
"Tuan Carlos bagaimana sekarang Jendral Holmes pasti sudah menyiapkan pasukan besar untuk menyerang ibu kota Grosberk sekarang, pasukan di barisan depan tidak akan cukup untuk menghalau mereka."
Kapten Abraham mengatakan itu dia terlihat begitu cemas karena setelah kota Wraska di ambil alih tidak ada benteng lain yang dapat menahan pasukan Republik Navia Utara untuk mencapai ibukota.
"Kapten Abraham aku sudah memberikan perintah darurat pada panglima tinggi untuk menarik seluruh pasukan di barisan depan ke kemari."
"Tapi itu berarti kita akan bertempur di langsung di dekat ibukota, ini akan sangat beresiko bila perang itu terjadi dan meskipun kita dapat bertahan pemerintahan kita akan menjadi kacau karena pertempuran itu."
"Kapten kita tidak punya banyak pilihan, mengirimkan pasukan ke barisan depan itu hanya akan menjadi malapetaka karena semua prajurit itu hanya akan di bantai, kita tetap di ibukota dan memusatkan pasukan untuk terus bertahan dan berjuang bersama-sama."
Kekuatan militer yang tidak seimbang antara Kerajaan Navia dan Republik Navia Utara membuat Carlos pemimpin Republik semakin terpojok dan terpaksa mengambil keputusan sulit yang akan mempertaruhkan semuanya di ibukota Grosberk.
Sementara itu Antonio baru saja mendapatkan kabar tentang Zaza yang sudah berhasil di selamatkan tapi dia masih belum bisa memaafkan apa yang telah di lakukan kerajaan Navia.
Antonio bisa memaafkan semua orang yang telah menghina atau bahkan melukainya tapi tidak untuk mereka yang melukai orang-orang yang dia cintai karena bagi dia itu adalah yang terburuk dan dia bersumpah akan membalasnya berkali-kali lipat.
Kota besar Elius kebanggaan kerajaan Navia sudah berada di depannya dan Antonio melangkah maju meskipun dia tahu prajurit Navia tidak akan membiarkannya.
"Perang sudah tidak bisa di hindarkan, baiklah bila kerajaan Navia ingin mencari masalah denganku dan kita akan lihat bagaimana Raja Elius akan menghentikanku saat aku meratakan istana indahnya."
Beberapa prajurit terlihat menjaga gerbang kota Elius dan Antonio mendekati secara terang-terangan dan kali ini tentu saja para prajurit Kerajaan Navia tidak akan membiarkannya.
"Berhenti kamu tidak bisa memasuki kota, prajurit dia adalah pangeran Antonio sekutu dari musuh kita, tangkap dan penjarakan dia."
Antonio tidak berhenti dia terus berjalan mendekati gerbang dan mengeluarkan pedang besar kebanggaannya.
"Jangan menggangiku haaaat...!!?"
"Dia menyerang semua tahan dia gunakan formasi perisai."
Sekitar dua lusin prajurit langsung bersiap menghadang Antonio di depan gerbang mereka bergerak maju perlahan dalam formasi perisa tapi Antonio tidak gentar ia berlari bersiap mengayunkan great sword hell fire menghantamkannya ke arah perisai musuh hingga para prajurit itu terpental.
"Dia terlalu kuat kita tidak dapat menghentikannya."
__ADS_1
"Sial pahlawan benua barat memang sangat kuat dia dapat membantai satu peleton seorang diri dengan mudah, semua tetaplah waspada jaga gerbangnya jangan sampai dia masuk, tutup gerbangnya."
"Kalian tidak bisa lari haat.."
Antonio terus mengamuk dan gerbang besar kota perlahan mulai menutup, prajurit Kerajaan Navia berusaha menjaga agar Antonio tidak melewati gerbang itu.
"Arrrkkk..!!"
Beberapa prajurit yang berada di celah pintu gerbang yang akan menutup langsung terhempas ke kebelakang gerbang saat Antonio menggunakan kekuatan pedangnya untuk menerobos masuk.
"Kota Elius, kota dari para manusia kotor yang meminum anggur sambil menginjak-injak para pengemis yang merupakan rakyatnya, Akan aku hancurkan semua itu haat..!"
Antonio berteriak mengamuk di dalam kota Elius membantai para prajurit Kerajaan Navia yang berusaha menghalanginya untuk terus maju ke istana kota.
Raja Elius dan beberapa permaisurinya sedang berendam di kolam di dalam istana besarnya yang indah, dia tertawa senang sambil menikmati anggur yang diapkan kemulutnya oleh para permaisuri cantik yang merupakan putri bangsawan yang ia paksa untuk menikahi dan melayaninya.
"Hari ini adalah hari yang indah, tanah dan kotaku di pantai utara telah berhasil di rebut kembali dan tidak lama lagi kota Grosberk dan semua tempat lainnya akan kembali padaku hahahaha..!!"
Raja gendut, serakah dan suka seenaknya sendiri itulah raja Elius, Rakyat selalu menjadi korban dan semakin menderita akibatnya sikapnya yang sewenang-wenang.
"Anak ingusan itu berani datang kemari, berapa banyak pasukan yang dia bawa."
"Tidak ada yang mulia pangeran Remaria itu datang sendiri dan menyerang para prajurit yang berusaha menangkapnya."
"Hahahaha bodoh sekali seorang pangeran menyerang ibukota musuh seorang diri, bukankah ini bagus bagaimana apakah para prajurit telah berhasil meringkusnya, kita akan meminta pertanggungjawaban kepada Ratu Remaria untuk anak nakalnya yang mencoba bermain-main dengan kita."
"Yang mulia hampir seluruh prajurit kota telah di kerahkan untuk mengepung dan menangkapnya tapi masih belum berhasil mengalahkannya."
"Apa tadi kamu bilang hampir seluruh prajurit kota tidak mampu melawannya, jangan bodoh meskipun dia di kenal sebagai orang jenius yang kuat tidak mungkin dia bisa melawan puluhan ribu prajurit seorang diri, kekuatan manusia itu ada batasnya."
"Tapi yang mulia itulah yang terjadi, kami terus menyerang agar membuatnya semakin lemah dan kelelahan tapi sudah dua jam lebih dan pangeran Antonio masih bisa terus bertarung, banyak prajurit kita yang telah gugur di sana."
"Apa.. ini tidak bisa di biarkan, kirimkan semua orang terkuat kita untuk menghadapinya, ahh prajurit yang gugur merupakan kerugian besar bagi kita."
__ADS_1
"Yang mulia itu juga sudah di lakukan, kami bahkan telah memaksa para petualang yang ada di guild untuk membantu dengan imbalan yang besar, meskipun sebagian besar petualang menolak dengan alasan pangeran Antonio hanya menyerang prajurit kerajaan dan bukan penduduk kota dan sebagian lagi yang tertarik karena menginginkan imbalan sekaligus menguji kekuatan mereka akhirnya juga berhasil di kalahkan."
"Bagaimana dengan sihir pangeran Antonio mungkin dapat menghentikan dengan dengan senjata karena memakai Armor dan persenjataan kuat tapi tidak mungkin itu sihir tidak berpengaruh padanya."
"Para penyihir di kerajaan kita tidak terlalu banyak yang mulia dan mereka sudah mencobanya mesmkipun beberapa berhasil sedikit berpengaruh terhadap pangeran Antonio tapi sebagian lagi langsung lenyap saat sihir itu menyentuh api yang terus menyembur dan berputar di sekitar tubuh pangeran Antonio, api itu juga membuat prajurit sulit untuk mendekatinya."
"Ini tidak mungkin seorang manusia dapat melakukan semua itu sendirian."
"Yang mulia masih ada prajurit Royal Knight di istana yang lebih kuat dari prajurit biasa dan mereka mengenakan armor tebal hamba yakin bila kita mengerahkan mereka pangeran Antonio pasti bisa kita taklukan."
"Prajurit Royal Knight ku yang berharga sampai harus di kerahkan ini benar-benar tidak bisa di biarkan, baiklah aku akan mengirim mereka dan kamu cepat pergi ke kuil tempat para petapa, Qin adalah monk terkuat di kerajaan Navia dan dia pernah bertarung melawannya bukan, dia pasti bisa sedikit melemahkan anak terkutuk itu."
"Baik yang mulia hamba laksanakan."
Prajurit itu segera pergi ke bangunan besar kuil di atas bukit yang masih berada di dalam wilayah ibukota Elius dan menemui Qin.
"Tuan Win raja Elius secar pribadi mengutus hamba untuk menemui anda."
"Yang mulia raja, apa yang dia inginkan dariku.?"
"Sebenarnya tuan Qin, pangeran Antonio dari kerajaan Remaria telah datang dan mengamuk di ibukota jadi yang mulia raja meminta anda untuk menghentikannya."
"Pangeran Antonio Orang yang jauh lebih kuat dariku, aku sempat mengenalnya dia adalah pria sejati, tidak mungkin dia akan datang dan mengamuk secara sembarangan tanpa alasan yang jelas, sebenarnya apa yang telah terjadi."
"Tuan Qin aku tidak tahu mengapa pangeran Antonio melakukan itu, tapi beberapa prajurit sempat mendengar kalau pangeran Antonio berkata dia datang untuk membalas perbuatan kerajaan Navia yang telah berani menyakiti orang yang dia sayangi."
"Begitu raja Elius telah menyinggung pangeran Antonio, raja Elius memang licik dia pasti kesulitan untuk menghadapi pangeran Antonio sendiri jadi dia berbuat sesuatu kepada orang di sekitar Pangeran Antonio hingga membuat pangeran Antonio benar-benar murka, pangeran Antonio tidak sama dengan manusia biasa dia memiliki kekuatan tidak seperti kita yang hanya bisa meratapi nasib saat penguasa licik mencoba berbuat seenaknya kepada kita."
"Jadi Tuan Qin apakah anda bersedia untuk membantu kerajaan menghadapi pangeran Antonio."
"Dengarlah baik-baik meskipun aku bersedia aku tidak bisa menang melawan pangeran Antonio."
"Tapi Tuan Qin adalah orang terkuat di kerajaan dan pernah bertarung seimbang dengan pangeran Antonio."
__ADS_1
"Tidak bahkan dulu saat pangeran Antonio mengalahkanku dia tidak menggunakan kekuatan sejatinya, sekarang menghadapi pangeran Antonio yang sedang serius itu mustahil untuku, jadi lakukanlah sendiri aku masih harus terus berlatih agar mencapai level yang setara dengannya meskipun itu memang mustahil untuku."
.