
Sore itu juga naya di bawa oleh keluarga Affandra namun tidak ke rumah melainkan ke hotel, ia tidak akan membiarkan Naha di siksa oleh ibu angkat nya itu, karena Affandra sudah yakin pasti ibu nya naya akan memarahi naya
Affandra sengaja membawa Naya ke hotel karena selama satu minggu ini naya akan tinggal di hotel sementara, ia akan di temani oleh Azima, sedangkan yang lain pulang ke rumah Masing-masing Azzam harus pasrah berpisah dengan sang pujaan hati karena dapat ancaman dari mamah nya, jika berani menemui naya di hotel jangan harap ada pernikahan
Setelah di kamar hotel naya dan juga Azima mereka berendam bersama karena, bathtub yang ada di kamar mereka bisa nampung empat orang jadi mereka leluasa berendam di sana
"Nay, ko kamu bisa kuat sih tinggal di rumah nenek lampir itu.? " Tanya Azima sambil menikmati aroma terapi yang ada di dalam air
"Entah lah Azima, Aku tidak menyangka kalo mereka bukan orang tua kandung ku, bahkan ibu angkat ku menjual aku ke kalian " lirih naya sambil memejamkan mata nya
"Yang sabar ya nay, suatu saat nanti kamu pasti akan bertemu dengan kedua orang tua kandung mu" balas Azima ia merasa ikut sedih jika sudah mendengar cerita sahabatnya
__ADS_1
"Terimakasih ya, kamu dan keluarga kamu sudah baik banget kepada aku "
"Is sudah ah, jangan melaw kaya gini gak seru, mending kita nikmati pasilitas hotel milik kakak "
Naya membuka mata nya " Wah sekaya apakah kakak mu itu, sampai-sampai ia bisa mempunyai hotel sekelas bintang lima " tanya Naya berapi-api agar mencairkan suasana
"Kamu tidak tau saja, kakak ku itu walaupun umurnya masih 18thn tapi dia sudah memulai bisnis nya dari usia 16tahun jadi wajar kalo kakakku itu kaya, Setelah kita mandi kita ke lestoran yang ada di bawah, makanan nya enak_enak " kata Azima dengan menunjukan jempolnya
Azima menganggukkan kepala nya dan melanjutkan menikmati sesi berendam, Aroma terapi yang mereka pakai membuat pikiran damai dan menangkan
Setelah tiga puluh menit mereka pun bersiap untuk turun ke bawah menikmati makanan yang akan mereka suguhkan " Sudah siap.? " tanya azima, Azima mendandani naya agar terlihat tambah cantik postur tubuh yang putih mulus dan tinggi badan yang aduhai apa lagi dengan kedua gunung yang lumayan membuat baju yang di pakai naya semakin indah di pandang
__ADS_1
Mereka berjalan ke bawah dengan menaiki lip, sesampai nya di bawah, pengunjung hotel melihat ke arah mereka karena mereka benar-benar membius yang ada di sana, Naya dan juga Azima duduk di meja yang dekat dengan kaca agar bisa menikmati suasana malam
Azima memesan stik dua dan juga makan yang enak_enak yang ada di hotel, Azima dengan iseng nya mengambil foto naya yang sedang duduk dengan anggun nya lalu ia kirim ke sang kakak " Pasti sekarang lagi ke bakaran jenggot " ucap Azima
" Siapa yang ke bakaran jenggot Azima. ? " Tanya naya
"Ah tidak, mending sekarang kita ganti nama panggilan kita, aku akan memanggilku kakak, dan kamu harus memanggil aku ade, karena sebentar lagi kita akan jadi saudara " kata Azima
Naya tersenyum " Akan sangat lucu kalau aku panggil kamu ade, ade ketemu gede Ha ha ha.... "
"Is menyebalkan " balas Azima
__ADS_1
Di sebrang sana ada seorang laki-laki yang sedang memperhatikan mereka dengan mata tajam nya "Cari tau siapa mereka" ucap nya kepada orang suruhan nya