GA : Glory Of The Kindom

GA : Glory Of The Kindom
143.3


__ADS_3

Di wilayah yang di pimpin oleh bangsawan Iblis Jagaras terlihat sejumlah besar pasukan iblis yang telah berkumpul.


Sekitar 1.000 Iblis dari ras Asmadeus di panggil oleh Jagaras untuk merebut kembali wilayah milik kerabat mereka Arungal.


Jumlah Iblis Asmadeus memang tidak terlalu banyak dan sebagian dari mereka adalah penduduk kota Galdipa yang di kuasai bangsawan Jagaras tapi meskipun begitu setiap Asmadeus memiliki kekuatan yang lebih unggul di banding iblis tingkat rendah seperti 10.000 Gargoyle yang mereka pimpin.


Sementara itu terlihat bangsawan iblis dari ras yang berbeda memimpin pasukannya yang di dominasi oleh ras Nelfire, Bangsawan Haturdas dari ras Ifridus membawa serta 2.500 pasukan Ifridus dan 5.000 ras Nelfire serta 15.000 iblis tingkat rendah dari ras Imp.


Haturdas dan Jagaras memang di perintahkan untuk bekerja sama dalam misi mengambil kembali kasti milik Arungal. Tapi terlihat kedua bangsawan Iblis itu sangat tidak akur dan sering berdebat, Haturdas menginginkan agar pasukan mereka segera di berangkatkan sementara Jagaras ingin menunggu beberapa bangsawan tingkat rendah yang memimpin desa-desa di wilayah milik Arungal.


"Jagaras sampai kapan kita harus menunggu, bila kamu tidak segera memberikan perintah untuk memberangkatkan pasukan, maka aku dan pasukanku yang akan berangkat lebih dulu." Kata Haturdas yang memaksa untuk berangkat sekarang juga.


"Haturdas meskipun yang mulia raja Zalfirox meminta kita untuk bekerja sama akan tetapi bila kamu ingin pergi lebih dulu maka aku tidak akan menghalangimu, silahkan kamu untuk bergerak lebih dulu aku akan menunggu kabar dari para bangsawan desa dari wilayah Arungal untuk melapor." Kata Jagaras.


"Hm.. jadi kamu benar-benar tidak mau berangkat sekarang, baiklah kalau begitu biar aku sendiri yang mengambil alih kastil Arungal dan kamu jangan coba-coba mengganggu saat kami sudah meraih kemenangan di sana." Kata Haturdas yang kemudian pergi lebih dulu sambil membawa pasukannya.

__ADS_1


Dan tak lama kemudian dua belas bangsawan iblis dari desa-desa di wilayah Arungal terlihat turun ke tempat Jagaras.


"Tuan bangsawan Jagaras kami sudah menerima pemberitahuan bahwa kastil milik tuan kami telah di ambil alih oleh manusia dari dunia lain, kami juga sempat memeriksa keadaan kastil Arungal dari jauh dan kondisinya benar-benar terlihat sangat aneh." Kata seorang Iblis Asmadeus dari salah satu desa di wilayah Arungal.


"Tuan Mordus katakan apa yang kamu lihat di kastil itu dan apa maksudnya dengan aneh apakah ada banyak manusia yang menjaga kastil itu?" Tanya Jagaras dan Mordus kemudian kembali berbicara.


"Tuan Jagaras kami tidak melihat satupun mahkluk yang menjaga bagian luar kastil tapi kami tidak tahu dengan bagian dalamnya dan yang pasti seperti yang aku ucapkan tadi kondisi bangunan kastil Arungal benar-benar berbeda, sebagian bangunan kastil telah di tutupi semacam cairan yang mengeras seperti kristal jernih dan udara di sekitar kastil itu juga berubah menjadi sangat dingin, kemungkinan karena benda yang tadi aku sebutkan." Terang Mordus.


Jagaras sama sekali tidak tahu dengan benda yang di katakan Mordus tapi jelas itu bukan benda sembarangan karena memancarkan hawa dingin dan kemungkinan itu adalah kekuatan dari ras manusia.


"Mordus informasi yang kamu berikan memang sangat penting karena itu berarti kita benar-benar tidak boleh meremehkan para manusia dari dunia lain, jadi kita biarkan saja Haturdas dan pasukannya yang maju terlebih dahulu untuk menguji seberapa kuat musuh yang sedang kita hadapi saat ini." Kata Jagaras yang akhirnya mengatakan alasan kenapa ia membiarkan Haturdas yang berasal dari ras yang berbeda untuk maju terlebih dahulu dengan pasukannya.


"Aku juga tidak tahu karena aku juga belum pernah melihatnya tapi yang lebih penting sekarang apakah kalian ke 12 pemimpin desa dari wilayah Arungal apakah sudah mempersiapkan pasukan kalian?" Kata Jagaras.


"Tentu saja kami sudah mengumpulkan sejumlah penduduk di desa kami dan ada sekitar 500 Asmadeus juga 2.000 Gargoyle peliharaan kami semua yang akan bergabung dengan pasukan anda saat kita mulai memasuki wilayah Arungal." Kata Mordus.

__ADS_1


"Bagus kalau begitu kita akan segera berangkat untuk melihat bagaimana pasukan Haturdas menyerang lebih dulu dan bila mereka sudah hampir berhasil meraih kemenangan kita akan maju membantu mereka agar kita bisa ikut mengklaim kemenangan untuk kastil Arungal." Kata Jagaras.


"Benar tuan Jagaras aku juga tidak akan terima bila Haturdas yang bukan dari ras kita mendapatkan kemenangan dan mengambil alih kastil Arungal untuknya sendiri, bahkan aku berharap Haturdas dan pasukannya kalah dengan begitu kita bisa menyerang pasukan manusia yang sudah kelelahan dan mengklaim kemenangan itu untuk kita sendiri." Kata Mordus yang juga berpikiran sama dengan Jagaras.


Tapi Jagaras dan ras Asmadeus yang lainnya di sana tidak menyadari kalau mereka terlalu meremehkan lawan mereka, hingga membuat rencana seperti itu dengan memanfaatkan kecerobohan Haturdas untuk menyerang lebih dulu.


Antonio terbang memasuki wilayah Arungal dan melihat sejumlah besar Iblis Asmadeus dan Gargoyle yang berkumpul di sebuah desa, jadi Antonio segera menghubungi Naga Miranda yang masih berada di dalam kastil kemudian menyampaikan kalau kemungkinan para Iblis akan segera melakukan penyerangan karena Iblis yang menghuni desa-desa di wilayah Arungal sudah menyatukan kekuatan dan seperti sedang menunggu bala bantuan.


Antonio mempersiapkan pedang besar Traimar dan dengan tenang kemudian segera menuju desa itu.


Sekitar 400 Iblis Asmadeus terlihat bersiaga saat menyadari ada seekor mahkluk aneh yang baru saja mendarat di desa mereka.


Seorang di antara para Iblis itu kemudian maju dan memberikan aba-aba agar tidak langsung menyerang karena kemungkinan mahkluk yang baru mendarat itu adalah manusia dan karena Ia sendirian kemungkinan itu hanyalah seorang utusan untuk menyampaikan sesuatu dari mahkluk yang telah menguasai kastil tuan mereka.


"Kamu apakah kamu adalah salah satu manusia yang membunuh tuan kami Arungal yang perkasa?" Kata seorang Iblis Asmadeus di sana yang bertanya pada Antonio dengan bahasa Iblis.

__ADS_1


"Tepat seperti yang kamu katakan, aku adalah pangeran Antonio Losta De Remaria yang telah membunuh tuan kalian dan merebut wilayah ini, tapi sepertinya kalian tidak ingin menyerah padahal aku sudah berbaik hati dengan membiarkan kalian tetap tinggal di wilayah ini, tapi bagaimana lagi bila kalian ingin melawanku baiklah aku sendiri yang akan menghadapi kalian semua di sini, majulah kapanpun kalian siap." Kata Antonio yang menantang sejumlah besar Iblis di sana.


Para Iblis Asmadeus di sana juga tidak menyangka kalau pangeran yang menguasai kastil Arungal cukup berani untuk datang sendiri ke tempat mereka bahkan menantang mereka secara langsung.


__ADS_2