Dinikahi Pria Tajir

Dinikahi Pria Tajir
Bab 77 - Tidak jadi


__ADS_3

Malam hari Alex baru pulang dari kantor, karena mengerjakan pekerjaan yang menumpuk setelah ditinggal beberapa hari saat pernikahan dengan Syeira.


Beberapa menit kemudian mobil yang ditumpangi Alex tiba di rumah. Baru saja Miko ingin membukakan pintu mobil, Alex sudah berucap duluan.


" Kau langsung pulang saja ko, tidak usah mengantarku." Ucap Alex yang ingin turun dari mobil dengan membawa jas yang sempat dia lepas tadi.


" Baik tuan." Miko hanya Menoleh kebelakang dengan menganggukkan kepala.


Braakkk..


Turun dari mobil masuk ke dalam rumah. Disambut dengan pelayan yang mebukakan pintu.


" Selamat malam tuan." Ucap pelayan sambil membukukkan badan.


" Hem, di mana istri saya?" Tanya Alex karena tidak melihat Syeira di mana pun.


" Nona ada di kamar tuan." Jawab pelayan menundukkan kepala, memang Syeira berada di kamar karena malam sudah sangat larut.


" Ya sudah, kalian boleh istirahat." Mengetahui Syeira sudah tidur duluan, maka dari itu dia menyuruh pelayan untuk beristirahat. Alex menyadari jika kepulangannya memang sangat larut. Dan mungkin hanya beberapa pelayan yang masih terjaga.


" Baik tuan." Menganggukkan badan dan berbalik menutup pintu.


Ceklek...


Alex mengedarkan pandangan dan melihat seisi kamar.


Dia melihat Syeira yang sudah tertidur di atas tempat tidur. Dengan menyelimuti tubuhhnya.


" Ck, dia sudah tidur." Decak Alex yang melihat Syeira sudah tidur duluan. Dengan wajah yang sedikit kesal. Sebenarnya dia ingin disambut hangat oleh istrinya. Tetapi berhubung malam sudah sangat larut jadi semua orang sudah tidur, termasuk Syeira.


Melemparkan jas kedalam keranjang kotor dengan keras. Masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Menetralkan tubuhnya dengan air yang membuat dirinya segar kembali.


Beberapa saat berendam di air hangat. Alex keluar dari kamar mandi, menuju walk in closet. Mencari baju yang biasa dirinya pakai tidur.


Selesai berganti pakaian, Alex berjalan ke tempat tidur. Masuk ke dalan selimut dan memeluk tubuh Syeira dari belakang dengan hangat.


Syeira sama sekali tidak terganggu sedikitpun. Bahkan masih pulas menjelajahi alam bawah sadarnya.

__ADS_1


Tetapi tidak dengan Alex, yang belum bisa tidur. Dengan jahil tangan Alex mencari Bu*t sintal Syeira. M*rem*s dengan perlahan. Sambil menciumi tengkuk Syeira. Mungkin jiwa kelakiannya bangkit. Karena mereka juga baru saja menikah. Seperti apa yang dilakukan pasangan suami istri pada umumnya.


Apalagi seorang lelaki yang sebagian besar nafsunya lebih tingi. Ditambah dia sudah menikah yang bisa dan kapan saja berbuat apa pun dengan istrinya mengenai hal ranjang.


Tangannya terus saja berbuat sesuka hati di b*kit sint*l Syeira.


Sampai Syeira merasa terusik dengan kegiatan nakal Alex.


"Emmhh," menggeliat dan mulutnya mengeluarkan *******.


Mendengar ******* Syeira membuat nafsu Alex meningkat. Kini tangan Alex meremas makin keras dengan bibir yang terus mencium tengkuk Syeira.


" Aaaaahhhh" desah Syeira.


Perlahan tangan Alex masuk ke dalam piyama Syeira dan membuka bra. Menyentuh p*y*d*ra dan memainkan p*t*ng Syeira.


" Mengapa rasanya seperti squishi" gumam Alex dengan mata sambil merem, menikmati kegiatannya.


Kali ini Syeira bener-bener terusik, dia membuka mata. Menggeliat dan melihat ada tangan yang memainkan sesuatu di dadanya.


Melihat ke bawah dada dengan mata melotot.


" Kakak?" Ucap Syeira dengan mata melotot.


Sama halnya dengan Alex juga kaget, ketika sedang menikmati mainannya tetapi tiba-tiba Syeira berteriak. Jadilah Alex juga terkejut dan refleks bangun dari tidur.


" Kakak mau ngapain?" Sambil membenahi baju depan yang berantakan.


" Enggak ngapa-ngapain." Jawab Alex sambil menggaruk kepala yang tidak gatal dan arah pandangannya ke mana-mana.


"Iya ya, apa yang aku lakukan tadi, mengapa jadi nakal begitu tanganku.


" Batin Alex.


" Tetapi ini apa? Buka baju Syeira." Menunjuk kancing baju yang sedang terbuka.


" Me-memangnya salah, aku suamimu. Aku berhak atas dirimu." Sebenarnya Alex juga bingung apa yang dilakukannya tadi. Tetapi sebisa mungkin Alex bersikap biasa saja seolah itu adalah haknya.

__ADS_1


" Ya-aaa, enggak salah juga sih?" Jawab Syeira terbata sambil menggaruk kepalanya.


" Oh iya ya, aku kan istrinya, Tidak ada yang salah juga. tetapi kan aku belum siap" batin Syeira jadi mellow.


" Ya sudah tidur sana, aq lelah ingin beristirahat." Ucap Alex dengan tidur membelakangi Syeira. Padahal rasa nafsu yang ada pada dirinya menggebu-gebu, tetapi dia menahan karena tahu jika Syeira belum siap. Dengan melihat reflek Syeira barusan yang terkejut.


" E-emm, ya-aa." Jawab Syeira.


" loh enggak jadi ya, aku pikir akan diteruskan kejadian tadi." Batin Syeira bingung, mengapa tidak dilanjutkan. Padahal otaknya sudah berpikir ke mana-mana.


Sedangkan Alex masih memikirkan hal tadi, membuat kepalanya pusing karena nafsu yang tidak tersalurkan. Berusaha untuk memejamkan mata agar cepat tidur. Tetapi dia terus saja terbayang dengan p*y**ara Syeira yang kenyal.


Tidak membuat dirinya jenak malah membuat tubuhnya menjadi makin panas. Gelisah dan membolak balikkan tubuhnya.


Demikian dengan Syeira yang belum bisa tidur. Dia juga tahu jika Alex tidak bisa tidur karena merasa pergerakan tubuh Alex dikasur.


"Ini kak Alex pasti enggak bisa tidur. " Batin Syeira yang masih memunggungi Alex.


Memang benar, Alex tidak bisa tidur. Ingin melupakan kejadian tadi tetapi otaknya meminta untuk terus mengingat. Sangat sulit bagi Alex untuk mengontrol dan hawa nafsu yang menyelimuti dirinya


" Ini tidak bisa dibiarkan, aku harus mandi agar tubuhku tidak panas begini. " Batin Alex sambil membuka kancing piyama.


Bangun dari tempat tidur dan masuk kamar mandi. Segera melepas pakaian dan mengguyur kepala.


" Ahhhh shittt!!. Rasanya seperti ingin meledak, tahu begini ku teruskan tadi." Alex mengumpat dan bicara tidak jelas. Rasa panas rasa ingin tersalurkan rasa kesal menjadi satu. Bingung apa yang terjadi pada dirinya saat ini. Ingin meneruskan hal tadi tetapi takut Syeira menolak. Jika tidak, rasanya menyiksa diri sendiri.


Sedangkan Syeira duduk di atas tempat tidur menunggu Alex yang belum keluar dari kamar mandi.


" Kakak ngapain di dalam kamar mandi. Lama banget." Ucap Syeira sendiri sambil melihat ke arah kamar mandi dengan menggigit jari kuku.


" Apa aku nguping saja ya."


Bangun dari tempat tidur berjalan ke arah kamar mandi. Menempelkan telinga ke arah pintu kamar mandi. Mendengar suara gemericik air dari dalam. Tahu sudah tidak mendengar air menyala, Syeira dengan cepat naik ke tempat tidur dan pura-pura tidur dengan menyelimuti tubuhnya.


Klek..


Pintu kamar mandi terbuka dengan Alex yang hanya mengenakan handuk di pinggang. Menampilkan perut kotak-kotaknya.

__ADS_1


Berjalan ke arah walk in kloset, memakai baju piyama lain. Setelah merasa cukup segar Alex kembali ke tempat tidur. Cukup membuat dirinya tenang akhirnya Alex bisa tidur malam.


Syeira yang merasa Alex tidak ada pergerakan juga ikut tidur.


__ADS_2