
Setengah jam kemudian motor Syeira sudah selesai ditambal.
" Ini neng motornya sudah selesai."
" Berapa pak?"
" 7 rb aja neng."
" Ini pak," Menyerahkan uangnya. " Terima kasih pak."
" Sama-sama neng ati-ati di jalan."
" Iya pak, assalamu'alaikum."
" Waalaikumsalam."
Syeira melajukan motornya ke sekolah. Walaupun dia terlambat Syeira tetap melanjutkan untuk pergi ke sekolah. Karena kalau sampai Syeira tidak sekolah pasti akan dimarahi oleh ibunya. Kalau pun dia tidak pulang juga akan ke mana lagi, semua temanya juga masih bersekolah, percuma juga kalau bolos.
Sampai di sekolah Syeira sudah siap dengan hukuman yang akan diterimanya. karena memang ini sudah menjadi tata tertib sekolah bagi siswa yang membolos.
Pintu gerbang sudah ditutup, Syeira berjalan kearah gerbang sekolah. Muncullah pak satpam untuk membukakan pintu gerbangnya.
" Kok terlambat nak?" Yang sudah berdiri di hadapan Syeira.
" Maaf pak tadi ban motor saya bocor."
" Ya sudah, kamu masuk dahulu."
Syeira berjalan ke halaman sekolah. Sedangkan motor Syeira dituntun oleh pak satpam untik diparkirkan.
Guru Bp yang bertugas sebagai tata tertib sekolah menghampiri Syeira.
" Mengapa kamu telat!" Berbicara dengan nada sedikit tinggi dengan tatapan dingin.
" Maaf pak tadi ban motor saya bocor." Ucapnya dengan menundukkan kepala.
" Karena ini sudah peraturan bagi sekolah, saya sebagai tata tertib sekolah untuk menertibkan semua siswa, saya harus menghukum kamu. Sebagai hukumannya kamu menyanyikan lagu Indonesia Raya sebanyak 2 kali menghadap ke tiang bendera sambil hormat setelah itu menyapu lantai mushola sekolah."
" Hem, Baik pak."
" Saya akan tunggu di sini kalau sampai kamu berbuat curang saya akan tambah hukumanmu."
" Iya pak."
Syeira berjalan kearah tiang bendera dan mulai bernyanyi. Setelah bernyanyi Syeira membersihkan mushola sekolah. Guru Bp yang mengawasi Syeira tetap melihat pergerakan Syeira, tidak luput dari penglihatannya.
" Ah ellah nasib-nasib udah ban bocor dihukum lagi." Gumam Syeira sambil menyapu lantai mushola.
*****
Di kelas
" Ini Syeira ke mana sih, kok tidak dateng-dateng masa tidak masuk sekolah." Gumam Nana dengan melihat jam di pergelangan tangannya yang sedang duduk gelisah.
" Syeira ke mana na kok tidak masuk sekolah?" Tanya Doni yang sudah duduk di samping Nana.
" Aku juga tidak tau, biasanya kalau tidak masuk dia selalu ngomong sama aku atau suruh buatin suratnya dan ini enggak ada sama sekali."
" Atau jangan-jangan dia lupa bikin suratnya."
" Enggak tau juga sih."
Di kelas Syeira memang guru untuk mengajar belum datang makanya Nana dan Doni bisa berbincang-bincang tetapi jika Syeira belum datang juga pasti nanti Syeira akan dihukum lagi.
Karena hukuman untuk guru Bp dan guru kelas memang berbeda-beda. Kalau untuk guru kelas, jika di dalam kelas tidak ada gurunya maka Syeira tidak akan dihukum tetapi kalau sampai guru itu tau Syeira terlambat masuk kelas dia akan mendapatkan hukuman.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Syeira sudah selesai menyapu mushola. Syeira berlari menuju kelas agar nanti guru yang belum ada di kelas tidak mengetahui jika Syeira terlambat.
Mungkin ada sedikit keberuntungan untuk Syeira karena guru pengajar hari ini belum juga datang.
" Huh huh huh." Duduk di kelas dengan napas yang naik turun.
" Kamu ke mana aja sih ra kok terlambat?"
" A-akuh anu ituh ban motor aku bocor jadi aku harus menuntunya sampai di tempat tambal ban hah hah hah." Berbicara terbata karena napas yang masih ngos-ngossan.
" Yaampun, pantas aja terlambat aku kira kamu sakit atau apa."
" Enggaklah kan kalau aku tidak masuk juga akuh chat kamu."
" Ya iya sih."
Doni yang melihat mereka berbincang-bincang hanya mendengarkan saja, tidak ingin bertanya lagi karena memang sudah tau alasan mengapa Syeira terlambat ketika Nana dan Syeira berbincang.
*****
Di tempat lain seorang lelaki yang baru keluar dari mobil menuju bandara. Diikuti Asistennya Alex keluar dari mobil. Dia berjalan ke tempat pesawat jet pribadinya yang sudah siap untuk mengantarkan ke tempat tujuan.
" Kau sudah bawa semua berkas yang kita butuhkan?" Tanya Alex yang sudah duduk di dalam pesawat.
" Sudah tuan, semuannya sudah beres."
" Hem, bagus."
Pesawat mulai dinyalakan dan bersiap untuk berangkat menerbangkan.
Sang pilot yang menerbangkan adalah pilot yang profesional dan sangat bagus . Tidak tanggung-tanggung Alex memilih pilot karena selain yang sudah profesional Alex juga memilih orang yang ahli dalam menerbangkan pesawat. karena itu menyangkut nyawa.
Setelah beberapa jam menunggu akhirnya Alex sampai di bandara. Berjalan kearah mobil yang sudah siap untuk menjemputnya diikuti sekretaris Miko dibelakangnnya.
" Ada jadwal makan siang dengan klien apa tidak hari ini?"
" Ada tuan, beliau ingin menemui anda ketika makan siang di restoran yang ada di mall sini."
" Baiklah atur semuanya, aku mau kembali ke apartemen dahulu."
" Baik tuan."
Karena perjalanan yang jauh Alex berpikir jika dia ingin beristirahat sebentar di apartemen sebelum kembali bekerja lagi.
Sampai di apartemen Alex membersihkan dirinya lalu beristirahat sebentar. Karena perjalanan yang jauh membuat otot di tubuh Alex menjadi kaku, lalu dia merebahkan tubuhnya sebentar. Tidak lama kemudian di tertidur dengan pulas. Mungkin karena saat di pesawat dia hanya duduk saja. Karena kebetulan Alex memilih pesawat yang di dalamnya tidak ada tempat tidurnya.
*****
" Ra, kita ke mall yuk nanti." Ajak Nana sambil merapikan buku di atas meja.
" Emmm, gimana ya."
" Ayolaahh ra, sekali-kali."
" Okelah tetapi bentar aja ya."
" Oke deh, gapapa."
Pelajaran telah usai guru yang mengajar pun sudah keluar dari kelas. Syeira dan teman-temannya keluar dari kelas menuju ke parkiran sekolah.
" Kita mau ke mall, kalian ikut tidak?" Ajak Syeira kepada Doni Cs.
" Ayolah kita ikut." Jawab Doni.
" Iya kita ikutan juga." Jawab Dika dengan merangkul tangannya ke bahu Soni.
__ADS_1
" Oke cus lah." Jawab Syeira dan Nan.
Mereka berjalan bersamaan ke motor masing-masing. karena nanti setelah sekolah mereka berpencar sendiri untuk langsung pulang kerumahnya sendiri.
Jadilah tuh mereka rentetan ke mall dengan motor yang berbeda-beda. karena Doni Cs juga membawa motor sendiri.
Sampai di parkiran mall mereka berjalan bersamaan masuk ke dalam mall.
" Kita ke mana nih?" Tanya Dika sambil berjalan.
" Nonton aja gimana." Usul Soni yang ada di samping Dika.
" Jangan dong, ntar aku pulangnya kesorean." Jawab Syeira.
" Bener tuh kata Syeira, kita nanti dimarahin." Jawab Nana berjalan sambil memainkan ponselnya.
" Terus ke mana dong kita." Ucap Dika.
" Makan aja gimana." Usul Soni dengan gembira.
" Makan mulu perasaan, kenyang lah." Jawab Doni menimbrung omongan mereka dengan tangan mengusap wajah Soni.
" Bener juga, ke mana dong kita." Ucap Nana yang sudah memasukkan ponselnya ke saku bajunya.
" Udahlah nonton aja, kalau dimarahin nanti kita antar, mereka pasti pernah muda lah kalau kita pulang sore." Ucap Doni.
" Gimana ra?"
" Okelah, gapapa cus yok."
" Nah gitu dong, ayok aku traktir hari ini." Ucap Doni dengan semangat 45 berjalan duluan mendahului mereka.
" Whooossss, gas ken brooo." Jawab Dika dan Soni bersamaan.
Mereka berjalan kearah tempat bioskop yang ada di lantai 3. karena sekarang mereka ada di lantai 2 tempat orang-orang pada makan semua.
Saat berjalan kearah lift Syeira mengeluarkan ponselnya berjalan tidak melihat arah. Dia terlalu fokus untuk mencari ponsel yang ada di tasnya.
Bruk...
Syeira menabrak orang yang tidak dilihatnya . Hampir saja Syeira terjengkang kalau dia berjalan dengan cepat.
" Aduh, " mengusap kepalanya yang entah terbentur dengan apa karena rasanya sakit.
" Kalau jalan tuh lihat pakek mata, jangan nunduk aja!" Ucap seseorang yang ditabraknya.
" maaf maaf, saya tidak sengaja, maaf sekali." Mengatupkan telapak tangannya meminta permohonan maaf kepada orang yang ditabraknya lalu dia mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa yang ditabraknya barusan.
" Lain kali lihat!" Berjalan mendahului Syeira yang masih tercengang dengannya.
" Wooowww ganteng banget, coba aja kalau aku jadi miliknya." Ucap Syeira di dalam hati.
Uwuuuuwwww kira-kira kelanjutannya gimana ya?
Dan siapakah orang itu๐ค
Tungguin kelanjutannya ya๐๐...
Jangan lupa like, komen, dan vote....
Oke-oke jangan lupa!
Terima kasih sudah membaca...
Thank you gayyyyssss....
__ADS_1