Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER

Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER
BAB 76


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 2 malam, Richard terlihat masih sibuk didepan sebuah laptop. Wajahnya terlihat sangat serius, sesekali Richard nampak marah.


Pria itu memantau pencarian yang anggota KC lakukan, Fara dan Tasya pun terlihat bekerja keras untuk mencari keberadaan anggota BD.


"sepertinya mereka sangat pandai bersembunyi"kata Reza yang terhubung lewat sebuah monitor.


"cari mereka, sampai keujung dunia sekalipun bawa mereka kehadapan saya"kata Richard marah.


Richard sebisa mungkin mengecilkan suaranya, agar Christy tidak terbangun dari tidurnya. Richard kembali fokus pada laptopnya dan selalu memantau keselamatan para anggota KC.


"jangan jauh dari Fara dan Tasya"kata Richard pada Reza.


"mereka tetap dalam pengawasan gue"kata Reza membuat Richard sedikit tenang.


Richard kembali fokus pada laptopnya, Richard merasa aneh pada satu lokasi yang dekat dari lokasi para anggota KC saat ini.


Ada sinyal aneh disana, Richard sebisa mungkin menggunakan batinnya untuk menembus semuanya. Richard sedikit terkejut melihat apa yang ada di batinnya.


"Reza, suruh semua anggota mundur sekarang cepat"kata Richard dengan suara tegasnya.


"memangnya ada apa?"tanya Reza sedikit bingung bercampur panik.


"ada jebakan disana. Mundur sekarang cepat"kata Richard.


"MUNDUR SEMUA CEPAT"terdengar suara Reza yang berteriak cukup keras.


Baru saja Reza berteriak suara ledakan tedengar cukup keras, sekerika Richard menjadi sedikit khawtair pada semua anggotanya.


"Reza apa semua baik-baik saja? Reza jawab"kata Richard panik.


"mereka mati"kata Reza dengan suara yang terdengar parau.


"periksa keadaan mereka cepat"kata Richard dengan suara yang keras.


"BANG ARON"teriak Christy lalu terbangun dengan keringat yang membanjiri wajahnya.


"princess ada apa? Kamu kenapa?"tanya Richard panik melempar laptopnya, lalu mendekat kearah Christy.


"dimana mereka? Dimana bang Aron? Bang jawab dimana?"tanta Christy panik.


"kamu tenang princess. Aron bersama anggota KC lainnya sedang dalam misi pencarian"kata Richard lalu memperlihatkan laptopnya.


"tanya dimana bang Aron, cepat bang"kata Christy panik.


"Reza, Reza. Zaa"kata Richard pada monitornya.


"ada apa?"tanya Reza.


"kamu dan anggota yang lain baik-baik saja?"tanya Richard.


"ada beberapa anggota KC yang mati karena ledakan itu"kata Reza dengan suara sendunya.


"lalu Aron dimana?"tanya Richard.


"kita masih belum bertemu dengan Aron. Dia tadi memimpin dipaling depan"kata Reza dengan suara isakan menandakan pria itu menangis.


Seketika badan Christy menegang, mimpi buruknya barusan benar terjadi. Aron orang yang Christy anggap seperti kakak.


"gimana sekarang? Gue harus cari adek gue kemana Cad?"kata Reza dengan suara tangisannya.


"tenangin diri kamu. Saya akan kesana secepatnya, kumpulkan semua korban"kata Richard.

__ADS_1


"princess hey, dengerin abang. Aron pasti baik-baik saja, dia pria kuat kamu tahu itu. Abang pasti akan mencari Aron"kata Richard memeluk Christy.


"bang selamatkan mereka aku mohon"kata Christy menggenggam tangan Richard.


"pasti princess"kata Richard mencium kening Christy.


"abang akan kesana sata Michel sampai, abang sudah menelfonnya tadi"kata Richard.


"Alex sudah benar-benar membuat abang marah, dia melukai kamu dan sekarang membunuh anggota abang"kata Richard yang sangat marah.


"aku mohon sama abang, hati-hati jangan sampaiĀ  terluka"kata Christy.


"abang bisa menjaga diri princess yakinlah"kata Richard.


"malam bang"kata Michel yang baru masuk.


"Cel, jaga princess malam ini. Kalau ada apa-apa kabarin saya"kata Richard.


"abang pergi dulu princess"kata Richard mencium kening Christy


"hati-hati bang"kata Michel pada Richard.


"hey kamu kenapa nangis? Sampai keringatan gini?"tanya Michel menghapus air mata Christy.


Christy hanya diam dan langsung memeluk Michel. Michel berusaha untuk mengerti perasaan Christy saat ini.


Michel memeluk Christy dan mengusap perlahan rambut gadisnya itu. Christy merasa sedikit nyaman ada Michel disampingnya saat ini.


"kamu tidur yah, aku disini jagain kamu okey"kata Michel menyandarkan kepala Christy di bantal.


"sebenarnya kamu kenapa Chris? Aku selalu bingung harus bagaimana dikondisi seperti ini"batin Michel.


"maaf Cel, aku belum bisa jujur kekamu kalau aku mafia. Aku takut kamu menjauh dari aku"batin Christy.


Jam menunjukan pukul setengah 3 pagi, langit masih sangat gelap. Richard baru saja sampai ditempat anggota KC berada.


Richard berlari mendekat kearah anggota KC, ada 10 orang yang sudah tidak bernyawa. Richard menatap mereka semua dengan tatapan yang sulit diartikan.


Richard melihat ada Reza yang terduduk lemas dia samping semua jenazah. Fara dan Tasya juga terduduk didekat Reza dengan wajah sedih mereka.


"apa Aron sudah ditemukan?"tanya Richard pada Reza.


"belum"jawab Reza dengan wajah sedihnya.


"kamu harus kuat, kalau kamu seperti ini Aron tidak bisa ketemu. Kamu kuat Reza, kamu pasti kuat"kata Richard menepuk pundak Reza.


"lo benar, gue harus kuat demi Aron"kata Reza lalu berdiri.


"ARON SUDAH KETEMU"teriak salah satu anggota KC yang membopong tubuh Aron.


Aron dibaringkan didekat Richard. Richard memeriksa keadaan Aron terlebih dahulu, Aron terlihat sangat lemah.


Wajahnya penuh luka, bajunya gosong seperti habis terbakar. Mata Aron masih terbuka walau sangat sedikit.


"bawa dia kerumah sakit dia masih hidup"kata Richard lalu anggota KC mengangkat tubuh Aron dan dimasukan kemobil.


"semua jenaza ini, kuburkan dengan layak dan pastikan keluarga mereka tidak kekurangan apapun"kata Richard.


"baik jendral"kata anggota KC.


"Fara dan Tasya kalian ikut Reza kerumah sakit. Obati luka kalian"kata Richard melihat kedua gadis itu sedikit terluka.

__ADS_1


"baik jendral"kata Fara dan Tasya lalu pergi mengikuti Reza.


Richatd menatap kepala 10 jenazah anggota KC, ada rasa sedih saat melihat anggotanya gugur malam ini. Anggota yang selalu setia padanya, menjalankan semua misi yang dia berikan. Malam ini mereka gugur.


Alex membuat Richard benar-benar marah. Richard semakin ingin membunuh Alex dan semua anggota BD.


"saya akan cari kamu kemanapun kamu pergi, Kalau saya tidak bisa bunuh kamh, saya akan bunuh setiap keturunan keluarga kamu. Termaksud Zee"kata Richard marah lalu meninggalkan tempat itu.


//skip//


Di RD hospital terlihat Reza dan Richard yang menunggu didepan ruang UGD. Aron sedang diperiksa oleh dokter.


Sedangkan Fara dan Tasya mereka juga sedang diobati oleh suster. Christy dan Michel baru saja turun dari ruang rawat Christy.


"gimana keadaan bang Aron?"tanta Christy panik


"dia masih didalam princess"kata Richard membantu Christy berjalan.


"bang Reza harus diobati juga"kata Christy melihat kepala Reza yang sedikit berdarah.


"abang gak apa-apa princess"kata Reza tersenyum paksa.


"bang Reza harus diobatin. Bang Aron pasti marah kalau lihat bang Reza gak mau obatin lukanya"kata Christy.


"tapi abang mau nunggu Aron dulu princess"kata Reza.


"yasudah biar susternya yang aku bawa kesini"kata Christy mendorong tiang infusnya kearah tempat suster berjaga.


"sus bisa tolong obatin abang saya?"tanya Christy pada suster yang berjaga.


"bisa nona, tunggu saya ambil peralatannya dulu"kata suster itu.


Lalu suster itu mengikuti Christy, Christy menunjuk Reza lalu suster itu duduk dan membersihkan darah yang mengalir di kepala Reza.


Reza hanya diam tanpa merasa kesakitan. Rasa khawatirnya lebih besar saat ini. Christy juga merasa khawatir pada kondisi Aron saat ini.


"bang, lalu Fara dan Tasya dimana?"tanya Christy mengingat kedua sahabatnya itu.


"mereka sedang diobati diruangan lain"kata Richard.


"apa ada anggota KC yang mati?"tanya Christy sedikit berbisik agar Michel tidak mendengarnya.


"10 orang mati princess"kata Richard dengan wajah sedihnya.


"Alex sudah sangat keterlaluan"kata Christy marah.


"biar abang yang selesaikan, abang tidak mau kamu terluka"kata Richard.


"tapi dia sudah membunuh anggotaku, dia membuat bang Aron seperti ini. Dia juga sudah melukaiku "kata Christy marah.


"abang tahu princess, tapi abang tidak mau kamu terluka lagi"kata Richard khawatir.


"aku leader di mafia ini, hidup atau mati itu sudah menjadi resikonya. Aku akan mencari Alex dan anggotanya"kata Christy dengan nada dingin.


"tidak, abang tidak akan mengizinkan kamu turun tangan dengan masalah ini"kata Richard.


"aku tahu abang takut, tapi semua ini harus cepat selesai"kata Christy.


"tapi nyawa menjadi taruhan dimasalah ini"kata Richard memperingati Christy.


"apa hanya nyawa abang yang mau abang korban kan? Ini adalah misi KC, itu berarti aku sebagai leader harus turun tangan. Hidup atau mati itu sudah menjadi resiko terbesar"kata Christy.

__ADS_1


"masalah ini harus cepat selesai, semakin lama masalah ini akan membuat banya orang mati. Dan gue gak mungkin biarin anggota gue mati karena mereka"batin Christy.


"akhirnya hari ini tiba princess, hari dimana abang akan selalu takut jika tidak melihat kamu. Hari dimana nyawa kamu menjadi taruhannya. Jika Alex menyentuh kamu lagi, abang benar-benar akan membunuh semua keturunan mereka"batin Richard.


__ADS_2