
Sebuah rombongan resmi dari negeri utara telah tiba di kerajaan Remaria.
Carlos kepala negara Republik North Navia mengirimkan mereka untuk membicarakan kelanjutan kerja sama militer dan mencari tahu mengapa kerajaan Remaria menginvasi tanah Tandora serta kabar di benua barat yang menjelekan nama Pangeran Antonio.
Tentu sebagai negeri sekutu dan kepala negara Republik Navia Utara yang sudah mengenal Pangeran dari Remaria meragukan semua berita bohong itu dan meminta keterangan langsung dari Pangeran Antonio.
Latina Gladifa berada di dalam rombongan yang berkunjung itu, dia berjalan memasuki istana kerajaan Remaria bersama Menteri Nikof.
Di dalam istana mereka langsung di sambut oleh Ratu Alta De La Remaria yang di dampingi Sir Pirto penasehat kerajaan dan seluruh rombongan Tuan Nikof langsung berlutut memberikan hormat di hadapan yang mulia Ratu.
"Sebuah kehormatan bisa menerima Tuan Nikof yang terhormat beserta rombongan di istana kerajaan, berdirilah dan katakan tujuan anda sekalian yang sudah menempuh perjalanan jauh dari negeri utara."
Tuan Nikof bersama rombongan menegakan tubuh mereka kembali dan Tuan Nikof berbicara.
"Yang mulia ratu, Tuan Carlos mengirim kami untuk menemui yang mulia Pangeran Antonio untuk membicarakan beberapa kerja sama antara Republik dengan Pangeran Antonio yang sedang berjalan, ada beberapa proyek besar yang di usulkan Pangeran Antonio telah menghasilkan kemajuan yang cukup signifikan di Republik Navia Utara dan ini akan sangat menguntungkan bagi kedua negeri kita."
Nikof menyampaikan tentang hal itu dan ratu Remaria cukup senang mendengarnya dan berbicara.
"Benarkah itu berita bagus tapi saat ini putraku sedang tidak ada di dalam istana, Antonio saat ini kabur lagi dari istana dan para prajurit yang seharusnya mengawal putraku sedang berusaha mencarinya."
Ratu Alta mengatakan itu membuat para utusan itu sedikit bingung mengapa Pangeran Antonio kabur dari istana kerajaan, kemudian Latina Gladifa di sana memberanikan diri untuk bertanya.
"Yang mulia Ratu jadi yang mulia Pangeran Antonio saat ini sedang tidak ada di istana lalu kapan kira-kira beliau kembali.?"
Latina mengatakan itu kemudian Menteri Nikof berbicara padanya.
"Latina tolong jaga sopan-satunmu di depan yang mulia Ratu, kita adalah tamu di sini, yang mulia Ratu mohon maafkan kelancangang nona Latina."
__ADS_1
Menteri Nikof menunduk untuk meminta maaf atas nona Latina.
"Tuan Nikof tidak perlu minta maaf dan nona Latina mengenai putraku aku tidak tahu kapan dia akan kembali ke istana tapi belum ada laporan mengenai putraku yang meninggalkan ibu kota jadi kemungkinan Antonio masih berada di Remaria."
Ratu Alta berbicara dan Tuan Nikof serta nona Latina sedikit bingung karena dari kata-kata itu kemungkinan yang mulia Pangeran Antonio akan pergi meninggalkan ibukota Remaria, itu akan sulit untuk mereka jika harus menunggu Pangeran Antonio kembali bila dia benar-benar pergi dari kota ini.
"Begitukah, yang mulia Ratu apakah sebelumnya yang mulia Pangeran punya urusan di luar kota.?"
"Tidak Tuan Nikof putraku tidak mengatakan aja pergi, tapi huh.. sifat putraku Antonio sangat sulit untuk di tebak dia sering pergi jauh tanpa berpamitan dan itu sedikit membuatku kawatir karena dia selalu menolak untuk menerima pengawalan dari para Knigh."
Rombongan itu kembali berpikir apakah yang mulia Pangeran Antonio yang terkenal sering melakukan hal itu, berpergian tanpa pengawalan meskipun beliau adalah seorang pangeran mahkota dari kerajaan sebesar Remaria, itu sesuatu yang sangat beresiko para penjahat tertentu bisa saja melakukan hal yang buruk terhadapnya.
"Jika demikian yang mulia ratu berarti tidak ada pilihan selain menunggu beliau kembali istana."
"Benar tuan Nikof maaf karena ini cukup merepotkan kalian, jadi sebaiknya anda beristirahat di istana karena kedatangan putraku tidak bisa di perkirakan bahkan mungkin dia tidak akan pulang malam ini, para pelayan akan menyediakan kamar dan kebutuhan rombongan Tuan Nikof selama menunggu Antonio."
Ratu Alta menawarkan rombongan tuan Nikof untuk menginap di istana, meskipun itu terdengar bagus tapi dia merasa kurang nyaman bila harus merepotkan pihak keluarga kerajaan, apalagi bila Pangeran Antonio Benar-benar pergi keluar kota dan rombonganya harus sampai menginap selama beberapa hari.
"Begitukah, baiklah tuan Nikof kalau begitu aku akan mengirimkan utusan pada anda bika putraku sudah kembali nanti."
Tuan Nikof dan rombongan kemudian berpamitan dan pergi meninggalkan istana kerajaan Remaria.
"Tuan Nikof kelihatanya kita kurang beruntung yang mulia Pangeran Antonio sedang tidak ada di istana kerajaan Remaria."
"Huh meskipun aku sangat ingin bertemu denganya secara langsung tapi Latina sepertinya kita tidak bisa berbuat apapun selain menunggunya."
"Benar aku juga demikian sebagai kepala proyek pembangunan yang di usulkan Pangeran Antonio, aku sangat penasaran bagaimana wajah orang yang punya ide gila untuk membuat sebuah kapal dari besi, meskipun dahulu aku sempat menertawakan ide konyol dan desain rancangan kapal jelek yang di serahkan padaku tapi setelah di buat dan di uji coba ternyata benar ide konyol itu benar-benar berhasil.?"
__ADS_1
"Benar aku memang sempat mendengar dari Tuan Carlos kalau Pangeran Antonio mengatakan tidak terlalu pandai mendesain kapal dan meminta pihak kita membantu menyempurnakan desainya itu meskipun awalnya ide itu terdengar konyol tapi itu harus tetap di kerjakan karena menyangkut kerja sama antar negeri."
"Tuan Nikof meskipun aku sudah sering mendesain kapal tapi aku sangat kebingungan saat pertama menerima rancangan ide dan desain rumit kapal besi itu, huh.. tapi itu akan menjadi kapal terbaik yang pernah di buat."
"Oh ya Latina aku juga mendengar dari Tuan Carlos kalau rancangan kapal pertama memang akan di gerakan dengan layar tapi katanya untuk rancangan selanjutnya akan di buat tanpa layar dan di gerakan dengan mesin yang di kerjakan oleh kerajaan Dwarfen."
Latina seorang insinyur kapal hebat dari Republik North Navia cukup bingung karena kapal akan selalu membutuhkan layar untuk menangkap angin sebagai tenaga penggeraknya, tapi dia mendengar desain kapal selanjutnya akan di gerakan dengan mesin dan itu adalah yang pertama di dunia ini.
"Tuan Nikof aku tidak mengerti Pangeran Antonio itu sangat jenius atau sangat gila dengan semua idenya, meskipun kerajaan Dwarfen bisa membuat berbagai mesin paling canggih saat ini, tapi apakah mungkin mereka bisa membuat mesin untuk menggerakan sebuah kapal seperti yang di inginkan Pangeran Antonio."
"Latina kita lakukan saja tugas kita saat ini, kamu harus melaporkan hasil kerja kita kepada Pangeran Antonio karena kamu kepala proyek besar itu."
"Tentu saja tuan Nikof..?"
"Oh ya satu lagi kamu ingat rombongan kita sempat di serang beberapa monster dan perampok yang sangat sulit di hadapi beberapa prajurit pengawal kita dalam perjalanan kemari, kupikir kita harus menambah sedikit kekuatan kita saat pulang nanti, jadi Latina kamu pergilah ke guild petualang ajukan sebuah quest pengawalan untuk perjalanan ke Republik sepuluh hari lagi."
"Tuan Nikof kenapa harus aku yang melakukanya.?"
"Latina bila aku yang seorang menteri yang mengajukan permintaan itu kemungkinan biaya pengajuanya akan jauh lebih mahal, jadi kamu saja yang pergi lagi pula aku sangat lelah dan ingin segera berbaring di kasur penginapan."
"Huh..? Baiklah tuan Nikof, meskipun aku tahu anda hanya ingin bermalas-malasan."
"Latina ingatlah aku masihlah seorang menteri, meskipun aku memang sedikit pemalas tapi aku melakukan pekerjaan dengan cepat dan baik agar bisa segera bersantai."
"Aku tidak mengerti kenapa orang seperti anda bisa menjadi seorang menteri.?"
________________________________________________
__ADS_1
Baiklah karena banyaknya permintaan untuk update meskipun sekarang masih sibuk editing novel pertama yang akan di cetak, baiklah aku update meskipun tidak terlalu banyak.
Davit Riyanto