DIA BIANCAKU

DIA BIANCAKU
BAB 73. MERANGKUL


__ADS_3

Setelah Darren meninggalkan pantai Z, Leo dan yang lainnya akhirnya sampai. Mereka mengendarai mobil offroad yang sudah Leo sediakan, agar perjalanan mereka menjadi lebih mudah dan cepat.


"Ini dia pelepas lelahku... " ucap Sarah memandangi keindahan pantai Z.


"Memang tidak ada tandingannya, lihat itu langit dan awannya begitu indah" sahut Os.


Mereka berlima begitu terpesona dengan keindahan alam yang berada di pantai Z. Melihat air pantai yang begitu bersih, seakan ingin langsung berendam di dalamnya.


"Ayo kita mandi, badanku sangat lengket" ajak Leo yang selalu menjaga kebersihan tubuhnya.


"Ayo... " sahut Dona cepat dan berlari menuju air pantai. Tapi seketika langkahnya berhenti, Dona menangkap pemandangan yang tak biasa. Ia melihat Bryan dan Bianca sedang bermain air di pinggir pantai.


"Apa aku tidak salah lihat ??" Dona mengucek-ucek matanya, lalu menoleh ke belakang memberi kode kepada teman-temannya.


"Heiii, lihat itu..." tunjuk Dona ke arah dimana Bryan dan Bianca berada.


"Apa ???" tanya Leo masih tidak mengerti, tapi saat ia menoleh pikirannya jauh melayang. Ia terkejut melihat Bianca sudah bersama Bryan, dan bahkan mereka terlihat begitu bahagia.


"Astaga, apa-apain ini" ucap Leo kembali. Zen, Os dan Sarah pun di buat kaget dengan apa yang telah mereka lihat.


"Apa aku tidak salah lihat, yaa Tuhan takdir apa lagi yang akan kau perlihatkan kepada kami" ujar Sarah memasang wajah tidak percaya.


"Coba cubit aku..." seru Os yang juga dibuat terkejut bukan main.

__ADS_1


Lalu Sarah mencubit lengan Os, untuk membantunya sadar dalam keterkejutannya.


"AUWWW... " Os menjerit kesakitan.


"Cubitanmu pedas, aduh sakit sekali. Aduhhh..." Os mengusap-usap lengannya.


"Katanya minta dicubit, yaa aku cubit..." jawab Sarah santai.


"Tapi tidak harus sekeras ini, sakit sekali" sahut Os protes.


"Zen, apa kau tidak terkejut?? " tanya Leo.


"Aku terkejut bahkan sangat terkejut, tapi aku merasa Bianca lebih baik bersama Bryan daripada harus bersama Will yang hanya memberi rasa kecewa saja" ucapan Zen di benarkan oleh Sarah, ia akan mendukung apapun pilihan Bia selagi ia bisa hidup bahagia.


"aku setuju dengan ucapanmu, aku akan mendukung hubungan Bia bersama Bryan" tutur Sarah memberikan semangat dan menularkan semangatnya kepada Os maupun Leo.


Dona yang melihat mereka berempat berjalan ke arah Bryan dan Bianca langsung berlari mengikuti mereka.


"BIAAAAA..." teriak Sarah.


"BIAAAAA... " Dona juga ikut memanggilnya.


Spontan Bianca menengok dan berhenti bermain air bersama Bryan.

__ADS_1


"Sarah, Dona..." ucap Bia senang.


Bryan langsung mendekati Bianca, lalu menggandeng tangannya dan berjalan menghampiri mereka.


"Bia, kau kemana saja ? Aku merindukanmu" Sarah menangis lalu ia memeluk Bia.


"Aku juga merindukanmu... " ucap Dona yang juga menangis dan ikut memeluk Bia.


Zen, Leo dan Os ikut terharu melihat mereka melepaskan rindu dengan tangisan air mata.


"Aku baik-baik saja..." jawab Bia tersenyum.


"Akhirnya kita bisa berkumpul lagi" ucap Dona.


"Dan kau Bryan, bagaimana bisa bersama Bia ?? jadi ini alasanmu meninggalkan kami begitu saja"


"Kau tahu Bia, kemarin sepanjang jalan Bryan selalu terlihat ceria tapi saat ia sedang mencarimu di gunung Z tiba-tiba ia kembali tanpa wajah" ucap Sarah menggebu-gebu.


"Hah tanpa wajah, bagaimana ???" Bia terkejut mendengar pertanyaan Sarah.


"Ya wajah Bryan hilang, dia berjalan melewati kami tanpa melihat sedikit pun. Wajahnya menunduk terus, seperti kesambet setan tanpa wajah" ucap Sarah kembali.


Mendengar cerita Sarah, Bianca tertawa terbahak-bahak dan diikuti yang lainnya juga. Ekspresi wajah Sarah yang sangat lucu, membuat ceritanya makin terdengar seru.

__ADS_1


Bryan pun yang mendengar kekocakan Sarah hanya bisa tersenyum lebar, ternyata kelakuannya begitu diperhatikan oleh Sarah. Lalu ia kembali mendekati Bia, dan merangkul pinggulnya.


Sadar bahwa Bryan memberi kode kepadanya, Biancakan pun ikut langsung merangkul Bryan. Dan mereka berlima kembali dibuat terkejut oleh sikap Bryan dan Bianca yang begitu mengagetkan.


__ADS_2