
Author pov
Sinar matahari sudah mulai terlihat, semua manusia sudah memulai aktifvitas masing-masing.
Christy dkk dan raka dkk, sudah berada disekolah. Tepatnya dikantin sekolah. Mereka sedang menunggu sarapan pagi yang mereka pesan.
Btw fara putri sama tasya udah balik dari NY yah okey back to topic
Saat sedang menunggu sarapan, mereka semua sibuk dengan fikiran masing-masing.
Dimas dan fikra yang asik dengan game tasya dan putri yang asik berselfie bersama, raka dan fara yang berbicara berdua. Sedangkan christy dan michel, hanya saling menatap tanpa ada pembicaraan.
"woy chris cel, lo berdua mau saling natap sampe kembar apa? Dari tadi cuma natap-natap doang, gak ada yang ngomong"kata fikra
"hush, lo kalau ngomong ngasal. Mana bisa orang jadi kembar hanya karna saling natap"kara dimas
"dara abang mau ngomong"kata revano yang sedari tadi hanya diam, menatap wajah christy
"nama gue christy bukan dara"kata christy marah
"christy, abang mau ngomong"kata revano sekali lagi
"sepulang sekolah, dicafe depan sekolah"kata christy, lalu pergi sebelum sarapan pagi
"lo gunain waktu ini buat ngomong sama chtis. Semoga berhasil bro"kata raka
Revano sekatika memperlihatkan senyum manisnya, akhirnya revano bisa berbicara berdua bersama christy.
Senyuman revano, membuat semua siswi IHS histeris. Karena revano, tidak pernah memperlihatkan senyumannya itu.
"mimpi apa gue bisa lihat revano senyum"
"senyumnya tiap hari ajah ganteng banget ****"
"ngidam apa sih mamanya"
"meleleh gue"
"revano senyum keajaiban dunia anjay"
"woy foto-foto sebelum senyumnya hilang"
"memory gue full ***** sial banget gue"
Semua siswi menjerit seperti orang kerasukan, hanya karna melihat senyuman revano yang menurut mereka sangat langka.
"princess akhirnya kamu mau ngomong sama abang. Pasti kalau bang faris ada, dia bakal meluk kamu"batin revano
"bang faris, bagaimana keadaanya sekarang? apa dia baik-baik ajah?"batin christy yang entah ada dimana
Sedangkan dimansion stamfort, megan dan wijaya sedang duduk berdua diruang TV. Mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing
Wijaya yang sibuk dengan laptop, dan megan yang sibuk dengan berkas milik butiknya.
Setelah kejadian dimasa lalu, mereka berdua menjadi ekstra sibuk. Mereka hanya bekerja tanpa ada kata istirahat.
Mencari keberadaan putri mereka, sudah semua cara mereka lakukan. menyewa detektif yang sangat terkenal pun, tidak ada gunanya sama sekali.
Ini salah mereka, dan karena kebodohan itu, mereka kehilangan seorang putri yang sangat berharga.
Christy, dia adalah putri keluarga stamfort dimasa lalu. Sebelum keluarga itu, membuangnya karena kesalah pahaman.
Dara aleyana stamfort, itu adalah nama christy yang asli. Setelah kejadian itu, chtisty mengubah semua tentang dirinya.
Saat sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing, tiba-tiba ada seorang pria berpakain kantor masuk kedalam mansion itu, dan menatap dingin wijaya dan megan.
__ADS_1
"dasar manusia tidak berperasaan"kata pria itu, lalu berjalan melalu megan dan wijaya
"FARIS JAGA OMONGAN KAMU"bentak wijaya pada pria itu
FARIS STAMFORT, dia adalah anak pertama dari keluarga stamfort. Lebih tepatnya, kakak dari revano dan christy
"yang saya katakan memang benar"kata faris dingin
"kami orangtua kamu, apa kamu tidak mempunyai etika"kata wijaya
"sejak kepergian adik saya, kalian bukan orangtua saya"kata faris, lalu menaiki tangga untuk menuju kamar miliknya.
"hiks hiks hiks dad, kenapa jadi hiks hiks hiks gini, keluarga kita hiks hiks hancur dad hancur"tangis megan
"mom jangan sedih. Daddy janji, akan selesaikan masalah ini secepat mungkin. Daddy akan lebih keras lagi untuk bawa dara kembali kerumah ini"kata wijaya memeluk istrinya itu
//skip//
Kring...kring...kring
Bel istirahat sudah berbunyi, semua murid berhamburan kearah kantin. Christy dkk dan raka dkk juga sudah berada dikantin, mereka memakan makanan milik mereka masing-masing
"nanti kita liburan yuk mau gak?"tanya fikra
"bagus tuh, kemana emangnya?"tanya tasya
"bagusnya kemana?"tanya fikra
"gimana kalau kebandung, kita kepuncak ajah"kata putri
"ide bagus tuh, udara dipuncak kan seger banget"kata dimas antusias
"far kamu ikut gak?"tanya raka
"princessnya abang pergi gak?"tanya raka mengelus rambut christy
"nanti aku usahain bang"kata christy memeluk raka dari samping
"kamu sakit yah kok lemes banget?"tanya raka
"cuma gak enak badan doang bang. Gak apa-apa"jawab christy tersenyum
"kamu sakit?"tanya michel lalu mengecek suhu badan christy
"badan kamu hangat, kita kerumah sakit yah"kata michel khawatir
"gak apa-apa cel, nanti juga mendingan kok"kata christy
"kalau kamu masih gak enak badan, langsung bilang ke aku yah"kata michel memegang tangan christy
"woy, lo kira disini gak ada orang. Dunia kaya milik berdua kita cuma ngontrak"kata dimas
"jomblo diam ajah"kata michel
"sorry, gue udah gak jomblo. Udah punya cewek gue"kata dimas percaya diri
"anak mana lagi dim jadi korban lo"kata fikra membuat semuanya tertawa
"korban enak ajah, lo kira gue hewan mau nyari korban buat dimakan. Gue itu pacaran baru 3 hari lalu, anak SENIOR HIGH SCHOOL"kata dimas
"kok hati gue sakit yah"batin seseorang
Christy yang tentu saja bisa mengetahui batin orang itu, hanya bisa tersenyum.
"bodohnya belum hilang juga. Kalau suka yah bilang, jangan diem ajah"batin christy
__ADS_1
Saat sedang asik mengobrol, tiba-tiba dering telfon christy berbunyi. Menampilkan nama vira sekretaris christy di J.P morgan chase.
Kak vara is calling 📞
"chris kekantor sekarang. Keuangan kantor anjlok chris"kata vira
"apa yang terjadi?"
"penghianat"
TUT
sambungan telfon langsung dimatikan sepihak oleh christy, kata penghianat yang dikeluarkan vira membuat christy naik pitam.
Mata christy berubah menjadi merah, menandakan angel yang telah keluar.
Raka dan raja yang melihat itu seketika tersentak kaget, kenapa angel keluar tanpa alasan menurut merek.
"angel kamu kok keluar dek?"tanya raka
"saya pergi dulu, dan buat anda revano stamfort. Sepulang sekolah datang di cafe yang ada dipusat kota"kata angel/christy lalu pergi meninggalkan kantin
"rak, kenapa chris jadi gitu? dan matanya itu bukan chris rak"kata revano khawatir
"raka chris kenapa jadi gitu? dia gak kenapa-napakan?"tanya michel yang mulai khawatir
"kalian masih ingat kejadian dimana chris mukul evelyn? itu bukan chris tapi angel. Gue juga udah pernah ceritakan kalau chris punya kepribadian ganda, dan yang barusan itu adalah angel. Kepribadian chris yang sangat keras"kata raka
"tapi bang, angel hanya keluar kalau kemarahan chris memuncak"kata raja
"gue juga gak tahu, kenapa angel bisa keluar apa chris semarah itu"kata raka
"masih mending kalau angel yang keluar bang. Gue masih mendingan lihat angel yang marah"kata raja ngeri
"maksud lo?"tanya michel bingung
"kalian belum pernahkan lihat chris kalau marah? Angel memang sangat kejam jika marah, tapi kemarahan chris jauh lebih besar"kata tasya
"sya, telfon bang reza sekarang. Suruh bang reza lacak keberadaan chris"kata fara berbisik pada tasya
"okey"kata tasya lalu menelfon reza. Dan sedikit menjauh dari raka dkk
"halo kenapa sya"
"bang lacak dimana chris"
"emang chris kemana"
"dia pergi dan angel yang menguasai tubuh chris"
"bahaya tunggu abang yang akan urus"
"tolong yah bang"
Setelah itu sambungan telfon langsung mati, mereka semua semakin khawatir dengan keadaan christy sekarang.
"bang gimana nih?"tanya raja
"sekarang kalian balik kekelas masing-masing. Gur percaya sama angel, dia pasti bisa jaga chris"kata raka
"lo yakin rak?"tanya michel
"angel bisa jaga chris, dia gak akan buat chris celaka"kata raka
"betul kata raka. Sekarang kita balik kekelas ajah. Buat lo revano, lo udah dengerkan tadi angel nyuruh lo datang kecafe dipusat kota. Datang dan jangan membuatnya menunggu"kata fara lalu pergi diikuti tasya dan putri.
__ADS_1