DIA BIANCAKU

DIA BIANCAKU
BAB 68.MISI


__ADS_3

"Kau bercanda kan Bryan..." seru Sarah yang berusaha untuk tidak mempercayai perkataan Bryan.


"Apa wajah tampanku ini terlihat bercanda Sar" sahut Bryan yang mendekatkan wajahnya ke hadapan Sarah.


"Iiihh, jangan buatku grogi Bryan. Jauhkan wajahmu... " Sarah yang langsung menampol wajah Bryan dengan pelan.


"Hahaha sialan kau Bryan... "


"Kau membuatku merinding dengan tatapanmu ke Sarah" ucap Dona yang memperhatikan mereka berdua.


"Ya bisa-bisanya dia bercanda di saat serius seperti ini" sahut Sarah lagi.


"Ya lagian kalian tidak percaya denganku" seru Bryan.


"kau tahu darimana jika Will melakukan perbuatan seperti itu??? " tanya Dona.


"Orang-orangku bekerja di perusahaan Will, dan gosip itu sudah menyebar di kalangan pegawai disana"


"Dan bodohnya lagi mereka melakukan itu di kamar khusus di kantor Will" jelas Bryan dengan tekanan nada tinggi.


"Apa Zen mengetahui gosip itu??? "tanya Sarah kesal mendengar cerita Bryan.


"Sepertinya tidak... " jawab Bryan yang kembali mengambil kacang bawang lalu rileks.

__ADS_1


"Aku akan mengadukan ini kepada Leo" sahut Dona yang juga sudah kesal dengan perbuatan Will.


"Terserah kalian mau mengadu dengan siapa, tapi aku tidak peduli dengan kehidupan Will. Sekarang aku hanya memikirkan Bianca"


"Dimana kau berada bi... " ucap Bryan sambil menyenderkan tubuhnya ke sofa.


"Oya terakhir kali Bia mengajak kami untuk berlibur ke pantai Z!!! "sahut Sarah tiba-tiba, mengingat bahwa Bianca pernah membicarakan liburan bersama itu.


"Yaa, benar... Bia ingin sekali kesana. Apa dia ada di pantai Z yaa??? " Dona ikut berpikir meyakinkan mereka sambil mengingatkan setiap ucapan Bia terakhir kali mereka mengobrol.


Mendengar jawaban Sarah dan Dona, Bryan pun ikut memikirkan apa yang sudah mereka sampaikan. Lalu tiba-tiba ia berdiri dengan kedua tangan berada di pinggang membuat mereka terkejut lalu menarik perhatikan Sarah dan Dona.


Mereka berdua terlihat memberi kode satu sama lain dengan menggoyangkan alis dan kepala, isyarat seperti bertanya apa yang sedang Bryan lakukan.


"Baiklah, aku akan naik gunung Z hari ini demi Bianca... " gumamnya sendiri.


"Apa kalian akan ikut denganku??? " tanya Bryan serius langsung menoleh ke bawah melihat ke kanan dan ke kiri karena Sarah maupun Dona duduk berada di sebelah Bryan.


"eemmm aku akan bertanya dulu dengan Leo??? " ucap Dona yang menghargai hubungannya bersama Leo.


"Iya sih yang punya tambatan hati..." ejek Sarah dengan raut wajah tak suka.


Bryan tersenyum melihat Sarah seperti itu, ia menduga Sarah iri melihat Dona yang sekarang sudah mempunyai kekasih.

__ADS_1


"hiihh kau ini sirik saja, lihatlah Bryan temanmu itu iri denganku. Coba kau carikan jodoh, biar dia tidak mencampuri urusanku" tutur Dona dengan wajah cemberut.


"Os ada di Indonesia, nanti aku akan mengajaknya agar Sarah bisa kembali akrab dengannya" ucap Bryan tanpa dosa malah membuat Sarah terkejut karena mendengar nama Os yang telah membuat dirinya kecewa.


"Os ??? "


" Hahaha kau ini kelewatan Bryan, masa Os!!! "


" Apa kau tidak tahu kalau sahabatmu itu mengkhianati Sarah, bahkan berkencan di depan mata kepala Sarah" jelas Dona yang mengingat kejadian di salon beberapa bulan lalu, dan betapa playboynya Os selama ini.


"Kalau masalah playboynya aku tahu, tapi apa iya Os kegep berkenan bersama wanita" Bryan kembali melirik wajah Sarah dengan ledekan.


"Aaaah kau ini sangat usil, sahabatmu itu pria brengsek. Jangan membawanya, aku akan mengajak Zen saja" ucap Sarah percaya diri.


Dona dan Bryan langsung tertawa terpingkal-pingkal melihat wajah Sarah yang memerah.


Setelah obrolan mereka selesai, Bryan pamit untuk pulang menyiapkan perlengkapannya untuk mencari Bianca ke pantai Z dan membutuhkan waktu cukup lama karena mereka harus singgah malam terlebih dahulu di gunung Z. Lalu Sarah dan Dona mereka menghubungi Leo dan Zen untuk mengajak mereka ikut juga dalam pencarian Bianca di pantai Z.


Terlihat Bryan yang sudah menggemaskan barang bawaannya, ia langsung berpikir untuk mengajak Os dan Sandra. Tapi tiba-tiba di otaknya terbesit untuk tidak mengajak Sandra karena ia takut akan membuat yang lainnya keberatan dengan kehadiran Sandra maka ia memutuskan hanya mengajak Os saja dalam misi menemukan Bianca.


Selesai Bryan menghubungi Os, ia bergegas membawa tas ranselnya dan menuju rumah Os untuk berangkat bersama, mereka akan bertemu dengan Sarah dan yang lainnya di posko gunung Z tempat sebelum mereka menaiki puncak gunung Z.


Keputusan Bryan sangat didukung oleh Leo, karena ia yakin Bryan bisa menemukan Bianca dengan cepat. Dan ia juga ingin melihat Will menyesal atas apa yang sudah diperbuat olehnya.

__ADS_1


__ADS_2