GA : Glory Of The Kindom

GA : Glory Of The Kindom
144.5


__ADS_3

Rombongan pasukan iblis Succubus telah bergerak meninggalkan Ibukota Windell karena kerajaan Arduas telah memutuskan akan menerima kesepakatan kerja sama dengan kerajaan Remaria bahkan Ratu Emily sendiri yang akan datang sendiri ke kastil Arungal untuk menemui pangeran Antonio.


Ratu Emily memang masih sedikit ragu karena kerjasama dengan manusia akan menimbulkan permasalahan lain dengan kerajaan tetangga mereka yaitu kerajaan Munarak yang masih berselisih dengan pangeran Antonio.


Akan tetapi Saradus penasehat kerajaan Arduas menganggap kalau ini adalah kesempatan terbaik untuk kebangkitan kembali ras iblis Succubus mengingat begitu banyaknya sumberdaya yang di miliki kerajaan Remaria yang dapat mendukung kerajaan Arduas.


"Penasehat Saradus pasukan kerajaan Munarak pasti akan segera menyerang pangeran manusia itu di kastil Arungal dan pasukan kita kemungkinan juga akan terlibat di sana, apakah penasehat yakin bahwa kita memang harus mempertaruhkan prajurit berharga kita hanya demi melancarkan kerjasama dengan kerajaan manusia?" Tanya Ratu Emily kepada penasehatnya sebelum mereka benar-benar terlibat dengan permasalahan pangeran Antonio dan tidak dapat kembali lagi.


"Ratu Emily seperti yang di jelaskan nona Rosalin kalau pangeran Antonio memiliki kekuatan militer yang cukup besar di kerajaannya di tambah lagi dari yang aku perhatikan pangeran manusia itu juga memiliki kebijaksanaan yang sangat tinggi jika ia berpikir dapat mengalahkan kerajaan Munarak kemungkinan itu benar karena pangeran itu bukanlah tipe orang yang akan bertindak tanpa memikirkan konsekuensinya." Jawab penasehat Saradus.


"Membantu pangeran Antonio mempertahankan kastilnya dan membuatnya berutang budi pada kita itu memang hal yang bagus untuk menuntut kesepakatan yang lebih menguntungkan bagi kerajaan Arduas, tapi melawan pasukan kerajaan Munarak bukanlah hal yang mudah untuk pasukan manusia bahkan dengan pasukan kita yang memberikan dukungan." Kata Ratu Emily.


"Ratu Emily semua keputusan berada di tangan anda bila anda ingin kita membatalkan rencana ini maka kita semua akan kembali ke ibukota Windell bersama anda tapi hamba ingin mengingatkan satu hal bahwa ras kita masih berutang kepada ras manusia di masa lalu." Kata penasehat Saradus.


"Penasehat Saradus kita sudah pergi sejauh ini apalagi anda sendiri yang mengusulkan rencana ini jadi tidak mungkin aku akan menolaknya lagipula para bangsawan serta rakyat kerajaan kita juga sangat mendukung rencana kerjasama dengan ras manusia karena semua Succubus telah menunggu kedatangan kembali manusia yang dadulu kala membantu perjuangan ras kita untuk bangkit dari penindasan bahkan sampai kita mampu membuat kerajaan sendiri yang masih berdiri sampai sekarang." Kata Ratu Emily.


Rakyat di kerajaan Arduas yang hampir seluruhnya adalah ras Succubus memang menganggap manusia sebagai pahlawan yang memberikan dukungan besar saat ras Succubus berjuang untuk membebaskan diri dari penindasan ras iblis lain di masa lalu sehingga mereka merasa berhutang budi pada ras manusia.

__ADS_1


Pasukan bantuan dari kerajaan Succubus Arduas terus bergerak menuju kastil Arungal sampai akhirnya mereka tepat berada tidak jauh dari kastil yang sudah di ambil alih pangeran Antonio dari kerajaan Remaria itu.


Akan tetapi begitu mengejutkan bagi ratu Emily serta semua rombongan prajurit dari kerajaan Arduas karena di sekitar kastil Arungal terlihat begitu banyak jasad iblis dari ras Afridus, Nelfire serta Imp yang berserakan dan sebagiam besar mati membeku.


"Penasehat Hartudas sebenarnya apa yang terjadi, mengapa begitu banyak jasad iblis di sini?" Tanya Ratu Emily yang merasa sedikit takut melihat banyaknya jasad iblis di sekitar tempat yang ia datangi.


"Yang mulia ratu Emily sepertinya kita terlambat mereka pasti pasukan iblis yang di kirim kerajaan Iblis Munarak." Jawab penasehat kerajaan Arduas.


"Itu berarti pasukan manusia yang telah melakukan semua ini, sungguh sangat mengerikan inikah kekuatan dari ras manusia dan ternyata pangeran Antonio memang dapat mengatasi serangan pasukan kerajaan Munarak tanpa bantuan kita."


"Sepertinya memang begitu yang mulia ratu Emily dan sekarang aku rasa sudah saatnya memberitahu kedatangan kita sini kepada pangeran Antonio." Kata Hartudas penasehat kerajaan Arduas.


"Baik yang mulia hamba akan langsung pergi untuk menemui yang mulia pangeran Antonio." Jawab Rosalin yang kemudian langsung terbang menuju kastil Arungal.


Antonio masih berada di dalam ruang singgasana melakukan pembahasan mengenai pasukan kerajaan Munarak yang sebelumnya datang menyerang, Uskup biru Asgur dan para perwakilan dari empat kuil suci juga telah menyaksikan secara langsung bagaimana mengerikannya kekuatan pangeran Antonio yang dapat berubah menjadi sesosok naga raksasa.


Sementara itu Ramdira yang bertugas menjaga gerbang kastil kembali masuk ke dalam ruangan singgasana bersama seorang iblis Succubus yang Antonio dan Ramdira sempat kenal tapi Uskup biru Asgur dan semua perwakilan dari kuil suci terlihat tidak terlalu senang melihat kedatangan ras iblis yang mereka anggap sebagai mahkluk jahat.

__ADS_1


"Komandan Ramdira kenapa anda mengijinkan iblis jahat itu masuk ke dalam kastil!" Kata seorang perwakilan dari kuil Ayarama.


"Tenanglah iblis Succubus itu mungkin utusan dari kerajaan Iblis Arduas yang sebelumnya sempat pangeran Antonio jelaskan kepada kita kalau kemungkinan mereka akan membantu pangeran Antonio sebagai sekutu." Kata uskup Asgur perwakilan dari kuil Arasia.


"Tapi Uskup Asgur tahu sendiri mereka tetaplah iblis yang jahat musuh bagi semua manusia!" Sahut perwakilan dari kuil Doronta.


"Kalian semua apakah kalian tidak mendengar pangeran Antonio sebelumnya, pangeran Antonio sudah menjelaskan bahwa ras iblis tidak seperti yang kita kira dan Sarhox ras Nelfire yang ada di kastil ini membuktikannya dengan penuh kesetian melayani pangeran Antonio." Kata uskup Asgur.


"Benar apa yang di katakan uskup biru Asgur meskipun kuil Xandria juga tidak suka bekerja sama dengan iblis Succubus tapi kita semua sudah terlanjur menyetujui semua peraturan dari pangeran Antonio selama kita di sini." Kata perwakilan dari kuil Xandria.


"Tapi bekerja sama dengan iblis ini adalah sebuah kebodohan karena mereka adalah mahkluk jahat dan Licik mereka hanya akan menipu manusia kemudian ketika kita lengah mereka akan menyerang kita sama seperti yang tercatat dalam sejarah dunia kita saat iblis pertama muncul di dunia manusia." Kata perwakilan dari kuil Ayarama.


"Benar tapi sejarah itu hanya tercatat di wilayah utara yang kini wilayahnya menjadi kerajaan Palanka sedangkan kita semua tahu ada banyak perkamen peninggalan Kekaisaran Golgota yang diambil dari suku-suku selatan yang mengatakan kalau lebih dari seribu tahun yang lalu ada salah satu ras iblis yang menjalin persahabatan dengan ras manusia dan kita semua sekarang mengetahui ada banyak kerajaan Iblis di dunia iblis ini yang memiliki kebijakan sendiri dan kerajaan iblis yang dahulu kala menyerang dunia manusia mungkin tidak boleh kita anggap sama dengan kerajaan lain yang ada di dunia iblis terutama yang pernah tercatat dalam perkamen peninggalan kekaisaran Golgota." Kata Uskup Asgur.


"Uskup Asgur apakah anda juga menganggap masing-masing iblis itu berbeda dan ada iblis yang baik hati, itu adalah pemikiran yang gila dan akan bertentangan dengan anggapan semua orang." Kata perwakilan dari kuil Ayarama.


"Semua yang telah terjadi dan semua yang kita saksikan sendiri di sini membuktikan hal itu dan bila kita tidak menerima kebenaran itu maka sama saja kita telah menyebarkan kebohongan dan jelas kuil Arasia menentang segala bentuk kebohongan demi keadilan yang sejati." Kata Uskup Asgur.

__ADS_1


"Tapi kuil Ayarama berbeda dengan kuil Arasia dan kami akan tetap menentang hal ini." Kata perwakilan kuil Ayarama.


"Jadi apakah kuil Ayarama akan menentang persekutuan pangeran Antonio dengan kerajaan iblis Arduas, kalau memang benar begitu berarti anda akan melanggar perjanjian yang anda sepakati dengan pangeran Antonio dan harus segera pergi dari tempat ini tapi ingatlah satu hal tentang pengalaman kalian kuil Ayarama di masa lalu saat membantu kuil Glaria menentang pangeran Antonio, aku Uskup biru Asgur hanya berharap kalian kuil Ayarama tidak mengulangi kesalahannya yang sama seperti dulu." Kata Uskup Asgur hingga perwakilan dari kuil Ayarama merasakan kebimbangan apakah harus tetap mendukung pangeran Antonio tapi kemungkinan kekalahan besar kuil Ayarama di masa lalu akan terulang kembali.


__ADS_2