Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER

Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER
BAB 98


__ADS_3

Richard baru saja sampai di markas KC, semua anggota menunduk hormat. Dimarkas masih ada Raja, Fara dan Tasya. Mereka belum keluar dari markas atas perintah Richard.


Richard berjalan dengan wajah tanpa ekspresi, aura dingin yang ada disekitarnya membuat semua anggota KC merinding. Reza langsung berlari dan menghampiri Richard.


"gimana keadaan princess?"tanya Reza yang masih belum bisa tenang, karena belum mengetahui kondisi Christy.


Richard hanya diam dan menatap Reza. Reza rasanya ingin sekali memukul wajah Richard, dia sangat khawatir soal kondisi Christy saat ini. Namun dia tidak bisa melihat Christy karena Richard.


"gue cuma mau tahu kondisi princess itu doang"kata Reza yang sudah kehabisan akal menghadapi Richard.


"princess koma"kata Richard lalu pergi menuju ruang bawah tanah.


Semua orang terdiam mendengar perkataan Richard. Seketika Raja merasa hatinya hancur mengetahui adik kesayangannya koma saat ini. Fara dan Tasya saling memeluk satu sama lain dengan suara isak tangis mereka.


Reza seketika terdiam saat mengetahui jika Christy koma, Reza merasa hatinya sakit saat ini. Christy sudah dianggap seperti adik baginya. Semua anggota KC menunduk sedih mendengar kalau Christy koma saat ini.


Sedangkan Richard pria itu masuk kedalam ruang bawah tanah, tempat dimana semua musuh dikurung dan disiksa dengan cara yang sangat keji.


Richard duduk dikursi miliknya dan memainkan belatih kecil ditangannya, Richard menatap kedua orang yang diikat dihadapannya itu. Richard tersenyum sinis, terlihat sangat menakutkan.


Kedua orang itu terlihat sangat buruk. Baju yang sobek, wajah penuh darah, plipis sobek. Mereka terikat dengan tali yang sangat besar. Terlihat sangat kasihan kedua orang itu.


"bre**sek"kata salah satu orang itu.


Richard berdiri dari duduknya lalu mendekat kearah orang-orang itu, Richard menyunggingkan senyuman iblis khas miliknya.


"Alex dan Zee, kalian memang bodoh karena mencari masalah dengan orang salah"kata Richard dengan aura pembunuhnya yang sudah keluar, pria itu benar-benar menakutkan.


Kedua orang yang terikat itu adalah Alex dan Zee, mereka sudah disiksa Richard sejak mereka dibawah ke markas KC. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi, karena Richard sangat kuat untuk Alex lawan.


Dengan sangat lincah Richard mengukir lambang KC di pipi Zee, gadis itu meronta kesakitan. Belatih itu membuat pipinya terasa perih. Richard tersenyum melihat indahnya lambang KC yang dibentuknya di pipi Zee.


"brengsek lo, jangan sakitin adek gue"kata Alex marah berusah menghentikan Richard namun dia terikat kuat.


"kak hiks hiks sakit"kata Zee yang sudah menangis dengan suara kencang karena pipinya yang terasa perih.


"gimana kalau kamu juga"kata Richard beralih pada Alex.


"AARGGH"teriak Alex merasakan kesakitan dibagian pahanya.


Bara api yang sangat panas mencetak lambang KC di pahanya, Richard merasa sangat puas melihat mereka berdua menderita. Zee sudah menangis sekencang-kencangnya karena merasa kesakitan dan merasa kasihan pada Alex kakaknya.


BUGH


BUGH


BUGH


Richard memukul Alex berkali-kali dan menendang kepala Alex dengan sangat keras. Richard merasa hal yang dilakukannya sangat menyenangkan.


Richard memukul Alex dan Zee bergantian. Senyuman Tichard tidak luntur melihat Alex dan Zee merintih kesakitan. Namun semua itu tidak membuatnya puas.


"bagaimana kalau sekarang kita menggunakan bara api ini lagi, pasti seru"kata Richard kembali mengangkat bara api menggunakan besi panjang.


Bara api itu terlihat sangat panas, Zee dan Alex semakin merinding melihat Richard yang memainkan bara api itu. Richard dengan kasar menarik tangan Zee kehadapannya.


Zee memberontak namun kekuatannya tidak sebanding dengan Richard. Richard menaruh sedikit bara api itu di telapak tangan Zee lalu memaksa zee mengenggam bara api itu.


"AAAA"teriak Zee kesakitan karena digenggaman tangannya ada bara api.

__ADS_1


Alex meronta ingin lepas dari ikatan tali itu, agar bisa menyelamatkan adik kesayangannya. Namun tali itu sangat kuat membuatnya kehabisan tenaga.


"hiks hiks udah"kata Zee menangis berharap Richard berhenti.


Richard yang melihat Zee memohon bukannya kasihan, justru pria itu semakin bersemangat menyiksa keduanya. Richard benar-benar berubah menajdi iblis yang sangat kejam.


Anggota KC yang berjaga di pintu ruang bawa tanahpun memalingkan pandangan mereka karena merasa ngeri. Mereka juga memang pembunuh, tapi mereka tidak sekejam jendral KC yang satu ini.


Teriakan, isakan dan suara orang memohon membuat Richard merasa puas. Namu belum benar-benar puas. Pria itu layaknya psycopath menyiksa dengan sangat senang hati, hingga dia bisa merasakan kepuasan.


"kalian kemarilah"kata Richard memanggil anggota KC yang berjaga.


"siap, ada apa jendral?"tanya anggota KC itu.


"pastikan mereka selalu mendapatkan siksaan, jika saya tidak ada dimarkas. Tapi jika saya ada biar saya yang menyiksa mereka"kata Richard memberikan perintah pada anggota KC.


"siap, baik jendral"kata anggota KC itu lalu kembali menjaga.


"ba**ngan lo Richard, lo psycopath gila. Lo nyiksa perempuan sama ajah lo banci"kata Alex meludahkan darah yang keluar dari mulutnya hingga mengenai sepatu yang Richard pakai.


Richard menatap remeh kearah Alex lalu menarik rambut pria itu, mengarahkan wajah Alex kesepatunya. Dengan sangat kasar Richatd melap darah yang ada disepatunya ke wajah Alex.


"sepatu ini mahal, bahkan harga diri adikumu tidak akan sebanding dengan sepatu ini"kata Richard menendang Alex hingga terseret.


"KAKAK"teriak Zee melihat Alex yang sudah sangat lemah.


"lo gila, sekalipun lo gini Christy gak akan hidup. Dia pasti mati"kata Zee membuat tatapan Richard seketika berubah.


Wajahnya pria itu semakin menakutkan, Richard mengambil bara api itu lagi lalu dengan amarah yang memuncak menempelkannya di punggung Zee hingga baju Zee terbakar dan kulit punggungnya terkena bara api.


"jangan pernah sebut nama adik saya dengan mulut kotor kamu itu"kata Richard marah lalu mendang Zee hingga terbaring dan menginjak bibir Zee.


"mulai detik ini menyiksa kalian akan menjadi hobby baru buat saya"kata Richard menendang Zee dengan sangat keras hingga menghatam sel besi yang ada di sana.


"kematian kalian akan berjalan sangat lambat. Selama princess belum sadar, kalian akan merasakan hal yang sangat menyakitkan disetiap detik nafas kalian"kata Richard menembakan pistol yang mampu membuat kedua orang itu pingsan.


Mereka hanya akan pingsan untuk beberapa jam saja, Richard tidak akan membiarkan mereka mati cepat. Richard masih mau menyiksa mereka.


Richard berjalan keluar dari ruang bawah tanah, namun Richard berhenti saat melihat ada Rahel dihadapannya. Richard menatap Rahel dengan tatapan dinginnya. Sedangkan Rahel menatap Richard dengan tatapan sendunya.


"bagaimana keadaan kak Chris?"tanya Rahel yang benar-benar merasa khawatir.


"dia koma"jawab Richard membuat Rahel sedih dan sangat terkejut.


"aku ingin melihat kak Chris"kata Rahel membuat Richard mendekat kearahnya.


"maaf tapi tidak untuk sekarang"kata Richard mengusap kepala Rahel lalu pergi meninggalkannya.


"sebenarnya kenapa bang Richard gak bolehin semua orang ketemu kak Chris, aku rindu banget sama kak Chris. Aku harus bertanya banyak hal. Kenapa aku diangkat menjadi leader? Kenapa bukan bang Reza, bang Raja atau yang lain? Kenapa semuanya terlalu rumit"kata Rahel menghapus air matanya.


//skip//


Jakarta,senin 13 april 2020


Di IHS semua murid sedang sibuk mempersiapakan ujian dan ulangan akhir semester yang akan di adakan 1 bulan lagi. Sudah 3 hari sejak Christy koma, para keluarga dan sahabat belum juga mengetahuinya selain Michel, Raja, Fara dan Tasya.


Michel sangat berubah sejak Christy koma. Michel menjadi pria yang sangat emosian, tidak pernah bicara dan tidak pernah tersenyum. Revano dkk sudah kehabisan akal untuk membuat Michel berbicara walau hanya satu kata.


Michel seperti orang bisu dan tuli. Tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut pria itu. 2 hari lalu Michel memukul seorang gadis karena bercerita jelek soal Christy. Untung saja michel tidak dikeluarkan dari sekolah karena alasan dia sudah kelas 12 dan sebentar lagi akan ujian.

__ADS_1


Para sahabat Michel pun kebingungan menghadapi sikap emosian yang Michel miliki. Mereka juga sudah putus asa bertanya soal keadaan Christy.


Mereka sudah sering bertanya soal dimana dan bagaimana Christy saat ini. Namun bukannya mendapatkan jawaban mereka justru hanya mendapatkan tatapan tajam dari Michel.


Semua murid di IHS pun cukup merasa kehilangan sosok gadis dingin itu, Christy yang terkenal dengan sikap dinginnya namun sangat baik pada semua orang. Semua anggota IHS pun banyak yang bertanya-tanya kemana sosok Queen es itu.


Sejak malam pertunangan selesai tidak ada kabar lagi soal Christy. Banyak yang berfikir dia pindah sekolah dan juga banyak yang berfikir kalau Christy putus dari Michel.


Michel dkk berjalan menyusuri koridor, semua murid berteriak histeris melihat para most wanted itu berjalan di koridor. Michel berjalan dengan wajah angkuhnya. Semua murid IHS merasakan perubah sifat Michel.


Dulu pria itu selalu tersenyum manis pada semua orang. Namun sudah 3 hari terkahir ini wajahnya tidak menampilkan senyuman atau ekspresi apapun.


"eh eh ada Michel dkk tuh"


"acara pertunangan Michel sama Chris mewah banget yah"


"mereka cocok banget tahu"


"mereka sama-sama kaya raya"


"tapi bukannya mereka udah putus yah"


"iya nih Chris kemana yah, udah lama gak kelihatan"


"udah mati kali"


"hahah"


Perkataan sekumpulan siswi itu membuat Michel berhenti, Michel menatap siswi yang berkata kalau Christy mati itu dengan tatapan tajamnya. Dengan cepat Michel menarik kera baju siswi itu hingga membuat semua orang berteriak histeris


"Cel lo gila? Dia cewek"kata Fikra berusaha melepaskan tangan Michel dari gadis itu.


Michel langsung melepaskan cengkaraman tangannya, bukannya meminta maaf justru Michel mendorong gadis itu hingga terjatuh hingga menghantam lantai dengan sangat keras. Lalu Michel berjalan santai meninggalkan sekumpulan murid


"gue peringatin sama kalian, jangan pernah ada lagi yang ngomong jelek soal Chris adek gue"kata Raja marah lalu pergi diikuti yang lain.


Raja dkk mengejar Michel yang sudah jalan lebih dulu, saat diujung koridor Raja berdiri dihadapan Michel membuat pria itu berhenti.


"Cel lo harus ngasih tahu gue dimana Chris sekarang? Keluarga gue udah khawatir banget"kata Raja frustasi.


"iya Cel, kasihan orangtuanya Raja. Mereka semua khawatir apa lagi para sahabat Chris"kata Fikra.


"apa susahnya sih Cel ngasih tahu dimana Chris"kata Dimas marah.


"gue mohon Cel, kasih tau dimana Chris"kata Revano sedih.


Michel hanya terdiam menatap keempat sahabatnya itu, bukannya menjawab pertanyaa dari para sahabatnya. Michel justru berjalan pergi meninggalkan para sahabatnya itu.


"ARRG"teriak Raja marah hingga memukul dinding membuat tangannya berdarah.


"kalian berdua harus sabar, mungkin Michel butuh waktu"kata Dimas.


"benar kata Dimas, mungkin ajah Michel sedih banget sekarang"kata Fikra.


"tapi gue harus tahu kondisi adek gue"kata Revano sendu.


"kenapa jadi gini sih"kata Raja marah.


Keempat pria itu menjadi furstasi dengan semua yang terjadi saat ini. Dimana Chris? Apa dia baik- baik saja? Bagaimana dia sekarang? Itu yang mereka fikirkan sejak Christy tidak ada kabar sama sekali.

__ADS_1


"gue minta maaf sama kalian, gue gak bisa ngasih tahu dimana Chris sekarang. Kalau gue kasih tahu kekalian, bukan cuma kalian doang tapi gue juga gak akan bisa ketemu Chris lagi. Sorry "kata Michel dari kejauhan yang melihat wajah frustasi para sahabatnya itu.


__ADS_2