GA : Glory Of The Kindom

GA : Glory Of The Kindom
133.1 Penculikan


__ADS_3

Antonio dan para petualang serta pasukan Remaria segera meninggalkan hutan Nordell setelah mereka berhasil mengalahkan para Orc yang mengganggu di wilayah itu.


Dua prajurit kerajaan Navia yang di selamatkan oleh para petualang dari para orc di kastil Nakrom telah mengatakan semua yang mereka ketahui termasuk tentang pasukan besar milik Komandan Holmes yang tengah bersiap di perbatasan.


Sekarang rencana kerajaan Navia untuk menyerang Republik benar-benar sudah terbongkar dan Republik Navia utara juga akan segera memindahkan pasukan utama mereka di kota Wraska untuk persiapan perang mempertahankan diri.


Komandan Holmes juga sudah mulai bergerak ke dekat hutan Nordell dan beberapa pengintai mereka telah kembali melaporkan tempat di mana Azel dan Assassinya melihat pasukan besar Remaria dan Republik tapi para mata-matanya tidak melihat satupun pasukan musuh yang tersisa, hanya makam-makam yang terlihat masih sangat baru di dekat reruntuhan kastil Nakrom.


"Sebenarnya apa yang terjadi apakah pasukan musuh datang ke hutan Nordell tidak untuk melakukan operasi perang gerilya, coba kalian jelaskan semua ini.?"


Komandan Holmes bertanya pada prajurit mata-mata yang ia kirim sebelumnya.


"Komandan kurasa pasukan musuh datang untuk menyerang pasukan orc yang mendiami kastil Nakrom, kami menemukan bekas pertempuran di sana dan kemungkinan ada cukup banyak korban karena banyak makam baru di tempat itu."


"Pasukan Orc di hutan Nordell? sebelumnya aku memang sempat mendapatkan laporan kalau beberapa prajurit kita yang melakukan patroli di sergap dan di tangkap para Orc, jadi apakah mungkin pasukan Republik hanya ingin menangani masalah orc itu karena berada di hutan dekat kota Wraska.?"


"Kemungkinan besar seperti itu komandan Holmes."


Prajurit mata-mata itu juga berpikir sama dengan yang dikatakan komandan Holmes barusan yang artinya Republik tidak akan menyerang Kerajaan Navia saat ini.


"Jadi percuma saja kita bergerak ke perbatasan, Azel dan para Assassinya mungkin benar pasukan Republik tidak benar-benar berniat menyerang kita dan kita harus segera kembali ke pos kita sekarang."


Komandan Holmes membawa kembali pasukan Kerajaan Navia karena perang tidak akan terjadi hari ini dan harus menunggu perintah dari markas komando pusat ibukota Elius sesuai rencana awal.


Sementara itu jauh di tanah Tandora pasukan kerajaan Arfen telah bergerak, Jendral Mariana memimpin pasukan besarnya atas desakan dari ibukota Grandis yang memerintahkan untuk segera maju karena menunda penyerangan hanya akan membuat musuh semakin siap mempertahankan wilayah Lopak yang di inginkan kerajaan Arfen.


Sebastian gubernur atau Lord dari kota Lopak sangat kawatir karena komandan Fenia belum juga mengumpulkan pasukan Remaria yang masih membantu para pengungsi, komandan Darius bersama pasukan Red Vivern juga masih berjuang menghadapi pasukan Tandora yang di dukung kuil Sirak di wilayah Bolvak.


"Komandan Fenia pasukan kerajaan Arfen sudah bergerak dan sebentar lagi akan sampai ke Lopak, apa yang harus kita lakukan sekarang.?"


"Tuan Sebastian aku juga sudah mendapatkan laporan itu jadi aku akan maju menghadang mereka."


"Oh kalau begitu kita akan mengumpulkan pasukan kita, tapi pasukan Remaria di kota Lopak tidak terlalu besar apakah aku harus mengeluarkan perintah pada pasukan pertahanan kota untuk mendukung anda.?"


"Tidak perlu aku akan kesana menghadapi mereka sendiri."


"Tapi Komandan Fenia Pasukan Musuh terlalu besar bahkan hampir tiga kali dari jumlah kekuatan kita di wilayah Lopak."


Memang saat ini ada enam divisi Pasukan yang tersebar di wilayah lopak, satu divisi dari kerajaan Remaria, dua dari pasukan pertahanan kota Lopak, satu divisi pasukan Beastmen dan satu divisi pasukan Demihuman yang terdiri dari Centaur dan Lizardman, totalnya sekitar 80.000 ribu prajurit.


Tapi Pasukan Kerajaan Arfen datang dengan 120.000 Pasukan dan di tambah 75.000 pasukan Paladin dan Priest dari tiga kuil besar, dua divisi Pasukan kerajaan Navia juga membantu di sana menjadi kekuatan besar dengan sekitar 220.000 prajurit.


Sebuah Legiun akan datang menyerang kota Lopak tapi Komandan Fenia masih terlihat cukup tenang dan berbicara.


"Tuan Sebas justru karena pasukan musuh jauh lebih besar mereka dapat memecahkan kekuatan mereka untuk menyerang dari berbagai sudut, jadi pasukan Remaria, Pasukan Beastmen serta pasukan pertahanan kota Lopak harus selalu bersiap di benteng kota dan tempat yang riskan untuk di serang musuh."


"Tunggu dulu bukankah komandan Fenia tadi mengatakan kalau anda akan maju membawa pasukan kita menghadapi musuh, tapi kenapa sekarang anda mengatakan semua pasukan kita harus tetap berada di barisan belakang.?"


"Tuan Sebastian sudah aku katakan kalau aku yang akan maju sendiri menghadang pasukan musuh."


"Eh komandan Fenia anda tidak bisa melawan pasukan kerajaan Arfen sendirian anda harus membawa pasukan untuk mendukung anda."


Tuan Sebastian mengatakan itu karena bagaimana mungkin seorang komandan maju berperang sendirian tanpa pasukanya.


"Anda benar Tuan Sebastian mungkin mereka masih dapat mengepung dan menyerangku dengan sihir karena mereka bersama pasukan Paladin, jadi baiklah aku akan membawa pasukan demi human juga, Paman Gargar serta pasukan Centaur pasti akan senang karena mereka sudah lama menunggu untuk bertempur, Tuan Daniel dan adiknya Emanuel juga akan membawa pasukan Lizardman milik mereka untuk mendampingiku."


"Eh tapi pasukan Demihuman di kota kita hanya sekitar satu divisi meskipun mereka lebih kuat dari pasukan manusia tapi anda tidak bisa melawan lebih dari 200.000 prajurit hanya dengan sekitar 10.000 prajurit, anda dan para demi human hanya akan di kepung dan di bantai oleh pasukan musuh."


"Tidak tuan Sebastian aku yakin aku bisa mengusir mereka sendirian, jika mereka tetap bersikeras menyerang kota Lopak aku terpaksa akan menghancurkan pasukan milik Jendral Mariana dan sekutunya itu."


"Ehh Komandan Fenia tapi bagaimana anda akan melakukannya, tolong anda pikirkan lagi keputusan anda ini.?"

__ADS_1


"Tuan Sebastian sudah aku katakan serahkan semuanya pada kami, lagi pula mengerahkan seluruh pasukan kita itu malah akan menjadi masalah, aku mungkin tidak sengaja bisa membunuh mereka saat aku menghadapi pasukan kerajaan Arfen."


"Apa.. tapi mengapa bisa begitu..?"


"Tuan Sebas anda terlalu banyak bertanya, anda telah di tunjuk oleh kerajaan Remaria sebagai lord kota jadi anda tenang saja, kami akan membantu mengatasi semua masalah di sini."


Komandan Fenia kemudian pergi dan menyiapkan pasukan demi human untuk menghadang pasukan kerajaan Arfen.


>>>>>>


Pelabuhan besar ibukota Grosberk terlihat sangat ramai tapi sisi pelabuhan yang di gunakan khusus untuk militer terlihat di jaga dengan ketat oleh prajurit Republik Navia Utara.


Tuan Carlos sudah memerintahkan untuk menyiapkan pesta besar di pelabuhan untuk meresmikan sebuah kapal perang dengan besi yang dianggap konyol oleh semua orang di suluruh benua.


Tapi kapal besi itu akan menjadi sebuah kemajuan besar untuk Republik Navia yang secara langsung terlibat dalam perancangan dan pembuatannya.


Kapal besi akan di anggap teknologi paling maju di dunia ini karena sebelumnya belum pernah di buat,  semua orang sebelumnya menganggap hal itu tidak mungkin bisa di lakukan karena besi tidak bisa mengapung di air seperti kayu, tapi Tuan Carlos dan Nona Latina yang sudah lama mendesain kapal memiliki keyakinan kalau itu mungkin semua itu bisa di buat, kapal besi ini akan menjadi bukti atas semua itu.


Sebenarnya tidak hanya Republik Navia Utara saja yang terlibat tapi juga negara sekutu seperti Kerajaan Dwarfen yang membantu menentukan bahan campuran logam yang kuat ringan dan tidak mudah berkarat serta kerajaan Palanka meskipun penduduk dan bangsawan Palanka meragukan keputusan raja Hanan untuk melibatkan diri dalam proyek yang di anggap tidak masuk akal itu, tapi kepercayaan raja Hanan kalau pangeran Antonio yang melakukanya itu mungkin akan benar-benar terwujud membuatnya memutuskan untuk membantu dalam pendanaan serta mengirimkan para ahli perkapalan mereka untuk membantu perancangan kapal.


Kapal besi ini akan menjadi kekuatan dan evolusi dunia pelayaran benua barat ke level yang lebih tinggi.


Para ahli perkapalan dan para pekerja Dwarf dari kerajaan Dwarfen pegunungan barat juga hadir dalam peresmian kapal di ibukota Grosberk, para pencari berita juga berdatangan untuk mendapatkan berita keberhasilan Republik Navia Utara yang di percayakan untuk menyelesaikan pembuatan kapal pesanan pangeran Antonio itu.


"Hahaha.. lihatlah kapal cantik itu, semua orang yang sebelumnya menertawakan proyek ini akan terkejut setelah melihatnya."


"Tidak ada yang tidak mungkin, besi yang di anggap tidak dapat mengapung apa lagi untuk membuat kapal akan terbantahkan dengan kapal yang sedang bersandar di pelabuhan ini."


"Itu benar sekarang tidak ada lagi yang akan meragukan apa lagi menertawakan ucapan pangeran Antonio, kalau ia ingin membuat kapal dari besi maka jadilah kapal dari besi itu."


Para Dwarf tertawa dan mengobrol bersama para ahli perkapalan di sisi pelabuhan Grosberk dan orang-orang mulai berdatangan karena ingin menyaksikan secara langsung kapal besi itu berlayar ke laut.


Para Menteri dan orang-orang berpengaruh duduk di tempat khusus bersama tuan Carlos Pemimpin Republik Navia Utara menunggu pangeran Antonio dan rombongan datang.


Tuan Carlos langsung berdiri bersama beberapa orang dan menyambut pangeran Antonio dan komandan Eriela.


"Pangeran Antonio selamat datang, sesuai dengan permintaan anda, kami telah berhasil menyelesaikan kapal pesanan anda, silahkan anda liat dan memberikan nama untuk kapal itu."


"Terimakasih tuan Carlos aku sangat senang dan merasa tidak salah telah mempercayakan proyek ini kepada Republik Navia Utara."


Antonio yang di dampingi komandan Eriela di bawa oleh Tuan Carlos mendekat ke sisi pelabuhan tempat kapal perang itu bersandar.


"Komandan Eriela bagaimana menurutmu.?"


Antonio bertanya kepada komandan Eriela yang menatap kapal yang berukuran cukup besar itu mengapung dengan gagah di pelabuhan Grosberk.


"Ini benar-benar hebat, seluruh lambung kapal bahkan tiang layar kapal terbuat dari besi hingga sulit untuk di hancurkan oleh meriam kapal biasa, aku sangat terkesan dengan pangeran Antonio yang memiliki ide untuk membuat kapal seperti ini."


"Benar dan bukankah ini menjawab keraguan komandan Eriela atas lemahnya angkatan laut kita, setelah ini kita bisa membuat lebih banyak kapal besi dari desain kapal perang ini."


"Tentu saja yang mulia.."


Antonio kemudian melihat seorang Dwarf utusan dari kerajaan Dwarfen pegunungan barat karena Dwarf dari sana juga ikut bekerja dalam proyek kapal ini.


"Tuan Dargon jadi anda yang di utus oleh kerajaan Dwarfen kemari.?"


"Benar yang mulia sudah lama kita tidak bertemu semenjak pembuatan sungai harapan di kerajaan Remaria."


Dargon adalah anggota senat dari kerajaan Dwarfen yang pernah mewakili kerajaan Dwarfen dalam rencana pembuatan sungai irigasi di wilayah kerajaan Remaria.


"Tuan Dargon bagaimana dengan mesin uap yang sedang di desain dan teliti di kerajaan Dwarfen.?"

__ADS_1


"Mesin uap itu mendapatkan kemajuan yang cukup bagus, kami berhasil menyempurnakan desain jalur uap penggerak rangkaian maju mundur yang anda rancang sehingga uap yang mendorong dan menarik dapat lebih efektif serta menghasilkan tenaga yang lebih besar untuk memutar roda putar."


"Itu bagus mesin uap lama hanya dapat mendorong kincir satu arah untuk memutarnya di dalam cerobong tapi desain itu sangat tidak efektif dan salah, tapi jika menggunakan jalur uap dengan dorongan dan tarikan maju mundur seperti piston maka semua uap itu bisa menjadi tenaga penggerak yang kuat, akan bagus bila mesin itu di satukan dengan prototipe kapal besi di sini, kapal selanjutnya tidak akan membutuhkan layar lagi."


Antonio mengatakan itu tapi hanya Dwarf Dargon dan Antonio sendiri yang paham, sebenarnya Antonio sedikit mengerti sistem penggerak dengan piston, meskipun sistem piston uap dengan piston pembakaran langsung dengan minyak sangatlah berbeda.


"Hahaha tentu saja pangeran Antonio kami juga akan mendapatkan manfaat besar dari sistem mesin tenaga uap itu karena dapat di terapkan di dalam pertambangan Dwarf."


Antonio kemudian melihat pemimpin proyek kapal itu dan berbicara dengannya.


"Nona Latina terimakasih telah membuat dan menyelesaikan desain kapalku, tidak salah bila anda mendapatkan gelar pembuat kapal terbaik di Republik setelah ini."


"Terimakasih yang mulia pangeran Antonio, Republik Navia Utara akan mendapatkan manfaat besar bila memproduksi kapal anda sendiri di masa depan, tapi anda tadi sempat mengatakan kalau kapal perang ini hanya prototipe dan rencana anda untuk membuat kapal tenaga uap akan segera berjalan, jika di ijinkan apakah hamba boleh bergabung dalam proyek itu nanti.?"


Antonio sedikit memikirkan hal itu tapi pengetahuan mesin dan kapal uap akan cukup berharga untuk di bagi.


"Baiklah setelah nanti aku dan tuan Carlos melakukan perjanjian dan kesepakatan lebih lanjut karena itu akan menjadi teknologi yang paling maju di dunia ini."


"Baik kalau begitu aku harap yang mulia Pangeran Antonio dan Tuan Carlos dapat segera menyelesaikan perjanjian itu."


Antonio menyetujuinya dengan perjanjian tertentu karena berpikir kerajaan Dwarfen sudah mendapatkan teknologi mesin uap yang lebih maju jadi kemungkinan Republik dan banyak kerajaan lain akan mulai meneliti dan mendesain mesin yang serupa, tapi ini baru mesin uap dan Antonio masih bisa mengembangkan mesin piston dengan bahan bakar minyak di masa depan.


Tuan Carlos di sana kemudian berbicara pada pangeran Antonio.


"Yang mulia pangeran Antonio lalu apa nama kapal anda ini.?"


Antonio berpikir karena ia harus menentukan nama kapal yang baru di resmikan ini, sebelumnya Antonio memang belum sempat memikirkan namanya.


"Ahh aku sedikit bingung ini adalah kapal pertama di kelasnya dan nama itu akan terus di gunakan untuk kapal dengan jenis serupa, tuan Carlos apakah anda punya ide untuk namanya.?"


"Eh pangeran Antonio ini adalah kapal anda dan yang pertama mendesain idenya adalah anda jadi aku tidak berani mengambil kehormatan itu dari pangeran Antonio."


Tuan Carlos menolak memberikan usulan nama untuk kapal itu jadi Antonio berpikir kembali.


"Baiklah bila memang aku yang harus menamainya aku akan memberikan nama Firs Freedom..!"


Antonio memberikan nama yang di rasa cukup aneh karena menggunakan bahasa dunia lain dan Tuan Carlos bertanya.


"Firs Freedom itu nama yang tidak biasa apakah itu memiliki arti atau maksud tertentu pangeran Antonio.?"


"Ya karena ini kapal yang pertama di resmikan di negeri dengan sistem pemerintahan Republik yang merdeka dari kerajaan Navia. First itu artinya pertama dan Freedom itu artinya kebebasan atau kemerdekaan, nama ini akan menjadi simbol perjuangan dan kebesanya semua orang dari penjajahan."


"Oh itu memiliki makna yang bagus aku sebagai kepala negara Republik Navia Utara merasa sangat terhormat karena pangeran Antonio memberikan nama dengan makna yang sangat kental dengan negeri hamba."


"Kalau begitu komandan laut Eriela kamu akan aku percayakan untuk mengkomandoi kapal First Freedom dan misi pertamamu adalah menguji dan menggunakan kapal ini untuk membantu mempertahankan Republik Navia Utara dari serangan kerajaan Navia bila mereka benar-benar datang menyerang."


"Hamba komandan Eriela menerima misi yang anda percayakan ini dan akan berjuang sebaik mungkin dalam membantu perjuangan Republik Navia Utara sekutu kerajaan kita yang mendapatkan ancaman dari kerajaan Navia."


Antonio menyerahkan kapal itu di bawah komando dari komandan Eriela tapi semua orang yang menghadiri acara itu sedikit bingung apa maksud dari membantu mempertahankan Republik Navia Utara. Sebagian besar dari orang-orang yang hadir di sana adalah rakyat kota Grosberk yang tidak mengetahui bahwa negeri mereka sedang di incar oleh Kerajaan Navia yang akan datang menyerang kembali setelah lama melakukan gencatan senjata.


"Pangeran Antonio aku Carlos kepala negara Republik Navia Utara mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada anda dan Kerajaan Remaria. Kehadiran kapal komandan Eriela dan kapal First Freedom akan menambah kekuatan kami dalam mempertahankan diri dari Kerajaan Navia yang akan datang menyerang."


Tuan Carlos mengatakan itu karena berpikir tidak perlu di tutupi lagi kalau kerajaan Navia akan datang menyerang, sebenarnya seandainya Republik Navia Utara tidak bersekutu dengan Kerajaan Remaria kemungkinan Tuan Carlos akan menutupi hal itu dari rakyat untuk mencegah kepanikan, tapi dengan adanya sekutu sekuat Remaria maka Rakyat akan menjadi lebih tenang dan bersemangat untuk memperjuangkan negeri mereka.


Peresmian kapal itu berakhir dan seluruh benua cukup di kejutkan dengan kabar yang di bawa para pencari berita, itu tidak hanya kapal yang terbuat dari besi telah selesai dan mendapatkan kesuksesan besar tapi juga tentang kerajaan Remaria yang memproklamirkan akan membantu Republik bila di invasi oleh kerajaan Navia.


Itu bukan hal kecil karena sebelumnya tidak ada yang tahu tentang kerajaan Navia yang akan kembali menyerang Republik Navia Utara setelah perjanjian gencatan senjata saat Kekaisaran Hereven datang menginvasi benua barat dan bila yang dikatakan pangeran Antonio dan Tuan Carlos benar-benar terjadi itu berarti kerajaan Navia juga akan berperang dengan Kerajaan Remaria.


Sebuah pernyataan dari pangeran Antonio yang tidak dapat di salahkan bila membantu sekutu mereka dan itu bukan tuduhan langsung terhadap kerajaan Navia karena itu hanya merupakan pernyataan persiapan bila kerajaan Navia menyerang Republik. semuanya akan tergantung kerajaan Navia sendiri apakah mereka akan benar-benar menyerang atau tidak.


.

__ADS_1


.


__ADS_2