
Jalan-jalan di wilayah Republik terlihat sepi juga wilayah desa-desa yang di lewati Antonio dan rombongan. itu bukan karena mereka lari dan bersembunyi setelah melihat sosok Antonio yang berwujud naga, melainkan karena tidak banyak penduduk yang mendiami wilayah utara.
Wilayah Republik merupakan wilayah dingin dan bersalju dan tidak cocok untuk berladang. Para penduduk di Republik sebagian besar mengandalkan pencaharian dengan berburu dan nelayan, sebagian lagi bekerja di tambang atau mengeolah produk setengah jadi yang di datangkan dari negeri lain.
Banyak pabrik yang di dirikan di Republik seperti pabrik pembuatan kain, pakaian serta produk dari bahan baja. untuk itulah Republik sering di sebut sebagai negeri industri.
"Pangeran Antonio lihatlah tembok besar ibukota Grosberk sudah terlihat sebentar lagi kita akan sampai di sana."
Latina mengatakan itu dan memang kota di ujung utara benua itu memang sudah tampak dari kejauhan dan beberapa kereta kuda yang mengangkut hasil tambang sudah terlihat, sebagian kereta kuda itu mengangkut batu hitam atau lebih di kenal sebagai batu bara.
Mesin uap sudah di kembangkan di Republik untuk mendukung industri mereka, meskipun mesin uap pertama kali di temukan di dunia ini oleh para Dwarf. tapi orang-orang kreatif dari republik terus mengembangkanya karena mereka memiliki banyak tambang batu bara sebagai bahan bakar utama untuk memanaskan air menjadi uap.
"Nona Latina aku senang berada di negeri para penemu dan ingin belajar dari mereka tapi aku tidak terlalu menyukai asap hitam yang mengepul dari cerobong asap di atas kota itu."
"Yang mulia pangeran Antonio memang itu kurang bagus tapi begitulah adanya. asap di atas kota dari pabrik sudah menjadi memandangan keseharian penduduk Ibukota Grosberk."
"Benar itu memang bisa mendongkrak produksi dari pabrik-pabrik itu sebagai penggerak ekonomi negeri ini tapi aku kawatir dampaknya pada lingkungan, bila yang aku lihat di wilayah utara yang sering turun salju pasti kalian pernah mengalami hujan salju hitam."
Antonio mengatakan itu kemudian Menteri Nikof berbicara.
"Pangeran Antonio mengetahui itu, memang pernah ada beberapa kali hujan salju hitam yang turun di beberapa wilayah tapi kelihatanya itu tidak berbahaya jadi semua orang mengabaikanya."
"Menteri Nikof mungkin kalau hanya sekali tidak akan terlihat dampaknya tapi bila itu semakin sering dan dalam jangka panjang, abu sisa batu bara yang terbakar serta kandungan yang buruk di dalamnya akan merusak lingkungan, seperti bila salju hitam itu mencair dan terbawa sungai maka ikan di sungai yang tercemar itu akan mati dan bila di darat maka banyak tanaman juga akan rusak, hewan-hewan pemakan tumbuhan akan mulai menghilang dan itu juga akan berpengaruh terhadap banyak orang di negeri ini."
Menteri Nikof sedikit merenungkan peringatan dari pangeran Antonio tapi mengingat dampak ekonomi yang akan di timbulkan tidak mungkin untuk meminta semua pabrik untuk berhenti menggunakan mesin uap.
"Pangeran Antonio anda pasti juga tahu kami tidak punya pilihan lain dan tidak mungkin menghentikan semua itu di negeri ini."
"Benar Tuan Nikof aku sangat mengerti alasannya dan kalian terpaksa harus tetap melakukanya. Semua itu hanya akan menjadi dilema besar bagi semua orang di negeri ini setelah mereka merasakan dampak buruknya di masa depan."
Antonio tidak bisa meminta industri untuk menghentikan penggunaan batu bara karena ada banyak orang yang menggantungkan hidup mereka dari itu.
Gerbang kota sudah sangat dekat dan orang-orang mulai berlarian karena melihat sesosok naga yang datang mendekat. para prajurit penjaga gerbang kota Grosberk juga langsung bersiap meskipun mereka tahu mereka tidak akan bisa menghadapi seekor naga.
"Pangeran Antonio..?!"
"Oh tentu saja tuan Nikof aku mengerti kalian turunlah dari punggungku aku akan berubah kembali ke wujud manusia."
Menteri Nikof dan Nona Latina serta rekan Antonio turun dari punggung Antonio dan tubuh Antonio bersinar mengecil membentuk tubuh seorang manusia, tapi pakaian Antonio yang sebelumnya hancur saat berubah menghilang tapi Armor Of Elgard dan jubah sihir serta celana Antonio terlihat masih utuh.
"Kapten akhirnya kamu berubah menjadi manusia lagi tapi kenapa celanamu masih utuh bukankah seharusnya itu hancur saat kamu berubah wujud.?"
"Zaza akupun juga tidak terlalu mengerti tapi sepertinya perlengkapan yang dapat di aliri kekuatan sihir juga ikut berubah menjadi bagian dari tubuh naga dan kembali ke bentuk semula saat aku berubah kembali menjadi manusia."
"Apa jadi celana kapten juga merupakan perlengkapan sihir, huh.. padahal akan sangat menarik bila kapten tiba-tiba telanjang saat kembali ke wujud manusia."
"Zaza jangan mengharapkan hal yang aneh-aneh itu akan sangat memalukan bila aku telanjang di depan umum."
__ADS_1
Carlos pemimpin Republik Navia Utara sudah bersiap menyambut kedatangan pangeran Antonio, ia segera menuju gerbang kota begitu mendengar dari prajurit pengawal rombongan tuan Nikof yang kembali dengan kuda dan melaporkan kalau yang mulia pangeran Antonio sedang menuju ibukota Grosberk.
Antonio berjalan mendekati gerbang kota bersama Menteri Nikof dan semua prajurit penjaga gerbang kota itu langsung berlutut di hadapan pangeran Antonio.
"Yang mulia pangeran Antonio hamba ucapan selamat datang di ibukota Grosberk, kami merasa sangat terhormat mendapatkan kunjungan dari pahlawan besar seperti anda."
"Tuan Carlos anda tidak perlu terlalu berlebihan menyambutku bukankah anda sudah cukup mengenalku saat di benteng Niverin."
"Hahaha tentu saja yang mulia pangeran Antonio akupun juga terkejut saat tadi pagi seorang prajurit datang dan melaporkan kedatangan anda yang berwujud naga dan benar tentu saja aku sulit untuk mempercayai hal itu tapi setelah melihat sosok anda tadi sebelum menjadi manusia kembali aku tidak akan pernah ragu lagi mengenai hal-hal menakjubkan tentang anda."
"Tentu saja tuan Carlos tapi aku harap anda tidak mempercayai semua berita bohong tentangku yang di sebarkan kerajaan Navia."
Carlos sedikit memikirkan hal itu karena memang ada berita bohong yang bertujuan menjatuhkan nama pangeran Antonio tapi dia belum pernah tahu itu datang dari mana.
"Jadi orang-orang brengsek dari kerajaan Navia yang telah menyebarkan hal itu, kami sebagai sekutu anda juga sudah bekerja keras untuk menemukan dalang di balik berita bohong tentang anda, tapi itu tidak membuahkan hasil sama sekali dan tentu saja dengan kecerdasan yang mulia pangeran Antonio sendiri anda dapat melakukan semua itu bahkan tanpa bantuan kami."
"Tuan Carlos terimakasih atas kepedulian anda tapi kupikir aku mulai merasa sedikit kedinginan di sini."
"Ohh tentu saja maafkan atas kecerobohanku silahkan masuk, pangeran Antonio akan selalu di terima di Republik Navia Utara."
Carlos membawa Antonio dan rombongan kebelakang gerbang kota dengan pengawalan pasukan Republik.
Antonio mengamati kota Grosberk yang terlihat cukup sibuk, banyak gedung besar di ibukota karena itu juga di gunakan sebagai kota industri yang terbesar di wilayah utara benua, meskipun Antonio masih melihat kondisi kota yang cukup kumuh.
Masalah yang di hadapi sebuah ibukota maju sebagai pusat perekonomian, banyak para penduduk dari pelosok negeri yang berdatangan mengadu nasib mereka di ibukota, dan kebanyakan menjadi pekerjaan kasar pemukiman untuk menampung merekapun juga kurang memadai menciptakan lingkungan kota yang kumuh dan semrawut.
"Tuan Carlos apakah jarak istana kota cukup jauh dari gerbang selatan kota.?"
"Benar pangeran karena sebenarnya pintu masuk utama ibukota Grosberk ada di sebelah utara yang merupakan pelabuhan jadi Istana kota di bangun tidak jauh dari sana."
"Oh pelabuhan terbesar dan termegah yang ada di utara benua aku dengar itu sangat terkenal dengan keindahannya."
"Ya tuan Antonio aku dulu di lahirkan tidak jauh dari tempat itu."
"Tuan Carlos menurutku anda sangat hebat, karena asal usul anda yang bukan siapa-siapa dan bisa memimpin sebuah pergerakan untuk membebaskan rakyat dari Kerajaan Navia yang memperbudak rakyatnya sendiri."
"Yang mulia Pangeran Antonio sudah mendengar kisahku, aku merasa sangat bangga. benar keluargaku dulu bukanlah dari golongan bangsawan kerajaan Navia tapi aku hanya anak dari keluarga miskin yang sering di perlakukan tidak adil oleh bangsawan kota ini di masa lalu, meskipun pergerakanku berhasil menyelamatkan begitu banyak orang dari perbudakan, aku masih sangat menyesal karena tidak mampu menyelamatkan keluargaku dari kelaparan."
"Tuan Carlos aku mengetahui kisah itu, nasib buruk yang menimpa keluarga anda membuat anda menjadi marah dan melakukan pemberontakan, tapi semua orang di negeri ini dan di seluruh dunia akan selalu menghargai berjuang dan jasa besar anda."
"Terimakasih yang mulia itu membuat hamba merasa lebih baik."
"Tuan Carlos aku ingin menanyakan satu hal, ini mengenai pendirian sebuah negeri dengan sistem Republik, aku berpikir tidak mungkin anda yang lahir di dunia ini yang memikirkan semua itu, apakah aku boleh tahu mengenai orang itu dan apakah orang itu juga berasal dari dunia lain.?"
Antonio menanyakan itu membuat Carlos sedikit bingung mengapa pangeran Antonio menanyakanya dan apa maksudnya juga berasal dari dunia lain.
"Pangeran Antonio aku kurang paham dengan pertanyaan anda tapi sepertinya anda mengetahui sesuatu tentang guruku yang sebenarnya menyusun semua ini dalam buku dongeng yang ia wariskan padaku. Guruku telah mengajarkan banyak hal padaku termasuk cara untuk bertarung mempertahankan diri, ia memang orang yang cukup aneh selain iya sering mengatakan sesuatu yang tidak aku pahami tapi dia adalah orang yang sangat hebat."
__ADS_1
"Benarkah jadi negeri ini anda susun dari pengetahuan yang anda dapatkan dari kisah di buku dongeng yang guru anda wariskan, jadi apakah guru anda berasal dari dunia lain dalam buku itu.?"
"Itu juga yang menjadi pertanyaanku saat ini pangeran Antonio, sebelumnya aku beberapa kali mendengar guruku menyinggung tentang sebuah negeri di dunia lain, tentu saja saat itu aku yang seorang bocah tidak percaya dan menganggapnya hanya sebuah dongeng belaka, tapi anda pangeran Antonio menyinggung dunia lain membuatku memikirkan hal itu kembali."
"Tuan Carlos semua yang di ceritakan gurumu itu kemungkinan memang benar adanya dan dunia lain itu memang ada, aku sudah membuktikannya sendiri."
"Pangeran Antonio mempercayai hal seperti itu, tapi ini benar-benar aneh memang terkadang aku merasa kisah yang di ceritakan guruku itu memang adalah kenyataan, ia memang adalah orang yang menakjubkan dengan pengetahuan aneh dan hebat. negeri ini Republik Navia utara adalah bukti dari dari semua itu."
"Lalu di mana guru anda saat ini tuan Carlos apakah aku dapat menemuinya.?"
Tuan Carlos terlihat menggelengkan kepala kemudian berbicara.
"Kurasa itu tidak mungkin yang mulia pangeran Antonio, guru hamba sudah meninggal sekitar dua puluh lima tahun yang lalu."
"Begitukah maafkan aku, tapi sayang sekali aku tidak bisa menemui orang yang juga berasal dari dunia lain."
"Pangeran Antonio dari tadi aku sangat bingung dengan ucapan anda yang mengatakan juga dari dunia lain, apakah pangeran pernah bertemu dengan orang yang berasal dari dunia lain.?"
"Ya itu hampir benar tuan Carlos tapi aku masih sangat penasaran dengan guru anda bagaimana ia dapat sampai ke dunia ini."
Tuan Carlos tampak bingung dengan maksud dari ucapan pangeran Antonio dan berpikir apakah mungkin semua yang gurunya dulu katakan adalah kenyataan dan pangeran Antonio mengetahui sesuatu tentang hal-hal itu, jadi Carlos berbicara.
"Pangeran Antonio aku masih menyimpan beberapa benda dan buku peninggalan guruku itu, kupikir bila itu adalah anda aku bisa mengijinkan anda untuk melihatnya."
"Tuan Carlos terimakasih banyak aku akan merasa sangat senang dan terhormat bila anda mempercayaiku untuk di ijinkan melihatnya."
Antonio berpikir mungkin ia dapat mengetahui sesuatu tentang hubungan dunia ini dan dunia tempat asalnya dulu.
.
AFTER WORDS
Senin 28 Juni 2021
Aku mulai mengingat saat aku mulai menulis kisah ini. Dulu aku tidak mengharapkan apapun dari tulisanku dan aku menulis karena aku ingin karena ini caraku untuk melarikan diri ke dunia fantasiku sendiri membayangkan diriku melakukan hal-hal menakjubkan dan mewujudkanya dalam bentuk tulisan.
Tapi selama aku menulis banyak hal yang telah terjadi hingga aku terkadang melupakan tujuan pertamaku menulis. Terkadang aku berpikir untuk berhenti menulis karena mempertanyakan untuk apa aku menghabiskan waktu dan tenaga untuk semua hal ini.
Tapi saat itu juga semangatku kembali saat aku mengetahui ada beberapa orang yang menikmati kisah dari yang aku bagikan ini hingga aku terus menulis sampai hari ini, karena bila bukan karena dukungan dari kalian mungkin aku sudah berhenti sejak dulu.
Sekarang aku akan terus melanjutkan menulis sama seperti saat aku pertama menulis yaitu untuk menikmatinya dan untuk kepuasan pribadi, karena semua hal bisa terjadi di dalam fantasiku.
Terimakasih untuk kalian semua yang terus mendukungku menulis, hingga aku bisa terus bangkit dan bersemangat kembali.
Davit Riyanto
.
__ADS_1