
Pagi hari yang cerah namun tidak secerah suasana hati semua orang di mansion Raymond. Sejak mereka dibawa paksa anggota KC dari RD hospital, mereka masih belum tenang karena belum mengetahui kondisi Christy.
Faris sudah berusaha melawan anggota KC, namun pria itu berakhir babak belur karena dipukuli anggota KC. Perkataan Richard memang tidak bisa dianggap remeh, pria itu tidak pernah bermain-main dengan perkataannya.
Tidak ada kabar sama sekali mengenaik Christy, itu membuat semua orang tidak bisa tenang. Bahkan staf medis di RD hospital tidak ada yang berani memberitahu kondisi Christy atas perintah Richard.
Mulai dari mansion Raymond hingga RD hospital semua dibawah pengawasan anggota KC, mereka hanya bisa keluar dari mansion untuk kekantor, kesekolah dan kemanapun itu. Tetapi tidak untuk menemui Christy.
Faris rasanya ingin gila memikirkan kondisi Christy saat ini, dia sudah kehabisan akal untuk bisa mengetahui kondisi adiknya.
"gimana keadaan Chris sekarang? Kita harus tahu"kata Revano yang sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi.
"gue juga bingung Rev, kita gak mungkin bisa ketemu Chris. Ini semua sudah perintah dari abang lo"kata Fikra.
"kenapa kalian gak pernah jujur kalau kalian itu mafia? Kenapa kalian gak jujur?"tanya Dimas bingung.
"kalian berempat mafia dan Raja juga ikut? Sebenarnya berapa banyak kebohongan yang kalian sembunyikan"kata Fikra frustasi.
"kita memang mafia dan itu sudah sejak lama. Bukan hal baru untuk kita dan soal Raja, gue baru tahu dia menjadi mafia"kata Putri menjelaskan semuanya.
"kenapa kalian gak jujur sejak awal? Kalau kalian jujur pasti semua akan berbeda"kata Revano.
"itu gak akan ngerubah apapun, semua akan tetap terjadi."kata Putri menghapus kasar air matanya.
"lalu bagaimana sekarang? Dimana Richard? Kenapa kita tidak boleh menemui princess"kata Faris yang sangat marah.
"itu sudah bukan rahasia lagi bang. Abang tahu sendiri bagaimana bang Richard kalau Chris terluka. Terlebih lagi itu semua karena keluarga ini"kata Putri yang kembali terisak.
"tapi semua itu hanya salah paham, dan bukan kita yang memulai, tapi Zee dan kakaknya. Lalu kenapa kita terkena dampaknya"kata Faris.
"Chris kecewa sama bang Raka, bunda dan gue. Kami gak percaya sama Chris dan lebih percaya pada Zee. Itu buat Chris sangat kecewa. Tapi bang Faris lihatkan gimana Chris mati-matian untuk nyelamatin kita. Dan demi kita, Chris rela berlutut, rela ditembak berkali-kali. Itu udah cukup buat bang Richard marah dan membuat Chris jauh dari kita"kata Putri.
"ayah akan berusaha untuk berbicara pada Richard, bagaimanapun juga kita harus melihat kondisi Chris"kata Raymond.
"sebaiknya jangan ayah, aku tahu bagaiman Richard. Dia tidak akan mau mendengarkan ayah, justru ayah akan dalam bahaya"kata Faris berusaha membuat Raymond mengerti.
"tapi Faris, ayah harus tahu kondisi putri kecil ayah"kata Raymond sendu.
__ADS_1
"ayah harus sabar biar Faris yang urus semuanya"kata Faris.
"mommy mohon bawa Chris pulang Faris hiks hiks"kata Megan yang kembali menangis.
"iya mom, Faris akan berusaha sekuat tenaga buat bawa Chris pulang"kata Faris.
//skip//
Disebuah pemakaman terlihat seorang pria tampan memakai baju serba hitam, duduk disamping nisan yang bertuliskan RASYA. Pria itu menyimpan bunga lily putih kesukaan Rasya didekat batu nisan.
Dengan hati yang hancur pria itu menangis dihadapan nisan Rasya, memukul dadanya berkali-kali. Sakit sekali hati pria itu hingga menangis tanpa ada suara, itu sangat menyakitkan jika di lihat orang beberapa orang.
"Rasya gue mohon sama lo, kalau lo ketemu Chris jangan tahan dia. Suruh dia balik, dunia dia disini. Dan gue nunggu dia disini"kaya Michel dengan suara yang terdengar sendu.
"lo udah janji sama gue kalau lo akan balikin Chris ke gue, tapi kenapa lo mau ngambil dia lagi Ras. Lo harus nepatin janji lo, Chris harus balik ke gue Ras"kata Michel menghapus air matanya yang terus saja terjatuh.
Michel terus saja memohon berharap Rasya mendengarnya, dia bingung harus berkata apa lagi. Christy sekarang koma dan entah kapan gadis itu bisa sadar.
Michel terduduk lemas disamping kuburan Rasya, wajahnya terlihat sangat pucat, dia terlihat sangat kacau. Michel dengan perlahan berdiri lalu meninggalkan lokasi pemakaman itu. Tujuannya hari ini adalah melihat keadaan Christy.
Michel tidak bisa berbuat apa-apa lagi, dia tidak bisa dipisahlan dari Christy. Melihat kondisi Chisty sekarangpun membuatnya ingin gila rasanya.
Lebih dari setengah jam Michel baru sampai di rumah sakit, Michel bisa melihat mulai dari pintu masuk hingga diruangan Christy dirawat, ada banyak anggota KC yang berjaga. Michel tidak menyangka jika Richard akan secerdik itu.
"pagi dok"kata Michel pada dokter yang baru saja keluar dari ruang rawat Christy.
"pagi tuan Michel, anda ingin melihat pasien?"tanya dokter itu.
"iya dok, hmm ngomong-ngomong bang Richard ada?"tanya Michel.
"dia juga baru saja pergi sehabis melihat pasien, saya mau memeriksa pasien lain saya pergi dulu"kata dokter itu menepuk pundak Michel, lalu pergi.
"tuan, pakai ini dulu sebelum masuk melihat pasien"kata suster memberikan jubah berwarna biru serta masker berwarna putih untuk Michel.
Michel memakai semua yang suster itu berikan, lalu dia masuk dan duduk disamping brankar tempat Christy terbaring.
Hati michel terasa nyeri melihat banyaknya alat medis yang tertempel disetiap inci tubuh Christy, dan masker oksigen yang menutupi setengah wajah cantik gadis itu.
__ADS_1
Michel berusaha untuk menahan air matanya, mengusap perlahan wajah pucat Christy. Rasanya sangat hampa melihat kondisi christy saat ini. Dia mengenggam erat tangan Christy, berharap ada keajaiban disaat dia mengenggam tangan gadisnya itu.
"tahu gak, aku lebih suka kalau kamu ngomong dikit banget dari pada gak sama sekali kayak gini. Baru sehari kamu koma dan aku udah rindu banget sama kamu"kata Michel mengecup tangan Christy.
Hancur juga pertahanan pria itu, hatinya sangat hancur dan air matanya jatuh membasahi wajahnya. Sangat sakit hatinya saat melihat gadis yang dicintainya terbaring lemah di atas brankar dengan alat medis sebagai pertahanan hidupnya.
Michel menunduk sendu berusaha menahan isakannya itu, air matanya tidak juga berhenti. Hatinya sangat hancur melihat Christy yang seperti itu.
"aku mohon bangun Chris, aku gak bisa kayak gini terus. Kamu bunuh aku secara perlahan kalau kayak gini. Kamu harus bangun sebulan lagi aku lulus sekolah, setelag itu kita harus menikah. Aku mohon bangun Chris"kata Michel yang sudah tidak bisa menahan isakan tangisnya lagi.
Pria itu sangat tulus pada Christy, dia tidak bisa hidup tanpa gadisnya. Namun takdir ada ditangan tuhan. Michel hanya bisa berharap ada keajaiban yang terjadi pada Christy.
"bangun sayang aku mohon hiks hiks"kata Michel memukul dadanya yang terasa sakit.
"aku selalu nunggu kamu"kata Michel mengecup kening Christy.
Michel langsung keluar dari ruangan Christy, dia terduduk lemas didepan pintu itu. Sakit rasanya melihat gadis yang dicintainya tidak merespon perkataannya sedikitpun.
Michel sudah seperti orang gila, bingung rasanya harus berbuat apa lagi. Michel berharap akan membuat masa depan yang indah bersama Christy, namun semuanya berbeda dari yang difikirkannya.
"tuhan jangan engkau ambil dia dariku, ku mencintainya, dia duniaku. Kenapa bukan aku saja tuhan, aku tidak kuat melihat gadisku seperti ini. Aku merindukannya, kembalikan dia padaku tuhan aku mohon"kata Michel lagi dan lagi memohon pada tuhan berharap tuhan mendengarnya dan segera mengabulkannya.
Dari kejauhan ada Richard yang melihat Michel terduduk lemas didepan pintu ruang rawat Christy. Richard juga merasakan hal yang sama, mungkin lebih sakit dari pada yang Michel rasakan.
Christy gadis itu adalah gadis yang sangat berarti dihidup Richard, sejak umur 7 tahun Richard menjaga Christy dengan sangat baik. Richard ingin gila saat tahu adik kesayangannya itu koma dan mengidap penyakit kanker otak.
Semua itu tidak pernah terlintas dibatinnya, bagaimana Christy bisa menyembunyikannya? Kenapa bisa? Itu pertanyaan yang Richard fikirkan. Mana mungkin batinnya tidak bisa menembus batin adik kecilnya itu.
Apa Christy bisa menutup batinnya? Tapi bagaimana caranya? Apa dia bisa? Itu yang selalu Richard fikirkan sejak Christy koma. Richard merasa gagal menjaga Christy, menyiksa Alex dan Zee tidak membuat Richard puas.
Alex dan Zee apa mereka masih hidup? Di mana mereka? Apa yang terjadi? Semua itu ada ditangan Richard. Alex dan Zee masih ada di markas KC.
Kedua orang itu terus saja disiksa Richard setiap harinya, Richard tidak mau membunuh mereka dengan alasan itu tidak akan membuatnya puas. Richard hanya menyiksa Alex dan Zeee hingga membuat kedua orang itu merasa ingin mati lebih cepat.
Richard selalu marah saat melihat wajah Alex dan Zee, karena itu membuatnya ingat bagaimana Christy berlutut dan tertembak dihadapannya. Saat itu dunianya seolah hilang dalam sekali kedipan mata.
"mereka akan terus merasakan siksaan yang menyakitkan hingga princess bangun, mereka harus merasakan apa yang princessku rasakan. Mereka berdua sudah mengambil separuh dunia saya"kata Richard dengan tatapan iblisnya.
__ADS_1