
Author pov
Jam sudah menunjukan pukul 7 malam, sudah lebih 5 jam Christy tidak keluar dari kamarnya. Semua orang semakin khawatir terutama Michel, pria itu terus sajamondar-mandir didepan pintu kamar Christy. Berharap gadis itu keluar dari kamarnya, setidaknya untuk makan malam.
Richard sedari tadi memperhatikan tingkah Michel, Richard tahu ke khawatiran yang dirasakan Michel saat ini karna. Karena Richard juga khawatir dengan keadaan adiknya.
"kamu makan saja duluan"kata Richard menghampiri Michel yang terlihat cemas.
"bang, gimana nih? Chris gak keluar kamar dari tadi"kata Michel yang sangat cemas.
"kamu harus maklum Cel. Princess pasti ingin sendiri untuk saat ini"kata Richard mencoba memberi Michel pengertian.
Saat mereka sedang berbicara,tiba-tiba Christy keluar dari kamarnya. Michel dan Richard menatap Christy penuh arti. Sedangkan Chris, jangankan menatap melirikpun tidak.
Christy keluar menggunakan baju serba hitam, celana jins hitam, jaket kulut hitam dan sepatu hitam. Michel sedikit bingung dengan apa yang Christy pakai.
Christy hanya melewati keduanya,Richard dan Michel bisa nerasakan aura dingin yang dipancarkan Christy. Christy kembali menjadi dingin, datar dan seperti iblis. Richard langsung menahan tangan Christy.
"kamu mau kemana? Ini sudah malam dan dimarkas sedang tidak ada masalah"kata Richard sedikit berbisik agar Michel tidak mendengarnya.
"bukan urusanmu"kata Christy dengan bola mata yang berubah menjadi merah.
Gadis itu bukanlah Christy, melainkan Angel. Richard bahkan bisa merasakan aura yang keluar dari tubuh Christy, Richard dan Angel saling menatap dengan tatapan pembunuh khas mereka.
Richard tahu sifat keras yang dimiliki watak Angel, Richard juga keras jauh lebih keras dibandingkan Angel. Angel bahkan bisa takluk jika berhadapan dengan Richard.
"jangan membawa adikku"kata Richard dengan tatapan elangnya.
"dia juga adikku. Jadi dia bisa pergi bersamaku kapan saja"kata Angel yang tidak mau kalah dengan Richard.
"kamu cuma parasit yang selalu menempel ditubuh princess. Sebaiknya hentikan semua ini"kata Richard yang cukup menusuk di hati Angel, si kepribadian ganda yang berada di satu tubuh yang sama dengan Christy.
"saya hanya menjaganya, saya bukan parasit. Saya tidak suka melihat adik saya terluka"kata Angel tegas.
"biarkan dia kembali, dia hanya ingin sendiri saat ini. Mengertilah, ini hari terberat baginya"kata Richard dengan tatapan yang berubah menjadi sangat lembut.
__ADS_1
"terserah"kata Angel sinis
Richard langsung menyayat tangan Christy menggunakan belatih yang selalu setia berada di saku celananya,Christy langsung jatuh tetapi dengan sigap Richatd menangkapnya.
Michel semakin khawatir melihat kondisi Christy. Richard membawa Christy masuk ke kamarnya dan menidurkan Christy di king sizenya.
"biarkan dia istirahat, kita kebawah dan makan malam. Kasihan mereka sudah menunggu"kata Richard memegang bahu Michel lalu keluar dari kamar.
"maaf"kata Michel melihat Christy sejenak lalu ikut keluar bersama Richard.
Saat Michel dan Richard turun, Michel sedikit terkejut saat melihat ada Zee. Bahkan ada Alex kakak Zee. Rchard menatap Alex dengan tatapan membunuhnya.
Richard kenal dengan Alex, bahkan sangat kenal. Alex adalah leader BLACK DIAMOND, musuh terbesar KING COBRA. Zee berlari mendekat ke arah Michel lalu memeluknya.
Michel langsung melepaskan pelukan Zee karna tidak suka, Richard dan Alex saling menatap dengan tatapan membunuh. Alex tidak tahu jika Michel kenal dengan Richard si jendral KING COBRA.
"akhirnya masalah besar ini datang, semoga kamu kuat princess. Abang selalu bersamamu"batin Richard.
Michel menatap Zee dan Alex penuh tanya, Michel tidak pernah memberitahu alamat mansion Raymond ini. Lantas dari mana Zee tahu, itu membuat Michel kesal
"ngapain kesini?"tanya Michel dengan suara yang coba di buat tidak kesal.
Michel lupa memperhitungkan temannya yang memiliki mulut ember itu Michel hanya mendengus kesal. Michel tidak mau jika yang lain berfikir macam-macan tentangnya dan Zee.
"kenalian dia Zee temen gue dia London"kata Michel dengan menekankan kata teman di kalimatnya.
"Zee mereka sahabat-sahabat gue dan orangtua pacar gue"kata Michel membanggakan pacarnya.
"hai aku Zee"kata Zee dengan senyuman yang sulit di artikan.
BRAK
Suara meja yang ditendak dengan cukup kencang menggema di seluruh mansion, mereka semua langsung fokus pada Richard yang terlihat menatap Alex dengan tatapan membunuhnya.
Alex yang tidak mau kalahpun menatap Richard dengan tatapan pembunuhnya, Michel langsung mendekat kearah Richard begitupula dengan orangtua Richard.
__ADS_1
"kamu kenapa Richard?"tanya Raymond bingung, melihat putranya yang sangat marah.
"tikus yang masuk kedalam kandang lawan"kata Richatd menatap remeh Alex.
"si jendral yang selalu bersembunyi dibalik leadernya"kata Alex sinis.
"bang, lo kenal sama dia?"tanya Michel pada Richard.
"oh tentu. Siapa yang tidak kenal dengan leader BLACK DIAMOND, si komplotan mafia yang gila hormat"kata Richard tertawa sinis dengan seringaian iblisnya.
Suasan mendadak menjadi menegangkan, mereka semua semakin dibuat takut. Terlebih lagi orangtua Richard yang tahu jika anak mereka itu adalah mafia.
Mereka tahu bagaimana jika Tichard marah. Jangankan manusia, mungkin hewan yang melintaspun bisa mati hanya karna aura yang dimiliki Richard.
"dan adiknya, gadis serigala berbulu domba. Yang selalu harus mendapatkan apa yang di inginkannya. Walaupun dengan cara merebut"kata Richard sinis membuat Alex marah karna adiknya dihina.
"ini urusan antara mafia, jangan membawa serta adek gue, kalau lo gak mau mati sia-sia"kata Alex marah.
"jangan asal ngomong, kamu bisa ajah saya bunuh detik ini juga. Jangan anggap remeh peringatan dari saya"kata Richard dengan smirk yang terlihat menyeramkan.
"kak, aku takut"kata Zee bersembunyi dibelakang Alex kakaknya.
"jangan takut, ada kakak"kata Alex tersenyum pada Zee.
"jangan berpura-pura hanya demi mendapat simpati dari Michel. Kamu salah karna mau menipu si penipu yang handal"kata Richard pada Zee.
"apa maksud lo"kata Alex marah.
"saya rasa kamu sudah tahu, tentang kemampuan saya. Saya tahu rencana busuk adik kamu dan rencana busuk kamu. Jangan bersikap seolah kalian yang paling benar, di atas langit masih langit"kata Richard dengan senyuman sinisnya.
"jangan bicara sembarangan"kata Alex yang semakin marah.
"terserah, ini peringatan terakhir. Hentikan rencana kalian, jangan pernah berfikir untuk membuat princess saya terluka. Sedikit saja luka yang kalian berikan, akan saya balas berkali-kali lebih sakit"kata Richard penuh penekanan disetiap katanya.
"diam lo bang""t"kata Alex dan maju hendak memukul Richard.
__ADS_1
Gerakan Alex terhenti ketika ada seserang yang berdiri dihadapannya,orang itu menatap Alex dengan tatapan elangnya. Tatapan itu berhasil membuat Alex terdiam kaku.
"BAS**RD"