GA : Glory Of The Kindom

GA : Glory Of The Kindom
141.1 Portal Ke Dunia Iblis


__ADS_3

Sarhox terlihat sangat ketakutan tubuh iblis yang di selimuti api itu tampak bergetar melihat kekuatan seorang pangeran manusia di depannya. Tidak ada jalan lari karena pangeran itu masih berdiri di jalan menuju gerbang portal ke dunia tempat Sarhox berasal.


Antonio tampak memperhatikan iblis bernama Sarhox itu yang memilih untuk menyerah meskipun Antonio tahu kalau Sarhox adalah iblis yang memimpin iblis tingkat rendah yang sudah membunuh banyak penduduk di wilayah gurun selatan tapi Antonio tetap membiarkannya hidup karena Antonio membutuhkan informasi darinnya.


"Sarhox apakah semua Imp yang masih berada di tempat ini adalah milikmu.?" Tanya Antonio hingga Sarhox yang terlihat kawatir langsung berlutut dan berbicara.


"Benar tuanku pangeran Antonio mereka adalah para iblis yang aku pimpin, bila tuanku yang mulia pangeran Antonio menginginkan mereka, tuanku boleh mengambil mereka hamba jamin mereka tidak akan berani untuk menentang anda karena mereka sangat bodoh." Kata Sarhox menawarkan anak buahnya untuk Antonio.


Sarhox mengira Antonio menginginkan mereka sebagai prajurit karena Pangeran Antonio terlihat datang seorang diri dan tidak membawa pasukan apalagi Imp dapat dikembang biakan dengan cepat dan cukup kuat untuk di jadikan pasukan.


Tapi Sarhox salah besar Antonio tidak membutuhkan iblis yang tidak memiliki kecerdasan dan hampir sama liarnya dengan Goblin.


"Bunuh mereka semua." Ucap Antonio sambil menatap Iblis Sarhox yang terkejut.


"Apa tapi tuanku mereka cukup berharga dan dapat anda gunakan untuk berperang." Kata Sarhox.


"Aku punya ratusan ribu prajurit yang jauh lebih kuat dari mahkluk rendahan seperti mereka, bunuh karena mereka juga telah membunuh banyak manusia yang tidak bersalah." Perintah Antonio


Sarhox terlihat ragu untuk membantai para Imp yang merupakan anak buahnya tapi bila Ia tidak mengikuti kemauan pangeran manusia di depannya bisa jadi dirinya sendiri yang akan di bunuh.


Sarhox Iblis tingkat menengah berjalan mendekati para Imp bodoh yang belum menyadari apa yang sedang terjadi sampai lengan yang di selimuti api dari Sarhox bergerak menusukan cakar tajam ke arah perut salah satu Imp hingga tewas dan kemudian Sarhox menatap anak buahnya yang lain yang tidak jauh di dari sana kemudian membunuhnya juga.


Sarhox terus membantai anak buahnya yang tersisa dengan cakar iblis karena Ia tidak dapat menggunakan kekuatan apinya untuk membunuh iblis Imp.


'Benar-benar kejam bahkan menyuruhku untuk membantai para Imp kesayanganku sendiri, padahal aku kira para raja iblislah yang paling kejam dari semua mahkluk hidup tapi bahkan manusia itu hanya berdiri menyaksikan aku melakukan semua ini.'


Sarhox tidak begitu kesulitan untuk membantai anak buahnya yang bodoh yang hanya diam ketakutan tidak berani untuk melawan tuannya dan tidak butuh waktu lama hingga Sarhox kembali menghadap Antonio kembali.


"Tuanku aku sudah membantai mereka semua." Ucap Sarhox dengan penuh kesetiaan.


"Baguslah sekarang kamu ceritakan tentang dunia tempatmu berasal terutama tentang kerajaan Iblis di sana, setelah itu barulah aku akan melepaskanmu." Ucap Antonio kepada Sarhox ras Iblis Nelfire yang berlutut di hadapannya.


Tidak ada keberanian untuk menolak apalagi Ia telah di janjikan akan di lepaskan jadi Sarhox menceritakan semua yang Ia ketahui.


Antonio sempat menanyakan tentang keberadaan naga kuning Durhan yang mendiami makam besar Golgota tapi Sarhox hanya menjelaskan kalau naga kuning itu sudah menghilang saat pintu ujung makam dapat di buka dan para iblis malah mengatakan bahwa mereka hanya melihat banyak manusia yang mengenakan jubah hitam dan dapat menggunakan sihir yang cukup kuat tapi para iblis berhasil mengusir mereka.

__ADS_1


Antonio sekarang mengerti bahwa ternyata kuil Siraklah yang telah membongkar pintu masuk ke ujung makam tapi menghilangnya naga kuning Durhan masih menjadi misteri.


Antonio juga menanyakan pendapat ras iblis mengenai naga dan ternyata di dunia iblis juga terdapat keberadaan naga yang merupakan mahkluk terkuat dan hampir tidak mungkin dapat di taklukkan oleh ras iblis.


Antonio kemudian memeriksa ruangan lain di tempat itu dan ada sebuah peti mati besar yang sudah terbuka, di dalam peti itu terbaring jasad kaisar Golgota yang sudah bersemayam di sana lebih dari seribu tahun yang lalu, tapi Antonio tidak menemukan mahkota Pylos milik kaisar Golgota di sana.


Ruangan makam kaisar Golgota juga tidak terdapat harta ataupun perkamen tentang kekaisaran kuno yang di kabarkan juga ikut di kubur di tempat itu, akan tetapi Antonio melihat beberapa tengkorak manusia yang kemungkinan adalah para pahlawan yang sempat berhasil menghilangkan sebagian efek kekuatan sihir angin yang di timbulkan oleh mahkota Pylos.


"Sarhox di makam ini dahulu terdapat Mahkota dari kaisar leluhur kerajaanku, Mahkota dengan permata putih yang memancarkan kekuatan sihir angin, apakah kamu mengetahui tentang mahkota itu.?" Tanya Antonio kepada Sarhox di sana.


"Hamba tidak mengetahui tentang mahkota yang tuanku maksud, tapi ruang bawah tanah dari kastil Arungal terhubung dengan portal di belakang makam ini, kemungkinan Arungal telah mengambil dan menjarah semua harta yang ada di sini untuk di pindahkan di kastilnya karena aku sempat mendengar di masa lalu Arungal menjadi sangat kaya secara mendadak setelah menjual barang-barang misterius termasuk senjata sihir." Jawab Sarhox.


Antonio merasa cukup kecewa karena ternyata iblis Arungal telah menjarah harta di ujung makam Golgota bahkan menjualnya membuat Antonio akan lebih sulit menyelesaikan misinya untuk menemukan mahkota Golgota dan mengakhiri bencana angin yang sudah ratusan tahun membuat rakyat bagian selatan benua barat menderita.


"Sarhox apakah kamu tahu kemana Arungal menjual semua harta rampasan dari makam ini.?" Tanya kembali Antonio.


"Itu sudah hampir seratus tahun yang lalu saat Arungal menemukan portal di kastilnya tapi aku rasa hampir semua senjata sihir di jual ke kerajaan Munarak yang di kuasai ras Efridus sementara buku dan perkamen di jual ke kerajaan Succubus Arduas yang tertarik mempelajari ras manusia." Terang Sorhax.


"Ah ini benar-benar sulit mahkota Pylos adalah harta yang sangat penting untuk masa depan rakyat di kerajaanku dan aku juga menginginkan perkamen yang di tinggalkan kekaisaran Golgota." Kata Antonio.


"Jadi raja Iblis Zalfirox memiliki mahkota Pylos, ini akan sulit bila sebuah kerajaan memiliki mahkota leluhurku, Sorhax ceritakan semua yang kamu ketahui tentang raja dari ras Efridus itu dan apakah kemungkinan dirinya akan mudah di bujuk untuk mengembalikan Mahkota Pylos.?" Tanya Antonio.


"Hamba rasa itu akan sulit karena raja Zalfirox sangat kejam dan angkuh beberapa ratus tahun yang lalu Ia membunuh raja dan saudaranya sendiri untuk mengambil alih kekuasaan Munarak." Terang Sarhox.


Antonio berpikir sepertinya Ia tidak banyak pilihan bila Ia ingin mendapatkan kembali Mahkota Pylos Ia harus datang sendiri ke dunia iblis dan memintanya kembali.


"Sarhox sepertinya aku harus datang ke dunia Iblis untuk mengambil Mahkota leluhurku sendiri." Ucap Antonio yang kemudian mendekati portal ke dunia iblis sementara Sarhox yang mendengar itu cukup terkejut dan berbicara.


"Tuanku aku rasa anda tidak mungkin untuk mendapatkan mahkota yang tuanku inginkan karena tidak mungkin tuanku untuk menghadapi kerajaan Iblis Munarak meskipun tuanku membawa sejumlah besar pasukan manusia." Kata Sarhox.


Antonio tidak terlalu menghiraukan perkataan Sarhox dan berjalan memasuki portal bersama Sarhox yang mengikutinya.


Dunia iblis Antonio telah melewati portal itu dan berbicara. Hm.. jadi inikah dunia iblis itu, meskipun terasa sedikit panas tapi tidak seperti yang tertulis di perkamen yang pernah aku baca yang mengatakan suhu di dunia ini sangat panas hingga manusia tidak akan dapat bertahan hidup."


Sarhox yang mendengar itu kemudian berbicara. "Tuanku aku rasa itu kurang tepat suhu di tempat ini cukup dingin karena berada di ruang bawah tanah, itu akan sangat berbeda dengan suhu udara di permukaan.

__ADS_1


Antonio yang mendengar itu kemudian berjalan menelusuri lorong bawah tanah itu dan ternyata tempat itu adalah penjara bawah tanah, terlihat beberapa ruang dengan jeruji besi di sepanjang lorong.


Antonio melihat ada iblis wanita yang terikat rantai di dalam penjara dan penuh dengan luka seperti luka cambukan.


"Sarhox siapa iblis wanita yang ada di dalam penjara ini.?" Tanya Antonio.


"Dia adalah Succubus yang kemungkinan adalah mata-mata dari kerajaan Arduas. Arungal tidak terlalu suka dengan mereka karena kerajaan Succubus sangat curiga dan terus melakukan penyelidikan mengenai dari mana Arungal mendapatkan banyak buku dan perkamen tentang manusia dari dunia lain." Terang Sarhox.


Antonio mengingat penjelasan Sarhox yang mengatakan kalau di masa lalu Succubus pernah memiliki hubungan baik dengan ras manusia dari dunia lain dan sepertinya para Succubus masih mengingatnya sampai sekarang.


Succubus yang berada di dalam penjara terlihat sangat lemah dan tidak sadarkan diri bila di biarkan kemungkinan Succubus itu akan mati.


"Sarhox aku akan mengambil alih kastil ini dan sepertinya kamu dapat aku percaya, bila kamu ingin bekerja sama denganku maka aku akan membiarkanmu mengambil alih kekuasaan yang di tinggalkan Arungal sebagai wakilku di sini." Kata Antonio.


"Tapi tuanku kerajaan Munarak tidak mungkin akan membiarkan hal itu, karena wilayah ini masih masuk ke dalam kekuasaan kerajaan yang di pimpin ras Efridus." Kata Sorhax.


"Sorhax sudah aku katakan aku pangeran manusia dari kerajaan Remaria akan mengambil alih wilayah ini sebagai balasan terhadap Arungal salah satu bangsawan Iblis kerajaan Munarak yang menyerang rakyat dari wilayah kerajaan Remaria." Kata Antonio.


Sorhax sedikit berpikir 'Alasan pangeran Antonio mengambil wilayah yang di tinggalkan Arungal memang masuk akal tapi aku menjadi bangsawan penguas wilayah itu akan seperti mimpi, akan tetapi apakah pangeran manusia di depanku dapat di percaya, tapi Pangeran manusia ini sempat mengatakan kalau Ia memiliki ratusan ribu pasukan yang jauh lebih kuat dari Iblis Gargoyle ataupun Imp dan itu sudah terbukti saat pasukan manusia berhasil membunuh semua pasukan iblis yang Arungal dan diriku bawa ke dunia lain.'


Sorhax terlihat memperhitungkan semuanya Ia adalah iblis yang cukup cerdas dan berpikir mungkin Ia dapat memanfaatkan hal ini untuk membangkitkan kejayaan ras Nelfire yang selalu menjadi pengikut ras Efridus tapi tidak pernah ada satupun dari rasnya yang pernah menjadi bangsawan besar penguasa wilayah.


'Pangeran manusia depanku terlihat sangat yakin kalau dirinya dapat berperang menghadapi kerajaan Munarak meskipun aku sudah menjelaskan banyak hal tentang kekuatan kerajaan itu, tapi tidak mungkin manusia akan selamanya terus berkuasa dan berada di dunia iblis ini, mereka pasti akan pergi setelah mendapat mahkota Pylos yang mereka inginkan dan aku akan mendapatkan kekuasaan penuh dari tanah yang di tinggalkan para manusia di sini.' Pikir Sarhox.


Meskipun Sarhox tahu bahwa hal ini akan menimbulkan banyak hal yang sangat beresiko untuknya tapi dengan kecerdasannya dan kekuatan pangeran manusia di depannya Sarhox cukup yakin dapat bertahan terhadap tekanan dari kerajaan Munarak yang pasti akan datang menyerang kekuasaan manusia di dunia iblis, Sampai saat manusia pergi meninggalkan dunia iblis ini Sarhox hanya akan bisa mengandalkan kekuatan manusia.


"Tuanku pangeran Antonio aku bersedia melakukan perintah anda, akan tetapi apakah anda benar-benar dapat melawan kerajaan Munarak.?" Tanya Sarhox.


"Aku sangat mengerti dengan kekhawatiranmu, tapi kamu dapat percaya padaku bahkan akan aku hancurkan kerajaan Munarak bila itu di perlukan." Antonio sempat memikirkan tentang keberadaan naga yang ada di dunia iblis yang juga di anggap sebagai mahkluk terkuat dan sumber malapetaka oleh para Iblis jadi Antonio tidak perlu kawatir tentang ancaman iblis karena Ia dapat berubah menjadi naga yang di takuti para iblis.


Antonio menjelaskan apa dan bagaimana Sarhox harus bertindak sebagai wakil Antonio yang menguasai wilayah dan kastil di dunia iblis dan Sarhox mulai mengakui kecerdasan manusia yang sekarang menjadi tuannya.


"Baiklah Sarhox aku akan kembali ke duniaku sekarang aku tidak akan lama dan apakah kamu paham apa yang harus kamu lakukan.?" Tanya Antonio kepada Sarhox.


"Tentu saja tuanku aku akan mempersiapkan semuanya dan merahasiakan tentang kematian Arungal dari penghuni kastil ini sampai tuanku pangeran Antonio kembali." Jawab Sarhox.

__ADS_1


Antonio kemudian membebaskan Iblis Succubus yang di tahan di penjara bawah tanah kastil Arungal dan kemudian membawanya pergi ke dunia lain.


__ADS_2