Dinikahi Pria Tajir

Dinikahi Pria Tajir
Bab 7 - Kebersamaan


__ADS_3

" Semoga aja aku enggak telat, bisa mampus kalau sampai telat." Gumam Syeira ketika di perjalanan untuk ke sekolah. Melaju dengan kecepatan penuh menyalip motor mobil dan semua kendaraan yang ada. Syeira memang bukan pembalap tetapi dia bisa dibilang sangat lihai untuk menaiki motornya.


Waktu kurang 7 menit lagi untuk Syeira sampai ke sekolah.


" Duh semoga ngga telat, semoga tidak telat." Gumam Syeira yang terus mengucapkan kalimat itu berdoa agar sampai sekolah tidak telat. Kalau sampai dia telat hukuman itu pasti akan datang. Dan Syeira tidak menginginkannya karena akan membuat Syeira ketinggalan pelajaran.


Akhirnya Syeira sampai disekolah memarkirkan motornya dan berlari kearah ruang kelasnya.


" huh huh huh," nafasnya naik turun dadanya berdetak dengan cepat. Duduk dimeja kelasnya. Merebahkan kepalanya di atas meja.


" Kamu tuh dari mana aja sih ra, mengapa bisa telat jugak." Ucap Nana yang duduk disamping Syeira.


" Akuh huh huh tuh tadi agak kesiangan bangunnya jadinya telat." Sambil mengatur nafasnya.


" Makanya alarm tu dinyalain biar tidak bangun telat." Omel Nana.


" Iya aku lupa nyalain nya. Tadinya juga mau nyalain eh pas aku mainin ponsel tiba tiba aku ketiduran, yaudah sampai pagi." Jawab Syeira mengambil buku yang ada di tas bersiap untuk mulai menerima pelajaran.


" Trus kamu udah ngerjain tugas hari ini."


" Untungnya sih udah kalau belum, tamat lah aku hari ini." Jawab Syeira menggeleng geleng kan kepalanya.


" Anak pintar, hahaha." Ucap Nana mengelus kepala Syeira.


" Iya dong Syeira!" Jawab Syeira dengan mengedipkan mata sebelah.


Guru masuk kelas memberi salam dan siap untuk mengajar pembelajaran hari ini. Pak Uyab menjelaskan materi hari ini dengan berjalan mengelilingi siswa dan semua siswa mendengarkan apa yang dijelaskan pak Uyab. Ya namannya pak Uyab guru fisika. Kalau sampai ada yang tidak mendengarkan pasti akan kena hukuman dengan menjawab pertanyaan yang diberikan pak Uyab dan maju kedepan untuk menjelaskan jawaban yang mereka temukan.


" Ada yang belum paham tentang penjelasan saya?" Tanya pak Uyab yang berdiri didepan semua siswa dan mengetukkan jari ke meja.


" Tidak ada pak!" Semua menjawab dengan kompak.


" Oke, kalau begitu saya akan memberikan pertanyaan kepada kalian semua." Berjalan kearah siswa.


" Suatu sistem mengalami proses isobarik. Maka pernyataan berikut yang sesuai dengan sistem tersebut adalah..."


Semua mulai berpikir dan bergumam apa jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang diberikan pak Uyab. Satu menit dua menit belum ada yang menjawab kemudian Syeira mengacungkan telapak tangannya keatas.


" Saya pak!"


" Ya Syeira apa jawabannya." Berjalan mengarah ke Syeira.


" Sistem memiliki tekanan yang konstan." Menjawab dengan penuh percaya diri.


" Ya benar Syeira, ini adalah pengertian dari proses isobarik. Proses isobarik merupakan proses termodinamika yang terjadi pada keadaan tekanan konstan."

__ADS_1


" Satu lagi," berjalan mengelilingi siswa dengan tangan dibelakang menyatukan telapak tangannya.


" Ini tentang teori ya menurut ilmuan, apa teori atom menurut ilmuan Bohr satu saja tidak usah banyak banyak."


Kali ini agak sulit mereka sedikit lupa tentang teori karena banyak ilmuan yang memiliki teorinya masing-masing. karena Syeira sudah menjawab tentu saja dia tidak menjawab sekarang giliran yang lain untuk menjawabnya.


Nana mengacungkan tangannya siap untuk menjawab pertanyaan.


" Saya pak,"


" Ya Nana silakan, apa jawabnya?" Menghampiri Nana siap untuk mendengarkan apa jawabannya.


" Elektron tidak memancarkan energi ketika mengelilingi inti atom." Menjawab dengan senyum sumringah.


" Yap benar sekali, kalian mendapatkan nilai plus di materi saya." Menunjuk Nana dan Syeira kemudian berjalan ke arah meja guru.


" Yeeeee, trimaksih pak." Jawab mereka kompak.


" Teori atom menurut Bohr itu ada 4 jadi saya sebutkan 3 saja, pertama


- Setiap elektron pada atom mengelilingi inti atom dengan lintasan dan level energi tertentu. Ketiga :


- Elektron tidak memancarkan energi ketika mengelilingi inti atom dan keempat:


- Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan lain dengan memancarkan atau menyerap energi. Nah salah satu jawaban Nana ada di ketiga itu jadi jawaban Nana tadi benar." Membuka buku. " Oke sekarang saya akan berikan tugas untuk kalian buka bab 11 kerjakan 1-10 saja, trimakasih sekian dari saya semoga bermanfaat wassalamu'alaikum wr wb." Ucap pak Uyab sambil merapikan bukunya.


Pak Uyab berjalan meninggalkan kelas mereka. Diikuti mereka yang ingin pergi untuk beristirahat atau pergi ke kantin sekolah.


" Wah parah tuh pak Uyab sulit banget ngasih pertanyaannya untung aku bisa jawab." Ucap Nana yang memasukkan buku fisika ke tasnya.


"Iya tuh, kalau kita tidak jawab pasti ngomel gak jelas." Jawab Syeira dengan kesal.


" Lha iya Pak kau itu ra!" Ucap Nana yang memajukan kepala tepat di samping kepala Syeira.


" Heh enak aja bapak ku bukan macam tu, hahaha..." Jawab Syeira dengan tertawa.


" Hebat kalian berdua bisa jawab!" Ucap Doni didepan mereka.


" Eh trus mengapa kamu tidak jawab tadi don, kamu kan juga pintar." Menengok ke arah Doni.


" Aih males aku biar kalian kalian aja yang jawab."


" huuuu, sombong lu!" Jawab mereka berdua. Sementara Doni hanya tersenyum saja sambil menaikkan alis.


" Sudah sudah yuk ke kantin." Ajak Soni berjalan kearah mereka diikuti Dika dibelakangnya.

__ADS_1


" Iya, laper nih." Saut Dika mengelus perutnya.


" Yaudah ayo." Jawab Syeira, Nana, Doni dan Dika.


Mereka berjalan kearah kantin bersama. Kekompakan mereka memang bikin orang salah mengira jika ada sesuatu di antara perasaan mereka. Tetapi itu semua salah, mereka semua hanya sekadar teman tidak lebih.


Mereka memesan makanan apa yang mereka inginkan. Dan setelah itu makan bersama di meja makan kantin.


"Kamu tidak bawa bekal ra?" Tanya Nana yang duduk di samping Syeira.


" Enggak kamu tau sendiri kan tadi aku telat jadi aku tidak sempat nyiapinnya." Jawab Syeira dengan menggelengkan kepalanya.


" Loh tidak disiapin ibu kamu emang."


" Enggak, ibu tuh selalu ngajarin aku untuk mandiri apa yang aku butuhkan harus aku siapkan sendiri, biar kedepannya aku bisa mengahadapi apapun dengan penuh percaya diri."


" Bener jugak ya, biar siap untuk menghadapi semua kenyataan yang ada kan?, hahaha." Jawab Syeira Nana dengan tertawa.


" Yaps bisa dibilang gitu juga." Jawab Syeira dengan ceria sambil menganggukkan kepala.


" Mang kamu anak keberapa sih ra?" Tanya Doni yang duduk didepan Syeira dibatasi oleh meja.


" Aku anak kedua."


" Berapa saudara." Tanya Soni disamping Doni.


" Dua, aku dan kakakku perempuan." Jawab Syeira sambil meminum minumannya.


" Trus sekarang kerja di mana?" Tanya Doni


" tidak kerja sih dirumah aja jadi ibu rumah tangga."


" Loh kakak kamu udah menikah?" Jawab Doni terkejut.


" Iya udah, anaknya aja udah 3, gimana tuh hahaha." Ucap Syeira dengan tertawa.


" Gila! Gaspoll banget kakak kamu ra." Jawab Dika yang memakan camilannya.


" Gak tau tuh tanya aja kakak aku, hahaha."


" Trus sekarang sudah punya rumah sendiri gitu?" Tanya Doni dengan keponya.


"Iya bener banget." Sambil mengunyah makanan yang dibeli tadi.


" Eh udah makan mengapa kalian jadi kepo banget!" Suruh Syeira dengan mengkerutkan keningnya.

__ADS_1


Kemudian setelah mereka makan, masuk ke dalam kelas karena jam istirahat sudah hampir selesai.


__ADS_2