Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER

Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER
BAB 91


__ADS_3

Dor...


Dor...


Dor...


Suara tembakan itu menggema ditoko berlian, kaca toko itu pecah dan berhamburan kemana-mana. Michel dkk melindungi para gadis dari serpihan kaca. Ada darah disana, ada seseorang yang terkena tembakan itu.


Orang itu terlihat menahan sakit yang sangat dirasakannya di bagian perur, tembakan itu membuat perutnya dibanjiri darah.


"MICHEL"teriak Christy panik.


Michel terduduk sambil meremas kuat perutnya yang terkena tembakan, Christy merobek baju bagian bawah miliknya lalu menutupi luka tembakan diperut Michel.


"Cel lo gak apa-apa?"tanya Fikra khawatir.


"perut gue panas Fik"kata Michel meringis kesakitan.


"bang, panggil ambulance"kata Christy pada Richard.


"iya, kamu tenang dulu. Terus tekan lukanya supaya darahnya berhenti keluar"kata Richard.


"aku mohon bertahan"kata Christy yang sudah menangis.


"jangan nangis, aku gak apa-apa"kata Michel yang masih berusaha tersenyum pada Christy.


"ambulance akan segeta datang"kata Richard.


"kalian kesini sekarang"kata Richard lewat earphone yang dipakainya.


"siapa pelaku penembakan ini?"tanya Richard pada anggota KC yang ditugaskannya untuk menjaga disekitar toko.


"sebelumnya maaf jendral kami lengah, anggoya BD ternyata sudah mengincar miss Christy dan juga kekasihnya itu"kata anggota KC menunduk takut.


BUGH


Satu pukulan diberikan Richard pada anggota KC, dia tersungkur kebawa namun langsung berdiri dan menunduk. Richard terlihat sangat marah.


"cari mereka, mereka sudah melanggar perjanji"kata Richard marah.


"baik jendral"kata anggota KC itu lalu pergi.


"mereka melanggar perjanjian, cari mereka"kata Richard pada Reza lewat earphone yang dipakainya.


//skip//


Di RD hospital terlihat Christy dkk dan Raja dkk yang sangat khawatir, diruangan yang berbeda Raka dan Michel sedang ditangani. Christy sangat khawatir pada kedua pria itu.


Richard senantiasa mengenggam erat tangan Christy. Richard tahu adiknya itu sedang khawatir saat ini, dihari yang sama dua orang pria yang sangat Christy sayangi terluka.


Christy ingin membunuh orang-orang yang mencelakai Raka dan Michel, namun saat ini Christy hanya ingin menunggu Michel dan Raka membaik terlebih dahulu.


"sebenarnya siapa yang ngelakuin ini? Kenapa tiba-tiba ada penembakan disana?"tanya Fikra mengacak rambutnya frustasi.


"gue juga bingung, semua berjalan sangat cepat. Tembakan itu tiba-tiba sudah merusak seluruh toko, bahkan Michel juga kena"kata Raja bingung.


"siapa yang ngelakuin hal kayak gini? Kita semua hampir mati tadi"kata Dimas yang masih merasa takut.


"tapi kenapa dari sekian banyak suara tembakan, hanya Michel yang kena?"tanya Revano bingung.


"kalian tidak usah memikirkan itu, fokus saja pada sahabat kalian. Saya bisa mengurus semuanya"kata Richard menatap para sahabat Michel.


"terus Raka? Dia kenapa bisa sampai kecelakaan? Bukannya dia barengan sama Zee dan Putri? Kenapa hanya Raka?"tanya Dimas bingung.


"terus dimaja dua gadis itu?"tanya Raja yang juga bingung.


"kenapa semuanya seperti direncanakan seperti ini. Raka kecelakaan, kita hampir mati dan Michel terkena tembakan"kata Revano mengacak rambutnya frustasi.


"saya peringatkan pada kalian semua, mulai sekarang saling menjaga satu sama lain. Jangan lengah dengan semua keadaan, nyawa kalian dipertaruhkan disini"kata Richard dengan wajah seriusnya.


"sebenarnya apa yang terjadi bang?"tanya Raja bingung.


"kamu akan tahu jika sudah saatnya"kata Richard.


Tiba-tiba 2 dokter yang menangani Michel dan Raka keluar bersamaan, keduanya menatap para sahabat Michel dan Raka dengan tatapan yanh sulit diartikan.


Christy menatap cemas pada kedua dokter itu, Christy takut jika terjadi sesuatu didalam sana.


"tuan Michel sudah mulai membaik, luka tembakan itu tidak terlalu dalam. Jadi dia akan baik-baik saja"kata dokter yang menangani Michel.


"lalu bang Raka?"tanya Christy.


"tuan Raka mengalami koma, mungkin ini akan menjadi koma yang cukup lama. Benturan keras dikepalanya membuat saraf otaknya berhenti bekerja. Jika dia terlambat dibawa kesini, mungkin tuan Raka sudah tidak ada"kata dokter itu membuat semua orang merasa sedih.


Christy seketika terduduk lemas, Richard langsung memeluknya erat. Christy merasa sangat sedih mendengar perkataan dokter itu. Christy merasa dunianya seperti hancur berkeping-keping.


Raja dkk pun merasakan hal yang sama, sahabat mereka koma saat ini. Raja merasa sebagian dunianya menjadi gelap, Raja adalah saudara kembarnya. Mendengar Raka yang mengalami koma membuat hati Raja merasa ngilu.


Fara pun merasakan hal yang sama, pria itu adalah pria yang dicintainya, sekarang terbaring lemas dengan kondisi koma. Entah kapan dia bisa sadar.


"bang, aku mohon cari orang yang melakukan ini. Bunuh mereka untuk aku"kata Christy terisak menatap Richard.


"pasti akan abang cari, tenangkan diri kamu princess"kata Richard memeluk erat tubuh Christy.


"Raka, kenapa kamu bisa gini hiks hiks"kata Fara yang sudah terisak.


"sabar Far, lo harus kuat"kata Tasya mengelus tangan Fara.


"lo jangan nangis, kasihan Raka"kata Fikra menatap Fara.


"dok, apa boleh kami masuk melihat Raka?"tanya Fikra.


"untuk saat ini hanya memungkinkan untuk satu orang yang masuk, kondisi pasien belum stabil"kata dokter itu.


"siapa yang mau masuk. Far? Chris?"tanya Revano menatap kedua gadis itu.


"Chris lo masuk ajah duluan"kata Fara.


"tapi Far, lo"kata Christy.


"gue bisa dilain hari, lo ajah dulu"kata Fara.


"makasih Far"kata Christy.

__ADS_1


Christy langsung masuk ke ruangan dimana Raka saat ini, Christy menatap sendu wajah pucat Raka. Dia terbaring dengan banyak alat yang menempel ditubuhnya.


Christy menggengan erat tangan Raka, tangan yang selalu digenggamnya itu terasa dingin. Christy terisak melihat kondisi Raka saat ini.


"bang Raka kenapa bisa jadi gini? Padahal tadi abang baik-baik saja"kata Christy dengan isak tangisnya.


"aku gak bisa lihat abang kayak gini, akuu mohon cepat sadar bang. Besok acara tunangan aku sama Michel, apa bang Raka gak mau lihat acaranya?"tanya Christy pada Raka yang terbaring lemah.


"kebahagiaan aku gak mungkin lengkap kalau gak ada bang Raka, akuu mohon sadar bang"kata Christy meremas kuat selimut putih yang menutupi sebagian badan Raka.


"maafin aku bang, karena aku abang jadi gini. Emang benar kata bang Raka, aku pembawa sial. Banyak orang terluka karena aku, maaf bang"kata Christy.


Christy merasa sesak melihat Raka yang hanya bisa terbaring lemah, tidak menjawab pertanyaannya dan tidak bisa melihatnya.


"aku janji sama bang Raka, aku akan tangkap orang yang udah buat abang kayak gini. Aku sendiri yang akan bunuh dia"kata Christy dengan tatapan yang berubah menjadi sangat menakutkan.


"aku keluar dulu, abang cepat sembuh yah,aku pasti nunggu bang Raka"kata Christy mengecup singkat kening Raka, lalu keluar.


Saat Christy keluar dia melihat ada Michel disana, Michel berdiri didepan pintu sambil menyandarkan kepalanya didinding.


"kamu kenapa keluar? Kamu harus istirahat Cel"kata Christy khawatir pada Michel.


"aku gak apa-apa, gimana keadaan Raka?"tanya Michel.


"bang Raka koma Cel"jawab Christy sendu.


"kamu harus kuat, Raka pasti akan sadar"kata Michel mencium singkat kening Christy.


"tapi Cel, besok pertunangan kita. Bang Raka gak bisa datang"kata Christy menatap Michel sendu.


"apa kamu mau kita tunda dulu? Kita tunggu Raka sadar dari koma?"tanya Michel sambil mengenggam tangan Christy.


"gak Cel, ini udah direncanain. Dan besok kamu juga ulangtahun"kata Christy menggeleng.


"aku gak mungkin rayain semua itu, disaat kamu sedih kayak gini"kata Michel.


"aku gak apa-apa, semua akan tetap berjalan sesuai rencana"kata Christy.


"Cel mendingan lo dirawat dulu sampai nanti malam, supaya kondisi lo bisa lebih baik"kata Dimas menepuk pundak Michel.


"benar yang Dimas bilang, lo dirawat ajah dulu sampe nanti malam. Supaya besok lo bisa lebih mendingan"kata Revano.


"hmm iya"kata Michel.


//skip//


Malam hari di markas KING COBRA terlihat Richard yang sangat marah, aksi penembakan tadi pagi membuat Richard sangat marah. Anggota BD sudah melanggar perjanjian sebelum pertempuran.


Mereka sudah berjanji untuk tidak melukai Christy ataupun orang yang ada disekitar Christy, mereka sudah menjanjikan hal itu sebelum pertempuran dimulai.


Richard sangat marah dengan semua yang terjadi, Alex dan para anggotanya benar-benar membangunkan iblis dari kegelapan.


"setelah pertunangan princess, pertempuran akan segera dimulai"kata Richard marah.


"tapi itu tidak sesuai dengan hari yang sudah direncanakan, akan berbahaya untuk kita maupun mereka"kata Reza yang merasa kurang setuju dengan perintah Richard.


"kita pasti bisa mengalahkan mereka, dan tujuan kita adalah Alex"kata Richard dengan aura khas pembunuhnya yang sudah keluar.


"soal Alex, gue udah cari tahu soal penembakan dan kecelakaan Raka. Semua itu direncakan alex dan adiknya yang bernama Zee. Saat ini Zee menyekap Putri ditempat Alex"kata Aron.


"apa yang harus kita lakukan untuk Putri? Apa kita biarkan saja dia disekap?"tanya Reza.


"biarkan saja, mereka tidak akan membunuh gadis itu"kata Richard.


"baiklah, soal pertunangan princess besok bagaimana? Apa akan ada anggota KC yang berjaga?"tanya Reza.


"itu sudah pasti, tugas kalian selalu awasi sekitaran mansion. Saya rasa anggota BD akan beraksi"kata Richard menatap semua anggota KC yang ditugaskan menjadi di mansion Raymond.


"mereka tidak akan bisa merusak acara penting milik princess"kata Reza menepuk pundak Richard.


//skip//


Kebesokan harinya semua persiapan sudah siap, acara akan dimulai malam nanti. Michel pun sudah keluar dari rumah sakit, namun pria itu masih dalam pengawasan rumah sakit. Sedangkan Christy dia masih sibuk bolak-balik rumah sakit untuk melihat keadaan Raka.


Gadis itu pasti sangat lelah, dipagi hari dia harus datang untuk melihat keadaan Raka,lalu dia harus kesekolah dan sepulang sekolah gadis itu harus kembali ke butik Megan untuk bersiap. Dan disore hari ini dia kembali ke mansion untuk make up.


Dimansion terlihat banyak perias terkenal, mereka ditugaskan untuk merias wajah para perempuan yang ada di mansion. Christy hanya diam dan bingung harus berkata apa.


Tiba-tiba Richard turun dengan pakaian yang disiapkan oleh Megan, namun Richard belum memakai jasnya, pria itu baru memakai dalaman kaos putih dan celana biru navy.


Richard berdiri disamping Christy dan melihat cermin yang memantulkan wajah cantik Christy. Richard tersenyum melihat riasan wajah Christy yang tidak terlalu tebal membuat wajahnya sangat natural.


"kenapa gak senyum? Hari ini kamu tunangan princess, jangan membuat wajah seperti itu"kata Richard menarik pipi Christy agar senyuman dibibir Christy terlihat.


"hari ini gak akan lengkap bang"kata Christy sendu.


"kamun harus tetap senyun princess, hari ini bukan hanya hari pertunangan saja. Hari ini Michel juga ulangtahun, kamu haru tersenyum untuk dia."kata Richard memegang tangan Christy.


"iya bang"jawab Christy berusaha untuk tersenyum.


"tuan, ini jasnnya"kata maid lalu memakaikan jas milik Richard.


Maid itu memperbaiki setiap lekuk jas yang Richard pakai, lalu maid itu mengancing 2 kancingan yang ada dijas itu. Richard terlihat sangat tampan dengan jas biru navy dan dalaman putih yang membentuk tubuh atletisnya.


Raja, Fikra, Dimas dan Revano juga sudah siap dengan jas mereka. Fara dan Tasya masih di make up oleh perias. Para orangtuapun sedang bersiap.


Siska? Wanita itu tidak ada dimansion,entah kemana dia, Christy terakhir melihatnya tadi pagi saat datang kerumah sakit. Bahkan mereka tidak saling sapa satu sama lain.


"Ray, dimana istri kamu?"tanya Wijaya.


"dia bilang tidak akan datang, entahlah dia dimana"kata Raymond bingung.


"kamu harus sabar Ray, kita ini keluarga. Kita pasti bisa selesaikan semuanya"kata Megan tersenyum.


"aku harap begitu"kata Raymond sendu.


Mereka semua sibuk bersiap untuk acara ini, tidak terasa hari sudah malam. Hanya tinggal menghitung jam saja acara akan dimulai. Michel dan orangtuanya pun sudah datang.


Satu persatu tamu mulai berdatangan, mulai dari rekan kerja keluarga Raymond dan Stamford, murid-murid di IHS dan para karyawan JP Morgan Chase. Vira sekretaris Christy pun sudah datang.


Vira sangat bahagia mendengar kalau Christy akan bertunangan, Christy pun merasa senang karena Vira sudah datang.


Mansion Raymond sudah mulai ramai, semua tamu sepertinya sudah datang. Pintu yang tinggi menjulang di mansion itupun sudah ditutup.

__ADS_1


Para anggota KC sudah berjaga diluar mansion atas perintah Richard. Christy dan Michel sudah naik keatas panggung yang disiapkan untuk mereka dimansion Raymond.


Christy mengalungkan tangannya di lengan Michel, para tamu merasa sangat iri dengan Christy. Gadis itu cantik, kaya raya, cerdas dan dia memiliki pacar setampan Michel.


"malam semua"kata Michel lalu dijawab para tamu.


"malam ini gue Michel Pratama dengan bangga akan nyampain, kalau malam ini gue dan cewek gue Christy Walton Raymond. Kami akan bertunangan"kata Michel tersenyum manis menatap Christy.


"WUUUUU"teriak Fikra membuat para tamu tertawa terbahak-bahak.


"astaga sahabat gue kok gitu"kata Michel terkekeh.


"malu gue"kata Fikra menutup wajahnya sambil tertawa.


"dengan cincin ini, aku mau kamu selalu terikat sama aku. Dan aku mau kamu bisa jadi pendaping hidup aku dan jadi ibu dari anak-anak aku nanti"kata Michel tersenyum manis lalu memasangkan cincin itu dijari manis Christy bersampingan dengan cincin yang dia kasih saat dinner didanau.


"dan aku mau dengan cincin, kamu bisa selalu percaya sama aku dan aku mau kamu selalu ada buat aku"kata Christy memasangkan cincin dijari manis Michel.


Semua tamu langsung bertepuk tangan, mereka sangat senang melihat Christy dan Michel yang sudah resmi bertunangan. Para sahabat Christy dan Michel merasa sangat bahagia melihat sahabat mereka bisa bersama.


Richard tersenyum bahagia melihat Christy yang sudah bertunangan, senyuman pria itu membuag para siswi IHS histeris kegirangan.


Senyuman Richard berhasil memperlihatkan lesung pipi yang sangat indah. Lekukan pipi yang sangat sempurna dan mata yang sangat berbinar menandakan kebahagiaan.


Para orangtua pun meteskan air mata mereka, akhirnya mereka bisa melihat princess kedua keluarga itu tersenyum bahagia. Tunangan sudah dilaksanakan, nanti akan ada pernikah. Membayangkannya saja para orangtua itu sudah merasa bahagia.


"terimakasih karena sudah melahirkan anak seistimewah dia"kata Raymond pada Megan.


"aku juga terimakasih, karena kamu dan keluarga kamu ini sudah menjaga Chris dengan baik"kata Megan dengan air mata bahagia yang sudah keluar.


"terimakasih banyak, kamu membesarkan anakku dengan sangat baik"kata Wijaya memeluk Raymond.


"Chris adalah anak kita semua"kata Raymond membalas pelukan Wijaya.


Christy dan Michel langsung turun dari panggung dan mendekat kearah keluarga dan para sahabat, Christy dan Michel memeluk orangtua mereka masing-masing.


"selamat nak"kata Jordan memeluk Michel anaknya.


"anak mami sudah punya tunangan, jaga dia baik-baik"kata Wanda mengelus lembut pipi Michel.


"dad, yah"kata Christy memeluk Raymond dan Wijaya.


"selamat, putri kecil daddy sudah dewasa sekarang"kata Wijaya.


"princess ayah sudah dewasa"kata Raymond.


"makasih, aku bisa kayak gini karena kalian juga dan mommy juga"kata Vhristy lalu merangkul Megan.


"anak mommy sangat cantik malam ini"kata Megan mengecup kening Christy.


"makasih mom"kata Christy tersenyum.


"princess"panggil Richard dari arah belakang, Christy langsung berbalik dan memeluk erat tubuh tinggi Richard.


"selamat untuk tunangannya, abang ikut bahagia"kata Richard mencium kedua pipi Christy.


"terimakasih karena sudah menjagaku selama ini"kata Christy tersenyum.


"itu sudah kewajiban abang"kata Richard tersenyum.


Saat mereka semua sedang merasa bahagia, tiba-tiba layar besar putih itu menampilkan sesuatu, lampu mansion juga mati. Layar itu menjadi cahaya yang sangat terang.


Semua orang fokus pada layar putih itu, tiba-tiba layar itu menampilkan wajah Siska dan Lutri yang terlihat diikat dengan keadaan lemas. Bahkan ada brankar disana dan diatas brankar itu ada Raka yang masih memakai baju pasien.


Seketika semua orang tegang melihat vidio itu, Christy langsung panik melihat semua orang yang disayangnya ada disatu tempat yang sama. Terlebih lagi Raka yang sedang koma ada disana.


"apa maksud semua ini?"tanya Raymond panik.


Vidio itu terus berjalan dan tiba-tiba muncul 2 orang, mereka adalah Alex dan Zee. Keduanya bertos ria sambil tertawa.


"hai Christy ,gue udah peringatinkan sama lo jangan tunangan sama Michel. Tapi kayaknya lo keras kepala, dan akibatnya adalah mereka yang menjadi korbannya"kata Zee dividio itu membuat Christy sangat marah.


"kak main-main dikit yuk"kata Zee pada Alex yang berada disampingnya.


Tiba-tiba Alex mengangkat kayu besar, lalu memukul tubuh Raka yang terbaring dengan keadaan koma.


"ENGGAK"teriak Christy menatap layar itu dengan tatapan elangnya.


Tubuh Raka terus dipukul tanpa henti, Christy merasa dadanya sesak melihat Raka dipukuli, Richard sangat marah melihat kelakuan Zee dan Alex.


"brengsek, dimana mereka?"tanya Michel marah.


"anakku"kata Raymond terduduk lemas melihat Raka terus dipukuli.


"gue akan bebasin mereka, kalau lo sendiri yang datang kesini Christy"kata Zee lalu vidio itu mati.


"KALIAN SEMUA MASUK"teriak Richard marah, seketika para anggota KC masuk kedalam mansion.


"KENAPA INI SEMUA TERJADI TANPA SEPENGETAHUAN SAYA, DARI MANA VIDIO ITU BERASAL"teriak Richard yang terlihat sangat marah.


"maaf jendral, tadi kata seseorang itu adalah vidio suprise untuk acara ini. Jadi kamu menyuruh maid memutarnya"kata anggota KC itu menunduk takut.


"kita harus kesana"kata Christy menghapus kasar air matanya.


"hey Chris dengerin aku, mereka berbahaya. Aku gak mungkin biarin kamu kesana, ini hanya jebakan Chris"kata Michel khawatir.


"tapi Cel, mereka ngelukai bang Raka, bunda dan Lutri juga"kata Christy menatap Michel.


"kita bisa lapor polisi, kamu gak usah kesana"kata Michel berusaha menahan Christy.


"polisi tidak akan berguna untuk masalah ini, aku harus kesana"kata Christy.


"AKU BILANG ENGGA BERARTI ENGGA"teriak Michel marah.


"maaf Cel, tapi ini urusan aku"kata Christy.


"tahan dia"kata Christy lalu pergi dan menyuruh anggota KC menahan Michel.


"CHRIS, CHRIS JANGAN KESANA"teriak Michel yang tidak bisa apa-apa karena tangannya ditahan oleh anggota KC


"buat semuanya maaf karena acaranya kacau, sekali lagi maaf yah"kata Fara membuat para tamu mengerti.


"ba**ngan"kata Richard marah.

__ADS_1


"SIAPKAN PASUKAN, MALAM INI PERTEMPURAN DIMULAI"teriak Richard lalu pergi meninggalkan mansion diikuti Fara, Tasya, Raja dan para anggota KC.


__ADS_2