Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER

Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER
BAB 64


__ADS_3

Pagi hari di mansion Raymond. Raka dkk sedang sarapan bersama begitu pula ke empat pasangan suami istri itu, Raymond dan Wijaya fokus pada sarapan mereka.


Bahkan pagi ini Zee juga ada di mansion Raymond dengan alasan tidak ada teman di apartment, Michel hanya bisa mendengus kesal ketika gadis itu selalu berusaha mendekatinya.


Bahkan rRka sangat kesal saat melihat Siska bundanya yang sangat perhatian pada Zee. Raka tidak suka jika bundanya itu perhatian pada orang lain selain Christy adiknya.


"Zee kalau mau nambah bilang yah"kata Siska ramah pada Zee.


"iya tante"kata Zee tersenyum.


"panggil bunda ajah biar makin deket"kata Siska membuat Raka dan Raja marah.


"apaan sih bun, gak usah gitu juga kali"kata Raka kesal.


"yang boleh manggil bunda itu cuma aku, bang Raka sama princess doang gak boleh dia"kata Raja menunjuk Zee.


"Raja, Raka. Kalian gak boleh gitu,sahabat-sahabat kalian juga manggil bunda kan"kata Siska.


"tapi bunda dia itu orang baru disini"kata Raja semakin kesal.


"benar kata Raja, bun. Bunda duduklah dan sarapan"kata Raymond membuat Siska diam.


"Raka sudah ada kabar tentang Chris?"tanya Raymond.


"semalam dia tidak pulang, kemana dia?"tanya Wijaya ayah kandung Christy yang sangat khawatir.


"semalam ada maid suruhan bang Richard datang ke mansion, katanya Chris sama Tasya dan Fara pergi bersama bang Richard"kata Raka.


"mereka kemana?"tanya Megan khawatir.


"Raka juga tidak tahu mom"kata Raka pada mommynya yang tidak lain adalah mama kandung Christy.


"Raymond apa Chris baik-baik saja?"tanya Wijaya khawatir.


"Chris pasti baik-baik saja, selama ada Richard didekatnya tidak usah khawatir"kata Raymond.


"Michel aku berangkat bareng kamu yah"kata Zee.


"gak"jawab Michel singkat menatap Zee tajam.


"lo kesini naik mobil kan? Lo berangkat sendiri ajah. Gak usah selalu mau ngekor sana Michel, kurang kerjaan banget lo"kata Fikra kesal.


"100 buat lo"kata Dimas bertos dengan Fikra.

__ADS_1


"apaan sih sewot banget kalian"kata Zee kesal.


"jelas gue sewot lah, yang lo gangguin itu sahabat gue b**o"kata Fikra menatap Zee tajam.


"kenapa lo yang sibuk sih, emang gue gangguin lo? Engga kan? Diam ajah kali"kata Zee sinis.


"bisa enggak lo diam, gue pusing dengerin lo ngomong mulu"kata Michel pada Zee membuat gadis itu kesal.


"Michel tapi mereka duluan yang gangguin aku"kata Zee memperlihatkan wajah sedihnya.


"mereka gak salah tapi lo yang salah ngerti"kata Michel berdiri dari duduknya.


"bunda, ayah, mommy, daddy. Aku berangkat duluan, maaf membuat keributan"kata Michel menyalimi keempat orangtua kekasihnya itu.


"tidak apa-apa, kamu hati-hati dijalan. Soal Chris jangan terlalu khawatir, dia pasti sedih kalau kamu seperti ini"kata Raymond menepuk pundak Michel.


"iya ayah, Michel tahu"kata Michel tersenyum lalu keluar dari mansion.


Zee langsung berdiri dan ingin mengejar Michel tetapi tangannya di tahan oleh Raka. Pria itu menatap Zee tajam seolah ingin menelan gadis di hadapannya saat itu juga.


"apaan sih lo"kata Zee kesal.


"gue peringatin berhenti gangguin hubungan sahabat gue sama adek gue. Ngerti lo"kata Raka menghempaskan tangan Zee dan menyenggolnya cukup keras.


"dengerin tuh dasar ****"kata Fikra tertawa lalu berlari menyusul Raka.


"kamu kenapa Zee?"tanya Siska.


"eh gak apa-apa kok bunda"kata Zee ragu-ragu menyebut kata bunda.


"yaudah berangkat sana takutnya telat"kata Siska tersenyum.


"hmm Zee berangkat dulu, makasih sarapannya bunda"kata Zee tersenyum lalu keluar dari mansion.


Las Vegas....


Christy dan Richard baru saja tiba dimansion milik Richard yang ada di Las Vegas. Semalam baru saja tiba dari indonesia mereka langsung bertarung dengan Red Rose.


Tasya, Fara dan Faris sedang pergi berbelanja katanya ingin mecari oleh-oleh. Sedangkan Christy, gadis itu sedari tadi meninju samsaknya. Bahkan sudah 4 samsak yang hancur karena pukulannya.


Christy seperti tidak perduli dengan tangannya yang sudah merah bahkan sudah berdarah akibat lecet. Gadis itu terlihat mengeluarkan semua emosinya pada samsak di hadapannya.


Baru saja Christy ingin memukul samsak dihadapannya, tiba-tiba Richard muncul di hadapan Vhristy sambil mendorong samsak itu ke belakangnya. Richard menatap Christy dengan tatapan marahnya.

__ADS_1


Christy menatap Richard diam tanpa berkata sedikitpun. Richard memegang tangan Christy dan membawanya duduk dikursi taman mansion, Richard menatap tangan Christy yang berdarah dengan tatapan sedikit marah.


Richard dengan teliti membersihkan darah di tangan Christy, lalu membalutnya dengan perban. Christy hanya diam tanpa ekspresi apapun seolah tidak merasakan perih di tangannya.


"kalau aku mati apa abang sedih?"tanya Christy menatap kearah depan dan tidak mau menatap Richard.


"abang tidak suka dengan pertanyaan kamu princess"kata Richard merapikan kotak P3K dengan sedikit emosi.


"aku hanya ingin tahu, apa abang sedih kalau aku mati?"tanya Christy lagi dan lagi membuat Richard semakin emosi.


"princess, berhenti bertanya seperti itu. Abang tidak suka"kata Richard dengan nada dingin disertai tatapan elangnya.


Christy bukannya takut dia justru tersenyum sinis, menatap langit cerah di Las Vegas. Entah lah apa yang difikirkan gadis itu. Christy terlalu banyak menyimpan rahasi, hingga membuat orang-orang disekitarnya menjadi bingung.


"kenapa abang gak mau jawab? Apa abang gak bisa jawab? Aku sudah tahu pasti semua orang hanya akan menangis satu hari saja ketika aku mati. Lalu selanjutnya kalian akan melupakanku"kata Christy dengan senyuman sinisnya.


"sebenarnya kamu kenapa princess? Tidak biasanya kamu begini"kata Richard bingung.


"entahlah, aku juga bingung bang. Mungkin aku akan mati nanti"kata Christy membuat Richard semakin marah.


"princess, berhenti berkata seperti itu. Sudah abang bilang, abang tidak suka"kata Richard berdiri lalu masuk kedalam mansion dengan keadaan emosi.


Christy menatap punggung Richard sendu, Christy juga bingung dengan jalan fikirnya kali ini. Tidak seperti biasa dia selalu berkata hal yang tidak masuk akal.


Christy yang merasa bersalah, berlari masuk kemansion mengejar Richard yang lebih dulu jalan didepannya. Christy tahu dia telah membuat Richard marah dan Christy sangat merasa bersalah.


Christy berlari lalu langsung memeluk Richard dari belakang, membuat pria itu berhenti seketika. Richard bisa merasakan tubuh adik kecilnya itu yang memeluk tubuhnya hangat.


Richard membalikkan badannya dan memeluk Christy erat sambil mengusap kepala Christy lembut. Christy menutup matanya merasakan kehangatan yang diberikan Richard padanya.


"maaf"kata Christy dengan suara kecilnya. Richard tersenyum saat mendengar perkataan maaf dari adiknya itu.


"jangan seperti itu lagi princess"kata Richard mengelus kepala Christy.


"iya bang, aku minta maaf"kata Christy.


"tidak apa-apa, lagi pula abang tidak bisa marah lama-lama sama kamu"kata Richard sedikit terkekeh.


"kok gitu sih"kata Christy melepaskan pelukannya lalu menatap Richard.


"hmm karena abang sayang sama princess. Itu saja"kata Richard tersenyum sangat manis membuat Christy terkekeh.


"hehehe aku juga sayang sama bang Richard"kata Christy lalu memeluk Richard kembali.

__ADS_1


"makasih tuhan, engkau telah mengirimkan seseorang seperti bang Richard. Tidak apa-apa jika seluruh dunia membenciku, asalkan jangan bang Richard itu sudah lebih dari cukup"


"kamu juga anugerah terindah yang tuhan berikan pada abang, karna kehadiran kamu kehidupan abang lebih bermakna"batin Richard sendu.


__ADS_2