
Keesokan paginya Alex bangun bersiap siap untuk membersihkan dirinya karena pagi ini Alex akan melakukan perjalanan ke negara L. Selesai mempersiapkan semuanya Alex berjalan keluar dari kamar menyeret koper yang akan dibawa. Sekretaris Miko sudah berada di depan pintu apartemen Alex berjalan dibelakang Alex menuju mobil yang akan mengantar mereka ke bandara.
Sampai di bandara mereka menuju tempat yang sudah tersediakan pesawat yang akan mereka naiki. Karena memang Alex memiliki pesawat jet pribadi sendiri.
Ada beberapa pesawat Alex yang terparkir di sana karena memang belum digunakan pada jadwal jam terbangnya.
Alex memang menyewakan pesawatnya agar tetap bisa dioperasikan dengan baik selain itu bisa digunakan untuk menambah investasinya.
Mereka mulai menaiki pesawat yang sudah siap berangkat untuk mengantar mereka. Beserta pilot dan pramugari yang sudah ada di sana.
Alex berjalan kearah kursi dan berhadapan dengan sekretarisnya. Mereka sibuk dengan sendirinya. Alex sibuk dengan laptop yang ada didepannya sedangkan Sekretaris Miko sibuk dengan tab yang ada di kedua tangannya.
Yaps tidak jauh dari pekerjaan yang mereka sibukan.
Beberapa jam kemudian mereka sudah sampai dinegara yang mereka tuju. Karena memang Alex menggunakan pesawat jet pribadinya memudahkan dia untuk sampai lebih cepat dari pesawat yang biasa. Dan itulah salah satunya mengapa Alex membeli Pesawat pribadi selain untuk investasi juga memudahkan dia lebih cepat sampai ke tempat yang dituju.
Mobil sudah siap didepan bandara untuk menjemput Alex dan sekretarisnya menuju hotel.
Sampai di hotel mereka berjalan kearah kamar masing-masing untuk istirahat sebentar sebelum bekerja kembali.
Alex berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Sesudah itu dia istirahat untuk mengumpulkan tenaga.
Drrtttt drrrttt drrrttt....
Alex terbangun dari tempat tidurnya karena mendengar ponselnya berbunyi dia menjangkau tangannya menuju meja disamping tempat tidur.
" Ya!"
" Kakak udah sampai di sini apa belum?"
" Udah."
" Ya sudah aku tunggu di apartemen aku sudah menyiapkan makanan untuk kita makan bersama."
" Nanti aku kesana sebentar lagi."
" Ya, aku tunggu jangan lama-lama."
" Hem, iya." Langsung mematikan ponselnya dan melemparkan dibantal sampingnya.
" Huft," menghembuskan nafasnya yang belum sepenuh terkumpul nyawanya. Merebahkan kembali badannya mengambil bantal dan menutupi wajahnya dengan bantal. Kebiasaan Alex saat ada yang mengganggu tidurnya.
Ya tadi Alex tidur dengan sangat tenang dan tiba-tiba ponselnya berbunyi membuat dia kesal karena mengganggu jam istirahatnya saja.
Beberapa menit kemudian dia bangun dari tempat tidur berjalan kearah kamar mandi untuk menyegarkan badannya. Setelah selesai dia berganti baju dan bersiap-siap menuju kantor sebentar sebelum pergi ketempat adiknya.
" Siapkan mobil kita ke perusahaan sebentar." Ucap Alex yang sedang menelfon Miko
" Baik tuan, saya akan menyiapkan mobilnya."
" Ya." Lalu mematikan ponselnya kemudia memasukkan dibalik saku jasnya.
Alex berjalan keluar dari kamar hotelnya berjalan menuju lift dan turun diloby. Sampai di bawah sekretaris Miko sudah siap membuka pintu mobil untuk Alex. Mereka melajukan mobilnya dengan Miko sebagai sopir.
Dengan langkah tegap dan tegas Alex memasuki perusahaan diikuti Miko dibelakang. Semua karyawan berdiri menyambut boss besar yang berjalan kearah mereka. Mereka menundukkan kepala sebagai tanda hormat.
__ADS_1
Alex hanya melihatnya saja dan berjalan kearah lift khusus untuk sampai keruangannya.
Ting
Sampai diruangannya Alex menuju meja kerja nya diikuti Miko yang duduk di depan meja kerja Alex.
" Gimana sudah kau ketahui permasalahannya?" Tanya Alex yang sudah duduk kursi dengan laptop yang sudah dibukannya.
" Sudah tuan." Jawab sekretaris Miko dengan mengotak atik tabnya.
" Bagus kau memang bisa diandalkan, besok kita meeting dan siapkan karyawan yang cepat dan cekatan aku tidak mau menampung karyawan yang lembek dan bertele-tele."
" Baik tuan, besok saya akan siapkan semuannya."
" Hem."
Mereka berdua sibuk dengan benda yang ada di depannya. Beberapa menit kemudian mereka sudah selesai dan membereskan berkas-berkasnya.
" Kita ke apartemen Sasa sekarang kalau tidak, bisa ngambek karena dia sudah memasak makanan untuk kita." Ucap Alex yang sudah menutup laptopnya.
" Iya tuan."
Mereka berjalan keluar ruangan sampai di bawah mereka menuju parkir mobil.
Tepat diapartemen yang mewah mereka masuk melewati lobi dan masuk ke lift menuju lantai kamar adiknya.
Ting tong ....
" Itu pasti kakak." Ucap Sasa dengan riang.
" Kakaakkk!" Teriak Sasa yang baru saja membuka pintu apartemennya kemudian dia memeluk kakaknya yang sudah lama sekali tidak bertemu.
"Ehhmm," ucap Alex dengan berdehem yang sedang memeluk adiknya dan mengelus kepala Sasa.
" Ayo kak masuk, aku udah dari tadi nungguin kakak." Ajak Sasa yang menarik tangan Alex untuk masuk kedalam apartemennya.
Mereka masuk kedalam apartemen Sasa yang didalamnya sangat rapi dan bersih. Dilihat dari kejahuan banyak sekali perlengkapan memasak karena memang Sasa suka sekali memasak selain itu, dia juga harus mandiri karena dia tinggal jauh dari kedua orang tuannya. Mereka berjalan menuju sofa.
" Kakak lama sekali sih, aku sampai mengantuk menunggu kakak!" Ucap Sasa dengan cemberut.
" Tadi kakak habis dari kantor baru kesini."
" Ya udah ayo makan aku lapar banget nungguin kakak."
" maaf ya kamu jadi kelaparan gini." Ucap Alex mengelus kepala Sasa.
" Iya enggak apa-apa." Jawab Sasa sambil tersenyum lembut.
" Eh kak Miko udah lama kak?" Ucap Sasa yang baru tanya kepada Miko karena terlalu sibuk bicara dengan Alex.
" Sudah dari tadi nona."
" Masa sih kok aku enggak lihat ya." Ucap Sasa sambil menepuk dagunya dengan jari telunjuk.
" Dasar!" Ucap Alex menoyor kepala Sasa.
__ADS_1
" Ih kakak!" Ucap Sasa dengan kesal.
" Udah ah ayo makan, kak Miko juga ya." Ajak Sasa kepada Miko.
" Iya nona." Berjalan mengikuti Alex menuju ruang makan.
" Kakak mau apa?" Tanya Sasa yang duduk disamping Alex.
" Terserah apa yang kamu masak aku juga bakal makan."
"Uhh kakak, bisa aja." Ucap Sasa dengan cengengesan.
" Iyakan kalau tidak kau pasti akan menyuapi ku dan memaksa ku untuk makan." Jawab Alex dengan cuek.
" Hehehe tau aja," ucap Sasa dengan senyum memperlihatkan giginya. Memberikan piring yang berisi makanan kepada Alex.
Sasa memang suka sekali menyuruh kakaknya itu untuk mencicipi masakannya. karena dia tau kalau kakaknya itu pasti tidak akan tega untuk menolak kerja keras adiknya yang sudah bersusah payah untuk membuat makanan. Selain itu Alex sangat menyayangi adiknya itu. Walaupun di luar dia berubah menjadi tegas, dingin dan terlihat menyeramkan tetapi jika didalam keluarga dia berubah sifat.
Seperti bunglon berubah menyesuaikan tempatnya. Hahaha ada-ada saja dasar Alex.
" Kak miko mau apa, sini aku ambilin." Mengambil piring yang ada didepannya.
" Enggak usah nona saya bisa sendiri."
" Enggak usah merasa sungkan kak Miko, kak Miko udah aku anggap seperti kakak aku sendiri." Ucap Sasa dengan tulus.
" Udah biarin dia yang ngambil mik, kamu duduk aja." Saut Alex yang mulai memakan makanannya.
" Hem ya, baik tuan." Ucap Miko dengan sungkan karena tidak enak sudah diajak makan dan dilayani seperti itu.
" Ini kak dihabisin pokoknya." Miko menanggapi dengan tersenyum. Mereka mulai makan masakan Sasa dengan tenang.
" Gimana enakkan." Tanya Sasa dengan antusias.
" Lumayan." Ucap Alex dengan cuek.
" Lumayan apa doyan, itu aja dihabisin sampai tak tersisa sedikitpun." Jawab Sasa dengan nada kesal yang melihat piring kakaknya sudah habis makanan tidak tersisa.
" Enak kok nona, enak sekali malah." Saut Miko yang sudah selesai makan.
" Ah trimakasih, kak Miko memang yang terbaik." Ucap Sasa dengan senyum sumringahnya.
" Tidak seperti dia yang tidak mengakui kehebatan ku dalam memasak." Ucap Sasa menyindir Alex.
" Iya iya enak, gitu ajak ngambek." Ucap Alex mencubit hidung Sasa kemudian mencium pipinya.
" Muach."
" Gitu dong, hehehe." Jawab Sasa dengan tersenyum senang dengan perlakuan kakaknya yang amat sangat menyayangi dirinya.
Sasa membereskan piring kotor yang baru saja dipakai untuk makan mereka tadi sekalian mencucinya biar bersih dan terlihat rapi. Sedangkan Alex dan Miko berjalan keruang tamu menonton televisi.
Hallo gayysss, ☺☺☺
jangan lupa like, komen dan vote yaaaa.😉😉😉
__ADS_1