
Kabar kemunculan manusia di kastil Arungal telah tersebar luas keberbagai kerajaan di dunia iblis hingga dua raja Iblis penguasa jurang Heldes yaitu Gardurax dan Dardurax datang secara langsung ke kota Ordenkar untuk mencari informasi tentang manusia dari raja Zalfirox.
Gardurax dan Dardurax adalah dua raja iblis yang memimpin ras Forneas yang tinggal di kedalaman jurang Heldes jauh di utara telah menaruh minatnya pada dunia manusia yang di kisahkan oleh leluhur mereka sebagai tanah surga yang indah dan penuh dengan kekayaan.
Sementara itu raja Zalfirox merasa sangat bangga karena dua raja iblis dari kerajaan iblis yang paling tertutup di dunia iblis mau datang secara langsung ke istananya tapi tentu saja raja Zalfirox juga tahu kedatangan dua raja iblis paling bijaksana itu memiliki tujuan tertentu.
Zalfirox telah mengatakan kalau kastil Arungal yang terdapat portal ke dunia lain akan segera kembali ke tangannya dan menjanjikan akan memberikan kesempatan untuk kerajaan iblis Heldes membantu kerajaan Munarak untuk menginvasi dunia manusia di masa depan.
Sementara Zalfirox sedang menyambut kedua tamunnya seorang prajurit istana kota Ordenkar masuk dan melaporkan kembalinya Jagaras dari misinya dalam merebut kastil Arungal.
Jagaras di dampingi Mordus terlihat masih menunggu untuk di ijinkan masuk ke istana untuk menghadap raja Zalfirox tapi mereka berdua merasakan kekhawatiran karena raja Zalfirox pasti akan marah setelah mendengar laporan dari Jagaras.
Sebelumnya setelah kembali dari wilayah Arungal bangsawan iblis Jagaras memerintahkan semua pasukannya kembali ke kota Galdipa karena tidak ada kesempatan untuk mereka dapat menang melawan pangeran manusia yang menguasai kastil Arungal.
"Tuan Jagaras haruskah anda sendiri yang menemui raja, aku cukup khawatir raja Zalfirox tidak dapat menerima kekalahan anda dengan baik?" Ucap Mordus yang ikut mendampingi Jagaras ke ibukota Ordenkar.
"Aku harus melaporkan tentang kekalahanku ke kepada raja Zalfirox dan aku tidak mungkin untuk menghindarinya lagi." Jawab Jagaras.
Jagaras dan Mordus kemudian langsung memasuki istana kerajaan Munarak setelah di ijinkan masuk tapi mereka berdua juga melihat dua raja iblis lain dari ras iblis Forneas yang sangat jarang terlihat dan Jagaras tahu kalau mereka pastilah raja iblis Gardurax dan Dardurax yang duduk di kursi kehormatan yang berada di samping singgasana raja Zalfirox.
__ADS_1
Jagaras mengabaikan kedua raja iblis Forneas yang menjadi tamu itu kemudian berniat memberikan laporan langsung kepada Raja Zalfirox yang terlihat sangat yakin kalau bangsawan Jagaras dan Haturdas yang menjalankan misi merebut kastil Arungal pasti telah berhasil.
Tapi wajah senang dan bangga raja Zalfirox berubah menjadi kemarahan saat Jagaras ternyata membawakan kabar kekalahan yang sangat memalukan apalagi dua raja iblis dari jurang Heldes juga ikut mendengarnya.
"Jagaras jika kamu telah menarik mundur semua pasukanmu lalu sekarang di mana Haturdas kenapa ia tidak segera datang kemari untuk menemuiku di sini?" Tanya Raja Zalfirox.
"Maaf yang mulia raja Zalfirox tapi Haturdas sudah mati tubuhnya telah di telan oleh pangeran Antonio saat melakukan penyerangan pertama ke kastil Arungal." Jawab Jagaras.
Zalfirox sangat terkejut mendengar jawaban Jagaras bukan tentang kematian Haturdas yang kemungkinan juga akan di hukum mati oleh raja Zalfirox bila kembali dengan kekalahan tapi melainkan itu tentang pangeran Antonio yang memakan tubuh Haturdas karena tidak ada sejarah yang mengatakan kalau manusia suka memakan daging iblis.
"Jagaras aku dapat menerima bila kamu mengatakan Haturdas mati di bunuh oleh pangeran manusia tapi mana mungkin aku akan percaya kalau ada manusia yang memakan ras iblis." Kata Raja Zalfirox.
Zalfirox semakin menatap tajam ke arah Jagaras karena sekarang Jagaras malah mengatakan ada manusia yang dapat berubah menjadi seekor naga dan itu tidak mungkin dapat di terima dengan akal sehat.
"Jagaras berhentilah mengatakan kebohongan kepadaku karena aku dapat langsung memenggal kepalamu di sini!" Ancam raja iblis Zalfirox.
"Yang mulia raja Zalfirox hamba memang tahu kalau kemungkinan hamba akan di hukum mati atas kegagalan hamba dalam merebut kastil Arungal, akan tetapi sebelum anda melakukannya hamba ingin menyampaikan sebuah saran." Ucap Jagaras.
Tidak ada tanggapan dari raja Zalfirox jadi Jagaras melanjutkan ucapannya.
__ADS_1
"Yang mulia raja Zalfirox sebaiknya anda segera mengembalikan mahkota yang di inginkan pangeran Antonio untuk mengakhiri permasalahan ini karena hamba sempat berbicara dengan pangeran manusia itu yang mengatakan kalau ia tidak akan berhenti sampai mendapatkannya kembali." Kata Jagaras.
"Jagaras berani sekali kamu menyuruhku melakukan hal konyol itu, Aku Zalfirox raja penguasa kerajaan Munarak yang perkasa tidak akan pernah merendahkan diriku dengan memberikan apa yang sudah menjadi milikku, Pangeran manusia itu selamanya tidak akan pernah mendapatkan mahkota Pylos yang ada di atas kepalaku!" Balas raja Zalfirox dengan penuh keangkuhan.
"Raja Zalfirox kalau begitu ini akan menjadi awal dari kehancuran kerajaan Munarak karena kita semua tidak akan pernah dapat menang melawan para manusia yang akan datang menyerang kita." Kata Jagaras yang terlalu berani mengatakan hal itu secara langsung di depan rajanya.
"Tidak dapat di ampuni berani sekali kamu mengatakan kalau manusia akan dapat menghancurkan kerajaanku, kamu akan mati karena ucapanmu yang merendahkan kerajaan Munarak yang aku pimpin!" Ucap Raja Zalfirox.
Zalfirox benar-benar marah dia segera mengambil pedangnya dan berniat untuk langsung memenggal kepala Jagaras yang berlutut di depannya hingga Mordus yang juga berlutut di samping Jagaras merasakan ketakutan karena menyadari mungkin ini adalah akhir dari Jagaras sahabatnya, akan tetapi salah satu Raja iblis dari ras Forneas yang menjadi tamu di sana langsung berbicara.
"Zalfirox sepertinya kesepakatan kita tidak akan pernah terlaksana karena anda telah gagal merebut kembali kastil Arungal yang terdapat portal ke dunia manusia." Kata raja Gardurax kepada raja Zalfirox.
"Raja Gardurax anda tidak perlu mengkhawatirkan hal itu karena selanjutnya aku akan mengirimkan pasukan yang lebih besar untuk menyerang pangeran manusia yang tidak tahu diri itu." Kata raja Zalfirox.
Raja Zalfirox benar-benar merasa malu karena ia telah mengalami kekalahan dan gagal membuktikan ucapannya kepada dua raja iblis dari jurang Heldes tentang ia yang akan berhasil merebut kastil Arungal dan berniat mengubah kenyataan itu dengan mengatakan akan mengirimkan pasukan yang lebih besar lagi setelah ini.
"Aku harap juga seperti itu tapi sekarang kami mulai ragu apakah kerajaan Munarak akan berhasil dalam penyerangan selanjutnya karena para manusia itu pasti akan lebih waspada setelah penyerangan anda yang pertama yang di pimpin bangsawan Jagaras dan Haturdas." Kata Raja iblis Dardurax.
"Mengirimkan bangsawan Jagaras dan Haturdas memang adalah kesalahanku tapi berikutnya aku sendiri yang akan langsung menyerang manusia di kastil Arungal dengan seluruh pasukan yang aku miliki dengan begitu tidak mungkin pangeran manusia yang kurang ajar itu dapat bertahan di sana menghadapiku." Ucap Zalfirox.
__ADS_1
Raja Zalfirox sudah tidak dapat menahan diri lagi untuk dapat mengalahkan manusia dan merebut kastil Arungal karena dengan mengambil kastil Arungal ia akan memiliki jalan untuk bekerja sama dengan kerajaan iblis Herdes dan memperkuat posisi kerajaan Munarak di dunia iblis, jadi Zalfirox tidak mungkin akan melepaskan kesempatan yang langka ini.