Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER

Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER
preview part 3-HANCUR


__ADS_3

Suasana di UGD terlihat sunyi. Semua orang yang ada di sana hanya bisa terdiam, menatap kosong pada tubuh orang yang ada di atas brankar. Pucat, hanya itu yang terlihat di wajahnya. Tangannya yang dingin terus di genggam seorang pria.


Pria itu mati-matian menahan air matanya, berusaha kuat. Setidaknya untuk kedua anaknya yang baru saja lahir.


Semua orang hanya bisa berdiri di luar UDG. Mereka tidak di perbolehkan masuk.


"Kenapa harus kamu....Kenapa kamu Chris? Kenapa bukan mereka saja yang mati? Aku butuh kamu.....Aku gak bisa sendiri" ucap pria itu, yang tidak lain adalah Michel.


Michel kehabisan kata-kata. Ia bingung harus mengatakan apa lagi, agar cintanya bisa kembali membuka mata. Michel rela kehilangan semua orang, asal jangan Christy nya.


Hidup bahagia yang Michel usahakan, justru sirna begitu saja. Christy meninggalkannya, cintanya pergi dari hiduypnya.


Pintu UGD di buka oleh Richard. Pria dingin itu pun merasa kakinya lemas. Seseorang yang ia jaga selama ini, yang ia cintai. Mati begitu saja. Tidak ada pertanda yang Tuhan berikan.


Richard tidak tega melihat anak-anak Christy. Bayi kembar itu baru saja lahir, tapi Christy justru pergi untuk selamanya.


"Bang" panggil Michel dengan suara yang terdengar sangat sendu.


"Abang bisa melihat kejadian di masa depan. Itu artinya abang juga bisa ngulang waktu" ucap Michel yang berusaha berdiri, ingin menghampiri Richard.


"Michel tenang dulu" tutur Richard lembut.


"Ulang waktunya bang. Gue rela gak kenal Chris, gue rela gak harus nikah sama Chris. Asal jangan sampai Chris pergi. ULANG WAKTUNYA BANG!!"


Hancur sudah pertahanan MIichel. Ia terduduk lemas di lantai, memukul dadanya terus menerus. Richard membalikkan badannya. Ia tidak kuat melihat Michel seperti ini.


"Tuhan, kalau aku tahu akhirnya akan seperti ini. Lebih baik aku tidak mengenal dia sama sekali, tidak jatuh cinta padanya. Aku mohon jangan dia Tuhan"


Kalimat itu keluar begitu saja dari mulut Michel. Suara tangisan pecah begitu saja. Para anggota KC hanya bisa menunduk, bingung harus berkata apa lagi.


Leader yang mereka banggakan, akhirnya pergi selamanya-lamanya. Tidak ada lagi sosok leader KC yang terlihat mengerikan.


Fara menenatap kosong ke depan. Bahkan air matanya tidak bisa lagi keluar. Ternyata seperti ini rasanya kehilangan seseorang yang paling berharga. Bahkan kehilangan Raka tidak sesakit ini.


Zee pun hanya bisa terdiam. Ia kembali mengingat bagaimana dulu ia ingin menghancurkan kebahagiaan Christy.


Zee akhirnya sadar. Christy telah hancur sejak awal. Gadis itu hancur sejak kecil, fisik dan mentalnya benar-benar hancur. Dan ini lah titik terlemah seorang Christy Walton Raymond.


"Zee, lo lihat kan sekarang? Tanpa lo hancurin pun, Chris emang udah hancur. Kalau dulu lo hancurin dia lagi, gimana nasibnya? Lo gak kasihan?" Tanya Fara dengan suara lirih.


Zee hanya bisa menangis. Ia tidak menyangka jika Christy seperti ini. Gadis yang ia fikir kuat, ternyata sangat rapuh.


"Dim, lo yang paling deket sama Chris. Lo masuk yah, suruh dia bangun. Bilangin ke dia, bercandaannya gak lucu. Masuk yah Dim" ucap Fara membuat Dimas semakin terisak.

__ADS_1


Sangat besar pengaruh seorang Christy bagi semua orang. Kehilangnnya seperti dunia menjadi gelap.


Richard bingung harus berbuat apa lagi. Ia ingin marah, ingin menangis, ingin memohon pada Tuhan untuk mengembalikan adiknya. Tapi entah kenapa ia selalu ingin terlihat kuat, ia ingin menjadi sandaran bagi orang lain.


Sedangkan sandaran untuk dirinya? Entah siapa yang akan memberikan.


"Kamu kuat. Saya yakin, kamu pasti kuat" ucap Richard sambil membantu Michel berdiri.


"Kamu harus kuat Michel! Setidaknya untuk anak-anak kamu" tegas Richard.


Michel menatap kedua anaknya yang berada di samping Christy. Bukannya menjadi kuat, dia justru semakin lemah.


Anak-anaknya akan tumbuh tanpa sosok ibu. Bagaimana Michel bisa menjelaskan pada mereka nanti? Hidupnya sangat hancur.


"Bangun Chris" cicit Michel lirih.


Tidak lagi yang bisa ia katakan. Ia terus memohon agar Christy bisa membuka mata, tapi itu tidak mungkin terjadi. Keajaiban? Michel berharap itu bisa terjadi hari ini. Setidaknya untuk Christy.


Steven dan Rahel yang baru sampai langsung berlari menuju UGD. Mereka menatap semua orang yang ada di luar UGD. bahkan anggota KC pun menunduk. Mereka tidak mau menatap siapapun.


"Bang, ini gak benar kan? Princess masih ada kan?" tanya Steven yang kesulitan untuk bernafas. Dadanya terasa sangat sesak saat melihat wajah pucat Christy.


"Kak Chris orang yang kuat. Dia gak mungkin......Gak mungkin" ucap Rahel yang sudah terisak.


"Kalian harus ikhlas. Princess sudah lelah, biarkan dia istirahat" ucap Richard sendu.


Rahel berutang banyak hal pada Christy. Dia yang menyelamatkan hidupnya, merubah hidupnya menjadi lebih baik.


"Tugas kakak untuk menjaga mereka semua sudah selesai, waktunya kakak tidur dengan tenang. Aku janji akan jagain mereka semua, sama seperti kakak ngejagain mereka selama ini" ujar Rahel.


Gadis itu berusaha tersenyum, setidaknya untuk melepas kepergian Christy. Ia tidak mau menangis, ia harus kuat.


"Sudah waktunya leader KC untuk beristirahat" lanjutnya sendu.


✓✓✓


Cuaca hari ini terlihat sedikit mendung, angin pun bertiup sangat kencang. Banyak orang yang mengantar Christy ke peristirahatan terakhirnya.


Ternyata seperti ini akhirnya. Christy pergi meninggalkan semua orang, meninggalkan seorang pria yang sangat mencintainya, Terdengar tidak adil, tapi inilah takdirnya.


Saat peti mati Christy hendak di turunkan ke kuburan, Michel tiba-tiba menahannya. Sakit rasanya melihat Christy yang akan di tutupi banyak tanah.


"Cel, lo harus ikhlas" ucap Raja yang berusaha kuat.

__ADS_1


"Ja, kenapa lo gak bilang kalau Chris sedih? Dia sendiri Ja, lo gak tahu?" tanya Michel lirih.


Raja kembali terisak saat mendengar pertanyaan Michel. Ia merasa gagal menjadi saudara Christy. Adiknya hancur, adiknya sedih, adiknya sendiri. Tapi ia tidak tahu apa-apa.


Ia tidak tahu jika senyuman Christy hanya palsu. Ia tidak tahu, di balik senyuman itu ada banyak luka yang di sembunyikan.


"Kamu harus tahu ini, aku gak akan pernah gantiin posisi kamu di hati aku. Gak akan ada yang bisa masuk ke hidup aku. Itu janji aku Chris" ucap Michel sambil memegang kuat peti mati itu.


"Tunggu aku sayang" lanjutnya lirih.


Peti itu langsung di turunkan. Perlahan di tutupi tanah, hingga peti itu tidak terlihat lagi. Michel tidak perduli jika semua orang menatapnya aneh. Ia hanya bisa menangis sekencang-kencangnya.


Tuhan sepertinya mengerti perasaan Michel saat ini. Suara hujan yang terdengar sangat deras, membuat tangisan Michel tidak dapat di dengar siapapun. Ia semakin berteriak, melepaskan semua beban yang ia rasakan hari ini.


Isakan kecil itu pun terdengar dari Richard. Pria dingin itu melepaskan rasa sesak di dadanya. Ia hanya berharap kalau semua ini mimpi. Ia tidak mau kehilangan Christy.


"TUHAN, KALAU SEPERTI INI AKHIRNYA. AKU MEMILIH UNTUK TIDAK MEMULAINYA DARI AWAL" teriak Michel menggelegar di pemakaman.


Seluruh anggota KC yang tersebar di berbagai negara, hari ini berkumpul di satu tempat. Aneh rasanya.


Mereka sangat jarang bisa berkumpul bersama. Tapi hari ini, mereka berkumpul di depan makam leader KC. Sakit? Itu sudah pasti.


Seluruh anggota KC berbaris rapi, menunduk untuk menyampaikan hormat pada leader mereka.


Mereka semua menunduk cukup lama, rasanya ini adalah penghormatan terakhir untuk Christy Leader KC.


Richard pun berdiri di tengah-tengah anggota KC. Ia ikut menunduk, memberikan penghormatan terakhir untuk Christy.


"Terimakasih......Terimakasih dari kami King Cobra" ucap Richard.


"Terimakasih Miss" ucap seluruh anggota KC.


Seketika pemakaman di penuhi suara tangisan. Mereka tidak perduli jika hujan itu membasahi mereka. Michel menatap sendu seluruh anggota KC. Jaket yang mereka pakai,mengingatkannya pada Christy.


"Aku akhirnya sadar Chris. Mereka semua orang baik. Mafia itu baik, mereka menjadi jahat kalau di usik" ucap Michel sendu.


"Ini milik princess" ucap Richard memberikan jaket leader KC itu pada Michel.


Lambang leader yang ada di jaket itu membuat Michel tersenyum. Ini adalah jaket kebanggan Christy, jaket yang selalu Christy pakai dulu.


"Kamu orang yang hebat. Kamu kuat Chris" ucap Michel lirih.


Seluruh anggota KC menatap sendu makam Christy. Ini benar-benar akhir dari seorang Christy Walton Raymond.

__ADS_1


Secara bersamaan mereka semua membuka jaket KC yang mereka pakai, memayungi Michel dan juga makam Christy agar tidak terkena hujan. Mereka ingin memberikan hal istimewah pada Christy untuk terakhir kalinya.


"Selamat jalan leader King Cobra" ucap Michel lirih.


__ADS_2