
Ibukota Ordenkar kerajaan Iblis Munarak, Seorang iblis berperawakan besar dengan api menyelimuti tubuhnya sedang sangat marah dan terhina karena salah satu wilayah kerajaannya telah di rebut dan di kuasai oleh mahkluk dari dunia lain yang di sebut manusia.
Raja Iblis Zalfirox penguasa kerajaan Munarak tidak mungkin akan tinggal diam apalagi Putra dari Arungal ras Iblis Asmadeus mengatakan kalau pangeran manusia dari dunia lain juga akan datang menemuinya untuk meminta mahkota Pylos di atas kepalanya yang di klaim adalah milik leluhur pangeran manusia itu.
"Yang mulia raja iblis Zalfirox kedua manusia yang menyerang kastil kami bukanlah mahkluk sembarangan, mereka bahkan dapat membunuh dua saudara tertua kami Ardulox dan Rurox yang mencoba melawannya dengan sekali serang, jadi kemungkinan besar apa yang pangeran manusia itu sampaikan memang benar kalau Arungal ayah kami juga sudah tewas di bunuhnya." Ucap seorang putra Arungal.
Zalfirox bertambah marah api terlihat menyembur di atas tanduknya yang melengkung setelah Ia mendengar kalau hanya ada dua manusia yang datang dan dapat mengambil alih sebuah kastil yang di kuasai Iblis bangsawan dari ras Asmadeus.
"Kalian ras Asmadeus sama sekali tidak berguna aku telah memberikan sebuah wilayah untuk kalian kuasai tapi semudah itu kalian kehilangan wilayahku, tapi yang lebih membuatku marah kalian berani merahasiakan keberadaan Portal ke dunia lain dan bergerak sendiri menyerang ke wilayah manusia tanpa sepengetahuanku, jadi ini semua adalah kesalahan kalian!" Kata Zalfirox kepada putra Arungal yang memberikan laporan padanya.
"Ampuni kami yang mulia Zalfirox, kami hanya mengikuti kemauan ayah kami Arungal bahkan sebelumnya kami juga tidak di ijinkan untuk ikut membantu invasi ke dunia manusia." Kata putra Arungal.
Arungal memang hanya membawa iblis lemah untuk membantunya menginvasi dunia manusia karena Ia cukup ragu dengan putra-putranya yang mungkin akan berkhianat membunuhnya untuk mengambil alih kekuasaan sebagai bangsawan iblis.
Meskipun para putra Arungal sudah meminta maaf dan memberikan alasan kepada raja Iblis Zalfirox tapi tentu saja itu masih tidak mengubah kenyataan kalau keluarga bangsawan Arungal tetap bersalah karena tidak memberitahu keberadaan Portal ke dunia manusia kepada pihak kerajaan.
Raja Iblis Zalfirox tidak bisa tinggal diam Ia berniat mengirimkan sejumlah pasukan untuk mengambil wilayahnya kembali dari manusia dan salah satu bangsawan Iblis dari ras Asmadeus lain berbicara untuk mengajukan diri.
__ADS_1
"Yang mulia Zalfirox untuk urusan mengambil kembali kastil milik Arungal biarkan aku Jagaras yang melakukannya untuk menebus kesalahan kerabat kami bangsawan Arungal yang masih satu ras dengan kami." Kata seorang bangsawan dari ras Asmadeus yang berniat untuk menebus kesalahan Arungal yang mempermalukan rasnya itu.
Tapi seorang bangsawan dari ras Afridus kemudian berbicara menanggapi Jagaras. "Aku rasa itu tidak perlu kalian para Asmadeus sudah terbukti tidak dapat menangani manusia jadi biarkan pasukanku yang merebut kastil itu kembali, Aku bangsawan iblis Haturdas pasti dapat menyelesaikan tugas ini."
"Tidak Arungal adalah kerabat kami yang telah memulainya jadi tentu saja masalah ini harus di selesaikan oleh ras Asmadeus juga." Sahut Jagaras.
Terlihat kedua bangsawan dari dua ras Iblis itu saling berdebat agar di ijinkan untuk pergi mengambil kembali kastil Arungal. Sebenarnya Raja Iblis Zalfirox tidak peduli siapa yang akan pergi untuk melakukan tugas itu selama kastilnya kembali.
"Kalian berdua tidak perlu berdebat jika kalian ingin pergi mengambil kastil itu kembali kalian dapat pergi bersama membawa pasukan kalian!" Kata Raja Iblis Zalfirox.
Haturdas tentu tidak ingin melepaskan kesempatan ini sementara Jagaras juga tidak akan rela bila bangsawan dari ras Ifridus mendapatkan wilayah yang lebih luas lagi dan memperlemah posisi ras Asmadeus di pemerintahan kerajaan Munarak.
"Yang mulia maafkan aku tapi ras Asmadeus hanya akan menjadi beban kami karena mereka sudah terbukti tidak dapat menghadapi ras manusia yang merupakan mahkluk rendahan itu, jadi biarkan pasukan dari ras Afridus sendiri yang menanganinya, lagi pula di sana hanya ada dua manusia." Kata Haturdas.
"Jaga bicaramu bangsawan Haturdas dan semua orang tentu tahu kekuatan kami ras Asmadeus terutama yang mulia Zalfirox sendiri dan Yang mulia Zalfirox sebaiknya kita tidak terlalu meremehkan manusia yang datang itu karena mereka pasti cukup kuat karena dapat mengalahkan Arungal dan kedua putranya apalagi mereka bahkan berani menantang kerajaan kita yang merupakan salah satu kerajaan kuat di dunia iblis." Kata Jagaras yang memutuskan untuk mau bekerja sama dengan bangsawan dari ras lain daripada wilayah yang Arungal tinggalkan di kuasai sendiri oleh bangsawan dari ras Ifridus.
"Jagaras aku mengerti dengan pemikiranmu tapi tidak mungkin aku akan mengerahkan pasukan kerajaan hanya untuk melawan dua manusia, jadi pasukan kalian berdua yang harus melakukan tugas ini." Ucap Raja iblis Zalfirox.
__ADS_1
Raja Zalfirox sudah mengambil keputusan dan pasukan dari bangsawan iblis Haturdas dan Jagaras yang harus pergi untuk melakukan tugas merebut kastil Arungal kembali.
Sementara itu di kastil Arungal Miranda sesekali pergi ke ruang bawah tanah kastil itu untuk berbicara dengan Ramdira dan beberapa prajurit Remaria yang berjaga di sana.
Ramdira dan prajurit Remaria lainnya masih belum mengetahui siapa sebenarnya nona Mira yang merupakan seekor naga, mereka hanya tahu kalau pangeran Antonio yang memanggilnya untuk di ajak ke dunia Iblis.
"Nona Mira sudah kembali lagi, apakah anda ingin meminta jatah makanan?" Tanya seorang prajurit Remaria yang merasa kalau nafsu makan gadis yang di panggil Mira itu terlalu besar bakan dapat makan sangat banyak makanan yang seharusnya mustahil untuk di makan seorang manusia dalam waktu singkat.
"Benar aku sudah beberapa kali berburu mahkluk di sekitar kastil tapi sepertinya sudah tidak banyak binatang iblis yang dapat aku temukan jadi aku kembali kesini untuk memintanya pada kalian?" Jawab Mira.
"Eh berburu mahkluk di dunia iblis, tapi apakah mereka dapat di makan?" Tanya seorang prajurit dengan bingung dan tidak menyangka kalau Nona Mira gadis manusia mau makan binatang iblis.
"Ya aku subah merasakan beberapa daging mahkluk di sana, daging Cerberus terasa cukup lezat, Hellbad cukup lumayan tapi Guldirock benar-benar tidak enak itu seperti mamakan daging yang bercampur batu dan logam rasanya keras aku sangat tidak menyukainya." Terang Mira menjelaskan bagaimana rasa dari beberapa mahkluk dari dunia iblis.
Beberapa prajurit tampak tidak percaya dengan itu tapi perkataan nona Mira di depan mereka tampak sangat meyakinkan.
"Baiklah kalau begitu kami mengerti, kami akan segera membawakan beberapa makanan untuk anda." Kata seorang prajurit yang kemudian pergi memasuki portal.
__ADS_1