Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER

Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER
BAB 25


__ADS_3

Author pov


Kring...kring...kring


Raka dkk dan fara dkk, sudah berada dikantin tanpa kehadiraN christy. Michel sedari tadi mencari christy,sejak tadi gadis itu tidak kunjung menampakan wajahnya.


"far, chris mana?"tanya michel khawatir


"dia gak masuk hari ini"jawab fara


"loh, tapi tadi pagi dia bilang mau berangkat ke sekolah"kata michel bingung


"dia ada urusan mendadak tadi"kata fara


"sekarang dia dimana?"tanya michel


"rumah sakit"jawan fara


"APA"kata michel raka raja dan revano bersamaan


"chris sakit?"tanya eaka


"kok dia gak bilang?"tanya raja


"kita susul dia sekarang"kata michel


"bukan chris yang sakit. Tapi faris"kata fara membuat revano terkejut


"bang faris sakit?"tanya revano khawatir sekaligus terkejut


"gue kurang tau. Lo langsung telfon chris ajah"kata fara


"kenapa faris bisa sama chris?"tanya raka


"mereka ada urusan"jawab fara


"urusan apa?"tanya raka


"aku gak bisa ngasih tau kamu"kata fara


"cel tadi chris nyuruh gw bilang ke lo,sore ini kalian ketemu di SR Mall"kata fara membuat michel mengangguj


"okey"kata michel


Sedangkan dirumah sakit, christy masih setia menunggu fatis siuman.


Sudah 3 jam faris belum juga sadar, membuat christy semakin khawatir.


Sedangkan reza, dia sudah kembali kemarkas, karena suruhan christy.


Christy sudah sangat lelah, karena belum istirahat setelah latihan tadi. Christy tanpa sadar, tertidur dilengan faris. Christy menaruh wajahnya di lengan faris dan tertidur lelap.


Setelah christy tertidur 15 menit lamanya, faris siuman dan melihat christy yang tertidur lelap dilengannya.


Wajah christy sangat damai jika tertidur seperti itu, membuat faris tersenyum melihat wajah cantik adiknya.


Faris mengubah posisi tidurnya menjadi duduk. Dengan hati-hati, faris mengangkat tubuh christy untuk berbaring diatas brankar bersamanya.


Christy yang terlalu terlelap tertidur, tidak merasa terganggu saat badannya di angkat faris untuk tidur disampingnya.


Faris memasukan christy kedalam pelukannya, membuat christy merasa nyaman dan semakin lelap tertidur. Bahkan christy memeluk erat tubuh faris.


"akhirnya abang bisa meluk kamu lagi. Abang rindu keadaan kayak gini. Abang harap, abang bisa selalu menjaga dan meluk kamu setiap waktu"kata faris


"semoga saja"batin christy


//skip//


Jam sudah menunjukan pukul 4 sore, christy sudah bangun dari tidurnya. Dia bersiap-siap untuk bertemu michel sore ini.


Christy sudah menyuruh maid, untuk membawakan baju ganti untuknya. Christy, memilih untuk mengganti pakaian ditoilet, yang ada diruang rawat inap faris.


Setelah selesai bersiap-siap, christy menyampatkan diri untuk menyiapkan buah-buahan untuk faris.


Faris yang melihat christy perhatian padanya, merasa sangat senang. Setelah sekian lama, akhirnya faris bisa mendapatkan perhatian dari adiknya itu.


"kamu mau kemana?"tanya faris yang sadar christy terlihat rapi


"mall"jawab christy sambil mengupas apel


"sendiri ajah?"tanya faris penasaran


"sama michel"jawab christy


"makan apelnya. Gur pergi dulu, entar malam gue datang lagi"kata christy memberikan faris piring berisi apel, lalu langsung keluar dari ruang inap faris.


"walaupun sikap kamu masih dingin, abang seneng karena kamu masih khawatir sama abang. Makasih princess udah rawat abang dari tadi"batin faris


"cepet sembuh bang, love you"batin christy


Line


Michel:chris kamu dimana aku udah di mall


Christy:aku udah otw cel tunggu yah


Michel:hati-hati dijalan


Christy:sip

__ADS_1


Setelah membalas line dari michel,christy langsung memasuki mobilnya dan keluar dari parkiran rumah sakit.


Diperjalanan, christy hanya fokus menyetir. Hanya lantunan musik yang terdengar dari mobil christy.


Mobil hitam mengkilat, dengan kecepatan tinggi memasuki kawasan mall terbesar di jakarta.


Mobil christy terparkir rapi di basment mall, christy langsung turun dan memasuki mall.


Saat baru masuk, michel langsung merangkul pundak christy. Christy terkejut melihat michel yang tiba-tiba muncul.


Michel hanya tersenyum, lalu berjalan sambil merangkul pundak christy. Semua orang merasa iri dengan keduanya.


"itukan christy anak keluarga raymond"


"dan itu michel anak keluarga pratama"


"cocok banget. Yang satu ganteng, dan yang satunya cantik. Mana sama-sama kaya raya lagi"


"bodynya christy mantep banget"


"pengen gue punya pacar seganteng michel"


"pasangan paling serasi njiiirr"


Semua pengunjung berbisik-bisik, melihat keserasian antara michel dan christy.


Michel langsung mengajak christy masuk kedalam bioskop, untuk menonton film horor.


Michel sudah membeli 2 tiket nonton,dan 1 popcorn untuk nonton nanti. Mereka berdua duduk sambil menunggu waktu nonton dimulai.


Michel selalu menatap christy, membuat christy salah tingkah dibuatnya.


"ciee malu-malu. Baru juga ditatap, beluk dicium"goda michel sambil mencubit pipi christy


"apaan sih cel, aku gak malu-malu tahu"kata christy mengalihkan pandangannya


"kalau malu-malu, bilang ajah kali"kata michel mencubit hidung christy


"au ah gelap"kata christy kesal


"mana ada gelap chris. Ini terang tahu, terang banget malah"kata michel


"terserah kamu cel"kata christy


"kayaknya sekarang aku punya hobi baru deh"kata michel


"hobi apa emangnya?"tanya christy


"buat kamu malu-malu kayak gini hahaha"kata michel, lalu tertawa terbahak-bahak


Christy yang melihat michel tertawa, ikut tersenyum melihat tingkah pacarnya itu.


"chris aku boleh nanya sesuatu?"tanya michel menatap christy


"tanya ajah cel"kata christy tersenyum tipis


"gimana perasaan kamu ke aku sekarang?"tanya michel membuat christy terdiam. Christy bingung harus menjawab apa.


"jawab ajah chris, kalau emang belum yah engga apa-apa"kata michel tersenyun


"maaf"kata christy sambil menunduk


Michel langsung mengangkat dagu christy, lalu menatap lekat manik mata christy.


"kamu gak usah minta maaf. Ini udah resiko aku sebagai pacar kamu, aku akan usaha lebih keras lagi, supaya rasa sayang yang ada dihati kamu tumbuh untuk aku"kata michel menggenggam tangan christy


"mau berusaha bersama-sama?"tanya christy


"jika berdua, sepertinya akan cepat tuntas"kata michel tersenyum


"kita usaha bersama. Kamu usaha buat aku sayang sama kamu. Dan aku usaha, supaya hati aku bisa terbuka buat kamu"kata christy


"baiklah"kata michel tersenyun gembira


"yuk masuk, filmnya udah mau mulai"kata michel


Michel langsung merangkul pinggang christy possesive, manandakan bahwa christy adalah miliknya.


Sedangkan christy, dia hanya memegang popcorn dan 2 minuman bersoda untuk menemani film mereka nanti.


//skip//


Langit sudah gelap, bulan sudah menggantikan tugas matahari sedari tadi pagi.


Sinar bulan yang terang, menembus keruang rawat inap milik seorang pria tampan berparas dewa. Pria itu terbaring dengan selang inpus yang menemaninya.


Pria itu adalah faris, dia sedang menunggu kedatang christy. Christy bilang, malam ini dia yang akan menemani faris dirumah sakit. Sungguh, faris sangat senang christy akan menemaninya.


Faris memainkan ponselnya, menekan nama richard yang ada dikontaknya lalu menelfonya.


"cad lo dimana?"tanya faris


"baru latihan segitu ajah udah masuk rumah sakit. Dikit lagi latihan, udah mati kamu"kata richard


"tau dari mana lo?"tanya faris bingung


"kamu pingsan dimarkas saya, jelas say tau. Anak buah saya banyak disana, reza juga bilang ke saya tadi sore"kata richard, membuat faris kesal


"dasar reza tukang ngadu"kata faris

__ADS_1


"gak usah ngalihin pembicaraan"kata richard datar


"terserah lo"


"kalau kamu ngantuk tidur saja. Princess datangnya jam 2 malam"kata richard


"lo tau dari mana? Lo habis ngobrol sama dia?"tanya faris bingung


"gak penting say tau dari mana. Kamu tidur saja, saya tau kamu sudah mengantuk"kata richard


"sok tau lo kutil"kata faris dengan suara yang lumayan besar


"saya memang tau bodoh"


"semerdeka lo ajah deh"


"saya matikan dulu telfonnya. Ada urusan penting"kata richard lalu memutuskan panggilan


"dasar kutil gue yang nelfon dia yang matiin"kata faris, lalu menyimpan HPnya di nakas yang ada disamping brankarnya.


Faris langsung berbaring, memikirkan perkataan richard tadi. Richard selalu tahu semuanya, dan terkadang membuat faris bingung, dari mana pria itu tahu.


"apa gue nunggu dara ajah yah? Lagian ini udah jam 11. Darakan kesini jam 2 kata richard tadi"gumam faris


Faris menyalakan TV yang ada diruangannya, lalu menonton sambil menunggu christy datang.


Sedangkan ditempat lain, christy sedang mengerjakan berkas-berkas yang menunpuk seperti gunung.


Sekarang christy sedang berada di JP morgan chase kantor miliknya. Semua karyawan sudah pulang, hanya satpam yang berjaga diluar kantor.


Sedangkan vira, dia sudah pulang sejam yang lalu karena perintah dari christy.


Christy sangat serius mengerjakan berkas miliknya, dan juga berkas perusahan ayahnya yang menjadi miliknya sekarang.


Memegang banyak perusahaan tidak membuat gadis itu lelah, justru dengan adanya perkerjaan christy bisa mengalihkan kesedihannya sedikit demi sedikit.


Saat sedang fokus mengecek berkas, HP christy berbunyi menampilkan nama raka yang menelfonnya.


"hallo princess kamu dimana sayang?"tanya raka


"masih dikantor ayah bang"jawab christy bohong


"pulang sekarang chris, ini udah jam 1 dan kamu masih dikantor. Abang yang jemput kamu"


"gak usah bang, aku bisa pulang sendiri kok"


"gak, abang bakal tetep jemput kamu"


"gak usah bang. Lagian habis dari sini, aku mau kerumah sakit nemenin bang faris"


"ngapain temenin dia sih, dia udah gede. Kamu pulang ajah yah, biar abang jemput"


"aku udah terlanjur bilang ke dia, kalau aku bakal balik lagi nemenin dia"


"yaudah kalau gitu, abang juga temenin dia. Tunggu abang dikantor, abang jemput kamu disana. Gak ada penolakan"kata raka


"terserah abang ajah. Aku mau beres-beres dulu"kata christy


"yaudah, 30 menit abang sampai tunggu yah bye princess"


"siap bang"


Sambungan telfon langsung dimatikan. Christy bergegas untuk pergi kekantor ayahnya, karena tadi christy bilang dia ada dikantor RD compony milik ayahnya.


Hanya 5 menit perjalanan, christy sudah sampai dikantor ayahnya. Lalu menunggu abangnya dia lobby kantor.


Seperti kata raka tadi, 30 menit dia sudah sampai dan menjemput christy dikantor RD compony.


"udah lama nunggu?"tanya raka, merangkul pundak christy lalu keluar dari kantor.


"gak kok. Yaudah kita langsung kerumah sakit, takut bang faris nunggu"kata christy


"kenapa harus kamu sih yang jagain dia? kan ada keluarganya, adiknya juga ada"kata raka kesal


"gak usah cemburuan abang, dia juga masuk rumah sakit gara-gara aku"


"iya iya abang gak cemburu. Cuma was-was ajah"


"sama ajah abang"kata christy terkekeh


Raka hanya tersenyum, lalu membukakan pintu mobil untuk christy. Setelah christy masuk, raka langsung berlari kearah pintu bagian penyetir.


Raka langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan rendah, raka akan sangat lambat membawa mobil jika bersama christy.


Raka tidak mau adiknya terluka karenanya, semua yang raka lakukan untuk christy harus serba hati-hati.


15 menit perjalanan, christy dan raka akhirnya sampai di rumah sakit Christy langsung menggandeng tangan raka, lalu berjalan menuju kamar faris


"kamarnya yang mana princess?"tanya  raka


"yang ini bang. Yuk masuk"kata christy lalu membuka pintu


Saat membuka pintu, christy terkejut melihat apa yang ada dikamar faris.


Dikamar faris ada.....


Ada.....


"BANG FARIS"teriak christy

__ADS_1


__ADS_2