
Di depan pintu masuk terowongan menuju ujung makam kaisar Golgota para petualang dan pasukan Griffin Remaria terlihat sudah berkumpul dan menunggu kembalinya pangeran mereka.
Para petualang merasa kawatir karena terakhir kali yang keluar dari pintu dan terowongan ke lantai lima adalah sejumlah besar Gargoyle yang terlihat panik dan ketakutan tapi tentu saja semua Gargoyle itu langsung di basmi oleh para petualang dan pasukan Griffin yang berjaga di sana.
"Erin ini sudah sangat lama dan Kapten belum juga kembali." Ucap Zaza yang kawatir dengan keselamatan Antonio.
"Zaza bersabarlah Antonio pasti akan kembali karena Ia sudah berjanji padamu." Jawab Erin untuk menenangkan Zaza.
Setelah menunggu cukup lama akhirnya orang yang mereka tunggu kembali tapi mereka melihat pangeran Antonio tidak datang sendirian. Antonio terlihat membopong seekor iblis betina yang tampak sangat lemah.
"Pangeran Antonio apa yang terjadi dan bukankah yang anda bawa itu adalah iblis.?" Tanya Priest Anastasia yang tampak tidak terlalu senang Antonio datang dengan iblis.
"Anastasia tenanglah dia adalah Iblis Succubus yang aku selamatkan dari penjara bawah tanah kastil Arungal." Jawab Antonio.
Semua orang tampak bingung dengan penjelasan pangeran Antonio yang mengatakan tentang sebuah Kastil karena tidak mungkin ada kastil di bawah sebuah makam.
"Pangeran Antonio apa maksud anda, hamba benar-benar tidak mengerti?" Tanya komandan Ramdira.
"Ramdira ini cukup rumit untuk di jelaskan, yang jelas setelah aku mengalahkan bangsawan iblis Arungal dari ras Asmadeus aku berbicara dengan ajudannya Sarhox kemudian menyebrang melalui portal di belakang makam yang terhubung dengan kastil Arungal di dunia iblis dan menemukan Succubus ini di dalam penjara bawah tanah kastil itu, Sarhox menjelaskan Succubus ini adalah mata-mata dari kerajaan Arduas yang di tahan Sarhox." Terang Antonio.
"Pangeran Antonio mengapa anda malah menolong iblis itu, bukankah lebih baik anda membunuhnya karena iblis adalah musuh dari manusia.?" Kata Priest Anastasia.
"Anastasia kamu tidak mengerti sebenarnya jauh di masa lalu kerajaan dari ras Iblis Succubus pernah berhubungan baik dengan manusia tapi banyak kerajaan dari ras iblis lain yang cemburu karena ras Succubus berkembang pesat setelah mendapatkan banyak keuntungan dari persahabatan serta perdagangan dengan manusia, ras iblis lainnya yang terlalu tamak akhirnya mengambil langkah untuk menginvasi dunia manusia, ras iblis akhirnya kalah dalam perang dan portal yang menghubungkan kedua dunia di hancurkan untuk mencegah terjadinya perang lain terjadi akibat kebencian serta dendam antara kedua belah pihak setelah perang berakhir." Terang Antonio.
Semua orang yang mendengarkan hal itu dan terlihat sulit untuk mempercayainya apalagi mengenai ras iblis Succubus yang pernah bersahabat dengan ras manusia karena selama ini mereka hanya mendengar bahwa iblis adalah mahkluk hina, kejam dan serakah musuh dari manusia.
"Pangeran Antonio aku tidak mungkin dapat mempercayai hal bodoh seperti yang anda katakan barusan.!" Bantah Priest Anastasia.
"Anastasia apakah kamu masih mengingat tentang pendapatmu mengenai ras beastmen dulu, kelihatannya kamu masih belum belajar dari pengalaman itu.?" Kata Antonio kepada Priest dari tim petualangnya.
"Tapi ini adalah ras iblis." Ucap kembali Priest Anastasia.
"Ya itu jelas, aku juga masih mengingat bagaimana kamu mengatakan kata-kata yang hampir mirip saat aku membela ras Beastmen di masa lalu." Kata Antonio kembali.
Priest Anastasia terlihat terdiam dan berpikir 'Meskipun Antonio benar mengenai pendapatku tentang ras iblis saat ini yang sama saat aku masih menganggap ras Beastmen adalah musuh yang harus di basmi tapi diriku masih sangat menentang hal ini.'
Para petualang lain terlihat tidak begitu peduli dengan yang di lakukan pangeran Antonio karena mereka sangat percaya terhadap apa yang pangeran mereka lakukan.
__ADS_1
"Baiklah untuk para petualang kalian dapat kembali sekarang karena misi kalian sudah selesai dan untuk pasukan Griffin aku ingin sebagian dari kalian tetap berjaga di sini karena portal menuju dunia iblis masih terbuka di ujung makam." Kata Antonio kepada semua orang yang ada di sana.
Tapi para petualang merasa cukup penasaran meskipun misi yang mereka jalankan untuk membasmi iblis sudah selesai tapi bagaimana dengan quest legendaris yang sedang di jalankan oleh pangeran Antonio.
"Yang mulia pangeran Antonio lalu bagaimana dengan misi mencari mahkota Pylos apakah yang mulia sudah berhasil mendapatkannya.?" Tanya seorang petualang di sana.
"Ah mahkota itu sayangnya aku belum berhasil mendapatkannya karena mahkota itu telah di bawa ke dunia iblis dan seorang raja iblis yang bernama Zalfirox menggunakannya sebagai simbol kekuasaannya di kerajaan Munarak di dunia iblis." Jawab Antonio.
"Kerajaan Iblis Munarak.?"
"Zulfirox aku tidak pernah mendengar raja iblis seperti itu.?"
Para petualang tampak bingung jadi Antonio berbicara. "Kalian mungkin tidak tahu ada banyak kerajaan Iblis di dunia iblis dan Zulfirox ras iblis Efridus adalah salah satu raja penguasa di sana."
Para petualang tentu baru mengetahui hal itu setelah mendengarnya dari pangeran Antonio.
"Tapi pangeran Antonio bila benar mahkota Pylos berada di tangan seorang raja iblis, bukankah hal ini akan sangat gawat, anda tidak mungkin dapat mengambil mahkota itu untuk menyelesaikan misi anda dan bencana kekeringan di selatan benua akan terus berlanjut selamanya." Kata Jordan Negaref.
"Jordan aku akan pikiran hal itu nanti, sekarang sebaiknya kita semua kembali dulu dan melaporkan hal ini pada guild petualang, aku juga harus membawa Succubus ini agar aku dapat menanyakan beberapa informasi yang aku butuhkan terutama mengenai kemungkinan apakah kerajaan Arduas di dunia iblis dapat bekerja sama denganku untuk mendapatkan mahkota Pylos kembali." Kata Antonio.
Di kota Harnas, Antonio meminjam salah satu mansion mewah milik Jendral Kalmora yang juga merupakan Lord penguasa kota pelabuhan itu.
Antonio memutuskan untuk tidak langsung kembali ke Ibukota Remaria karena misinya untuk mendapatkan mahkota Pylos belum selesai dan Kota Harnas merupakan kota terdekat ke makam besar Golgota di mana terdapat Portal menuju dunia Iblis, dunia tempat mahkota yang Antonio butuhkan sekarang berada.
Tapi sekarang Antonio menjadi sangat bingung dan itu bukan karena mahkota Pylos melainkan cara untuk memulihkan kondisi Succubus yang Antonio bawa dan selamatkan dari penjara bawah tanah kastil Arungal.
Antonio sempat bertanya pada Aruna mengenai bagaimana cara menyembuhkan ras Succubus yang sakit atau terluka tetapi Aruna malah menyarankan agar Antonio tidur dengan Succubus itu karena Succubus dapat menyerap Energi kehidupan secara langsung dari tubuh manusia.
Tentu Antonio keberatan dengan hal itu meskipun Iblis Succubus memiliki penampilan menawan layaknya manusia akan tetapi bagaimana mungkin Antonio meniduri gadis yang tidak di kenalnya.
Antonio memang sempat berpikir untuk meminta seorang petualang dari kota Harnas untuk tidur dengan Succubus itu, tapi ternyata itu juga mustahil karena hanya Antonio satu-satunya manusia setengah abadi yang memiliki energi kehidupan yang cukup besar untuk di bagi pada Succubus dan manusia biasa mungkin akan mati mengering bila menggantikannya.
"Kalau benar Succubus ini berasal dari kerajaan yang dapat membantuku maka aku harus segera menolongnya dan membuatnya tersadar kembali tapi..?" Kata Antonio yang terlihat bingung.
"Ah sepertinya aku tidak punya pilihan lain, aku juga tidak mungkin memaksa orang lain untuk melakukan apa yang tidak mereka inginkan, baiklah aku hanya perlu menempelkan tubuhku pada Succubus ini dan ini bukan untuk sesuatu yang melanggar norma tapi untuk hal medis." Kata Antonio.
Antonio membaringkan tubuhnya dan berusaha menempelkan kulitnya ke tubuh Succubus agar Succubus itu dapat menyerap energi kehidupan yang Antonio miliki.
__ADS_1
Malam semakin larut dan belum ada tanda-tanda Succubus itu akan sadar jadi Antonio terus menahan posisinya selama mungkin hingga pada akhirnya Ia juga ikut tertidur di atas tubuh Succubus yang terbaring lemah.
Pagi hari akhirnya datang Antonio merasakan kehangatan di bawah tubuhnya dan juga sepasang tangan yang memeluknya.
Antonio membuka mata dan menyadari posisi berbahaya dari tubuhnya saat ini yang berada di atas Succubus yang membuka mata dan tersenyum.
"Pria manusia akhirnya kamu terbangun." Ucap Succubus itu.
"....."
Antonio terlihat tidak dapat berkomentar apapun tapi Ia berpikir sepertinya benar yang di katakan Aruna Iblis itu dapat pulih setelah Antonio membantunya dengan cara seperti ini.
"Hm.. benar juga kamu manusia jadi tidak mungkin mengerti bahasa iblis, kalau begitu aku harus menggunakan bahasa manusia yang pernah aku pelajari em.. bagaimana mengucapkannya ya..?" Kata Iblis itu kembali dengan bahasa iblis karena Ia berpikir kalau manusia di depannya tidak mengerti dengan bahasa iblis.
Antonio mencoba mengangkat tubuhnya untuk menjauhkan dirinya dari tubuh Succubus itu tapi Succubus itu malah langsung meraih kembali pundak Antonio dan memeluknya agar tidak meninggalkannya dari ranjang.
"Lepaskan aku kamu sudah menghisap energi kehidupanku dari semalam dan bukankah sekarang kamu sudah baik-baik saja?" Kata Antonio kepada Succubus itu.
Succubus itu terlihat cukup ragu karena ternyata manusia di pelukannya dapat mengerti bahasa iblis.
"Ah.. Tapi bukankah kamu sendiri yang memutuskan untuk tidur denganku karena sebelumnya aku tidak sadarkan diri, jadi ayo kita teruskan lagi pula kita belum sempat melakukannya bukan, lihatlah aku bahkan dapat merasakan senjatamu yang sudah mengeras bawah sana." Goda iblis Succubus itu.
Antonio berpikir ternyata benar Succubus adalah iblis penggoda yang sangat berbahaya dan harus Ia hindari jadi Antonio segera memaksa untuk lepas dari dekapan iblis kuat itu.
"Lepaskan aku, kamu jangan salah paham aku melakukan ini untuk membantumu memulihkan diri, aku sama sekali tidak berniat untuk melakukan lebih dari itu jadi segera lepaskan aku sekarang dan itu adalah perintah.!" Kata Antonio dengan tegas karena lengan Succubus yang mendekapnya sangatlah kuat.
Iblis itu kemudian langsung melepaskan pelukannya karena mengerti maksud dari pria itu apalagi memang benar kalau manusia ini yang kemungkinan besar telah menyelamatkan nyawanya dari penjara bawah tanah kastil Arungal.
"Benar juga manusia aku belum sempat berterima kasih padamu karena telah menyelamatkanku dan tempat ini apakah ini adalah dunia manusia atau apakah aku sedang bermimpi indah sekarang.?" Kata Succubus itu yang terlihat penuh pertanyaan atas semua yang ia lihat.
"Ini adalah mimpi dan jangan panggil aku manusia, namaku Antonio pangeran dari kerajaan Remaria dan siapa namamu dan mengapa kamu bisa terkurung di penjara kastil Arungal.?" Tanya Antonio.
"Ah ternyata pahlawan yang telah menyelamatkanku adalah seorang pangeran, baiklah sebagai rasa terimakasihku aku Rosalin akan mengabdi pada pangeran Antonio selamanya." Kata Iblis Succubus itu yang malah bersumpah kesetiaan pada Antonio.
"Aku tidak begitu peduli dengan hal seperti itu tapi ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan padamu mengenai kerajaan Munarak di dunia iblis, aku telah membunuh Arungal salah satu bangsawan kerajaan itu dan berniat meminta kembali Mahkota Pylos milik leluhurku yang saat ini berada di tangan raja Iblis Zalfirox." Kata Antonio yang langsung menjelaskan keadaan saat ini agar Iblis Rosalin tidak salah paham.
Rosalin terlihat sangat baik dan memberikan semua informasi yang Antonio butuhkan tapi Ia merasa cukup ragu apakah dirinya bisa membujuk pihak kerajaan Arduas tempat asalnya untuk memberikan dukungan pada Antonio yang berniat mengambil kambali mahkota Pylos dari tangan raja iblis Zalfirox dengan cara apapun.
__ADS_1