GA : Glory Of The Kindom

GA : Glory Of The Kindom
131.2 Pemburu Dari Utara


__ADS_3

Guild petualang kota Wraska, memang tidak banyak orang yang berprofesi sebagai petualang di utara benua, itu karena sebagian besar monster menghindari wilayah utara yang bersuhu dingin, membuat para petualang yang biasanya berspesialisasi mengatasi serangan monster tidak terlalu di butuhkan di sini.


Tapi meskipun begitu masih ada sebagian petualang yang bertahan, mereka biasanya melakukan permintaan dari penduduk seperti mencari barang tertentu yang sulit di dapatkan di wilayah utara dan selain itu juga ada beberapa quest berburu binatang untuk di ambil kulit dan dagingnya.


Antonio memperhatikan permintaan-permintaan seperti itu di papan quest guild petualang dan ia berpikir kalau ternyata benar tidak banyak masalah yang di hadapi penduduk, selain kekurangan persediaan seperti makanan dan pakaian hangat, dan hanya beberapa quest berbahaya seperti menangani bandit yang juga bukan gangguan dari serangan monster.


"Antonio kita tidak akan mengambil quest di kota ini bukan."


Marta bertanya karena dia sedikit malas bila melakukan pekerjaan di luar dengan suhu dingin seperti saat ini, karena sejak semalam salju turun cukup lebat menjadikan suhu menjadi lebih dingin, tapi untunglah di ruangan guild petualang di sediakan pemanas ruangan.


"Marta sepertinya tidak ada quest yang tidak cocok untuk di kerjakan, jadi kita bisa tetap di sini menghangatkan diri."


"Huh.. syukurlah kalau begitu."


Kelompok Spirit Of Zea yang di pimpin Antonio menghabiskan waktu di sebuah bar di dalam guild petualang karena rekan-rekan Antonio tidak mau pergi keluar berkeliling kota di saat seperti ini.


Pintu depan guild tiba-tiba terbuka lagi dan angin dingin dari luar sedikit terasa masuk ke dalam ruangan guild petualang, membuat semua orang menatap beberapa orang yang baru datang itu.


"Praska bagaimana hasil berburu kelompokmu.?"


Seorang petualang menyapa seorang pemburu yang baru masuk ke dalam guild dan Pemburu yang bernama Praska itu langsung duduk di bar dan rekanya yang lain segera menuju meja resepsionis guild sambil membawa beberapa hasil buruan mereka.


"Sulok kamu bisa melihatnya sendiri semua yang di bawa Yolga dan rekanku yang lain adalah hasil buruan timku."


"Oh.. sepertinya itu cukup banyak, persediaan daging kota Wraska akan terpenuhi untuk beberapa hari ke depan, seharusnya aku juga mengambil quest berburu waktu itu."


Sulok mengatakan itu untuk memberi selamat atas keberhasilan tim petualang yang di pimpin oleh Praska tapi Praska yang duduk di sana terlihat tidak terlalu senang meskipun telah berhasil jadi Sulok bertanya.


"Praska apa yang kamu pikirkan."


"Tidak Sulok hanya saja aku merasa sangat aneh, aku berpikir hewan-hewan yang dapat kami buru menjadi lebih banyak dari biasanya, sepertinya hewan-hewan itu berdatangan dari selatan."


"Praska bukankah itu adalah hal yang bagus kita bisa mendapatkan lebih banyak buruan karena itu.?"


"Tidak seperti itu Sulok tapi aku pikir semua hewan itu pergi ke utara karena takut akan sesuatu, aku dan kelompoku juga telah melihat gerombolan pasukan Orc yang menunggangi monster serigala yang di sebut Blarok."


Sulok menatap Praska dengan serius karena Monster Nlarok di katakan sudah hampir punah dan jarang di lihat tapi Praska mengatakan melihat mahluk itu ada cukup banyak bahkan di bersama pasukan Orc.


"Praska apakah kamu tidak bohong, mahkluk seperti itu ada di wilayah Republik dan jumlahnya cukup banyak.?!"


"Sulok apakah menurutmu dan semua kelompoku berbohong, kami melihat dengan mata kami sendiri dan ada beberapa prajurit musuh kita dari kerajaan Navia yang di tangkap pasukan Orc itu, aku merasa bahaya sedang mengintai Republik entah itu dari pasukan Orc ataupun dari kerajaan Navia."


"Praska apakah maksudnya bila binatang-binatang sampai melarikan diri jauh ke utara kemungkinan ada lebih banyak Blarok yang berada di selatan wilayah Republik.?"


"Benar dan jangan lupakan Pasukan Kerajaan Navia itu, kemungkinan mereka adalah pasukan mata yang di kirim untuk persiapan perang."


Sulok sedikit kawatir tentang itu juga karena bila perang terjadi lagi maka kehidupan rakyat di republik akan jadikan lebih sulit lagi.


"Ahh Praska ini adalah ancaman terhadap Republik apakah kamu sudah melaporkan itu pada pasukan pos prajurit.?"


"Akur sedang melaporkanya saat ini."


"Begitu bila benar perang akan terjadi, kurasa aku akan bergabung kembali ke kesatuan sebagai prajurit milisi untuk melindungi negeri kita."


"Ahh kamu memang berjowa patriot Sulok aku sangat bangga padamu."

__ADS_1


"Tentu saja Praska, karena aku tidak hanya duduk diam dan meminum anggur, Republik telah memberikan kita kehidupan yang nyaman dan bebas dari perbudakan orang-orang busuk di istana kota Elius, aku akan berjuang mempertahankan hal itu."


Para petualang di guild itu saling berbicara dan Antonio merasa kalau memang benar kehidupan di Republik yang baru beberapa dekade terbentuk ini jauh lebih baik dari pada yang ia pikirkan, Republik Navia Utara memiliki pemerintahan yang masih bersih dari orang-orang serakah, dan kehidupan rakyat yang masih sederhana sangat menyukai kehidupan mereka hingga rela berjuang mempertahankanya.


"Antonio apa yang ingin kamu lakukan.?"


Marta bertanya karena Antonio terlihat berdiri dari kursinya setelah mendengar obrolan dari dua petualang di dalam guild itu.


"Marta tanang saja aku hanya ingin menyapa mereka."


Antonio berjalan mendekati para pemburu itu dan berbicara pada mereka.


"Apa aku boleh bergabung dengan kalian di meja ini.?"


Sulok dan Praska saling melihat dan Praska berbicara pada Antonio.


"Kami rasa tidak masalah anda juga boleh duduk di sini karena kursi ini juga bukan milik kami."


Antonio kemudian duduk di kursi itu dan berbicara.


"Terimakasih banyak karena mengijinkanku duduk, kalau begitu baiklah pelayan tolong ambilkan beberapa botol anggur terbaik yang kalian miliki juga makanan untuk kami semua di meja ini aku yang akan membayarnya."


Antonio memesan banyak anggur terbaik dan banyak makanan membuat Sulok dan Praska yang bersama kelompoknya menatap Antonio, karena siapa orang yang tiba-tiba mentraktir mereka seperti itu.


"Oh anda sangat baik sekali mau membelikan minuman untuk kami, lalu apa yang bisa kami bantu.?"


Sulok mengatakan itu karena mengira Antonio adalah orang yang ingin mengajukan permintaan khusus kepada mereka dan makanan serta minuman itu adalah itikad baik untuk menunjukan bahwa Antonio serius menjalin kerja sama, sebenarnya Antonio merasa itu tidak sepenuhnya salah kebaikan seperti itu bisa lebih menunjukan persahabatan dan perhatian untuknya. Jadi Antonio berbicara.


"Tuan Sulok dan tuan Praska anda jangan salah paham aku tidak akan mengajukan permintaan pekerjaan pada kalian, aku hanya ingin mengetahui lebih detail mengenai apa yang tadi di bicarakan Tuan Praska, mengenai prajurit Republik yang di tangkap para Org tepatnya bagaimana dan di mana anda melihatnya."


"Tuan anda menginginkan informasi itu. tapi untuk apa, karena aku merasa informasi itu tidak akan cukup berguna untuk orang pada umumnya."


"Tuan Praska aku tertarik dengan kata-kata anda memgenai prajurit Kerajaan Navia yang di tangkap para Orc, anda mengatakan kalau mungkin itu adalah pasukan pengintai dari kerajaan Navia jadi mungkin itu akan berguna untuku bila mendapatkan lebih banyak informasi dari musuh kita itu."


Sulok tidak menyukai kata-kata Antonio yang ingin mendapatkan lebih banyak informasi dari prajurit Kerajaan Navia yang di tangkap para Orc karena untuk melakukan itu, Bararti Antonio harus mendapatkan para prajurit itu dari para Orc. jadi Sulok berbicara


"Tuan apakah maksud anda, anda ingin menyelamatkan para prajurit itu dari para Orc dan apakah anda berasal dari kerajaan Navia."


"Sulok kamu tenanglah dan tuan anda jangan tersinggung, Sulok memang tidak terlalu menyukai orang-orang dari kerajaan Navia."


"Hei Praska aku tidak mau membantu orang dari musuh kita itu, aku bukan pengkhianat negeri ini."


"Sulok kita adalah petualang dan kita harus menghargai klien kita entah itu berasal darimana, lagi pula klien kita ini belum tentu berasal dari kerajaan Navia, jadi tuan sebelumnya bolehkah kami tahu anda sebenarnya siapa.?"


Praska mengatakan itu untuk mencari tahu siapa orang yang menginginkan informasi darinya itu, jadi Antonio berbicara.


"Oh tentu saja aku belum memperkenalkan diriku, baiklah aku adalah petualang sama seperti kalian namaku adalah Antonio Losta De Remaria dari kerajaan Remaria yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan di Republik Navia Utara ini."


Mata Sulok dan Praska melebar menatap orang yang duduk satu meja dengan mereka, karena mereka begitu terkejut tidak menyangka kalau seorang yang berbicara pada mereka adalah pahlawan benua barat yang sangat terkenal pangeran Antonio, putra Mahkota kerajaan Remaria.


Sulok dan Praska tidak bisa berkata-kata lagi karena bingung dan Antonio berbicara.


"Hahaha kalian semua jangan kawatir saat ini aku tidak sedang melakukan hal yang bersifat resmi jadi bersikaplah biasa seperti tadi dan Tuan Praska tolong anda ceritakan mengenai para Orc yang kelompok anda lihat itu, aku berpikir apakah mungkin kita bisa menghadapi mereka untuk menyelamatkan prajurit dari kerajaan Navia itu."


"Yang mulia pangeran Antonio jadi benar anda berniat menyelamatkan para prajurit musuh itu, tapi untuk apa anda melakukanya, maaf karena hamba sedikit lancang.?" Praska bertanya.

__ADS_1


"Tuan Praska aku berpikir para prajurit itu mungkin membawa informasi mengenai musuh kita yang akan datang menyerang, kita bisa memanfaatkan informasi dari mereka untuk mempertahankan Republik."


Praska dan Sulok mengerti dengan hal itu dan berbicara.


"Pangeran Antonio bila itu untuk membantu negeriku aku akan merasa terhormat bila anda melibatkan aku."


"Sulok jaga cara bicaramu saat berhadapan dengan keluarga kerajaan."


"Oh tentu saja Praska, kalau begitu maafkan hamba yang mulia pangeran Antonio."


Antonio berpikir mungkin tawaran Sulok bisa untuk di pertimbangkan, karena Praska sempat mengatakan kalau para Orc berjumlah cukup besar dan ada monster Blarok yang Antonio tidak ketahui.


"Baiklah aku rasa aku harus mengajukan sebuah permintaan pada guild agar kalian bisa membantuku, terutama itu akan aku tujukan pada kelompok dari tuan Praska untuk melacak gerombolan Orc itu."


Antonio mengatakan itu dan Tuan Praska sangat senang karena Quest yang akan ia jalankan bukanlah permintaan sembarangan karena berasal dari seorang pangeran Antonio.


"Praska kamu jangan melupakan aku temanmu ini."


"Sulok kamu juga akan aku masukan dalam tim petualangku jadi tenang saja, dan pangeran Antonio mengenai permintaan khusuh yang akan anda tujukan untuk kami, mungkin akan sedikit sulit bila ingin menyelamatkan prajurit kerajaan Navia dan menghadapi gerombolan besat Orc, apakah anda membawa prajurit juga atau akan menyewa lebih banyak petualang.?"


Antonio sedikit berpikir itu benar menyewa petualang akan membutuhkan sedikit pengeluaran tapi ia tidak membawa Prajurit ke Republik, memintanya pada prajurit kota Wraska itu akan sedikit merepotkan.


"Tuan Praska aku akan menyewa lebih banyak petualang, kamu carilah beberapa orang yang cocok untuk ikut membantumu."


Antonio mengatakan itu kemudian Praska kembali berbicara.


"Yang mulia pangeran Antonio tapi mengapa anda membantu Republik dan apa untungnya bagi anda mengenai misi ini."


"Praska pangeran Antonio adalah pahlawan benua barat tentu saja beliau ingin membantu kita karena tahu kerajaan Navia adalah orang jahat yang ingin menjajah rakyat di Republik kembali."


"Sulok kamu diamlah sebentar, maaf yang mulia pangeran Antonio apakah yang di katakan teman hamba Sulok itu adalah benar, meskipun itu akan sedikit sulit untuk hamba terima dengan akal sehat."


Praska berpikir pangeran dari kerajaan lain tidak mungkin melakukan sesuatu untuk negeri lain tanpa ada timbal balik yang setara dengan itu.


"Tuan Praska yang di katakan tuan Sulok memang benar tapi aku juga ingin memanfaatkan ini untuk kepentinganku sendiri."


"Begitu apakah hamba di ijinkan untuk mengetahuinya juga yang mulia pangeran Antonio.?"


"Hahaha tentu saja aku hanya ingin membuat Tuan Carlos sedikit berutang padaku, bila aku melakukan sesuatu untuk negerinya itu juga akan memper erat kerjasama antar negeri kita yang menjalin persahabatan."


"Oh begitu, ternyata benar yang mulia pangeran Antonio memang orang yang baik, kami akan sangat senang bisa bekerja sama dengan yang mulia untuk hal ini."


"Baiklah kalau begitu Tuan Praska dan Tuan Sulok aku akan menemui kepala guild petualang untuk mengurusi permintaanku dan kalian berdua segera carilah beberapa petualang karena aku harap besok misi ini sudah dapat di lakukan."


Praska dan Sulok angat senang mendapatkan kepercayaan itu dari pangeran Antonio dan bergegas mencari kenalan mereka yang berprofesi sebagai petualang di kota Wraska.


Antonio berpikir tidak masalah mengeluarkan sedikit uang kalau itu bisa berguna dalam kerjasama antara kerajaan dan sekaligus dapat membalas kerajaan Navia yang mengganggu Antonio dengan menyebarkan berita buruk tentang dirinya kepada semua orang di benua barat.


.


...



...

__ADS_1


__ADS_2