Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER

Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER
BAB 100


__ADS_3

Di IHS semua siswa siswi kelas 12 sangat serius menjalani ujian, hari ini adalah hari ketiga ujian yang berarti hari terkahir. Sebentar lagi akan ada acara perpisahan, bertukar kado dan juga promnight untuk para murid kelas 12. Putih abu-abu akan menjadi seragam terkahir untuk mereka.


Ujian matematika cukup membuat para murid hampir gila. Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian membuat otak mereka seresa seperti kereta berkekuatan tinggi. Sama seperti Michel dkk yang memiliki otak yang sangat cerdas. Mereka terlihat sangat serius dengan ujian yang dilaksanakan. Hanya Raka yang tidak ada. Kerena Raka masih dalam keadaan koma.


Michel tiba-tiba berdiri dan maju kedepan, memberikan satu lembaran jawaban ujian yang di kerjakannya. Semua nampak terkejut melihat Michel yang sangat cepat menyelesaikan soal yang menurut mereka sangat sulit.


"bapak perhatikan, kamu sekarang mulai berubah Michel. Kamu jarang berbuat onar dan semakin cerdas saja"kata guru itu bangga pada Michel.


Bukannya menjawab pujian dari gurunya itu, Michel langsung keluar dari ruangan ujian. Guru itu hanya bisa memaklumi sikap Michel yang berbulan-bulan ini semakin dingin saja. Semua orang bingung dengan perubahan sikap dari Michel. Banyak orang mengatakan, kalau itu karena dia putus dari Christy dan banyak juga yang mengatakan kalau Michel depresi karena ditinggalkann Christy. Michel hanya masa bodoh dengan perkataan semua orang.


Michel duduk ditribun lapangan, lalu mengeluarkan sebatang rokok dari saku celananya. Dengan santainya Michel merokok dalam lingkungan sekolah. Apa boleh? Apa tidak ada yang melarang? Apa guru-guru tidak memarahinya? Semua itu sudah dirasakan Michel sejak sebulan lalu. Michel menjadi perokok sejak Christy koma. Rokok menjadi teman Michel untuk menghilangkan stress.


Para sahabatnya sudah berkali-kali melarang Michel untuk merekok, tapi apa daya Michel sudah menjadi batu hidup yang susah untuk diberitahukan. Asap rokok itu berterbangan diatasnya. Langit mendung membuat asap itu terlihat sangat indah.


Semua murid yang berhamburan di koridor memperhatikan wajah murung Michel, entahlah melihat Michel seperti itu membuat semua murid ikut sedih. Hanya Michel yang duduk ditribun lapangan. Semua murid menatap kasihan pada Michel, pria itu benar-benar berubah. Tidak ada senyuman, tidak ada candaan, tidak ada lagi mata sipit yang tertutup jika tertawa lepas. Semua itu tidak ada lagi di seantero IHS. Sosok ceria dan pembuat onar itu sudah hilang sejak sebulan lalu.


Hujan turun membasahi lapangan, semua murid berhamburan di lapangan melepas beban dengan turunnya hujan. Semua murid berpelukan merasa bahagia karena semua sudah selesai. Tidak akan ada lagi masalah anak SMA, tidak akan ada lagi pertengkaran anak SMA. Tidak ada lagi kehebohaan para anak SMA.


Hanya michel yang belum basah, dia duduk ditribun yang di tutupi atap diatasnya. Ada banyak orang disekitarnya. Namun Michel masih merasa kesepian. Seharusnya di hari membahagiakan ini dia bisa membaginya dengan seorang gadis yang mengisi hatinya. Semua orang tertawa lepas dilapangan melepas semua beban setelah 3 tahun berada di SMA.


Tiba-tiba Revano, Raja, Fikra dan Dimas datang lalu duduk didekat Michel. Mereka juga sama seperti Michel, merasa kesepian ditengah keramaian. Mereka berlima menatap sendu semua siswa yang bercanda dibawah hujan yang deras.


"gak kerasa yah kita udah lulus ajah, habis ini mungkin kita akan sibuk sama urusan masing-masing"kata Fikra merangkul pundak Revano.


"kita udah dewasa ajah, kita udah lulus dan kita mungkin akan punya masa depan yang berbeda-beda"kata Dimas merangkul Raja.


"kita harus jadi orang sukses, supaya kita bisa cari Chris sama-sama"kata Raja mengingat adiknya itu.


"mungkin setelah kita semua sukses, Chris akan bangga kalau ketemu kita"kata Revano tersenyum menatap langit yang mendung.


"Cel, setelah ini lo mau lanjut apa? Ngurusin perusahaan keluarga? Atau ada yang lain?"tanya Fikra menatap Michel yang hanya terdiam.


Michel hanya diam dan menulis sesuatu diselembar kertas, para sahabatnya menunggu apa yang Michel tulis. Kalimat yang cukup panjang di selembar kertas itu. Michel berdiri dan membuang rokoknya lalu memberikan selembar kertas itu pada sahabatnya.


Dari Michel sahabat kalian!


Buat kalian sahabat gue.....


Sebelumnya gue minta maaf untuk sikap gue sebulan ini, gue mohon kalian ngerti dengan semuanya. Selamat yah buat kelulusan kita ini, gue seneng akhirnya kita bisa lulus dari sekolah ini. Mungkin setelah ini gak akan ada lagi sosok 6 cowok yang selalu bikin onar dan gak ada lagi yang buat cewek-cewek histeris. Kalau di inget-inget lucu juga yah. Kita udah sahabatan dari kecil bahkan selalu satu sekolah. Dan hari ini kita juga lulus sama-sama. sukses selalu yah, jangan jadi brandalan mulu. k


Kalian udah dewasa, kejar mimpi kalian, buat semua orang bangga sama kalian. Soal gue, setelah acara promnight nanti gue bakal lanjut kuliah di London. Ini udah keputusan gue, sorry baru ngasih tahu kalian. Ini juga baru ada difikiran gue buat lanjut kuliah di london. Happy grandution  sukses selalu yah.


Seperti itu isi surat dari Michel, para sahabat Michel merasa terharu dengan apa yang Michel katakan. Mungkin Michel tidak berbicara. Namun tulisan tangan pria itu cukup membuat para sahabatnya tahu kalau dia sangat terluka.


"Michel mau lanjut ke London? Dia mau ngambil jurusan apa? Bukannya sejak kecil cita-cita dia mau buat motor hasil tangannya sendiri?"tanya Fikra bingung.


"sebenarnya apa yang dia sembunyiin dari kita?"tanya Raja bingung.


"apapun itu, kita sebagai sahabat harus tetap dukung dia"kata Revano.


"semuanya udah selesai, kita udah lulus. Setelah ini kita harus bisa kerja keras dan bisa nyari Chris lagi"kata Dimas menatap para sahabatnya.


"sukse terus yah"kata Raja memeluk semua sahabatnya itu.


"KITA LULUS"teriak Dimas membuat semua murid ikut berteriak bahagia.


//skip//


Jam menunjukan pukul 7 malam, Michel sudah rapi dengan setelan jas berwarna hitam dengan dasi kupu-kupu yang menambah ketampanan pria itu. Malam ini adalah acara promnight setelah pengumuman kelulusan pagi tadi.


Michel menyempatkan untuk datang melihat kondisi Christy, diluar ruangan Christy ada Richard dan Vira yang duduk dikursi. Michel datang menghampiri keduanya. Vira memeluk Michel dan menepuk punggung Michel.


"selamat yah atas kelulusannya"kata Vira tersenyum lalu melepaskan pelukannya.


"makasih kak"kata Michel.


"gak ke promnight?"tanya Richard.


"pergi kok bang, mau ngelihat Chris dulu"kata Michel.


"yaudah kamu masuk ajah"kata Richard.


Michel langsung masuk kedalam ruangan Christy, dia tersenyum melihat gadis cantiknya itu. Michel mencium kening Christy lalu duduk disamping brankar christy.


Michel mengenggam erat tangan Christy, dia cukup lama terdiam melihat cantiknya gadis yang dicintainya itu. Michel tersenyum sambil menghapus air mata yang jatuh dari matanya.


"Chris aku udah lulus, semua orang bahagia atas kelulusan mereka. Tapi aku gsk sama sekali. Seharusnya dimalam kelulusan aku ini kamu ada buat dampingin aku. Tapi kamu masih tidur ajah, bangun dong Chris aku rindu banget nih"kata Michel berusaha tetap tersenyum walau air matanya tidak bisa berhenti terjatuh.


"aku janji akan selalu ada buat kamu, aku akan nungguin kamu sampai kapanpun. Aku mohon jangan buat aku nunggu terlalu lama, aku gak bisa hidup tanpa kamu cewek dingin"kata Mchel yang masih menggenggam tangan Christy.


"aku akan mencintai kamu selama nafas aku belum berhenti. Menit ini, detik ini, hari ini dan seterusnya. Hanya kamu yang akan selalu ada dihati aku, jadi aku mohon cepat bangun Chris. Isi kekosongan hidup aku ini"kata Michel.

__ADS_1


"aku pergi dulu, cepat sadar princess. Aku mencintaimu"kata Michel mencium kening Christy, lalu keluar dari sana.


Michel bertemu lagi dengan Richard dan Vira, kedua orang itu mengerti apa yang Michel rasakan saat ini. Richard berusaha tersenyum lalu menepuk pundak Michel mencoba menguatkan kekasih adiknya itu.


"selamat untuk kelulusan kamu. Kamu harus kuat demi princess"kata Richard.


"pasti bang, gue akan ngelakuin apapun suapaya Chris bisa sembuh"kata Michel tersenyum.


"gue pergi dulu bang"kata Michel lalu pergi dari sana.


"dia pria baik"kata Richard tersenyun menatap punggung Michel yang perlahan menghilang dari pandangannya.


"lo juga baik. Chris beruntung karena punya pacar yang baik dan abang yang baik kayak lo"kata Vira tersenyum.


"lalu gimana dengan kamu?"tanya Richard yang tiba-tiba menatap Richard.


"maksudnya?"tanya Vira bingung.


"kamu juga beruntung karena berhasil menghisi hati saya"kata Richard lalu masuk kedalam ruangan Christy.


Vira terkejut dengan apa yang Richard katakan, dia terduduk dan berusaha mengatur detak jantungnya yang sangat cepat. Pria itu selalu membuat jantung Vira tidak karuan.


"apa maksud perkataannya, ah Vira lo apaan sih. Jangan mikir yang aneh-aneh deh. Mana mungkin Richard suka sama lo **** banget sih"kata Vira pada dirinya sendiri.


//skip//


Sekarang Michel sudah sampai disalah satu hotel bintang lima, tempat dimana promnight dilaksanakan. Sudah banyak orang yang datang, Michel berjalan masuk dengan wajah dinginnya. Michel langsung bergabung bersama para sahabatnya yang sudah lebih dulu datang.


Mereka bertos ala pria jaman sekarang, Michel hanya menampilkan wajah datarnya. Acara sudah dimulai, beberapa murid kelas 10 dan 11 menampilkan bakat mereka untuk menghibur para kakak kelas. Semua murid kelas 12 merasa terhibur dengan semua yang ditampilkan para adik kelas mereka itu.


"malam semua"kata Dimas yang sudah berdiri diatas panggung.


"malam ini adalah malam paling spesial buat kita semua, gak kerasa yah kita semua udah lulus ajah. Kita udah gak bisa gangguin guru-guru lagi nih"kata Dimas membuat para guru dan semua murid tertawa.


"buat semua guru-guru makasih karena udah sabar ngajarin kita yang nakalnya gak ketulungan ini. Makasih juga karena udah ngasih ilmu yang berguna buat kita semua. Dan buat kalian semua, kita udah pada lulus, udah gak bisa pake seragam SMA lagi, gak bisa buat onar lagi. Setelah ini kalian semua harus bisa jadi orang yang sukses biar gak malu-maluin"kata Dimas terkekeh.


"malam ini akan ada penampilan Gara dan Tasya dari kelas 10. Mereka akan nampilin sesuatu untuk seseorang"kata Dimas lalu turun dari panggung.


Fara dan Tasya sudah naik kepanggung,Tasya sudah menggantungkan gitar dipundaknya. Fara menatap semua murid yang ada di bawah panggung.


"malam semua"kata Fara berusaha tersenyum.


"malam ini gue bakal bawain lagu ciptaan sahabat gue Chris, lagu ini dia ciptain buat seorang cowok yang sekarang ngisi hatinya. Dan gue rasa kalian semua tahu"kata Fara membuat Michel sedikit terkejut.


Suara gitar yang Tasya mainkan sangat bagus, semua murid mengeluarkan air mata mendengar lirik lagu yang Fara bawakan, terasa sangat nyata. Seperti perjalanan cinta Chris dan Michel. Ada rasa sesak dihati Michel saat mendengar lirik demi lirik yang Fara bawakan.


Michel tidak pernah tahu jika Vhristy menulis lagu untuknya, lagu itu sangat indah. Andai Christy yang bernyanyi malam ini, lengkap sudah kebahagiaan Michel. Tapi sepertinya itu tidak mungkin.


"happy grandution semua"kata Fara setelah selesai bernyanyi.


Semua orang bertepuk tangan merasa terharu dengan lagu itu. Fara dan Tasya saling berpelukan mereka menangis mengingat Christy, tidak ada kabar sama sekali dari sahabat mereka itu.


"Chris, mereka semua sudah lulus"kata Fara berharap Christy mendengarnya.


Fara dan Tasya turun dari panggung dan menghampiri Michel dkk. Michel menatap kedua gadis itu, tatapan itu tidak bisa ditebak. Tatapan kosong sangat kosong. Fara dan Tasya menatap Michel, berharap pria itu memberitahu dimana keberadaan Christy.


Michel merasa kasihan pada kedua gadis itu, tetapi Michel tidak bisa berbuat apa-apa. Richard akan sangat marah, jika Michel memberitahu dimana keberadaan Christy.


"apa lo tahu dimana Chris?"tanya Fara menghapus air matanya yang terjatuh.


"kalau lo tahu gue mohon, gue mohon sama lo Michel. Kasih tahu kita"kata Tasya terisak.


"kamu tenang yah"kata Dimas memeluk kekasihnya itu.


Dimas melepaskan pelukannya dari Tasya, lalu menatap Michel berharap pria itu bisa mengerti. Namun Michel masih saja diam. Dan tidak ada suara sama sekali.


Michel memeluk Tasya dan Fara bergantian, lalu menepuk pundak kedua gadis itu. Michel berharap kedua gadis itu mengerti posisinya saat ini. Fara dan Tasya hanya bisa menunduk sendu karena tidak mendapatkan jawaban dari Michel.


"Cel kalau lo tahu dimana Chris, kasih tahu ke kita. Lo mau ke London dan lo ninggalin kita dengan penuh pertanyaan"kata Raja membuat Fara dan Tasya terkejut.


"London? Ngapain kesana?"tanya Fara menatap Michel.


"Michel lanjut kuliah di London"kata Revano menjawab pertanyaan Fara.


"kapan?"tanya Tasya membuat semua orang terdiam terkecuali Michel yang tiba-tiba berbicara.


"besok"jawab Michel mengeluarkan suara setelah 1 bulan lamanya tidak berbicara sama sekali.


"APA"kata mereka terkejut.


"besok? Kenapa baru ngomong?"tanya Fikra kesal.

__ADS_1


"pesawat jam berapa?"tanya Dimas.


"7"jawab Michel singkat.


"kita anterin besok pagi, tunggu dimansion lo"kata Revano.


"lo mau ke London? Terus gimana dengan Chris?"tanya Fara.


Michel hanya diam tidak menjawab apa-apa, Fara mencoba bersabar menghadapi kediaman Michel itu. Fara sudah kehabisan akal untuk mencari Christy. Fara sudah mencoba memakai kekuasaannya sebagai anggota KC, agar dia bisa masuk ke RD hospital. Karena Fara yakin kalau Christy ada disana.


Namun Fara sangat sulit untuk bisa masuk kedalam rumah sakit itu. Fara bingung harus berbuat apa lagi, Fara sudah mencoba berbicara pada Richard. Namun tidak ada jawaban pasti dari pertanyaannya itu.


"buat semuanya, sekarang kita seneng-seneng yah. Nikmatin malam ini buat ngelepas semua beban selama sekolah"kata pembawa acara itu.


Musik diputar sangat kecang, semua murid melepas bebannya malam ini. Ada yang berjoget, ada yang bercerita bersama dan tertawa bersama. Malam ini adalah malam terakhir mereka sebagai murid di SMA.


"selamat yah"kata Michel berusaha tersenyum dan memeluk satu persatu sahabatnya.


Para sahabatnya pun merasa senang mendengar Michel berbicara dan memeluk mereka. Para murid bertepuk tangan melihat kelima most wanted IHS yang saling berpelukan. Most wanted yang selalu membuat semua orang hister, membuat semua orang tertawa dengan tingkah mereka dan membuat sekolah heboh.


Walaupun malam ini mereka tidak lengkap, karena tidak ada Raka malam ini. Namun setidaknya ada kelima pria tampan itu malam ini. Kelima pria itu tersenyum manis pada semua orang.


"KITA LULUS"teriak Fikra membuat semua orang ikut berteriak karena merasa puas dengan malam ini.


Ditengah kebahagiaan dan keramain malam ini, lagi dan lagi Michel merasa kesepian. Tidak ada Chris dihari bahagia ini, tidak ada kata selamat dari Chris malam ini dan tidak ada penampilan memukau dari Chris malam ini. Michel hanya bisa berharap jika waktu bisa diulang, dia tidak akan ke London dan bertemu Zee. Michel juga berharap bisa menarik kata-katanya untuk mengajak teman-temannya ke Indonesia termaksud Zee untuk menghadiri acara ulangtahun Christy. Semua ini adalah karena Zee. Michel sangat membenci gadis itu.


Michel berjalan keluar dari hotel, lalu dia duduk ditaman yang ada di dekat hotel itu. Malam yang sangat indah, bintang yang sangat cantik dan bulan yang sangat terang diatas langit. Michel berharap ada Chris disampingnya saat ini. Melihat indahnya langit malam ditengah kesibukan diibu kota ini.


"mungkin untuk waktu yang lama aku akan pergi Chris, aku akan balik setelah aku bisa menjadi orang yang nyembuhin kamu. Aku janji tidak akan lama,aku pasti kembali dan itu untuk kamu"kata Michel menatap langit malam yang dipenuhi bintang.


//skip//


Waktu sudah menunjukan pukul 6 lewat 50 menit. 10 menit lagi Michel akan naik ke pesawat, Michel memeluk kedua orangtuanya bergantian. Keputusan yang sangat mendadak itu pasti membuat kedua orangtuanya sangat terkejut. Michel berusaha meyakinkan kedua orangtuanya, bahwa ini lah pilihan hidupnya.


Para sahabat Michel juga ada disana, termaksud Fara dan Tasya. Ini pasi hal yang menyedihkan untuk para sahabat Michel. Michel akan pergi ke London dan tidak tahu kapan akan kembali. Para sahabatnya itu hanya mencoba untuk mengerti keputusan yang Michel ambil.


"jaga diri baik-baik Cel"kata Raja memeluk erat sahabatnya itu.


"jangan lama lo disana, jangan cari cewek inget adek gue"kata Revano membuat Michel tersenyum tipis.


"lo sebenarnya mau ambil jurusan apa sih di London?"tanya Dimas yang masih penasaran.


"baik-baik disana bro"kata Fikra bertos bersama Michel.


"sini"kata Michel mendekat kearah Fara dan Tasya.


"jaga hati buat sahabat gue"kata Fara yang dipeluk Michel dan juga Tasya yang dipeluk Michel.


"jangan lama di London Cel"kata Tasya.


"sorry karena gak bisa kasih tahu dimana Chris sekarang, tapi jangan khawatir dia baik-baik ajah disuatu tempat. Jaga sahabat-sahabat gue yah"kata Michel berbisik pada kedua gadis yang di peluknya itu.


"gue berangkat"kata Michel menarik kopernya menuju kedalam bandara untuk chek in sebelum masuk kedalam pesawat.


Michel yang sudah berjalan cukup jauh, tiba-tiba berbalik pada semua orang yang mengantarnya tadi. Michel tersenyum dan melambai pada semuanya.


"DOKTER. Itu tujuan gue"teriak Michel dengan senyuman tipisnya lalu kembali berbalik dan menghilang dari pandangan para sahabat dan orangtuanya.


"dokter? Michel mau ngambil kedokteran? Gue gak salah dengerkan?"tanya Fikra dengan wajah terkejut dan menatap para sahabatnya.


"sebenarnya apa tujuan Michel sekarang? Dia mau jadi dokter? Itu terlalu jauh dari rencana awal dia"kata Raja yang masih bingung.


"dia terlalu banyak rahasia sekarang"kata Dimas dengan wajah yang terlihat sedih.


"pasti nanti dia bakal ngasih tahu alasannya"kata Revano.


"tante, om. Kami duluan yah"kata Fikra berpamitan pada kedua orangtua Michel.


"kalian hati-hati di jalan"kata Jordhan papi Michel.


Michel yang sudah duduk tenang di pesawat, tersenyun melihat wajah Christy di layar HPnya. Michel menuliskan sesuatu diselembar kertas. Kalimat yang sangat panjang itu mewakili perasaannya hari ini. Hari ini dia akan meninggalkan tanah kelahirannya dan hari ini dia akan meninggalkan Christy untuk waktu yang akan sangat lama.


"aku akan berusaha sekuat tenaga untuk kamu Chris, semua keputusan aku ini hanya demi kamu. Gadis yang aku cintai, tunggu aku disini. Jangan buat usahaku ini sia-sia. Kamu harus pegang janji kamu untuk selalu ada buat aku. Mungkin ini akan sangat lama. Tapi aku mohon tunggu aku dengan perasaan yang sama. Aku pergi bukan berarti kisah kita berakhir sampai disini. Kisah kita akan terus abadi sampai kapanpun, orang-orang akan mengingat kisah kita ini. Ada atau tidak adanya kita nanti. Tuhan jaga gadisku, aku akan kembali dengan lembaran baru."


Kalimat itu menwakili perasaan Michel, kisah mereka belum selesai sampai disini. Semua akan berlanjut sesuai perkataan Michel. Pria itu hanya berharap dan berdoa semoga tuhan tidak mengambil gadisnya. Semoga tuhan mengerti bahwa dia tidak bisa hidup tanpa gadisnya.


"selamat tinggil Indonesia"kata Michel dengan senyuman manisnya.


Semua sudah selesai, Michel pergi karena suatu alasan. Christy yang masih berusaha tetap hidup dengan bantuan alat medis. Keluarga Raymond yang hancur karena rasa bersalah. Persahabatan yang hancur karena kesalah pahaman. Kehilangan orang yang dicintai akibat kesalah pahaman. Pengorbanan demi seseorang yang disayangi. Rumah yang berubah menjadi seperti neraka. Semua hancur karena kesalah pahaman.


Semua hancur dan entahlah apa bisa diperbaiki, kesalahpaham membuat semuanya hancur. Keluarga, persahabatan, percintaan dan yang lainnya. Tetapi semua itu memberi pelajaran. Bahwa kepercayaan dalam suatu hubungan sangatlah penting. Membuang berlian hanya demi sebatang emas itu sangat merugikan. Dan itu terbukti di kisah seorang leader mafia yang menyimpan segala kesakitannya sendiri. Seorang gadis lemah yang berusaha kuat demi semua orang yang disayanginya. Inilah akhir kisah dari seorang Christy Walton Raymond, yang hanya hidup demi membahagiakan semua orang tanpa membahagiakan dirinya sendiri

__ADS_1


END......


__ADS_2