu ku hanya ada anak yang durhaka kepada orang tua" Sarah kembali bersuara.


"Ada, ini buktinya" jawab Dona.

__ADS_1


"Lalu Zen, apa yang di rencanakan Will untuk membuat Bia bisa bebas dari Key ??" tanya Leo.


"Yang aku tahu Will akan melunasi hutang Ny.Farida kepada Key dan mengganti semua kerugian atas kontrak kerja yang di lakukan bersama Bianca" tuturnya.


"Lalu bagaimana jika Ny.Farida tetap memaksa Bia untuk segera pulang ke Indonesia ??" tanya Sarah yang mulai cemas.


"Untuk masalah itu aku tidak tahu, karena Will sekarang hanya fokus kepada Bia" jawabnya.


"Oya, aku ingin memberitahu kalian 1 rahasia lagi. Aku harap kalian tenang dan jangan syok" tuturnya lagi.


"Rahasia apa yang kau maksud??" Sarah tidak sabar.


"Tenanglah Sarah, kau harus lebih mengontrol emosimu" Dona menenangkan hati Sarah yang sudah mulai panik.


"Will adalah Max, dan Max adalah sahabat kecil Bianca yang di kabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan mobil" Zen menjelaskannya secara perlahan.


"Whaaat???" Dona terkejut.


"Kau menenangkanku tapi kau malah yang terkejut" Sarah mencairkan suasana, Zen dan Leo tertawa.


"Sorry sorry, next Zen" ucap Dona.


"Iyaa jadi mereka sebelumnya sudah bersahabat, dan ayah Bia yang sekarang hidup bersama mama nya Bia adalah ayah kandung Will" jelasnya membuat mereka semua syok berat.


"Are you crazy ??? Mana mungkin ada cerita seperti itu Zen" ucap Leo.


"Tapi ini memang kenyataannya, itu sebabnya Will menahan diri. Dan Sarah apa kau mengetahui tentang masalah kontrak Bia dan Will ??" tanya Zen.


"Iya aku dan Dona mengetahuinya, tapi yang kami tahu alasan kontrak itu di buat oleh Will karena Will hanya ingin menyelamatkan Bia dari kekejaman Keysa yang di sebabkan hutang Ny.Farida kepada Keysa" jelas Sarah.


"Iya itu juga salah satu alasannya, tapi yang lebih ke intinya adalah Will tidak ingin melepaskan Bia begitu saja karena Will sudah mencari Bia bertahun-tahun. Ayah Will berselingkuh dengan Ny.Farida saat Will masih kecil" ucap Zen.


"GILAAA INI BENAR-BENAR GILAAA" Leo memegang kepalanya dengan keras.


"Berarti Bia adalah adik kandung Will hanya beda ibu saja" ucap Dona.


"Tidak, mereka tidak sedarah. Sebelum Ny.Farida berselingkuh dengan ayahnya Will. Ia sudah mempunyai anak yaitu Bianca. Jadi mereka saudara tiri" Zen meyakinkan mereka.


"FREAK!!! Aku mengutuk perbuatan mereka. Aku tidak menyangka kehidupan Will dan Bia begitu rumit" Leo begitu kesal dan marah.


"Lalu bagaimana Will bisa mencintai Bia, sedangkan mereka saudara tiri seharusnya kan Will membenci Bia karena mamanya Bia telah merebut ayahnya darinya" Sarah penasaran.


"Will sudah di tanamkan menjadi seorang pria yang pemaaf oleh ibunya. Ia bahkan di suruh ibunya untuk mengajak Bia bermain bersama saat kecil dulu, karena yang sebenarnya ibu Will, ayah Will, mama Bia dan ayah sambung Will, mereka semua bersahabat. Semuanya di awalin dari persabahatan" jelas Zen membuat mereka bertiga menjadi kaku dan lemas.


"OH MY GOD !!! Aku tidak memikirkan kejadian itu" Dona memegang kepalanya dan menutup kupingnya seolah ia tidak kuat mendengar semua cerita Zen.


"Aku merinding mendengar ini semua, apa Will dan Bia bisa bersatu ?? Aku menjadi takut" ucap Sarah begitu cemas.


"Sepertinya sejarah keluarga akan terulang kembali, oh yaa Tuhan.... Tolong lindungi Will dan Bia" Dona berdoa.


"Kita harus mendukung hubungan Will dan Bia, hanya kita yang bisa menjaga dan membantu hubungan mereka. Musuh Will begitu banyak, aku akan berusaha melindungi mereka" ucap Leo yang terlihat begitu tegas.

__ADS_1


"Lalu Bia mempunyai 2 musuh, Keysa dan Sandra. Aku benar-benar menjadi takut" Ucap Sarah.


__ADS_2