
Author pov
Sinar bulan yang menerangi bumi. Menjadi satu ketenangan untuk seorang gadis cantik, yang menyimpan banyak kesedihan.
Christy adalah gadis itu, dia sedang duduk dibalkon kamar miliknya. Memperhatikan seorang pria, yang juga berada dibalkon kamar
Pria itu sedang melamun, sampai tidak menyadari jika dari tadi christy memperhatikannya.
Jika kalian fikir itu raka, maka kalian sangat benar. Pria yang sedari tadi christy perhatikan, dia adalah raka.
Sudah dari tadi raka melamun, dan sudah dari tadi juga christy memperhatikan raka.
Christy tahu kenapa abangnya itu melamun, bahkan menampilkan wajah sedih miliknya.
"bang raka kenapa sedih? Aku akan selalu ada buat abang. Selamanya, bahkan sampai nafas aku berhenti nanti"batin christy
Raka lama-kelamaan menjadi sadar, jika sedari tadi ada yang memperhatikannya. Raka langsung menoleh, matanya bertemu dengan mata christy.
Christy melihat ada rasa sedih dan takut dimata abangnya itu. Sungguh, christy merasa sedih melihatnya.
Christy langsung pergi kekamar raka, untuk membicarakam semua yang abangnya itu rasakan.
Saat christy masuk, dia melihat raka yang duduk dibalkon kamar dengan tatapan kosongnya.
Christy langsung memposisikan kepalanya dibahu raka, membuat raka terkejut melihat ada christy dikamarnya.
"abang kenapa?"tanya christy dengan suara yang cukup kecil
"gak apa-apa kok"jawab raka ambigu
"bang, abang itu gak bisa bohong sama aku"kata christy
"abang gak bohong chris"kata raka mengusap rambut adiknya itu
"abang gak percaya sama aku?"tanya christy menatap lekat mata raka
"abang percaya sama kamu"jawab raka tersenyum tipis
"kalau abang percaya, kenapa masih takut?"tanya christy
"takut kehilangan itu gak salah chris"kata raka, menggenggam tangan christy dan menatapnya.
"apa bisa abang hilangin rasa takut itu"kata christy
"sangat sulit"kata raka
"bisa aku bantu"kata christy
"mau?"tanya raka
"ya"jawab christy yakib
"jaga jarak dengan revano dan keluarganya"kata raka membuat christy terkejut
Christy tidak tahu harus menjawab apa. Kenapa raka sangat takut, bahkan revano juga sahabatnya.
"tidak bisa"kata christy membuat raka sedih
"jangan buat aku milih bang. Jangan buat diri abang terlihat egois, apa abang setakut itu kalau aku ninggalin abang?"tanya christy, menatap sendu wajah raka
"egois dengan milik kita itu tidak salah chris"kata raka
"egois dengan milik sendiri memang tidak salah. Tapi bukan seperti ini caranya, menyuruhku menjauhi bang revano. Aku udah sepakat, kalau aku sama bang revano hanya menjadi seorang teman, bukan saudara"kata christy
"apa dia bisa dipercaya?"tanya raka
"kita lihat kedepannya"jawab christy
Raka langsung memeluk christy, menenggelamkan wajah christy di dada bidangnya.
Raka sangat suka jika memeluk adiknya itu. Terasa nyaman baginya, semua bebannya seolah hilang jika ada christy didekatnya.
"bang, ngomong-ngomong hubungan abang sama fara gimana?"tanya christy
"baik-baik ajah kok. Emang kenapa?"tanya raka
"abang harus janji sama aku, abang harus jagain fara. Abang gak boleh buat fara nangis"kata christy
"iya princessku. Tanpa kamu suruh, abang pasti jagain fara, abang sayang sama dia"kata raka tersenyum
"yaudah, abang tidur yah besok kan sekolah"kata christy
"kamu juga tidur sana. Besok kan kamu juga sekolah, nanti telat"kata raka
"telat juga gak apa-apa kali sekolahnya punya aku"kata christy
"orang kaya mah bebas"kata raka mencubit pipi christy, dan mengacak gemas rambut adiknya itu
"good night bang"kata christy mencium pipi raka
"good night princess"kata raka
//skip//
Revano pov
Pagi ini gur sarapan bareng mommy dan daddy. Pagi ini juga, ada bang faris .
Jarang banget bang faris ada dimansion. Makanya kalau bang faris ada, gue bangunnya pagi-pagi supaya gue bisa sarapan bareng dia.
Seperti biasa kita, cuma sarapan tanpa ada yang ngobrol. Mommy yang dulu ceria, sekarang jadi jarang senyum.
Author pov
"mommy, revano mau bilang sesuatu"kata revano menatap megan
"bilang ajah sayang"kata megan pada putranya itu
"revano sama dara udah baikan"kata revano membuat megan terkejut
"kamu beneran? terus kenapa kamu gak nyuruh dara pulang? Mommy mau ketemu sama dara"kata megan sedih
"revano emang baikan sama dara. Tapi dara bilang, kita cuma sebatas teman bukan saudara"kata revano membuat megan semakin sedih
"kenapa dara berubah seperti ini?"tanya megan yang sudah terisak
"udah mom, biarin dara mikirin semua ini dulu yah"kata wijaya pada istrinya
__ADS_1
"dia seperti ini karena kalian"kata faris, lalu pergi dari meja makan
"bang, kapan sikap dingin abang hilang. Bahkan, abang gak pernah mau ngobrol lagi sama revano"batin revano sedih
Sedangkan faris, dia langsung berjalan keluar dari mansion dengan wajah datarnya. Semua maid sudah terbiasa, melihat tuan muda mereka bersikap datar bahkan sangat dingin terhadap semua orang.
Faris langsung keluar dari gerbang mansion, menggunakan mobil sport miliknya.
Tujuan faris hanya satu, yaitu markas KING COBRO. Pasti kalian penasaran, dari mana faris tahu letak markas KINY COBRA. Richardlah yang memberitahu kepada faris, dimana letak markas KING COBRA.
Cukup memakan waktu untuk sampai kemarkas KING COBRA, karena markas itu terletak ditengah-tengah hutan blantara.
Mobil faris sudah memasuki hutan. Pada saat ditengah hutan, faris melihat sesuatu yang mirip seperti mansion megah.
"apa ini markasnya? Tapi, mana ada markas mafia semewah ini"kata faris berjalan mendekati markas itu
Saat sudah didepan gerbang, HP faris berdering menandakan ada seseorang yang menelfon.
Richard is calling
Nama richard tertera dilayar HP faris,faris langsung mengangkat telfon richard.
"lo udah nyampe ternyata"kata richard
"lo tau dari mana?"tanya faris terkejut
"gak penting saya tahu dari. Arahkan HPnya kecamera yang ada disamping gerbang"kata richard
"buat apa?"tanya faris bingung
"arahkan saja. Tidak usah banyak tanya"kata richard kesal
"udah gue arahin nih"kata faris
"buka pintu"kata richard dari telfon itu
Saat richard mengatakan buka pintu,gerbang itu langsung terbuka menampilkan mansion yang sangat besar dan mewah
Faris melongo, melihat mansion yang sangat mewah yang ada didepan matanya itu
"tutup mulutmu itu, kemasukan nyamuk tau rasa kamu"kata richard membuay faris terkejut
"lo tuh paranormal atau apa sih? Yang gue lakuin semua lo tahu. Lo pasang camera dibaju gue yah"kata faris sambil mengecek keseluruhan tubuhnya
"gak usah banyak bacot, masuk sajah sana"kata richard
"lo yakin? Entar anak buah lo jadiin gue makanan anjing lagi"kata faris ngeri
"dasar penakut. Mereka gak akan jadiin kamu makanan anjing, selagi kamu tidak ada masalah sama mereka"kata richard kesal
"gue bukan penakut ****, gue cuma was-was ajah"kata faris
"kalau takut bilang sajah"kata richard
"serah lo cad"kata faris
"lo masuk sana. Didalam ada reza sama aron, temui mereka berdua"kata richard
"okey"kata faris lalu mematikan telfon
Faris langsung masuk kedalam markas, saat membuka pintu markas faris disuguhkan dengan beberapa orang yang sedang bertarung. Tatapan semua orang didalam sangat mengerikan.
Saat faris sedang melihat-lihat orang yang sedang bertarung, mata faris terkunci pada seorang gadis cantik yang menggunakan seragam sekolah. Gadis itu sedang mengobrol bersama dua pria tampan.
Faris perlahan mendekati gadis itu. Saat sudah ada didelakangnya, faris langsung memegang bahu gadis itu
"princess"kata faris
DEG
Gadis itu langsung tersontak kaget, melihat siapa yang datang kemarkas miliknya itu.
Christy pov
Pagi ini gue udah nyuruh michel berangkat duluan kesekolah, karena pagi ini gue mau kemarkas sebelum kesekolah.
Gue udah diperjalanan menuju markas. Selama perjalanan batin gue terus mengatakan, kalau hari ini akan ada seseorang yang datang.
Tapi kenapa gue gak bisa tahu siapa orang itu. Batin gue seperti dilarang untuk mencari tahu siapa orang itu.
Jika sudah seperti ini, pasti yang mengunci batin gue bang richard. Hanya dia yang bisa lakuin ini, tapi untuk apa?
Memangnya siapa orang itu? Untuk apa datang nemuin gue?
Setelah beberapa menit perjalanan, gue akhirnya sampai dimarkas. Gue langsung masuk, seperti biasa semua anggoga KC menunduk hormat ke gue.
Gue lihat bang reza sama bang aron lagi duduk didepan TV sambil makan cemilan.
"enak yah, yang lain lagi pada latihan abang berdua malah asik-asikan nonton"kata gue
"udah selesai latihan tadi princess"kata bang reza dan langsung narik tangan gue buat duduk disamping dia.
"kamu gak sekolah princess?"tanya aron
"habis dari sini, aku mau kesekolah kok bang"jawab gue
"ini udah jam 7 loh princess. Emang kamu gak kesiangan apa?"tanya bang reza ke gue
"yang punya sekolah mah bebas"kata gue buat mereka tertawa
Saat gue lagi asik ngobrol, tiba-tiba ada yang megang bahu gue.
"princess"kata orang itu buat gue terpaku
Gue kenal suara itu, bahkan sangat kenal. Suara orang yang sangat gue rindukan.
Seseorang yang pernah nyelamatin hidup gue, seseorang yang sangat berarti dihidup gue. Tapi karrna kesalah pahaman, gue pergi ninggalin dia.
Bahkan dia gak tahu apa-apa, tapi rasa kecewa gue waktu itu sudah sangat besar. Tanpa fikir panjang gue langsung pergi tanpa pamit sama dia. Itu adalah kesalahan terbesar guem
Author pov
Christy terkejut dengan kedatangan faris. Christy berusaha mengontrol dirinya, agar tidak terbawa suasana.
Semua anggota KC berhenti latihan, mereka semua fokus kepada faris. Pria yang baru mereka lihat.
Bahkan reza dan aron sudah mulai emosi, melihat siapa yang datang kemarkas mereka.
__ADS_1
"cari mati lo datang kesini"kata aron marah
"kenapa lo bisa masuk kesini?"tanya reza emosi
"richard yang ngebantu gue"kata faris, membuat mereka semua terkejut terlebih lagi christy.
"pantas saja batin gue gak bisa tahu siapa orang yang akan datang. Ternyata bang richard yang rencanain semua ini"batin christy
"ada keperluan apa kesini?"tanya christy datar
"saya kesini ingin berlatih bela diri"jawab faris, berusaha untuk tidak sedih dihadapan adiknya.
"apa anda yakin ingin berlatih?"tanya christy
"saya yakin"jawab faris tegas
"apa alasan anda berlatih bela diri? Disini, kami tidak mengajari seseorang tanpa alasan"kata christy dengan nada sinis
"alasan saya hanya satu. Semua ini untuk melindungin princess kesayangan saya"jawab faris menatap lekat mata christy
Christy melihat banyak kesedihan dimata abangnya itu. Sungguh, rasanya christy ingin memeluk erat badan faris.
Mencium aroma mind khas faris, yang sangat dirindukannya. Tapi egonya melarangnya melakukan itu.
"baiklah kalau itu mau anda. Saya sendiri yang akan mengajarkan bela diri"kata christy
"gak usah princess, biar abang ajah aron juga ada"kata reza melarang christy
"princess, biar abang saja yang ajarin dia"kata aron
"gak usah, biar aku ajah bang"kata christy dengan nada lembutnya
Faris yang melihat itu sungguh merasa sakit, christy adalah adiknya. Tapi sikapnya sangat dingin terhadapnya.
Sedangkan kereza dan aron dia sangatlah baik, tetapi faris harus sabar dengan semua ini. Faris hanya memegang satu tujuan saat ini, yaitu memainkan alur ini sampai selesai.
Christy langsung berjalan kearah ruang latihan, faris mengikutinya dari belakang.
Christy sudah menghubungi fara, christy memberitahu bahwa dia tidak akan masuk sekolah hari ini.
Saat sampai diruang latihan, christy langsung mengganti pakaiannya diruang ganti. Sedangkan faris masih menunggu christy yang berganti pakaian.
Setelah beberapa menit, akhirnya christy keluar menggunakan pakaian latihannya.
"apa anda yakin?"tanya christy
"iya, sangat yakin"kata faris
Christy mulai menyerang tanpa aba-aba, memebuat faris terjungkal karena terkena bogeman dari christy.
Faris terkejut, melihat christy memukulnya tanpa aba-aba. Membuat faris sedikit merasa kesakitan
"segitu doang kemampuannya?"tanya christy
"kamu nyerang gak bilang-bilang"kata faris lalu berdiri
"yang namanya bertarung, itu harus fokus pada lawannya. Jangan fokus ke yang lain"kata christy
"yaudah ulang lagi"kata faris lalu kembali fokus
"kita mulai"kata christy
Christy langsung menyerang faris, kali ini faris berhasil menangkis beberapa pukulan christy. Walau kadang bogeman christy, berhasil mengenai wajahnya.
"jangan hanya menangkis, coba untuk menyerang balik"kata christy, yang masih berusaha memukul faris
Faris masih berusaha untuk menyerang, tetapi sangat sulit untuk mengalahkan kecepatan tangan christy.
Bahkan sedari tadi, christy tidak merasa lelah. Sedangkan faris, dia sudah sangat lelah bahkan sudah kesusahan bernafas.
Faris langsung mengangkat tangannya, menandakan dia menyerah. Faris langsung terduduk, dia berusaha mengatur nafasnya tapi sangat sulit.
Penyakitnya kambuh lagi, faris mengidap penyakit asma sedari kecil . Jika sudah kambuh, faris sangatlah susah bernafas bahkan bisa saja dia pingsan.
Christy yang melihatnya sangatlah khawatir, christy menjadi sangat tidak karuan melihat abangnya susah bernafas.
Christy langsung memeluk faris, berusaha membuat nafas faris beraturan kembali.
Tapi usahanya tidak membuahkan hasil, faris seketika pingsan dengan wajah pucat, keringat yang membasahi baju miliknya.
Christy langsung berlari keluar dari ruang latihan, berusaha mencari kunci mobil miliknya.
Christy berlari mengelilingi markas, mencari kunci mobilnya. Tetapi tidak juga dia dapatkan, membuat christy marah.
Semua anggota KC bingung harus berbuat apa, melihat leader mereka seperti orang linglung.
"princess kamu kenapa?"tanya reza berusaha menenangkan christy
"kunci mobil aku dimana bang?"tanya christy
"ada dikamar abang, tadi abang habis pakai mobil kamu"jawab reza
Christy langsung berlari menuju kamar reza, mencari barang yang sangat penting saat ini.
Reza yang melihatnya, menjadi bingung dan mengikuti christy.
"kamu kenapa?"tanya reza
"bang faris"kata christy
"kenapa dengan orang itu?"tanya reza bingung
"asma bang faris kambuh bang. Dja pingsan diruang latihan, aku harus gimana"kata christy bingung
"sekarang kamu tenang, kita bawa faris kerumah sakit okey"kata reza berusaha menenangkan christy
Reza dan christy langsung berlari keruang latihan. Saat masuk, reza melihat faris yang tergeletak lemas dilantai dengan wajah pucatnya.
Reza langsung mengangkat faris, lalu memasukannya kedalam mobil. Reza langsung menancap gas menuju rumah RD hospital milik keluarga raymond.
Setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai dirumah sakit itu.
Faris langsung ditangani oleh dokter terbaik dirumah sakit ini. Christy langsung yang menyuruh dokter itu, untuk menangani faris. Padahal dia sedang menjalankan operasin. Tapi perintah christy, tidak bisa dibantah oleh dokter itu.
Christy sedang menunggu bersama reza diluar ruangan.
"rupanya benar dugaan abang, kamu masih sangat mengkhawatirkan dia. Abang akan bantu, membuat hubungan kamu dan faris kembali membaik"batin richard
__ADS_1
"rasa khawatir itu tidak akan hilang, karena kami masih sedarah. Jangan memaksakan diri untuk membuat alur ini membaik, jika hanya membaik dalam waktu yang singka. Lalu, kembali menjadi kesedihan yang jauh lebih sakit"batin christy.