GA : Glory Of The Kindom

GA : Glory Of The Kindom
128.2 Utusan Republik North Navia


__ADS_3

Tanah Tandora masih terus memanas setelah semakin banyak orang-orang yang memiliki kepentingan tertentu datang dari negeri-negeri di benua barat.


Tapi Antonio malah terlihat bersantai setelah ada banyak orang yang menganggapnya melakukan kejahatan invasi, meskipun tindakanya saat di kota Lopak dapat di benarkan dengan kesaksian rakyat Tandora di sana.


Dan saat ini tim Spirit Of Zea yang di pimpin Antonio tengah berada di guild petualang dan seperti biasa Antonio langsung melihat papan quest atau permintaan yang di ajukan oleh penduduk pada guild untuk di catat sebagai referensi mengambil kebijakan.


Zaza, Erin, Marta serta Anastasia duduk menunggu Antonio yang terlihat begitu fokus dengan papan quest sampai Antonio menemukan sebuah Quest yang di anggapnya cukup menarik bahkan sampai mengambilnya.


"Antonio apa kamu akan melakukan pekerjaan dari guild, ibumu pasti akan marah lagi.?"


Marta bertanya karena Antonio mengambil selembar kertas permintaan dari papan quest dan membawanya.


"Marta kita adalah petualang tentu saja kita harus menjalankan quest dari guild petualang."


"Kapten jadi kita akan bertualang lagi dan permintaan seperti apa yang akan kita jalankan apakah quest memburu monster.?"


Zaza bertanya karena memang sudah cukup lama mereka tidak melakukan pekerjaan sebagai petualang meskipun mereka memang tidak terlalu membutuhkanya lagi karena memiliki pekerjaan untuk kerajaan Remaria, seperti Marta yang meneliti sihir di guild penyihir dan Zaza dan Erin yang di bayar sebagai asisten Antonio di pemerintahan, sedangkan Anastasia mengurusi beberapa peraturan menyangkut kepercayaan yang ada di kerajaan Remaria.


"Zaza benar kita akan melakukan melakukan perjalanan tapi ini bukan quest untuk memburu monster melainkan sebuah permintaan pengawalan."


rekan-rekan Antonio terlihat penasaran karena bila itu pengawalan mungkin resiko tidak akan terlalu berbahaya di banding quest memburu monster, tapi itu berarti Antonio harus pergi meninggalkan ibukota di mana ibunya atau ratu Alata De La Remaria tidak menginginkan putranya tidak pergi jauh darinya.


Antonio membawa gulungan quest itu dan pengajuan pengambilan quest kepada petugas di guild dan Anastasia terlihat akan bertanya karena Antonio belum menunjukkan isi quest itu pada rekan-rekannya yang lain.


"Pangeran Antonio sebenarnya siapa yang akan kita kawal dan kemana kita akan pergi.?"


"Anastasia bukankah sudah aku katakan agar jangan memanggilku dengan gelar itu di saat seperti ini."


"Baik aku mengerti lalu kemana kita akan pergi.?"


"Republik North Navia.."


Antonio mengatakan itu sambil tersenyum dan ke empat rakan Antonio cukup terkejut.


"Ehh kapten kita tidak akan pergi sejauh itu bukan.?!"


"Antonio Republik itu sangat jauh kamu tidak akan meninggalkan ibumu selama itu bukan karena dia pasti akan sangat kawatir." Marta mengatakan itu.


"Negeri paling utara di kerajaan aku pernah melakukan tugas dari kuil Glaria memimpin para Priest kesana dulu dan cuacanya sangatlah dingin dan bersalju.?" Priest Anastasia juga mengatakanya kemudian Erin berbicara.


"Antonio mengapa kamu memilih mengambil permintaan pengawalan yang begitu jauh apakah ada alasan tertentu.?"


"Erin kamu benar coba kalian baca quest ini untunglah belum ada yang mengambilnya."


Antonio memperlihatkan selembar kertas permintaan itu.


______________________________________


Quest tingkat B


Rombongan dari Republik North Navia membutuhkan sedikit tambahan kekuatan untuk menjaga mereka kembali ke negeri mereka.

__ADS_1


Karena kemungkinan akan ada beberapa ancaman dari monster, Rombongan dari Republik ingin menambahkan beberapa petualang karena di anggap sudah ahli menangani mahkluk seperti itu.


Keberangkatan : Tanggal. 3. Bulan. Gelatik Mera.


Hadiah : 45 Koin Emas.


Syarat : Satu tim minimal 5 petualang tingkat tingkat perunggu.


Latina Gladifa.


______________________________________


Rekan-rekan Antonio memperhatikan permintaan itu tapi mereka tidak tahu apa yang menarik dari quest pengawalan yang Antonio tunjukan karena hanya seperti quest yang sering di ajukan rombongan biasa seperti rombongan pedagang.


"Pangeran Antonio ini hanya quest biasa bukan.? dan hadiahnya juga standar untuk perjalanan sejauh itu." Anastasia bertanya.


"Kalian memang tidak tahu dan mungkin hanya aku yang menyadarinya, ini bukan quest pengawalan biasa, orang yang mengajukan permintaan ini bukan seorang pedagang tapi seorang utusan dari sebuah negeri."


Antonio mengatakan itu karena tentu saja di ingat nama orang yang melakukan pekerjaan membangun kapal besi yang di minta Antonio di Republik North Navia karena dalam surat laporan sering menyantumkan namanya.


"Katina Gladifa itu bukan nama pedagang tapi seorang insinyur kapal terbaik di Republik, kemungkinan dia bersama seorang pejabat datang ke ibukota untuk menemuiku."


Antonio mengatakan itu dan Erin berbicara menanggapinya.


"Utusan sebuah kerajaan bukankah seharusnya paling tidak itu akan menjadi quest tingkat A, kenapa ini hanya di tulis sebagai permintaan tingkat B dan ini artinya sebuah pelanggaran, apakah kita akan melaporkan hal ini pada Guild.?"


"Erin jangan pikirkan itu Republik utara memang tidak terlalu kaya karena mereka kekurangan sumber daya dan hanya tergantung dari kerajaan lain untuk memenuhi kebutuhan mereka."


"Antonio tetap saja ini sebuah pelanggaran mereka harusnya membayar lebih untuk quest yang lebih tinggi juga dan bila resikonya lebih tinggi maka petualang tinggkat yang lebih rendah akan kesulitan bila tak sengaja mengambilnya."


Petualang memang berhak mengambil dan mempertimbangkan Quest yang akan mereka jalankan sesuai kemampuan mereka tapi jika mereka menjalani sebuah quest yang jauh lebih sulit dari yang tertulis di permintaan dan hal itu di sengaja oleh orang yang mengajukannya maka petualang bisa menuntut hal itu.


"Sudahlah lagi pula aku sudah terlanjur mengambilnya."


"Pangeran Antonio tadi anda bilang punya semacam tujuan melakukan misi ini sebenarnya ada apa.?"


"Anastasia, bila perkiraanku benar aku bisa membantu Republik Navia Utara yang terus di tekan oleh kerajaan Navia, apa lagi orang yang menyebarkan berita hangat tentangku kemungkinan juga ada di jadi aku ingin memberikan sedikit kejutan pada mereka."


Rekan-rekan Antonio berpikir memang masuk akal bila Remaria membantu Republik yang sudah menjadi sekutunya tapi menemukan orang yang menyebarkan berita bohong tentang Pangeran Antonio itu akan sulit di perkirakan keberadaanya.


"Antonio bagaimana kamu akan melakukanya dan apa hubungannya dengan quest pengawalan ini.?"


"Erin misi ini akan menjadi misi utamaku di utara dan mengungkap siapa orang yang membenciku itu akan sedikit menarik, mereka salah bila menganggap aku sebagai orang bodoh yang tidak tahu apa yang harus aku lakukan."


>>>>


Hari berikutnya rombongan dari kerajaan North Navia kembali ke istana kerajaan dan mereka beruntung karena hari ini orang yang ingin mereka temu berada di istana.


Ratu Remari berada di ruang singgasana bersama putranya Pangeran Antonio menyambut Tuan Nikof dan Nona Latina Gladifa secara langsung.


"Yang mulia ratu Remaria dan yang mulia Pangeran Antonio salam."

__ADS_1


Tuan Nikof mengucapkan salam dan Antonio terlihat tersenyum dan berbicara.


"Tuan Nikof aku sudah mendengar maksud kedatangan anda dan juga nona Latina yang ingin menemuiku, baiklah sekarang bisakah kalian sampaikan kabar itu."


Nona Latina menunduk kemudian berbicara pada Pangeran Antonio.


"Yang mulia proyek kapal perang yang anda ajukan sudah jadi dan hamba ingin memberitahukan serta meminta pendapat anda, meskipun kami belum dapat mengirimkan kapal itu sampai di kerajaan anda tapi kami merekam bentuk dan seluruh kapal itu untuk anda saksikan menggunakan bola crystal sihir."


Seorang dari pengawal Tuan Nikof maju dan menunjukkan sebuah bola Crystal dan Antonio langsung berdiri dan mendekat karena tertarik dengan hasilnya. Rombongan dari Republik langsung berlutut dan Antonio menyaksikan kapal itu dan berkomentar.


"Itu cukup bagus meskipun masih menggunakan layar dan mungkin akan terlalu berat untuk sebuah kapal paling tidak itu dapat mengapung dengan baik, selanjutnya hanya tinggal mengecatnya  menggunakan cat khusus dengan campuran getah karet agar besinya terlapisi dan lebih awet."


Latina mendengarkan baik-baik hal itu karena dia tidak tahu ada cat yang di buat menggunakan getah karet, meskipun getah karet memang biasanya di gunakan untuk menyatukan rangkaian kayu dalam pembuatan kapal kayu agar tidak ada air yang dapat meresap masuk tapi itu adalah hal yang baru bila untuk bahan cat pelapis.


"Pangeran Antonio kami masih menunggu keputusan anda kapan anda ingin kapal itu di resmikan dan siapa yang akan mewakili kerajaan Remaria untuk meresmikannya.?"


"Nona Latina kamu pasti sudah bekerja keras, baiklah untuk peresmianya aku akan mengirim komandan lautku untuk pergi bersama anda ke Republik North Navia, nungkin dalam dua hari dia akan sampai ke kamari dari kota Harnas."


"Baik yang mulia Pangeran Antonio hanya itu yang ingin hamba sampaikan, untuk pembicaraan mengenai kerja sama pembagian keuntungan serta teknologi Menteri Nikof yang akan membahasnya bersama perwakilan pihak kerajaan nanti."


"Baiklah Nona Latina dan Tuan Nikof sampai ketemu saat keberangkatan anda kembali ke Republik North Navia nanti."


Antonio mengatakan itu membuat Menteri Nikof dan nona Latina berpikir apakah nanti yang mulia Pangeran Antonio akan mengantar kami sebelum berangkat, itu memang biasa bila pihak kerajaan memberikan ucapan selamat jalan pada utusan kerajaan lain.


"Terimakasih yang mulia kalau begitu kami pamit."


Rombongan dari Republik menundukkan kepala dan berjalan pergi meninggalkan ruang singgasana.


"Tuan Nikof jadi itulah Pangeran Antonio yang sangat terkenal itu."


"Ya penampilanya memang seperti bukan dari keluarga kerajaan tapi sikapnya sangat baik meskipun aku tidak mengerti maksud dari kata-katanya yang terakhir."


"Baiklah Tuan Nikof setelah ini adalah giliran anda untuk perundingan dan kesepakatan lanjutkan mengenai kesuksesan pembuatan kapal ini, anda harus pastikan negeri kita mendapatkan keuntungan yang layak."


"Huh.. Latina aku benci pekerjaan seperti ini apakah kamu bisa membantuku nanti."


"Tuan Nikof aku hanyalah insinyur bukan ahli negosiasi yang bagus jadi lebih baik anda sendiri saja yang melakukanya dan aku akan beristirahat sampai keberangkatan kita nanti, kerajaan Remaria aku ingin berbelanja untuk oleh-oleh keluargaku nanti."


"Latina kita kemari untuk menjalankan tugas bukan untuk berwisata."


"Tuan Nikof katakan itu pada diri anda yang kemarin terus bermalas-malasan sementara aku di repotkan dengan hal-hal mengurusi rombongan dan perijinan lain."


Sementara itu di dalam istana Antonio berbicara pada ibunya.


"Ibu akan pergi dari ibu kota beberapa hari lagi, karena itu cukup jauh mungkin akan membutuhkan waktu yang sedikit lama."


"Antonio apakah kamu akan pergi lagi ke tanah Tandora, meskipun wilayah itu menjadi bagian dari Remaria dan Prajurit kita berada di sana tapi tetap saja ada kuil Sirak dan mereka sangatlah berbahaya."


"Ibu aku tidak akan kesana untuk sementara, Komandan Fenia dan komandan Darius sudah mengendalikan tempat itu mereka menjalankan tugas dengan baik."


"Lalu Antonio kemana kamu akan pergi,? ibu memang tidak bisa menghalangimu tapi bawalah Pasukan untuk menjagamu."

__ADS_1


"Aku akan jalan-jalan ke Utara bersama teman-temanku dan ibu tenang saja aku akan bersama cukup banyak Prajurit ya meskipun mereka bukan Prajurit Remaria tapi mereka bisa di percaya."


.


__ADS_2