
Para siswa siswi di IHS sangat heboh dengan berita pertunangan Michel dan Christy, karena Michel sudah mengumumkannya dan mengundang semua murid di IHS untuk datang dipertunangannya nanti.
Banyak para fans Michel dan Christy yang mengucapkan selamat, walaupun hati mereka patah karena sang pujaan hati akan bertunangan. Hari ini di mansion Raymond sudah mulai dihias. Karena besok malam acara pertunangan Michel dan Christy akan dilaksanakan.
"soal persiapan dekor dimansion udah dimulai?"tanya Fikra.
"udah dari tadi pagi. Waktu gue jemput Chris, gue ngelihat udah banyak pendekor yang datang"kata Michel.
"kita disiapin pakaiannya gak nih?"tanya Dimas.
"mommy sudah siapakan pakaiannya untuk kita semua"kata Christy.
"asik banget tuh, ganteng lagi kita nanti"kata Fikra bertos ria dengan Dimas.
"cuma kita? Raka?"tanya Revano tiba-tiba.
"suruh nyari baju sendiri, males gue bahas dia"kata Dimas yang menjadi kesal.
"dia juga dapat, mommy sudah siapkan pakian untuk 10 orang"kata Christy.
"10? Berarti Putri juga?"tanya Tasya.
"iya Sya"jawab Christy.
"mommy kenapa sih pake bikinin dia juga"kata Revano kesal.
"udahlah bang, biarin ajah"kata Christy.
"Zee juga datang nanti?"tanya Fara.
"pasti bunda mengundang dia"kata Raja dengan wajah kesalnya.
"nanti kita harus selalu awasin dia, gue gak mau dia ngerusak acara sahabat gue"kata Dimas merangkul pundak Michel.
"kalau perlu kita kerjain ajah nanti. Biar dia malu"kata Revano bertos ria dengan Fikra dan Dimas.
"kita kebutik mommy sekarang, mommy suruh kita kesana katanya mau nyobain baju"kata Christy menatap.para sahabatnya.
"lah terus sekolah?"tanya Fikra.
"gue yang punya, gak akan ada yang ngelarang yuk"kata Christy merangkul Fikra sambil tertawa.
"loh Chris, kok Fikra yang di bawa. Aku pacar kamu astaga"kata Michel mengejar Christy.
"dia lupa kali Cel kalau pacarnya itu lo"kata Dimas tertawa melihat tingkah Christy yang merangkul Fikra sambil berlari.
"nyusul mereka yuk"kata Fara lalu diikuti yang lain.
//skip//
Dibutik terbesar yang ada di Jakarta, terlihat Raja dkk dan Christy dkk yang sedang mencoba pakian yang sudah dibut oleh Megan mommy Christy.
Fikra sibuk merapikan kera baju Dimas bagian belakang, dan Dimas sibuk mengancing jas milik Fikra.
Mereka saling membantu membuat Megan terkekeh melihat tingkah para anak muda itu. Christy dan Michel masih belum keluar dari ruang ganti, para sahabat mereka menunggu sambil bercermin melihat penampilan mereka.
"emang yah kalau udah ganteng dari lahir, mau digimanain juga pasti tetap ganteng"kata Fikra percaya diri.
"percuma ganteng kalau cewek ajah gak punya, gak guna"kata Dimas membuat mereka semuanya tertawa.
"yaelah, gini yah Dim. Si Tasya itu mau terima cinta lo karena di kasihan sama lo jomblonya kelamaan"kata Fikra tertawa.
"sotoy lo, Tasya itu terima gue karena dia juga cinta sama gue. Iya kan Sya"kata Dimas merangkul pundak Tasya.
"hmm cinta gak yah"kata Tasya menggoda Dimas.
"bwahahahah makan tuh"kata Fikra tertawa.
__ADS_1
Saat mereka sedang asik tertawa, Michel dan Christy keluad dari ruang ganti mereka masing-masing. Para sahabat mereka itu terdiam melihat penampilan keduanya.
Michel terlihat tampan dengan jas berwarna hitam, dengan dalaman putih. Ditambak lagi bunga mawar merah kecil bertengker di kantung jas bagian atas sebelah kiri.
Sedangkan Christy dia terlihat cantik dengan gaun berwarna senada dengan baju bagian dalam Michel, Christy memakain gaun panjang berwarna putih, dihiasi sedikit berlian dibagian pinggang. Bagian atas gaun Christy memperlihatkan pundak mulus gadis cantik itu.
"astagfirulah cantik banget lo Chris, nikah sama gue ajah yah"kata Fikra.
"mulut dijaga mau dipukul tuh mulut"kata Michel membuat yang lain tertawa.
"bercanda kali Cel, serius amat"kata Fikra tertawa.
"kalian sangat bagus memakai pakaian ini"kata Megan tersenyum bahagia.
"ini semua karena mommy yang buat"kata Christy tersenyum.
"makasih yah mom, bajunya bagus sekali"kata Michel.
"iya sama-sama"
Tok... Tok... Tok
Suara pintu butik yang diketuk membuat mereka semua berbalik, mereka menatap sinis pada ketiga orang yang mengetuk pintu itu.
"kamu sudah datang Raka, masuk nak. Cobain baju yang mommy buatkan"kata Megan.
"bukannya hanya dua orang, kenapa dia juga datang kesini"kata Raja sinis.
"bunda bilang, Zee juga akan dibuatkan pakaian"kata Raka.
"katanya kaya raya, kok pakaian nebeng sama orang"kata Dimas tertawa sinis.
"jangan cari masalah Dim"kata Tasya.
"iya"jawab Dimas pasrah.
"Putri, Zee. Kalian coba pakaian ini"kata Megan pada Putri dan Zee.
"gak apa-apa mom"kata Christy tersenyum.
"Chris, kamu ganti baju lagi sana. Habis ini kita harus cari cincin pertunangan"kata Michel.
"yaudah, aku ganti baju dulu"kata Christy lalu masuk kedalam ruang ganti.
5 menit sudah berlalu, Christy keluar sambil membawa pakaian yang dicobanya tadi. Christy memberikan pakaian itu pada Megan untuk disimpan. Sama seperti pakaian yang para sahabatnya pakai.
"tante aku kurang suka sama pakaiannya, bisa gak bikinin yang lebih bagus dari punya dia"kata Zee menunjuk Christy, seolah tidak malu dengan apa yang barusan dia katakan.
"tidak bisa, Chris akan tetap lebih cantik nanti. Kamu pakai saja pakaian itu"kata Megan dengan nada tidak sukanya.
"yaudah aku pake punya dia ajah"kata Zee merampas pakaian Christy yang Megan pegang.
"Zee balikan baju Chris"kata Michel marah.
"aku mau pakai yang ini Michel, bagus tahu"kata Zee tersenyum pada Michel
"lo gak punya malu apa? Itu baju Chris ****"kata Tasya marah.
"tapi gue suka yang ini"kata Zee sinis.
"balikin"kata Christy dengan tatapan yang sangat mengerikan.
"bodoh amat"kata Zee sinis.
PLAK
Satu tamparan mengenai pipi Zee cukup keras, tamparan itu diberikan oleh Fara untuk Zee. Fara langsung merampas pakaian milik Christy yang Zee rebut tadi.
__ADS_1
Zee menatap Fara marah, Fara pun menatap Zee dengan tatapan pembunuhnya. Fara dengan hati-hati menyimpan pakaian milik Christy.
"itu pakaian punya sahabat gue, dan gue gak akan biarin lo nyentuh pakaian itu dengan tangan kotor lo"kata Fara marah.
"gue mau pakai itu, balikin gak"kata Zee marah.
"mending lo pergi dari sini, lo emang gak tahu malu yah. Untung mommy masih mau buatin lo baju, malah mau ngerbut punya Chris. Dasar bodoh"kata Fara mendorong Zee.
Raka dan Putri baru saja ingin membantu Zee, namun Fara menatap keduanya tajam. Fara sangat marah saat ini.
"mau bantuin dia lagi? Belum pernah dipukul sampe mati kalian"kata Fara marah.
"jangan sok jadi pahlawan kesiangan deh, lo mau ngebelain Chris lagi? Cih dasar pembantu"kata Putri sinis.
"bisa bedakan pembantu dengan sahabat? Pembantu itu lo, yang selalu dengerin kata majikannya. Dan gue adalah seorang sahabat, yang selalu harus jagain sahabat gue. Dan lo, karena cewek ini lo udah buang sahabat yang bahkan selalu jagain lo selama ini"kata Fara marah menatap Putri dengan tatapan elangnya.
"lo emang gak tahu terimakasih yah Put, selama ini siapa yang jagain kita kalau bukan Chris hah? Lo seharusnya sadar Chris itu sahabat lo, bukan dia"kata Tasya menunjuk Zee marah.
"udah Far, Sya. Kita pergi ajah, gue lagi gak mood ladenin sampah"kata Christy menatap Lutri dan Zee sinis lalu keluar bersama Michel.
"sadar diri dong, dasar sampah"kata Dimas mendorong Raka lalu keluar diikuti yang lain.
//skip//
Sekarang Christy dkk dan Michel dkk sedang berada di salah satu toko berlian milik keluarga Michel. Mereka kesana untuk menemani Christy dan Michel mencari cicin untuk pertunangan.
Keduanya sangat sibuk mencari yang bagus dan terlihat elegan, Michel sudah mendapatkan cincin untuk dirinya. Hanya Christy yang belum mendapatkannya.
Saat mereka sedang sibuk mencari cincin yang pas untuk Christy, tiba-tiba ada satu cincin yang disodorkan seseorang. Cincin itu terlihat cantik dengan satu berlian cantik yang mengiasi tengah cincin. Dan berlian kecil dibagian samping cincin.
"cincin yang ndah untuk princess abang"kata Richard, orang yang menyodorkan cincin itu untuk Christy.
"bang lo disini juga?"tanya Michel terkejut.
"iya"jawab Richard.
"cincinnya indah, terimakasih bang"kata Christy tersenyum.
"kembali kasih princess"jawab Richard tersenyum.
"tadi abang dari butik mommy kamu, abang mencoba jas yang dibuatkan untuk abang. Abang juga lihat gaun kamu, sangat cantik"kata Richard tersenyum.
"itu karena mommy yang buatin"kata Christy.
"pasti besok kamu akan sangat cantik dengan gaun itu"kata Richard tersenyum.
"hmm, bang Richard siapkan anggota KC untuk berjaga?"tanya Christy sedikit berbisik.
"sudah abang siapakan, acaranya akan sangat aman"kata Richard.
Saat mereka semua sedang asik berbincang, tiba-tiba suara HP Christy berbunyi. Nomor tidak dikenal menelfon gadis itu.
Christy mengangkat telfon dari orang tidak dikenal itu, seketika badan Christy menegang mendengar apa yang orang itu katakan.
"saya akan kesana, jaga abang saya"kata Christy menutup telfonnya.
"ada apa Chris?"tanya Michel khawatir.
"bang Raka kecelakaan"kata Christy dengan air mata yang sudah terjatuh.
"APA"teriak para sahabat mereka itu.
"kita harus kerumah sakit sekarang"kata Christy panik.
"kamu harus tenang okey"kata Richard.
DOR
__ADS_1
DOR
DOR