
"Sayang kau sudah bangun, apa kau tidak bekerja ??" ucap Sandra yang sedang mendandan di depan cermin.
"Jam berapa ini ??" tanya Bryan.
"Jam 12 siang, kau tidur begitu lama" jawabnya.
Bryan langsung bangun dan bergegas pergi meninggalkan Sandra sendiri. Ia kemudian mengemudikan mobilnya dan melaju kencang menuju ke rumah Bia.
Sesampainya disana, ia mencoba mengetuk pintu dan memanggil Bia berulang-ulang namun tidak ada orang, lalu menelepon Bia dan ternyata Darren yang mengangkat teleponnya karena handpone Bia tertinggal.
"Hallo Bi.." ucapnya.
"Haii Bryan" jawab Darren.
"Apa yang kau lakukan dengan handphone Bia ??" tanyanya cepat.
"Bia semalam bersamaku, aku sangat menikmati malam yang indah bersamanya" jawab Darren sengaja membuat Bryan kesal.
"Brengsek kau, mana Bia ?? aku ingin berbicara dengannya" Bryan tidak sabar ingin bertemu Bia.
"Tidak ada, Bia sudah bersama Will. Kau kalah sekarang Bryan, Will lebih unggul darimu" Darren memancing kemarahan Bryan.
Tanpa mengatakan apa-apa, Bryan langsung mematikan telepon. Darren tersenyum jahat, ia ingin mengadu domba Bryan dan Will.
Lalu Bryan meminta anak buahnya untuk mencari tahu keberadaan Will dan Bia. Tidak membutuhkan waktu yang lama, Bryan mendapatkan informasi bahwa mereka berada di Villa sebelah timur milik Will.
"Hahaha, begitu mudahnya aku mendapatkan informasi itu Will. Ternyata kau tidak pandai dalam urusan menyembunyikan seseorang" ucapnya berbicara sendiri.
Saat Bryan sampai di Villa Will, ternyata mereka sudah lebih dulu pergi. Bryan begitu marah, ia menduga Will membawa Bia keluar dari negara ini. Karena untuk akses dalam negeri, semua informasi pasti bisa ia ketahui.
Secepatnya Bryan pergi ke bandara Internasional, ia takut Bianca tidak akan kembali lagi. Bryan bergegas, dan mengendarai mobilnya melaju begitu kencang.
Sesampainnya di bandara ia melihat Will dan Bia, namun Bryan tidak bisa mengejar mereka. Will dan Bia sudah naik pesawat, Bryan hanya melihat jadwal penerbangan mereka ternyata Will dan Bia pergi ke Turki.
Bryan harus mencari cara lain, agar Bia bisa kembali pulang. Lalu ia menelepon Keysa, untuk menawarkan kerja sama.
"Hallo Key..." ucapnya.
__ADS_1
"Ada angin apa kau meneleponku Bryan ??" jawab Keysa.
"Key apa kau sudah tahu, Will dan Bia terbang ke Turki. Aku takut Will memaksa Bia menikah" Bryan cemas.
"Turki ?? Aku tidak akan membiarkan mereka menikah. Apa yang kau mau dariku ??" tanya Keysa paham dengan maksud Bryan.
"Aku ingin mengajakmu bekerja sama. Jika Bia berhasil kembali pulang, maka aku akan memberikan sahamku yang ada di Jepang. Bagaimana ??" ucap Bryan.
"Boleh juga tawaranmu, kapan kita bertemu ??" sahut Key yang tertarik dengan tawaran yang di berikan Bryan.
"Sore ini kita bertemu di cafe Bangsawan, aku minta Bia secepatnya pulang" tutur Bryan.
"Tenang saja, aku akan mengurusnya" jawab Key santai
Setelah selesai pembicaraan mereka di telepon, Bryan langsung pulang dan mengurus surat perjanjian antara ia dan Key.
Lalu di tempat lain, Sandra bertemu dengan Darren. Mereka juga saling menawarkan kerja sama, dan Darren membocorkan rahasia antara Keysa dan Joe. Sandra yang mendengarnya begitu terkejut, ternyata Joe masih mencintai Bianca. Sandra sangat kesal, Bianca begitu di puja-puja bahkan 4 pria tampan yang ia kenal semuanya menyukai Bia. Ia berpikir dalam hati apa istimewanya Bianca, apa karena dia masih perawan. Persetan dengan itu !!!. Ia begitu membenci Bia, bahkan persahabatan mereka telah berubah menjadi permusuhan dan persaingan. Sandra mempunyai hati yang jelek, ia tidak suka jika ada seseorang yang mengunggulinya.
"Darren, aku menyukai Will. Aku ingin membuatnya jatuh cinta kepadaku" ucapnya, Darren terkejut.
"Hahaha, kau sedang bercanda yaa. Apa kau lupa Will itu kekasih kakakku Keysa, apa kau ingin mati ???" jawabnya.
"Kau hanya terobsesi dengannya saja, maaf Sandra jika kau bermimpi ingin hidup bersamanya maka aku tidak bisa mewujudkan mimpimu itu. Tapi jika kau hanya ingin tidur dengannya, mungkin aku bisa saja membantumu" jawab Darren tegas.
"Emmm, yaa tidak masalah jika hanya jadi teman tidurnya saja. Aku yakin dia akan jatuh cinta kepadaku setelah mencicipi tubuhku ini" Sandra begitu yakin bahwa Will akan menyukainya.
"Hahaha, terserah kau saja. Yang pasti kau akan menyesal" Darren memperingati Sandra, karena ia sangat paham kakaknya Keysa tidak akan membiarkan itu semua terjadi.
Tak lama kemudian Darren mendapat pesan singkat dari Keysa.
Darren, Will dan Bianca terbang ke Turki. Apa yang akan kau lakukan??? isi pesan Keysa.
Melihat pesan masuk itu, Darren menjadi emosi. Ternyata Will ingin bermain-main denganku ucapnya dalam hati.
"Ada apa Darren, siapa yang mengirim pesan ??" tanya Sandra.
"Will membawa Bia ke Turki" jawab Darren yang begitu marah.
__ADS_1
"AAPAA ???" Sandra terkejut.
"Will ingin bermain api denganku" ucap Darren.
"Aku akan mencari tahu keberadaan mereka" jawab Sandra yang akan mencari informasi kepada Sarah dan Dona.
"Aku yakin Keysa akan membuat Bia kembali pulang" ucapnya sambil tersenyum jahat.
Sehabis bertemu dengan Sandra, Darren langsung menemui Keysa di rumah.
"Key, apa yang akan kau lakukan selanjutnya??" tanya Darren sambil berjalan masuk dan menghampiri Keysa yang sedang mengupas buah.
"Apa kau tidak punya ide" Key meledek Darren.
"Sudahlah Key jangan membuatku pusing, jika kau bekerja sama dengan Joe. Maka aku malas berbicara denganmu" Darren duduk di samping Key.
"Bukan hanya Joe yang akan memberikan hadiah untukku, tapi Bryan juga akan memberikan saham Jepang untukku" jawab Sandra sambil memakan buah.
"Are you sure ???" Darren lagi-lagi di buat terkejut oleh Key.
"Hemmm, mereka pria bodoh. Aku akan mengambil keuntungan dari mereka. Aku mendapatkan Will dan aku akan memberikan Bia kepada adikku ini" jelas Key sambil menyenggolkan bahunya ke Darren.
"Hahaha, kau luar biasa Key" jawab Darren senang.
Setelah Key selesai bersantai, ia langsung menelepon Ny. Farida.
"Hallo tante..." ucap Key
"Iya sayang, bagaimana ?? Apa Joe sudah memberitahumu ??" tanya Ny.farida.
"Sudah tante, terima kasih. Tapi aku ingin memberikanmu berita penting" tuturnya.
"Apa itu ??" tanya Ny. Farida lagi.
"Bianca bersama Will di Turki, Dia di bawa pergi oleh kekasihku. Apa kau bisa membuat Bia pulang kembali lagi kemari" Key sudah merencanakan sesuatu untuknya.
"Aah Bia bersama kekasihmu lagi, baiklah aku akan menyuruhnya untuk pulang" Ny.Farida mulai panik, karena jika ia tidak bisa membujuk Bia pulang maka Keysa akan meminta uangnya kembali dengan cepat.
__ADS_1
"Aku ingin Bia pulang minggu-minggu ini. Jika Bia pulang maka besar kemungkinan Will pun akan ikut bersamanya pulang" ucap Key licik dan penuh keyakinan.