GA : Glory Of The Kindom

GA : Glory Of The Kindom
145.3


__ADS_3

Dardurax dan Gardurax mulai meragukan raja iblis Zalfirox setelah kekalahan besar yang di alami kerajaan Munarak dari ras manusia di kastil Arungal.


"Zalfirox sebaiknya kamu jangan langsung membunuh bangsawanmu ini karena kami berdua masih ingin mendengarkan tentang pertemuannya dengan pangeran manusia yang telah mengalahkan pasukan iblis Haturdas." Kata raja iblis Dardurax.


Raja Zalfirox sebenarnya sudah bersiap untuk membunuh Jagaras tapi Ia tidak mungkin menolak permintaan raja Dardurax yang menjadi tamu kehormatan di kerajaannya.


"Jagaras kamu dengar permintaan raja Dardurax jadi cepat katakan seperti apa pangeran manusia yang sebelumnya telah kamu temui itu." Perintah raja Zalfirox.


Jagaras masih terus berlutut kemudian berbicara untuk menjawab pertanyaan dari Raja iblis Dardurax.


"Raja Dardurax terimakasih karena memberikan sedikit waktu untuk hamba tetap hidup dan berbicara, Pangeran manusia yang hamba temui sebenarnya ia adalah orang yang sangat bijaksana karena meskipun ia sangat kuat dan dapat membantai pasukan iblis yang hamba bawa akan tetapi pangeran manusia itu lebih memilih melepaskan kami agar dapat terus hidup." Terang Jagaras.


"Jadi maksudnya pangeran manusia itu mau berbaik hati melepaskan pasukan iblis yang sebelumnya ingin menyerangnya meskipun ia memiliki kekuatan untuk membunuh kalian bukankah itu merupakan tidakan bodoh yang hanya akan menguntungkan pihak iblis." Kata Dardurax.


"Benar yang mulia Dardurax meskipun hamba sempat mengatakan kemungkinan pasukan hamba akan kembali untuk menyerangnya tapi pangeran Antonio malah mengatakan kalau itu adalah keputusan hamba apakah akan terus melawannya bersama pasukan kerajaan Munarak atau tidak tapi ia juga memperingatkan kalau saat itu mungkin hamba tidak akan menerima kebaikan yang sama." Jawab Jagaras.


"Menarik sungguh pangeran manusia yang sangat percaya diri hingga begitu yakin dapat mengalahkan seluruh pasukan kerajaan Munarak." Ucap Dardurax kemudian kakaknya berbicara.


"Dardurax bukankah itu membuktikan bahwa pangeran manusia itu merasa memiliki kekuatan yang jauh lebih unggul dari kerajaan Munarak, jika benar sepertinya kerajaan Munarak dalam masalah besar?"


"Benar Kakak Gardurax tapi aku ingin tahu lebih banyak jadi tuan Jagaras apakah menurutmu bila kerajaan Munarak mendapatkan bantuan dari kerajaan Heldes yang kami pimpin apakah kerajaan dari pangeran manusia itu dapat mengalahkan kami?" Tanya Dardurax.


"Hamba merasa kalau hamba mungkin akan terlalu lancang jika menjawabnya karena hamba tidak tahu mengenai kekuatan kerajaan Heldes namun menurut hamba pangeran manusia itu belum menunjukkan kekuatan sejati dari kerajaannya karena yang saya dengar dari iblis yang selamat di kastil Arungal, hanya ada dua manusia yang menghadang dan membantai pasukan milik Hartudas sisanya hanya ada sedikit prajurit manusia yang tetap berada di kastil menghadapi beberapa pasukan iblis yang menerobos." Kata Jagaras.

__ADS_1


"Jadi pangeran manusia itu masih menyembunyikan pasukannya dan hanya membawa satu manusia untuk menghadapi puluhan ribu pasukan iblis dan itu membuktikan kalau ada lebih dari satu manusia yang memiliki kekuatan yang maha dahsyat selain pangeran Antonio itu sendiri." Kata Dardurax.


"Adiku manusia adalah ancaman besar jika memang perkataanmu benar kemungkinan ada lebih banyak manusia yang memiliki kekuatan yang setara dengan pangeran Antonio yang akan datang menyerang para iblis di sini." Kata Gardurax.


"Ini akan menjadi masalah besar bila manusia-manusia sekuat itu memiliki keinginan untuk menyerang dan menginvasi dunia iblis akan tetapi aku sempat mendengar tadi kalau pangeran manusia itu sangatlah baik dan bahkan membiarkan musuh yang mengancamnya tetap hidup apakah ada kemungkinan bagi kita dapat berdamai dengan ras manusia untuk menghindari kemungkinan paling buruk terjadi." Ucap Dardurax.


"Adiku Dardurax apakah menurutmu kita harus berdamai dengan ras manusia, tapi ini akan sangat sulit di terima oleh para iblis yang lain?" Tanya Gardurax.


"Itu bila ada kemungkinan ras manusia dapat di ajak berdamai dan bekerja sama untuk mencegah terjadinya perang besar antar kedua dunia seperti yang di lakukan leluhur kita di masa lalu yang mengalami kekalahan besar dari ras yang sama dengan yang kita hadapi saat ini." Kata Dardurax.


"Jika tidak ada kesempatan untuk menang maka lebih baik tidak menyulut api suci yang dapat membakar diri kita sendiri, aku mengerti selama manusia tidak mengganggu kita, kita harus tetap berhati-hati dalam mengambil langkah." Ucap Gardurax.


Gardurak dan Dardurax kemudian menatap iblis Asmadeus yang masih berlutut di depannya.


"Jagaras apakah pangeran manusia itu benar-benar dapat di ajak bicara secara baik-baik?" Tanya Dardurax.


"Begitu aku mengerti sekarang." Kata Dardurax.


Sementara itu ada satu iblis Afridus yang dari tadi memperhatikan obrolan dua raja iblis dari kerajaan Heldes dengan bangsawan Jagaras dan merasa sangat tidak suka dengan arah pembicaraan itu jadi iapun segera berbicara.


"Raja Gardurax dan Dardurax apakah kalian berniat untuk berdamai dengan para manusia yang telah mengambil wilayahku, aku tidak akan senang dengan hal itu lagipula tidak mungkin manusia akan mau berdamai dengan iblis, mereka adalah mahkluk rendahan yang jahat meskipun benar mereka memiliki kekuatan yang besar kemungkinan mereka akan memperbudak kita para iblis di dunia ini yang lebih lemah dari mereka." Ucap Raja iblis Zalfirox yang menentang niat dari dua raja iblis dari jurang Heldes.


"Zalfirox apakah kamu baru saja mengakui kalau manusia di kastil Arungal jauh lebih kuat dari kerajaanmu dan sepertinya kesepakatan kita tidak akan pernah terjadi karena kesaksian Jagaras juga membuktikan kalau ras manusia dapat bekerja sama dengan kita?" Ucap Dardurax.

__ADS_1


"Tidak mungkin itu tidak akan pernah terjadi manusia tidak mungkin membiarkan para iblis hidup dengan tenang bila mereka memiliki kekuasaan di dunia iblis!" Bantah raja Zalfirox tapi kemudian salah seorang iblis Asmadeus yang dari tadi diam tertunduk berbicara.


"Yang mulia Raja Zalfirox hamba rasa anda salah karena hamba adalah salah satu iblis yang tinggal di desa dekat dengan kastil Arungal tempat para manusia berada bahkan pangeran itu sempat datang ke desa hamba dan mengatakan akan membiarkan kami para iblis menjalani hidup seperti biasa selama kami tidak menentangnya." Kata Mordus.


Mordus ras Asmadeus memberikan kesaksian kalau pendangan raja Zalfirox tentang ras manusia itu adalah salah tapi terlihat raja Zalfirox merasa sangat tersinggung dan marah hingga langsung menebaskan pedangnya memenggal kepala Mordus yang berlutut di samping Jagaras.


"Siapa kamu yang dengan lancang berbicara padaku tanpa ijin!" Kata Raja Zalfirox setelah memenggal kepala Mordus.


Raja Gardurax dan Dardurax menyaksikan Mordus yang mati di penggal oleh raja Zalfirox tapi mereka berdua tidak mempermasalahkannya karena pembunuhan seperti itu sudah biasa di lakukan oleh seorang iblis yang memiliki kekuasaan terhadap iblis yang menyinggungnya.


"Adiku Dardurax sepertinya kita harus pergi sekarang karena raja Zalfirox kelihatan sedang sulit untuk di ajak berbicara." Kata Gardurax.


"Tunggulah sebentar kakak Gardurax aku masih ingin berbicara dengan Tuan Jagaras." Kata Dardurax.


"Tapi sebaiknya kita lakukan itu di luar karena aku kawatir pembicaraan kita dengan bangsawan Jagaras akan menyinggung tuan rumah kita." Kata Gardurax.


"Benar kalau begitu tuan Jagaras bisakah anda ikut dengan kami sebentar karena aku ingin menanyakan beberapa hal lain padamu?" Kata Dardurax.


Jagaras masih terlihat terdiam menatap kedua raja iblis yang mengajaknya pergi untuk berbicara tapi ia seharusnya di hukum mati oleh raja Zalfirox setelah ini.


"Tuan Jagaras jangan kawatir rajamu pasti akan mengijinkan kami membawamu untuk berbicara sebentar karena kami juga adalah raja iblis yang merupakan tamunya." Kata Gardurax.


Raja Zalfirox terlihat tidak mengatakan apapun dan tidak berani untuk menolaknya karena kedua raja iblis bersaudara Gardurax dan Dardurax adalah raja iblis yang paling di hormati di antara raja-raja iblis lain di dunia iblis atas kecerdasan mereka dan kerajaan Munarak akan mengalami masalah besar bila sampai menyinggungnya.

__ADS_1


"Terimakasih yang mulia raja Gardurax dan yang mulia raja Dardurax." Ucap Jagaras yang berterima kasih karena ia baru saja di selamatkan dari hukuman mati.


Gardurax dan Dardurax berdiri dan berjalan keluar tanpa mengatakan apapun lagi di tempat itu sementara Jagaras juga langsung berdiri dan berjalan di belakang kedua raja iblis dari ras Forneas itu.


__ADS_2