Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER

Fake Nerd Is Leader Mafia In The World TROUBLEMAKER
BAB 21


__ADS_3

Author pov


Malam ini dimansion stamford, tepatnya dibalkon kamar. Seorang pria perparas dewa, sedang melamun dan melihat keindahan kota dari balkon kamarnya.


Faris adalah pria itu, dia masih saja memikirkan perkataan christy sore tadi. Sungguh menyakitkan baginya, melihat perubahan yang terjadi padi princessnya itu.


Faris merasakan sakit, melihat sikap adiknya yang sangat dingin terhadapnya. Semua tentang adiknya sudah berubah.


"princess maafin abang, abang gak ada buat kamu saat itu. Abang memang gak berguna"kata faris dengan suaranya yang lemah


Rasanya faris ingin bersujud dikaki christy, berharap bisa mendapatkan maaf dari adiknya itu. Tapi sepertinya, itu tidak akan merubah christy.


"abang akan menjagamu walaupun dari kejauhan. Maaf karena tidak bisa berbuat banyak"kata faris, lalu masuk kedalam kamarnya, karena susana sudah yang semakin dingin.


Dilain tempat, tepatnya dimansion raymond. Keluarga itu sedang berkumpul bersama termaksud christy.


Siska dan raymond yang asik mengobrol berdua, sedangkan raka dan raja sibuk memainkan pipi christy.


"abang, pipi aku sakit dari tadi dicubit cubit terus"kata christy kesal


"siapa suruh punya pipi cubby. Gemesin lagi"kata raka yang terus mencubiti pipi christy


"iya nih, pipi kamu gemesin. Bawaanya pengen dicubit terus"kata raja lalu mencubit kembali pipi christy


"ayah, bunda, bantuin aku napa"kata christy menatap kedua orangtuanya itu


"raka, raja udah. Itu adik kamu sudah kesakitan dicubitin terus"kata siska mengeur kedua putranya itu


"kalian berdua ini, dari kecil sampe sekarang masih suka gangguin adiknya"kata raymond


"udah jadi hobby, ganguin princess"kata raka terkekeh


"oh ya chris, tadi sorekan kamu ketemu sama revano. Kalian bicarain apa?"tanya raja membuat siska dan raymond terkejut


"revano? diakan anak wijaya. Ngapain kamu ketemu sama dia nak?"tanya raymond


"dia gak maksa kamu, untuk kembali sama keluarga diakan?"tanya siska was-was


"tadi sore, bang revano gak datang sendiri. Dia datang sama bang faris"kata christy


"faris? Diakan abangnya revano? dia juga alasan kenapa kamu diusir. Ngapain dia ikut, dia gak macam-macam kan?"tanya raka yang mulai terlihat marah


"mereka nyuruh aku untuk balik kekeluarga stamford"kata christy membuat mereka semua terkejut


"apa-apaan mereka. Sudah mengusir kamu waktu itu, lalu sekarang seenak jidat meminta kamu kembali. Ayah tidak akan membiarkannya"kata raymond marah


"gak, bunda gak akan biarin kamu pergi. Bunda gak mau pisah sama kamu sayang"kata siska lalu memeluk christy


"biarkan dia pergi"kata raka, lalu meninggalkan mereka semua


"bang raka"teriak christy, tetapi tidak dihiraukan. Raka tetap berjalan menuju kamar miliknya.


"aku gak terima permintaan mereka. Aki juga gak mau ninggalin kalian, aku sayang sama kalian"kata christy memeluk erat bundanya


"mendingan kamu bicara sama bang raka, mungkin dia salah paham tadi"kata raja


"maklumi sifat raka, dia seprti itu karena takut kehilangan kamu"kata raymond


"bicaralah kepada abangmu"kata siska menyuruh christy


Christy langsung meninggalkan mereka semua, lalh naik keatas menyusul raka. Saat sampai dikamar raka, christy langsung masuk karena pintu tidak terkunci.


Christy melihat raka, abangnya itu sedang duduk termenung dibalkon kamarnya.


"bang"panggil christy, lalu memeluk raka dari belakang


Raka hanya terdiam, christy semakin mengencangkan pelukannya. Berharap raka berbicara padanya.


"abang marah sama aku yah?"tanya christy, yang masih memeluk raka dari belakang.


"engga kok"jawab raka singkat


"bang, aku gak akan pergi. Aku akan selalu ada sama abang, aku sayang sama abang, sayang sama bunda, ayah dan bang raja"kata christy


"tapi suatu saat nanti, pasti mereka akan mengambil kamu dari abang"kata raka lalu membalik tubuhnya, dan memasukan badan christy kedalam pelukannya.


"aku gak akan biarin itu terjadi, aku akan selalu ada dideket abang"kata christy


"abang sayang sama kamu"kata raka lalu mencium pucuk kepala christy


"chris juga sayang sama abang"kata christy


"abang harap, yang kamu bilang itu memang benar. Abang takut kamu pergi ninggalin abang"batin raka yang masih memeluk christy

__ADS_1


"tidak usah takut bang, semua sudah diatur oleh tuhan. Kita hanya tinggal melihat hasilnya, aku tidak akan pergi jauh dari abang"batin christy


📖📖📖📖


Michel


Chris


Christy


Hmm


Michel


Kamu udah makan?


Christy


Udah


Kamu?


Michel


Udah, kamu kok belum tidur?


Christy


Belum ngantuk


Michel


Ohh gitu


Chris, besok aku jemput yah?


Christy


Terserah kamu ajah


Michel


Besok aku jemput jam setengah 7


Christy


Setelah membalas pesan dari michel,christy langsung manaruh HP miliknya dinakas, yang ada disamping ranjang miliknya.


Christy masih memikirkan chatan, yang baru saja dia lakukan bersama michel.


"apa gue salah ya? cuma bales singkat-singkat doang"kata christy, memikirkann balasan yang dikirim kemichel tadi


"tapi, gue emang gak biasa chtan saman orang. Main HP ajah jarang, kalau bukan si fara yang maksa buat beli HP, gue mah bodo amat"kata christy, lalu menutup matanya memasuki alam mimpi


Sedangkan di indonesia sedang malam, sementara di LA masih sore.


Dimansion yang sangat megah, banyak dikelilingi bodyguard. Hampir disetiap penjuru mansion itu terlihat ada penjaganya.


Pria yang memiliki mansion itu, sedang duduk santai dibalkon kamar miliknya. Menikmati angin sore, yang sangat sejuk menurutnya.


RICHARD WALTON RAYMOND, pria itu hanya menampilkan wajah datar miliknya. Ada satu maid yang datang, menganggu waktu sorenya.


"tuan, semua yang anda perintahkan sudah kami laksanakan"kata maid itu


"atur pertemuan saya dengan orang itu"kata richard


"baik tuan. Tapi apa anda yakin, ingin bertemu dengan orang itu?"tanya maid


"ada yang ingin saya sampaikan kepada orang itu. Da satu lagi, buat princess terkecoh dengan pertemuan ini, jangan sampai batinnya bekerja dan mengetahui pertemuan ini. Mengerti"kata richard dengan sangat tegas


"baik tuan. Kalau begitu, saya pergi dulu"kata maid, membungkuk hormat lalu meninggalkan richard.


"maaf, abang harus menyembunyikan hal ini. Abang hanya ingin membantu mu, agar alur ini cepat selesai"batin richard


//skip//


Pagi ini dimansion raymond, semua orang sedang sarapan pagi bersama.


Siska sibuk mengambilkan makanan. Untuk suaminya, raka, raja yang sibuk bermain HP. Sedang cristy dia hanya makan dan diam.


Saat mereka semua sedang sibuk sarapan, tiba-tiba ada maid yang datang.


"tuan raka, didepan ada michel teman anda"kata maid itu

__ADS_1


"suruh masuk ajah pak"kata raka


Baru saja raka menyuruh maid untuk memanggil michel, michel sudah lebih dulu masuk tanpa disuruh.


"mendingan langsung masuk ajah pake acar ngomong sama maid. Ujung-ujungnya masuk sendiri juga"kata raka


"hehehe"michel hanya cengegesan, menampilkan watadosnya


"pagi bun"sapa raka pada siska


Semua teman raka dan christy, memanggil siska dan raymond dengan sebutan ayah dan bunda. Sama seperti christy raka dan raja


"pagi cel, udah lama gak ketemu kita yah"kata siska


"bunda yang jarang dimansion, michel tiap hari kesini"kata michel terkekeh


"oh iya yah"kata siska tersenyum


"bunda ajah yang disapa? ayah dilupain nih ceritanya?"tanya raymond


"hehehe, ayah baperan amat sih"kata michel


"yasudah, michel duduk kita sarapan sama-sama"kata raymond


Michel langsung duduk dikursi kosong, yang ada disamping christy. Menatap gadis itu cukup lama.


"cel tumben datang pagi-pagi gini?"tanta raja penasaran


"mau jemput pacar"jawab michel tersenyum pada christy


Uhuk uhuk uhuk


Christy tersedak setelah mendengar perkataan michel, michel langsung mengambilkan christy minum. Raymond dan siska terkekeh, melihat tingkah putri kesayangan mereka itu.


"astaga, kalau makan pelan-pelan sayang"kata michel membuat mereka semua cengo


"jadi anak bunda udah punya pacar"kata siska menggoda christy


"ciee anak ayah udah punya pacar"kata raymond yang ikut menggoda christy


"ayah bunda udah ah, jangan dibahas"kata christy


"ciee ada yang malu-malu nuh. Aduh-aduh pipinya merah, kayak kepiting rebus"kata raka menoel-noel pii christy, membuat gadis itu semakin kesal


"lucu banget muka kamu chris, kalau lagi malu-malu gitu hahahah"kata raja dan tertawa lepas


Michel hanya tertawa, melihat dua kembaran itu menganggu christy. Sedangkan christy, terlihat kesal karena raka dan raja, yang terus-terusan mengganggunya.


"abang udah. Cel kita berangkat ajah"kata christy lalu berdiri


"hahahaha ngambek dia"Kata raja lalu tertawa terbahak-bahak


Semua orang yang ada dimeja makan dan semua maid ikut tertawa. Melihat tingkah lucu raja, yang tertawa seperti anak TK.


Sementara christy dan michel, mereka sudah didalam mobil milik michel.


Didalam mobil, christy berusaha untuk bersikap selayaknya seorang pacar. Agar michel tidak merasa canggung, jika dekat dengannya.


"cel besok ada acara gak?"tanya christy


"gak ada. Emang kenapa?"tanya michel


"jalan yuk"kata christy, membuat michel mengembangkan senyumannya.


"kita ke mall ajah besok, mau gak? Terus kita nonton, habis nonton kita main di time zone, habis itu kita makan malam"kata michel membuat christy tertawa


"hahahahahaha"tawa christy pecah, melihat michel yang mengoceh


"cel cel, kita jalan ajah belum. Kamu udah sebutin semuanya"kata christy sambil tertawa


"cantik"kata michel mencuri pandang pada christy


"apa?"tanya christy


"kamu cantik kalau ketawa lepas kaya gitu"kata michel


"gombal ajah kamu"kata christy terkekeh


Michel hanya tersenyum, mengingat wajah christy yang cantik saat tertawa tadi. Tawaannya terdengar sangat tulus.


"aku harap, tertawaan tadi akan bertahan lama. Selagi aku disamping kamu"batin michel


"cel makasih, udah buat aku ketawa. Ternyata tertawa dengan lepas sangat menyenangkan, ini pertama kalinya aku tertawa lepas, setelah bertahun-tahun lalu"batin christy.

__ADS_1


__ADS_2