GA : Glory Of The Kindom

GA : Glory Of The Kindom
143.2


__ADS_3

Semua tampak gersang sepanjang mata memandang, Antonio berpikir kalau ia benar-benar telah tersesat karena sebelumnya ia meninggalkan Rosalin iblis Succubus yang tahu wilayah kerajaan iblis Arduas dan sekitarnya.


"Ya ampun kenapa aku malah bisa tersesat di sini, tadinya aku pikir hanya tinggal melalui jalan yang sebelumnya sudah aku lewati bersama Rosalin tapi aku salah besar karena pemandangan dataran di dunia iblis hampir serupa yang kebanyakan merupakan wilayah gurun." Kata Antonio yang mulai menyesal tidak kembali bersama Rosalin.


Antonio sudah cukup lama terbang lurus tapi ia merasa seperti sudah melewati daerah itu berulang kali.


"Sebaiknya aku mencoba terbang lebih tinggi aku harap dengan begitu aku dapat melihat sesuatu dari kejauhan." Kata Antonio yang masih mencoba mencari jalan.


Antonio terbang setinggi mungkin meskipun itu cukup sulit dan menguras banyak energi sihir tapi Ia merasa harus melakukannya.


Di ketinggian Antonio mulai melihat sekeliling dan dari kejauhan terlihat sebuah gunung berapi dengan asap mengepul di atasnya tapi Antonio merasa kalau ia tidak melihat gunung itu saat berangkat jadi kemungkinan di sana bukan jalan yang benar menuju kastil Arungal jadi Antonio memutuskan untuk pergi ke arah lain.


Terasa cukup lama Antonio terbang dan Ia harus segera mendarat lagi karena bila kekuatan sihirnya habis itu akan menjadi masalah besar.


Antonio memang memiliki kekuatan regenerasi mana sihir dari pohon agung di hutan selatan tapi bila ia terus menerus terbang menggunakan kekuatan jubah sihirnya, mana sihir yang ia miliki tetap dapat habis.


Sebuah daerah dengan beberapa pepohonan berwarna merah Antonio langsung bergegas mendarat di tempat itu karena merasa di wilayah seperti itulah kemungkinan Ia akan menemukan sumber air serta bentuk kehidupan dan benar saja saat Antonio menyusuri wilayah itu Ia menemukan sebuah kolam kecil dengan sumber air yang keluar di celah bebatuan tapi Antonio tidak menemukan adanya iblis di tempat itu dan hanya beberapa mahkluk seperti kadal yang dapat terbang di antara pepohonan juga beberapa unggas aneh.


"Ternyata benar masih terdapat sumber air bersih di dunia iblis tapi Flora dan Faunanya benar-benar berbeda kemungkinan mereka sudah menyesuaikan evolusi mereka dengan dunia ini." Kata Antonio setelah mencoba meminum air dari mata air itu.


Terdapat beberapa lumut berwarna merah di sekitar kolam juga ada tumbuhan merambat dengan banyak buah misterius yang menggelantung di sana, beberapa burung dan binatang aneh memakan buah-buahan itu.


"Haruskah aku mencoba beberapa buah-buahan itu, aku pikir itu tidak masalah karena aku kebal terhadap racun dari tanaman." Antonio kemudian memetik beberapa buah itu dan memakannya.

__ADS_1


"M.. rasanya cukup unik dan terasa segar aku rasa aku harus membawa beberapa untuk di teliti." Kata Antonio yang kemudian mengambil beberapa buah-buahan aneh juga jamur yang tumbuh di bawah pepohonan di sana.


Antonio beristirahat di tempat itu sampai energi sihirnya pulih kembali sambil mengamati lebih banyak kehidupan di sekitar dan menemukan keberadaan Cerberus juga Vivern di tempat itu tapi yang membuat Antonio tertarik adalah beberapa kura-kura raksasa dengan cangkang merah yang berjalan bersama-sama.


Setelah energi sihir Antonio pulih Ia pun segera kembali terbang meninggalkan tempat itu dengan hati-hati karena akan repot bila Vivern yang mendiami tempat itu menyadari keberadaan Antonio dan menargetkannya sebagai mangsa.


Antonio terus terbang meskipun Ia tidak tahu apakah arah yang ia tuju adalah arah yang tepat karena Ia tidak mengerti perhitungan arah dunia Iblis tapi yang jelas sinar dari matahari yang membias di langit datang dari arah kanan dan bergerak ke sebelah kiri jadi dapat di katakan Antonio menuju arah utara.


Dua belas Iblis merah yang mirip dengan penampilan Arungal terlihat terbang ke arah timur dan Antonio segera bergegas menghampiri mereka.


Sementara kelompok iblis Asmadeus itu akhirnya menyadari ada sesuatu yang terbang mendekat tapi mereka tidak tahu Iblis jenis apa yang datang menghampiri mereka karena itu tidak seperti iblis pada umumnya yang memiliki tanduk Ekor dan juga sayap.


"Mordus lihatlah ada yang mendekat ke arah kita?" Ucap salah satu iblis itu.


"Aku tidak tahu tapi kemungkinan itu adalah Doppelganger yang gagal menyamar ke wujud Incubus?"


"Aneh sekali bentuk itu, pasti dia Doppelganger yang bodoh dan belum berpengalaman dalam sihir berubah wujud."


Para Iblis Asmadeus itu terlihat tidak terlalu waspada menyadari mahkluk yang semakin mendekat karena mereka merasa cukup kuat apalagi sedang berkelompok, satu iblis bodoh yang mendekat bukanlah sebuah ancaman besar bagi mereka.


"Kalian tunggu sebentar aku ingin menanyakan kesuatu pada kalian?" Kata Antonio saat sudah dekat dengan para iblis dari ras Asmadeus itu.


"Hei apakah kamu Doppelganger muda di mana sayap, ekor dan tanduknya, kamu akan ditertawakan bila menyamar sebagai ras iblis lain tanpa ciri-ciri umum yang di milikinya?" Kata seorang iblis Asmadeus di sana dan kemudian beberapa rekannya juga ikut berbicara.

__ADS_1


"Hahaha benar-benar bodoh tidak akan ada iblis yang akan tertipu dengan penyamaranmu sebagai Incubus bila seperti ini."


"Hei nak sekarang katakan apa yang ingin kamu tanyakan pada kami?" Tanya seorang Asmadeus di sana kepada Antonio.


Antonio berpikir 'Doppelganger iblis yang dapat berubah wujud, tidak aku sangka mereka juga menyangka kalau aku adalah ras iblis itu tapi kurasa itu lebih baik karena akan repot bila mereka tahu kalau aku sebenarnya adalah manusia dari dunia lain.'


"Maaf aku memang masih belajar berubah wujud menjadi Incubus tapi aku lupa dengan detail sayap dan tanduknya jadi hanya seperti ini, oh Iya dan yang ingin aku tanyakan adalah letak kastil Arungal karena aku lupa jalan menuju kesana dan tersesat cukup lama.?" Kata Antonio yang berpura-pura sebagai Doppelganger yang gagal menyamar.


Para Asmadeus yang mendengar itu terlihat tertawa karena bahkan iblis itu juga tidak tahu kemana tempat yang ia tuju di mana hampir semua iblis tahu lokasi kastil Arungal yang sangat mudah di temukan.


"Hahaha bahkan kamu juga tidak tahu jalan, baiklah akan aku beritahu bila kamu terus terbang menuju Utara kamu akan sampai di wilayah milik bangsawan Iblis Jagaras dan bila kamu terus menuju arah barat kamu akan masuk ke wilayah Arungal dalam setengah hari." Kata iblis itu.


"Apa jadi aku melenceng sejauh ini dari wilayah Arungal, ya ampun harusnya aku sudah sampai di kastil Arungal sejak kemarin karena aku datang dari barat daya." Kata Antonio sambil terlihat sedikit frustasi.


"Hahaha kamu benar-benar bodoh di wilayah selatan tidak ada apapun selain padang gurun juga banyak monster Vivern di sana yang sangat berbahaya dan sering menyerang iblis yang sedang terbang melintas, kamu cukup beruntung tidak di mangsa oleh salah satu dari mereka." Kata Iblis itu.


"Benarkah pantas saja aku tidak menemukan satupun iblis di wilayah yang aku lewati sebelumnya, tapi untunglah aku bertemu kalian, jadi aku dapat segera ke kastil Arungal." Jawab Antonio.


"Ya benar tapi lain kali berhati-hatilah dan jangan mencoba berubah menjadi ras Asmadeus di masa depan karena kami tidak suka dengan tubuh kami di tirukan, tapi bila Doppelganger menirukan wujud iblis rendahan seperti Incubus kami tidak masalah dengan hal itu." Kata salah seorang ras Asmadeus itu yang kemudian pergi melanjutkan perjalanan bersama-sama.


Antonio berpikir ras Iblis cerdas lainnya seperti Asmadeus ternyata benar-benar masih menganggap kalau Incubus atau Succubus adalah ras iblis yang hina, tapi Antonio tidak mungkin dapat merubah pandangan mereka begitu saja karena Succubus memang sering merugikan mahkluk lain dengan menghisap energi kehidupan mereka.


Antonio kemudian segera bergegas kembali ke kastil Arungal setelah di beritahu arah yang tepat oleh sekelompok iblis Asmadeus yang Ia temui itu.

__ADS_1


__ADS_2