Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
Lamaran yang kacau


__ADS_3

Keesokan pagi nya, naya pulang ke rumah orang tua nya, ia berharap kalo kedua orang tua nya akan menerima lamaran dan tidak mempersulit keadaan, pasalnya naya tau betul dengan sipat ibu nya "Mudah_mudahan semua nya di permudah " batin naya, ia pun mengetuk pintu


Tok.. tok... tok...


"Ibu.. " Panggil naya


Pintu pun terbuka " Mau apa kamu pulang apa kamu sudah gajian? Mana uang nya ? " pinta ibu naya


Naya menunduk dan menarik napas dalam-dalam " Buk naya pulang ada yang mau naya omongin sama ibu "


"Apa kamu di usir dari sana. ? " Tanya ibu naya


"Bukan bu"


"Lalu apa? " Tanya ibu naya yang masih di depan pintu


Naya memberanikan diri " Nanti sore Keluarga tuan Affandra akan datang kesini untuk melamar aku ,mereka ingin Kak azzam menikah dengan aku"lirih Naya


" Ha ha ha... kamu ternyata Jala*** kecil, Ibu pikir kamu tidak akan naik ke tubuh Anak laki-laki nya agar mendapatkan Harta tapi ternyata dugaan ibu salah, kamu menaiki tubuh anak laki-laki nya supaya menjadi orang kaya, kamu pintar juga ternyata " balas Ejek Ibu naya


Hati naya benar-benar merasa teriris mendengar ucapan sang ibu, naya memeras ujung baju nya ia merasa terhina sehina_hina nya, ingin naya marah tapi apa daya, ia hanya bisa memendam nya sendiri


Ini kesempatan aku untuk menjadi orang kaya ha ha ha, dia jalan* nya tapi aku ikutan jadi kaya, tidak sia_sia aku membesarkan nya akhirnya membuah kan hasil " Batin ibu naya


"Ok baik kalo gitu, sekarang kamu ke pasar dan masak lah untuk menyambut kedatangan mereka " Kata Ibu naya " Nih ibu kasih uang 500rb untuk kamu belanja, ibu akan berbaik hati kali ini " Kata nya sambil melemparkan uang ke muka naya


Sehina ini kah diriku, hiks... " batin naya

__ADS_1


Naya pun pergi ke pasar ia mencari bahan apa saja yang akan di masak nya untuk nanti sore, setelah selesai naya langsung pulang dan langsung ke dapur, ia makan masak rendang daging, sambal kentang, opor, sambal ijo dan sayur nya sayur capcay, setelah seharian naya masak akhir nya beres juga ia langsung masuk ke kamar nya dan langsung mandi untuk bersiap karena jam sudah menunjukan jam 4sore


Naya memakai gaun terbaik nya yang panjang nya selutut dan mengoleskan bedak tipis di wajah nya dengan rambut panjangnya yang ia kerli bawahnya dan se belah kiri nya ia pasang kan jepitan mutiara walaupun harga nya cuman ribuan tapi terlihat bagus saat di pakai


"Naya" Teriak ibu naya


"Bentar bu " Naya pun membuka pintu kamar nya


"Cepat lah mereka sudah di depan " Kata Ibu naya, ibu naya dan juga naya pun berjalan ke depan untuk menyambut kedatangan keluarga Affandra, sedangkan ayah naya sedang tidak ada di rumah karena ada kerjaan di luar kota


"Selamat datang di rumah kami " ucap ramah ibu naya " Silahkan masuk "


Keluarga Affandra pun masuk, Azzam yang melihat penampilan Naya yang berbeda sangat terkesima yang biasanya tomboi sekarang menjadi peminim " Canti sekali " batin Azzam


Mereka pun duduk di sopa yang sudah di sediakan " Tuan, nyonya ada apa anda datang kemari? " tanya ibu naya


"Oh iya tuan "


"Maksud kedatangan saya kemari ingin meminta naya untuk menjadi istri anak saya, apa anda Terima.? " tanya tegas Affandra


Kania, azima, Azzam dan yang lain nya hanya melongo dengan ucapan Affandra yang langung kepada inti nya itu " Saya harap anda menerima lamaran anak saya, lagian naya juga sudah menjawab nya kemarin jadi saya tidak perlu menanyakan nya lagi "


Ibu naya melirik ke arah naya dengan tatapan tajam " Tapi tuan, jika anda ingin anak saya menerima lamaran ini maka saya ingin meminta sesuatu kepada anda " Balas Ibu nya naya


"Saya sudah tau, anda pasti meminta uang rumah dan juga mobil bukan.? " Ucap Affandra membuat ibu naya tersenyum lebar


" terimakasih jika anda sudah mengerti maksud saya, karena saya juga butuh timbal balik dari anak saya yang sudah saya rawat dengan baik " balas ibu naya

__ADS_1


" Ibuk.. " Kata naya, yang sudah tidak tahan lagi " Itu sama saja ibu menjual ku kepada keluarga kak azzam, Kalo ibu mau itu semua bair naya menolak lamaran ini, biar aku kerja se mampu ku untuk membalas jasa_jasa ibu selama ini " Ucap naya pedih


"Sayang... " Panggil azzam


"Maaf kak azzam aku menolak lamaran ini maaf hiks " naya pun pergi ke kamar nya


Azzam menyusul naya ke kamar nya " Sayang" panggil azzam," Kenapa kamu membatalkan lamaran ini.? "


"Aku tidak ingin, Ibu ku memeras kalian kak, sudah cukup kalian selalu di repot kan oleh aku hiks"


" Apa kamu tidak sayang sama aku.? " tanya Azzam dengan wajah sedih nya


Naya melihat ke arah Azzam " Aku sangat sayang kepada kakak tapi aku tidak mungkin mengabulkan apa yang ibu mau, ibu sudah keterlaluan kak hiks..."


. "Dengarkan aku, jika kamu sayang sama aku maka turuti apa kata aku, permintaan ibu mu itu tidak sebanding dengan rasa sayang aku kepadamu sayang" Kata Azzam sambil memeluk naya " Ayo kita keluar dulu kita selesai kan semua nya " ajak Azzam kepada kania, Kania pun menurut


Azzam dan Kania pun keluar dari kamar dan duduk di dekat Kania " Aku akan penuhi ke ingin ibu tapi dengan satu sarat"


" Apa.? " tanya ibu naya tanpa malu


"Aku akan membuatkan surat hitam di atas putih, Setah itu anda di larang untuk menemui naya lagi,jika anda setuju maka saya akan kirim kan besok surat perjanjian nya "


Ibu naya berpikir " Baik lah aku setuju lagian dia juga tidak berguna di sini "


Dasar nenek lampir ingin rasa nya aku jambak rambut nya hingga mengembang kaya singa dan mencakar wajah nya dengan sendok skop bisa_bisa nya nenek lampir ini menjual anak nya sendiri, Ya tuan terimakasih engkau tidak membiarkan aku lahir dari seorang wanita yang seperti ini " Batin Azima


" Mah, pah, terimakasih kalian sudah membesarkan aku dengan penuh cinta dan kasih sayang, Aku sangat bersyukur tidak di lahir kan dari seorang wanita,nenek lampir entah pokonya sebansaning yang seperti itu, aku sangat_sangat berterimakasih " Ucap polos Azima, mereka semua mengulum senyum mendengar perkataan azima

__ADS_1


" Bocah sialan " bentak dalam hati ibu naya


__ADS_2