
Emily sang ratu kerajaan Iblis Arduas mendengarkan cerita dari pangeran Antonio yang menawarkan kerjasama yang akan menguntungkan kedua belah pihak sama dengan yang di lakukan leluhur mereka saat membangun kerajaan Iblis Arduas, tentu sang ratu dari ras Succubus itu sangat senang akan tetapi ada sedikit hambatan karena portal yang menghubungkan kedua dunia berada di wilayah kerajaan Iblis Munarak.
Meskipun pangeran Antonio telah mengklaim wilayah di sekitar portal akan tetapi kerajaan Iblis Munarak tidak mungkin akan diam saja dan kerajaan Iblis Arduas yang di pimpin Ratu Emily kemungkinan akan terseret ke dalam sengketa itu bila menerima kesepakatan dengan kerajaan manusia.
"Pangeran Antonio bisakah anda menunggu jawabannya kami mengenai permintaan yang anda ajukan, kami harus membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan para Tetua kerajaan Arduas." Kata ratu Emily.
Antonio merasa kalau hal itu wajar bila kerajaan Arduas mempertimbangkan proposal yang Antonio ajukan karena kesepakatan ini juga akan beresiko bagi mereka dengan adanya permasalahan antara pangeran Antonio dengan pihak kerajaan Iblis Munarak.
"Tentu hal itu adalah hak kalian untuk merundingkannya terlebih dahulu apakah akan menerima kesepakatan yang aku ajukan atau tidak, aku hanya akan menyampaikan hal itu untuk saat ini karena aku akan sedikit sibuk untuk mengurus wilayah yang baru aku kuasai dan mempertahankannya dari pasukan kerajaan Munarak yang kemungkinan akan segera datang menyerang kami." Jawab Antonio dengan tenang.
Para Succubus di istana itu terlihat cukup memperhatikan sikap pangeran Antonio yang terlihat masih tenang dan seorang anggota dewan kerajaan Arduas berbicara.
"Yang mulia pangeran Antonio sepertinya anda terlihat tidak kawatir dengan ancaman serangan kerajaan Munarak, apakah anda dan pasukan manusia yang anda bawa cukup kuat hingga yakin dapat bertahan di kastil Arungal." Tanya seorang Incubus di sana.
"Aku mengerti dengan kekhawatiran kalian akan tetapi orang yang sedang menjaga kastilku saat ini pasti akan dapat bertahan dari serangan pasukan iblis apapun di dunia ini." Jawab Antonio yang berpikir mahkluk terkuat seperti naga bukanlah tandingan untuk Iblis.
"Benarkah demikian itu akan sangat bagus bila memang benar yang mulia pangeran Antonio memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan pasukan iblis Munarak, Tapi kalau boleh hamba sarankan sebaiknya setelah anda berhasil menunjukkan kekuatan militer anda terhadap kerajaan Munarak, anda segera mungkin meminta pengakuan dari kerajaan itu untuk wilayah yang anda kuasai dan mengusulkan gencatan senjata untuk meredam ketegangan dan perang berkelanjutan." Kata seorang dewan kerajaan Arduas kepada Antonio.
Antonio berpikir 'Sepertinya ada salah satu dewan kerajaan Arduas yang sangat cerdas dan kompeten, karena bila gencatan senjata antara aku dan kerajaan Munarak di lakukan itu akan memberi peluang untuk kerajaan Munarak melakukan kerja sama dengan kerajaan Remaria tanpa terlalu ikut campur dengan sengketa melawan kerajaan Munarak.'
"Terimakasih atas saran anda tuan yang terhormat kalau boleh tahu siapa nama anda?" Tanya Antonio.
"Nama hamba Saradus penasehat kerajaan Arduas." Jawab Incubus itu.
__ADS_1
"Sekarang aku mengerti kenapa kerajaan Iblis Arduas dapat berkembang dengan baik, hal itu pasti karena kerajaan ini memiliki penasehat yang sangat bijaksana seperti tuan Saradus." Kata Antonio memuji Saradus.
"Terimakasih atas pujian anda yang mulia pangeran Antonio hamba merasa sangat terhormat mendapatkan pengakuan dari yang mulia." Kata Saradus.
"Tuan Saradus aku memang sempat memikirkan untuk berdamai dengan kerajaan Munarak meskipun kemungkinan itu akan sangat kecil dan hanya bisa di lakukan setelah aku menunjukkan kekuatan yang aku miliki akan tetapi aku harus mengurungkan niat itu." Jawab Antonio membuat penasehat Saradus terlihat mempertanyakannya.
"Yang mulia pangeran Antonio hamba lihat sepertinya anda juga cukup bijaksana akan tetapi mengapa anda memutuskan untuk terus berperang dengan kerajaan Munarak setelah anda nantinya berhasil mempertahankan wilayah Arungal, apakah wilayah itu masih belum cukup untuk anda kuasai dan berniat memperluasnya dengan menginvasi seluruh wilayah kerajaan Munarak?" Tanya penasehat Saradus mengenai niat pangeran Antonio yang enggan untuk berdamai dengan kerajaan Munarak.
"Penasehat Saradus nantinya itu akan tergantung sikap raja penguasa kerajaan Munarak apakah ia mau mengembalikan mahkota Pylos di kepalanya yang merupakan harta milik leluhurku Kaisar Golgota yang sebelumnya telah di curi oleh Arungal dan di berikan pada Zalfirox saat naik tahta." Kata Antonio memberikan alasan.
"Mahkota Pylos apakah hanya demi sebuah mahkota yang mulia pangeran Antonio sampai harus terus berperang menghadapi sebuah kerajaan besar di dunia yang bahkan tidak anda kenal ini?" Kata Saradus.
Memang alasan Antonio itu tidak terlalu bagus dari sudut pandang Saradus tapi Antonio punya alasan yang lebih komplek jadi ia kemudian berbicara.
"Tuan Saradus mahkota itu bukan mahkota biasa karena itu dapat mempengaruhi jutaan nasib rakyatku dan bahkan bila Zalfirox sadar dengan sesuatu yang ada di mahkota Pylos maka Ia akan menjadi ancaman bagi dunia yang anda tinggali saat ini." Terang Antonio kepada Saradus.
"Tuan Saradus anda tidak perlu tahu lebih dari ini, yang jelas mahkota itu sangat berbahaya bila berada di tangan yang salah dan karena alasan itulah mengapa aku sampai harus menyebrang ke dunia iblis untuk mendapatkan mahkota Pylos kembali." Kata Antonio.
Saradus mulai mengerti kalau bukan wilayah yang menjadi tujuan pangeran Antonio datang ke dunia iblis, tapi Saradus tetap merasa penasaran kekuatan seperti apa yang ada di mahkota Pylos hingga dapat mengancam dunia iblis, tapi jelas pangeran manusia di depannya tidak akan pernah berhenti sampai ia mendapatkan mahkota itu kembali.
Sebenarnya Antonio berpikir bila kekuatan sihir angin dari mahkota Pylos di gunakan di dunia iblis jelas itu akan lebih mengerikan dari dampak yang terjadi saat kaisar Golgota menggunakannya di dunia manusia.
Matahari kemungkinan sangat dekat dengan planet ini dan dunia iblis dapat terus bertahan karena adanya awan kabut tebal di atmosfer yang menyelimuti seluruh planet melindunginya dari sinar matahari yang berlebih, bila sihir angin dari mahkota Pylos di gunakan maka sebagian awan kabut yang melindungi planet ini akan terbawa oleh angin dari sihir itu hingga pancaran sinar matahari yang sangat panas akan mengeringkan bahkan membakar seluruh planet membunuh semua mahkluk hidup di dunia iblis.
__ADS_1
"Yang mulia Ratu Emily dan penasehat Saradus serta semua anggota dewan kerajaan Arduas di sini aku ucapkan terimakasih karena menerima kedatanganku dengan baik, tapi aku harus segera kembali ke kastil Arungal dan anda dapat mengirimkan utusan anda ke tempatku nanti untuk mengirimkan jawaban atas proposal kerjasama yang aku ajukan." Kata Antonio yang berpamitan dengan Ratu Emily dan dewan kerajaan di sana.
Sementara itu Rosalin yang juga berada di sana berbicara.
"Pangeran Antonio kita akan langsung pergi meninggalkan Ibukota Windell secepat ini, padahal tadinya aku berpikir dapat berjalan-jalan sebentar karena aku sudah cukup lama tidak pulang ke kota ini." Kata Rosalin.
"Rosalin apa maksudmu dengan kita bukankah kamu akan tetap tinggal di kota ini, karena aku kemari juga untuk memulangkanmu?" Kata Antonio.
"Pangeran Antonio sudah aku katakan kalau aku akan terus mendampingi anda karena aku sudah bersumpah setia pada anda setelah pangeran menyelamatkan aku dari penjara bawah tanah kastil Arungal." Jawab Rosalin.
"Eh Rosalin jadi saat itu kamu serius mengatakannya padahal aku tidak terlalu menganggap serius hal itu jadi kamu tidak perlu melakukannya dan dapat pergi dengan bebas sesuka hatimu." Kata Antonio.
"Pangeran Antonio sumpah tetaplah sumpah meskipun anda tidak mengakuinya tapi aku akan tetap memegang sumpah itu, lagi pula bukankah akan lebih baik kalau aku mengantar anda sama seperti saat anda datang kemari." Kata Rosalin.
"Rosalin kamu hanya ingin menghisap kekuatan sihirku lagi bukan jadi tidak perlu aku bisa pulang sendiri jadi selamat tinggal!" Kata Antonio yang kemudian langsung berbalik dan berlari keluar ruang singgasana kemudian terbang untuk meninggalkan Istana kota kerajaan Arduas.
Rosalin iblis Succubus itu tentu saja langsung terlihat kesal dan berniat untuk mengejar pangeran Antonio tapi Ratu Emily langsung berbicara padanya.
"Rosalin tunggu sebentar?" Kata Ratu Emily.
"Yang Mulia ratu Emily apakah yang mulia mau menyampaikan sesuatu, hamba mohon untuk menyampaikannya sekarang karena hamba harus segera bergegas mengejar pangeran Antonio?" Kata Rosalin.
"Rosalin kamu tidak boleh pergi karena kami masih ingin menanyakan lebih banyak hal mengenai pangeran Antonio dan kerajaannya di dunia manusia?" Kata Ratu Emily.
__ADS_1
"Tapi yang mulia bagaimana dengan pangeran Antonio?" Sahut Rosalin yang terlihat keberatan.
"Rosalin kamu bisa menyusul pangeran Antonio lagi ke kastil Arungal nanti, sekarang kamu harus ikut rapat bersama para dewan kerajaan karena hanya kamu di sini yang punya cukup informasi kami butuhkan." Desak ratu Emily dan Rosalin terlihat cukup kecewa dan terpaksa menerima permintaan ratu Emily.